Ini Filosofi Farich Menata Malahayati

FILOSOFI “menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain” membawa Achmd Farich, dr., MM., mampu duduki jabatan Wakil Rektor 1 Universitas Malahayati. Baginya banyak yang dapat dilakukan ketika ingin menjadi yang bermanfaat bagi orang lain, sehingga semua yang dilakukan menjadi lebih tertata.

Baginya Filosofi tersebut membuat aktifitasnya lebih tertata hingga ia mampu memperoleh jabatan yang tak pernah ia impikan sebelumnya.

“Filosofi ini membuat saya bangun hingga tidur hanya memikirkan apa yang akan dilakukan agar bermanfaat bagi orang lain,” jelas pria asli Surabaya ini.

Filosofi ini sudah ia pegang sejak masih duduk di banggu Sekolah Menengah Pertama (SMP).  Bahkan karena ingin melakukan hal yang bermanfaat bagi orang lain, ia semasa itu, sempat ditunjuk untuk menghidupkan kembali organisasi pimpong yang telah lama fakum.

“Saya pernah ditunjukoleh kakak kelas semasa SMP untuk menghidupkan kembali sebuah organisasi, kemudian saya ditunjuk sebagai ketuanya,” kata bapak tiga anak ini kepada Malahayati.ac.id, Jumat (12/6).

Kemudian ketika di bangku SLTA yang saat ini menjadi SMA,  filosofi ini mulai benar-benar ia tanamkan dalam diri. Hasilnya ia sempat dua periode menjabat sebagai ketua organisasi Persatuan Siswa yang saat ini lebih dikenal sebagai Organiasasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).

“Saya tidak pernah berangan-angan ingin menduduki posisi tersebut, tapi orang lain selalu meminta saya untuk menjabat dalam posisi tersebut,” kata dia.

Setelah pensiun dari Pegawai Negeri Sipil (PNS),  jiwa untuk melakukan yang terbaik bagi orang lain yang dimiliki membawanya menjadi WR 1 . Jabatan itu ia peroleh tidak mudah, ia memulai karirnya menjadi dosen tahun 2002, tepatnya saat Universitas Malahayati mulai membuka Fakultas Kesehatan Masyarakat.

“Karir saya di Malahayati dimulai saat masih menjabat sebagai kepala dinas kesehatan Provinsi Lampung. Saya menjadi dosen di Fakultas Kesehatan Masyarakat Jumat, Sabtu,” kata dia.

Ia mengaku, filosofi yang ia pegang hingga saat ini, tak lepas dari pesan bapak ibunya, agar ia bisa menjadi orang yang berguna bagi orang lain. Pesan tersebut ia jadikan tantangan untuk meraih kesuksesan seperti sekarang ini.

“Jadi lah orang yang berguna bagi orang lain, dengan begitu apapun pekerjaan yang kita lakukan akan menjadi ikhlas,” pesan dia.[]

Nama : Achmad Farich, dr., MM
Tempat, tanggal lahir : Surabaya, 30 September 1955
Istri : Dra. Hj. Elly Hasiati

Anak: 1. Dewi Fadila Sari, MT
2. Taufik Hidayat, M.Kom
3. Fadly Hakim, SH.

Ayah: H. Raden Abdul Hamid
Ibu : Mahwija

Riwayat pendidikan

TK Negeri Ambengan Surabaya
SD Negeri Ambengan. Surabaya
SMPN 3 Surabaya
SLTA 1 Surabaya
S1 Universitas Brawijaya, Malanag, 1984
S2 Universitas Budi Luhur, Tangerang, 2001
S3 Universitas Andalas Padang, dalam proses

Organisasi

Ketua Ampi Lampung Tengah

Ketua Lembaga Kesehatan NU Wilayah Lampung

Wakil Ketua Tanfijiah NU Lampung

Wakil Ketua Rohis Surya NU wilayah Lampung

Ketua Penanggulangan Adiksi Berbasis Masyarakat (PABM)  di Paul Umah Lampung

Konseler HIV/AIDS

Konseler Adiksi Kecanduan Narkoba

Sekertaris PPAD se-Provinsi Lampung

Ketua pemberdayaan Ekonomi Masyarakat lokal Lampung (KPEL)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 − 5 =