Pesan Chandra dan Hamzah untuk Kampus Malahayati

KENDATI sudah menjalani karier sebagai dokter di ibukota Jakarta, dokter Chandra, masih tetapi mengingat almamaternya Universitas Malahayati, Bandar Lampung.  Tamat kuliah pada 2001, kini Chandra bertugas di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat.

Bagi Chandra nama baik almamater adalah sesuatu yang wajib dijaga bagi semua civitas akademika di Universitas Malahayati. Tak hanya bagi mahasiswa dan alumni, juga pada diri para tenaga pengajar dan juga staf, bahkan semua yang ada di lingkungan kampus.

Jika nama baik almamater terjaga dengan baik maka akan menjadi bagian penting untuk menambah semangat belajar bagi para mahasiswanya. Sebab, bagaimana pun di kampus ada ribuan mahasiswa yang menggantungkan harapan masa depannya. Dan itu juga menjadi harapan orang tuanya di kampung halaman, bahkan di lingkungannya.

Karena itu, selain menjaga nama baik almamater, Chandra juga berpesan kepada mahasiswa Universitas Malahayati untuk giat menimba ilmu. “Apapun yang dipelajari di kampus sangat bermanfaat nantinya di lapangan. Jadi jangan disia-siakan. Di mana pun kita belajar itu sama saja, apakah itu negeri atau swasta itu sama, sebab pada akhirnya semua itu berada pada diri kita masing-masing,” kata Chandra kepada wartawan malahayati.ac.id yang menghubungi melalui telepon selular Selasa 4 Agustus 2015.

Kepada para dosen dan staf di kampus, Chandra berpesan agar terus meningkatkan kemampuan. “Jangan pernah berhenti belajar. Apalagi dosen berada dalam dunia pendidikan, artinya tentu wajib terus meningkatkan pengetahuan dan kemampuannya. Itu tak hanya penting untuk kampus dan para mahasiswa, juga untuk dirinya sendiri,” kata Chandra.

hamzah mengawal menteri puan maharaniPendapat yang sama juga disampaikan Hamzah Purwanto, alumni Fakultas Teknik Lingkungan Universitas Malahayati yang kini bertugas di protokoler Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Kemanusiaan dan Kebudayaan RI, Puan Maharani. “Kampus adalah cerminan kita di mata publik, dan menentukan kita dalam berkarier di masa depan,” katanya kepada wartawan malahayati.ac.id kemarin.

Sama seperti Chandra, begitu pula Hamzah juga menyatakan bangga menjadi bagian dari Universitas Malahayati.

Kepada mahasiswa Universitas Malahayati, Hamzah berpesan agar jangan takut menghadapi tantangan hidup. “Jangan risaukan pada apa yang saat ini dipelajari. Setelah menyelesaikan kuliah, semua itu akan sangat berguna. Jangan hanya berfikir untuk hari esok, tetapi pandangan harus jauh ke depan,” katanya. “Teruslah berjuang.” []

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *