Kabara Malahayati, Tempat Nongkrong Mahasiswa yang Edukatif

TEMPAT nongkrong yang asyik di Lampung, untuk kalangan mahasiswa rasanya bukan masalah. Terdapat banyak kafe yang tersebar pada beragam mal.

Namun untuk tempat nongkrong dengan desain yang asik, nyaman dan edukatif cukup sulit ditemukan, khususnya untuk kalangan mahasiswa. Itulah sebabnya, Universitas Malahayati memadukan tiga konsep ini untuk cafe yang diberi nama Kabara.

Kabara food court, tempat nongkrong mahasiswa di Universitas Malahayati menyajikan kesan kasual, rileks, sekaligus menyenangkan dan edukatif.

Menurut Manager Kabara, Ferly Wijaya, penamaan tempat nongkrong dan food court sesuai dengan harapan pengelola untuk menggoda pengunjungnya dengan makanan hingga kemudian mampir dan menikmatinya ditempat yang nyaman.

Jangan khawatir soal menu makanan, cafe mahasiswa universitas ini memiliki 6 gerai makanan, dengan 32 meja berbentuk bundar dilengkapi enam kursi dengan warna yang seragam, tersusun rapi sepenjang kabara seperti huruf L.

Guna mempermudah pengunjung dalam memilih menu yang disukai, pihak pengelola mengelompokkan beberapa gerai sesuai dengan sajian. Tentu saja dengan pilihan yang lengkap, tinggal pilih sesuai selera. Ada pula hidangan internasional, macam sajian oriental atau negeri barat. “Soal harga tak perlu khawatir, relatif kompetitif, sangat pas dengan kantong mahasiswa,” kata dia.

Tentu saja, banyaknya pilihan membuat para pengisi gerai bersaing sebisanya. Tak cuma menjual nama besar atau sajian enak, mereka juga mengundang pengunjungnya dengan cara yang sangat ramah. Seperti dengan memberikan tawaran untuk singgah tatkala ada pengunjung yang pas lewat.

“Kafe ini juga dilengkapi dengan musik instrumental dan LCD TV 42 inci tergantung di salah satu sudut yang memudahkan pengunjung untuk melihat dari semua meja,” kata dia.

Kerena kafe ini konsepnya pendidikan, hampir semua pengunjung membawa laptop, dan buku-buku. Tak jarang juga kabara ini dijadikan tempat untuk diskusi antara mahasiswa, dosen, maupun pengunjung luar negeri.

“Kabara ini memang sengaja didesain multiguna, selain untuk tempat makan minum, di sana juga bisa dimanfaatkan mahasiswa dan dosen untuk berdiskusi, membahas kuliah dan lainnya. Dilengkapi dengan wifi atrea untuk berselancar di dunia maya,” kata dia.

Setiap malam cukup ramai mahasiswa malahayati nongkrong di Kabara, mereka sekedar untuk makan malam, diskusi, belajar kelompok ataupun hanya sekedar nongkrong saja, hingga jam 9 malam.[]

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × 5 =