Devi Oktarina; Ketua Prodi Teknik Sipil

BANYAK yang berpendapat studi teknik sipil itu sulit dan kuliahnya lama, tapi tidak untuk wanita yang satu ini. Devi oktarina, S.T.,M.T begitu nama lengkap wanita yang menjabat sebagai Kaprodi Teknik Sipil di Universitas Malahayati ini.

Perempuan yang akrab di sapa Bu Devi oleh rekan dan mahasiswanya ini, adalah Sarjana Teknik Sipil di Universitas Malahayati tahun 2004 dan Magister Teknik Sipil di Universitas Gajah Mada Yogyakarta pada tahun 2007. Dan Ia bergabung dengan Universitas Malahayati sejak tahun 2008.

Karena prestasinya, beliau dipercaya menjadi tenaga pengajar teknik sipil di Universitas Malahayati Dan kemudian di angkat sebagai Kaprodi Teknik Sipil di Universitas Malahayati.

Wanita yang tinggal di Perumahan Nasional Bukit Kemiling Permai ini mengaku sangat tertarik dengan teknik sipil. Alasannya itu berawal dari kekagumannya pada perancang dari gedung-gedung tinggi dan keingintahuannya bagaimana dapat tercipta gedung-gedung itu serta hobinya bermain Lego dimasa kecil (Lego adalah sejenis alat permainan bongkah plastik kecil yang bisa disusun menjadi model apa saja. Mobil, kereta api, bangunan, kota, dll).

Perannya sebagai dosen sekaligus kaprodi, ia memiliki tanggung jawab penuh kepada mahasiswanya untuk membimbing dan mengarahkan para mahasiswanya sesuai dengan bakat yang mereka miliki. Karena teknik sipil ini terbagi menjadi beberapa bagian, seperti struktur bangunan, transportasi dll.

Mengenai penerimaan mahasiswa baru, sejauh ini peminatnya cukup stabil. Berbagai upaya dan persiapan untuk menyambut calon mahasiswa baru telah dilakukan, baik dari upaya yang dilakukan oleh panita PMB maupun peran dosen dan mahasiswa serta peran para alumni.

Dan harapannya banyak mahasiswa yang tertarik pada jurusan ini, sebab ia berpendapat bahwa teknik sipil memiliki keunggulan terutama pada peluang kerja.

“Lulusan dari teknik sipil ini memiliki peluang kerja yang cukup bagus dan cukup luas, terbukti dari para alumni kita yang mampu bekerja dimana saja dan mampu membuka lapangan pekerjaannya sendiri,”katanya.

“Yang penting kalian harus terus berusaha, Tekun dan tetap menjalin silahturahmi. Karena sesungguhnya silahturahmi itu membawa rejeki,” tambah devi.[]

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

16 + two =