Yudisium, 49 Mahasiswa Kedokteran Universitas Malahayati

YUDISIUM Mahasiswa/i kedokteran Universitas Malahayati kembali dilakukan tanggal 8 Juli 2015 di ruangan 1.22 Gedung Universitas Malahayati.

Dengan dengan setelan kemeja putih lengan panjang di balut dengan jas lab putih dan bawahan hitam, para mahasiswa mengikuti yudisum dengan tertib dan khidmat. Mereka duduk dengan rapi sambil mendengar lantunan ayat suci Al Quran sebagai pembuka acara yudisum.

Lantunan ayat suci Alquran terdengar begitu merdu, dibawakan oleh pak ustad Muslikh, seolah membuat kita terhanyut meresapi ayat demi ayat itu dan membuat hati menjadi lebih tenang.

Para mahasiswa juga lancar dan penuh keyakinan saat membaca Janji Co-As. Poin demi poin mereka ucapkan bersama-sama dengan kompak.

Yudisium ini akan dilakukan sambil menunggu wisuda, sebelum terjun langsung menjadi Co-As dan mengabdi kepada masyarakat.

dr. Tony berpesan bahwa “Semua mahasiswa FK Malahayati harus bisa menjaga nama baik Almamater dan dirinya sendiri, ia juga berpesan untuk menyerap ilmu yang sebanyak-banyaknya saat Co-As nanti”.

dr. Tony juga mengatakan bahwa ilmu melihat lebih kuat dan cepat menempel di kepala kita, 75% melihat itu akan sulit untuk dilupakan maksudnya “Saat Co-As jangan menghilang, lakukan sesuai tugas yang diberikan karena itu adalah masa keemasan yang harus kalian ambil, apalagi jika menemukan kasus yang jarang terjadi, anda harus ambil dan serap pengalaman itu”

Selain dr. Tony, dr. Edi juga ikut memberi wejangan kepada para mahasiswa FK Universitas Malahayati agar “Saat melaksanakan Co-As, silahkan anda cari sebanyak mungkin, lihat sebanyak mungkin, ilmu yang bisa anda ambil, Panduannya ya buku SKDI itu”

Mahasiswa yang sudah melaksanakan yudisium harus berhasil menyelesaikan Co-As dan lulus ujian UKMPPD agar bisa mendapatkan ijazah dan lulus tepat waktu.

1 reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × five =