Dwi Astuti Widia; Sekretaris Cerdas yang Rupawan

SEKRETARIS. Mendengar jabatan itu pastilah terpikir dalam benak kita ia adalah wanita cantik. Benarkah demikian? Sudah jamak memang begitu. Dan jika melihat raut wajah Dwi Astuti Widia Ningrum, SKM, ya memang ia sekretaris yang rupawan.

Ia kini adalah Sekretaris Rektor Universitas Malahayati. Wanita kelahiran Panutan, 4 oktober 1989 ini adalah sarjana strata 1 Fakultas Kesehatan Masyarakat. Dwi telah bergabung dengan malahayati sejak tahun 2014.

Pastilah bertanya-tanya mengapa wanita ini bisa menjabat sebagai sekretaris? sedangkan ia adalah Sarjana Kesehatan Masyarakat? Wanita yang mengenakan batik saat ditemui di ruangannya ini berbagi pengalamannya.

Tahun 2010 ia pernah berkerja di Puskesmas Bumi Ratu dan pernah pula bekerja di klinik, rumah bersalin dan menjadi bidan praktek. Dua tahun dia telah mengabdi kepada masyarakat setelah ia lulus DIII Kebidanan pada tahun 2010.

Pada 2012 ia memutuskan untuk melanjutkan studinya ke jenjang strata 1 Fakultas Kesehatan Masyarakat di Universitas Malahayati dan selesai pada tahun 2014.

Melihat prestasinya yang bagus, maka kampus ini merekrutnya. Maka jadilah ia karyawan tetap di Universitas Malahayati. Sebelum ditetapkan menjadi sekretaris rektor pada februari 2015 lalu, Ia pernah ditempatkan di MCC (Malahayati Career Centre) lalu dipindah tugaskan di gedung pascasarjana.

Bagaimana? Apakah ia nyaman dengan tugas barunya itu. “Hidup itu perjuangan, jangan takut untuk memulai hal baru dan berubahlah untuk menjadi yang lebih baik. jika kita tak berusaha untuk merubah diri kita sendiri, kita tak akan bisa untuk jadi yang lebih baik,” ujar dwi.

Ada kesulitan tidak selama menjadi sekretaris, jika dilihat dari basic sebelumnya?

“Kesulitan pasti ada, karena bertolak belakang kan. Jika kesehatan kan biasa bekerja di lapangan, turun langsung menangani pasien, menolong ibu bersalin dll. sedangkan disini bekerja di belakang meja,” ujar wanita lulusan SMAN 1 Pagelaran ini.

Lalu bagaimana Anda menangani kesulitan anda?

“Nikmati setiap tahapan dari proses yang terjadi, mempelajari apapun yang tidak kita ketahui. Sehingga kita akan terbiasa dengan pekerjaan kita, dan kesulitan itu pun tidak akan kita rasakan lagi,” ujarnya.

Apa si kesan dan Pesan Anda selama bekerja disini ?

“SERU ! bisa belajar banyak, dari yang kita tidak tahu menjadi tahu, dapat ilmu baru. Ya walaupun awalnya sempat ragu, namun tetap berusaha agar jadi yang lebih baik. Untuk pesannya si semoga Malahayati menjadi lebih baik lagi, baik dari SDM dan Manajemnnya, maupun mahasiswa dan alumninya,” ujar dwi.

Wanita asal Pringsewu ini sebenarnya sedang menempuh studi ke jenjang strata 2. Meskipun begitu ia pintar dalam membagi waktu antara kuliah dan bekerja. Sehingga kuliahnya tak mengganggu pekerjannya, begitupun sebaliknya. []

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

thirteen + nineteen =