Dr Kadafi: Kini Malahayati Memperkuat Bidang Riset

BERBAJU batik biru muda cerah, Dr Muhammad Kadafi SH MH, menyambut datangnya Senin 17 Agustus 2015 dengan sumringah. Pagi-pagi, sekitar pukul 08.00 ia sudah berada di gedung rektorat Universitas Malahayati, Bandar Lampung. Hari itu, rektor muda ini menjadi inspektur upacara HUT RI ke-70 di kampusnya.

Usai memimpin upacara, ia menuju ke Danau Yatim Universitas Malahayati. Sudah terpasang tenda dan teratak untuk tempat makan. Serangkaian balon terbang berwarna-warni terikat di pemberat batu. Di situ berjuntai-juntai spanduk kecil bertuliskan 22 Tahun Universitas Malahayati.

Benar, ada dua agenda berbeda di hari yang sama. Perayaan 17 Agustus, dan juga pembukaan Dies Natalis Universitas Malahayati yang berlangsung sampai 27 Agustus nanti. Di dua acara ini, Kadafi menyampaikan pesan yang senada, yaitu tentang pentingnya pendidikan dalam mengisi kemerdekaan.

Bagi Universitas Malahayati, Kadafi mengingatkan tentang makna kebanggaan berkarya dan kebersamaan. Pesannya ini memang sesuai dengan thema Dies Natalis Universitas Malahayati. Kepada malahayati.ac.id, ia menjelaskan tentang makna keberadaan kampus ini di dunia pendidikan, dan juga apa yang diharapkan di masa depan.

Berikut hasil wawancara Rektor Kadafi yang berlangsung di tepi Danau Yatim Universitas Malahayati pada Senin 17 Agustus 2015.

Malahayati berumur 22 tahun, apa yang bisa dilihat untuk melangkah kedepannya?

Yang pasti kan sekarang usianya sudah usia mapan, di mana Univeritas Malahayati harus siap menjawab tantangan daripada  kebutuhan masyarakat. Karena itu salah satu yang harus terjawab adalah bagaimana kita melahirkan lulusan-lulusan yang lebih baik dan lebih potensial. Lulusan-lulusan yang bisa diserap di masyarakat dan membawa perubahan, perubahan ke arah yang lebih baik.

Berarti akan ada sejumlah penguatan-penguatan yang akan di lakukan?

Di Universitas sendiri, tentunya setiap prodi kita merencanakan peningkatan akreditasi, karena akreditasi sendiri tidak terlepas dari proses pelayanan dan proses pengajaran. Tahapan pertama adalah peningkatan akreditasi, Alhamdulilah kan  sekarang hampir semua  akreditasi kita mengarah ke perbaikan baik semua. Sudah ke B. Tinggal beberapa prodi lagi tinggal menunggu proses akreditasi. Itu yang harus kita tingkatkan.

Kita juga mulai mempersiapkan lulusan-lulusan yang siap berkompetisi di tingkat internasional, oleh karena itu kita mulai membuka wawasan antara mahasiswa bagaimana mulai mempersiapkan diri baik di kompetisi asia maupun internasional. Misalnya dengan pertukaran pelajar, jadi Malahayati bisa berbagi ilmu dan pengalaman dan pertemanan jadi punya scopenya yang lebih luas.

Universitas Malahayati juga sudah menerima calon mahasiswa dari luarnegeri, nah inikan otomatis menjadi suatu modal untuk mereka menambah pengalaman, menambah ilmu dan pastinya menambah saudara.

Apakah itu bagian dari yang dimaksudkan dalam thema ulang tahun Universitas Malahayati ini?

Yang pastinya malahayati bisa sukses bisa berkembang seperti ini tidak terlepas dari kebersamaan. baik itu dari jajaran rektorat maupun mahasiswanya. Itu menjadi modal utama bahwa Malahayati itu bisa berkembang dan bisa lebih kuat kan begitu.

Jadi  setiap kebijakan bisa diimplementasikan secara integral, tidak beda-beda, jadi arah kebijakan itu menyatu semua, integral, jadi kita juga lebih mudah mengembangkan universitas dan menjalankan program-progarn dan visi misi universitas. Aktivitas kampus, seperti pengabdian, pembelajaran, penelitian, itu semua akan ditingkatkan. Universitas Malahayati terus meningkatkan aktivitasnya yang bukan bersifat pribadi tapi kebersamaan.

Bagaimana dengan keterlibatan alumni, apakah akan ada peran mereka juga untuk Universitas Malahayati?

