Cerita Alumni FK Malahayati yang Bertugas di RSCM Jakarta

IA adalah salah satu dokter yang bertugas di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat. Namanya doktre Chandra, ia alumni Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati, Bandar Lampung, tahun 2001

Di sela-sela kesibukannya, dokter Chandra menerima sambungan telepon seluler dari wartawan malahayati.ac.id. Ia menjelaskan tentang bagaimana menjadi seorang dokter adalah mengutamakan pengabdian untuk publik. Di mana pun berada, fungsi sosial itu selalu melekat.

Ia mengatakan, menjadi alumni Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati adalah salah satu sisi penting kisah hidupnya dalam menapak kariernya di dunia kedokteran. “Pelajaran yang saya dapatkan di kampus, sangat berguna dan sangat banyak manfaatnya di lapangan,” katanya.

Chandra berpesan agar mahasiswa FK Malahayati untuk terus menempa diri dalam pendidikan di kampus. “Sebab pada akhirnya yang menentukan langkah kita adalah diri kita sendiri. Di mana pun kita kuliah, tetap saja semuanya bertumpu pada diri kita sendiri,” katanya.

“Mau itu kuliah di negeri atau di swasta, sama saja. Jadi belajarlah yang rajin. Semua ilmu yang kita pelajari semasa kuliah sangat bermanfaat.”

Di bangku kuliah, kata Chandra, yang paling bermanfaat dirasakannya adalah KKJ yang dilaksanakan sebelum koas. “KKJ penting banget, mudah-mudahan makin meningkat KKJ itu di kampus,” katanya. “Yang paling penting lagi adalah kompetensi. Ini sangat penting.”

Chandra sempat menanyakan soal fasilitas kampus, sebab yang ia tahu adalah fasilitas di masa ia kuliah dulu yaitu sebelum 2011. Saat ini, kampus Universitas Malahayati sudah jauh berbeda dibanding sebelum tahun 2000-an. (klik di sini untuk fasilitas Universitas Malahayati).

Ia mengatakan, fasilitas sebagai sarana penunjang akademik sangat dibutuhkan untuk menentukan kualitas para mahasiswa. “Walau seperti saya katakan tadi, semuanya tetap bertumpu pada diri sendiri,” katanya. “Fasilitas yang ada di kampus saya rasa akan terus mengikuti perkembangan zaman.”

Selain itu, katanya, para dosen di Universitas Malahayati juga perlu meningkatkan kemampuan diri. “Jangan pernah berhenti belajar. Apalagi dosen berada dalam dunia pendidikan, artinya tentu wajib terus meningkatkan pengetahuan dan kemampuannya. Itu tak hanya penting untuk kampus dan para mahasiswa, juga untuk dirinya sendiri,” kata Chandra.[]

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *