Ini Dia Dosen Terbaik Universitas Malahayati 2015

BERNAMA lengkap Samino,SH.M.Kes., ia adalah staf pengajar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) dan pascasarjana FKM Universitas Malahayati. Selain itu, ia memperoleh predikat sebagai dosen terbaik Universitas Malahayati 2015.

“Saya merasa memiliki universitas ini. Karena dengan terpilihnya saya dan adanya reward bantuan penelitian, semoga kedepannya akan lebih baik lagi dan saya juga bisa melibatkan mahasiswa dalam penelitian ini,” ujarnya saat ditemui tim malahayati.ac.id di kantornya jum’at 28 Agustus 2015.

Dan Samino mengaku bahwa penilaian ini dilihat dari kinerja yang dilakukan, dan menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan baik.

“ini nanti membuat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat(LPPM) bergerak, karena dengan penelitian ini harus ada seminar proposal dan seminar hasil yang dihadiri oleh dosen dan mahasiswa,” ujar Samino menambahkan.

Pria yang akrab disapa Samino oleh rekannya ini adalah sarjana hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) 1994 dan Magister FKM di Universitas Indonesia (UI) pada 2003. Dan ia diterima 2012 di Universitas Andalas (UNAND) program doktor Fakultas Kedokteran (Kesehatan Masyarakat).

Selain itu, berbagai pelatihan ia telah ikuti misalnya Pemakalah pada pelatihan SPSS (Manajemen dan Analisa Data) FKM Universitas Malahayati 22-23 Agustus 2007, Sebagai Tim Yuri Karya Ilmiah SMA se-Provinsi Lampung tentang pemanasan Global (Global Worming) 28 Februari 2008, hingga pelatihan Manajemen Bencana Yogyakarta Februari 2015. Adapun kegiatan ilmiah dan pengabdian pada masyarakat yang ia telah lakukan.

Untuk pengalaman kerja, ia mengawali karir menjadi staf Biro Administrasi Umum UI pada 1983- 1996, menjadi staf pada program pascasarjana FIK UI pada 1997-2005, pada 2003-2005 sebagai staf pengajar tidak tetap pada STIKIM Jakarta, ia pun pernah menjabat sebagai Dekan FKM Universitas Malahayati (UNIMAL) dan pada 2009 menjadi wakil ketua LPPM UNIMAL sebelum akhirnya ia menjadi staf pengajar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) dan pascasarjana FKM disini.

Saat ditanya apa arti Universitas Malahayati baginya, ia menjawab:

“Sangat berarti, sebab jika Universitas ini berkembang dengan baik maka saya juga ikut berkembang,” ujarnya.

Dan ia menambahkan bahwa pengalaman  berkesannya adalah ketika ia menjalankan tugas promosi mencari mahasiswa di lapangan.

Pria kelahiran Wonogiri ini juga pernah memperoleh penghargaan Satyalancana Karya Satya 20 tahun, oleh presiden RI dengan NO. SK. 037/TK/TAHUN 2003.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × 3 =