Karena kita tahu semua kampus yang berkenaan dengan kegiatan alumni, dimana pun itu, mau negeri ataupu swasra, itu tidak mudah. Sebab, rekan-rekan alumni tentu memiliki berbagai aktivitasnya juga. Namun, kita tetap berusaha untuk menguatkan kerukunan alumni, kebersamaan alumni.

Kebersamaan alumni ini sangat penting, sebab dari merekalah mengalir informasi-informasi mengenai lapangan usaha, kesempatan membuka usaha baru, lapangan. Informasi itu yang harus kita kuatkan dari jaringan alumni.

Makanya kita harapkan nantinya alumni juga berperan aktif dalam mensukseskan kegiatan-kegiatan universitas, baik kegiatan seminar dan juga bagaiman arah masukan-masukan kebijakan ke depannya, buat adik-adiknya dan juga buat kebanggan almamaternya.

Bagaimana respon dari para alumni?

Sangat positif, karena kita tahu bahwa para alumni Universitas Malahayati itu tersebar di seluruh Indonesia. Dan juga banyak sekali alumni-alumni mendapatkan posisi-posisi strategis , tinggal bagaimana mereka bisa membukakan peluang dan juga memberikan motivasi kepada adik-adiknya di kampus, itu yang sangat dibutuhkan. Biar adikadiknya mulai mempersiapkan diri.

Misalnya, adik-adiknya yang masih kuliah melihat kesuksesan kakaknya sebagai pejabat  atau pengusaha akan menumbuhkan semangatnya.

Di luar negeri, sering kita lihat bagaimana mereka memperkuat jaringan alumninya. Sebab, pada alumni itulah yang langsung berhubungan dengan masyarakat, sebab membangun kampus itu berbeda dengan jualan obat, sebuah universitas akan mendapat citra yang baik dan berada di hati masyarakat jika alumninya berguna bagi rakyat, dari situlah nama universitas itu menjadi harum.

Jadi, dengan adanya campur tangan alumni tentunya kesempatan-kesempatan itu terbuka untuk adik-adiknya, kemudian juga mereka bisa memberi masukan kepada kampus.

Dari sisi Malahayati, bisa disebutkan sektor mana yang akan diperkuat lagi?

Kita akan memperkuat di sektor-sektor  perekonomian, dan pemerintahan, kita tahu bahwa negara kita ini lagi tumbuh dan mencari warna, itu yang kita harapkan. Karena itu kegiatan organisasi kampus mulai kita tumbuhkan biar mereka lebih kritis, lebih mempersiapkan diri, dari segi riset juga terus kita tekankan biar mahasiswa kita terbiasa dalam melakukan inovasi-inovasi.

Riset itu kan nggak hanya di bidang keilmuan yang ibarat kata kedokteran saja, tetapikan di bidang sosial juga amat sangat penting. Di mana mereka bisa membaca peluang, mengindetifikasi permasalahan, dan menganalisa.

Berarti, Malahayati akan mengembangkan semacam sebuah lembaga riset?

Itu yang kita utamakan, sekarang ini kan fasilitas kita sudah memadai, nah sekarang berikutnya adalah penguatan kita di bidang riset. Sekarang kita mulai mengembangkan ke bidang riset, dari riset itukan nantinya  menghasilkan suatu produk-produk, membawa citra, membawa harum universitas ini.

Apakah itu setelah itu pengembangan kampus sudah cukupkah?

Pengembangan kampus sebenarnya tidak boleh berhenti dengan mengatakan sudah cukup, karena tantangan di depan terus berkembang, dan pengembangan nggak harus disikapi dengan pembangunan, pembangunan gedung. Pengembangan itu bisa di sektor keilmuannya, prasarana pendidikannya, atau pengembangan dari sektor bagimana mengimplementasikan kebijakan dan tantangan-tantangan masyarakat.

Jadi pengembangan harus tetap dilakukan, jika kampus berhenti mempunyai tantangan, wah itu berarti kampusnya nggak siap untuk itu, kita harus siap untuk mengembangkan kampus ini. Karena itu butuh inovasi inovasi terus menerus.Misalnya, kita merancang tahapan-tahapan, punya visi-misi itu yang harus kita kejar terus. Tidak harus nunggu visi misi itu tercapai dengan batas waktu yang di tentukan, tetapi misalnya lebih dulu tercapai, kita akan mengembangkannya lagi. Keilmuan kan terus berkembang. []

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × two =