“TBM Coronarius Jaya! Jaya! Jaya!”

TIM TBM Coronarius Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati berkumpul di depan Gedung Graha Bintang, Kompleks Kampus Universitas Malahayati, Sabtu 13 Juni 2015. Berseragam oranye mereka berbaris rapi mendengar petuah Wakil Dekan Fakultas Kedokteran, dr Edy Ramdhani.

Hari itu, Edy melepas Tim Coronarius yang akan mendaki Gungung Betung, Pesawaran. Ia berpesan, agar 44 anggota tim (termasuk panitia) untuk berhati-hati dan mengutamakan keselamatan. Setelah itu, para peserta mengambil atribut berupa slayer TBM Coronarius berlangsung khidmad.

Upacara yang khidmat ini diselingi teriakan “ TBM Coronarius jaya! Jaya! Jaya!” Jargon yang diteriakkan berulang–ulang dengan lantang sebagai tanda semangat dan kesiapan mereka untuk mengikuti acara pengambilan atribut.

Upacara ini dihadiri Pembina TBM Coronarius Edy Ramdhani, Ketua Umum TBM Coronarius Adi Pratama, dan tamu undangan dari perwakilan Resimen Mahasiswa Universitas Malahayati dan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Malahayati (Mahapala) serta Badan SAR Daerah (Basarda) Lampung. Basarda juga akan ikut mengawal jalannya kegiatan pengambilan atribut ini.

Disebutkan, kegiatan ini bagi TBM Coronarius bertujuan untuk memupuk rasa kompak dan solideritas serta pendidikan. “Khususnya bagi angkatan delapan TBM Coronarius,” kata Zihan Aulia Nugraha, Ketua Pelaksana Pendakian Gunung Betung TBM Coronarius.  “Kegiatan ini adalah rangkaian dari pengambilan atribut yang kedua berupa slayer TBM Coronarius”.

Pengambilan atribut ini akan berlangsung selama satu hari satu malam. Adapun kegiatannya adalah alam bebas (mounteneering), pengambilan slayer, pemberian materi oleh Tim Basarda, dan kegiatan fisik lainnya.

“Tim Bantuan Medis Coronarius harus mampu beradaptasi di segala kondisi dan situasi, baik di gunung, kota maupun di laut,” ujar Adi Pratama. []

1 reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *