Ringgo; Dokter Tanpa Pamrih

DOSEN terbaik, siapa yang tak bangga jika memperoleh predikat seperti itu. Begitupun dengan pria yang satu ini. Bernama lengkap dr.Ringgo Alfarisi,M.Kes., bergabung dengan Universitas Malahayati sejak 2010 lalu.

“Bersyukur dan berterimakasih atas apa yang telah diberikan Unversitas Malahayati. Saya bangga namun saya merasa masih banyak kekurangan baik dari pengetahuan maupun komunikasi dan penelitian,” ujarnya saat ditemui tim malahayati.ac.id di kantornya selasa 1 September 2015.

Pria yang akrab disapa Ringgo ini adalah dokter tanpa pamrih. Bagaimana tidak, selain menjadi dosen, ia juga dokter praktik yang tidak memandang materi. Sebab ia tak menentukan tarif bagi setiap pasien yang berobat dengannya (se-ikhlasnya). “Karena sebaik-baiknya manusia, lebih baik yang bermanfaat bagi manusia lainnya,” ujarnya.

Magister Kesehatan Universitas Malahayati ini pernah menjadi panitia Health Profession Education Quality (HPEQ) Project sebelum akhirnya ia diangkat menjadi direktur HPEQ 2012.

Saat ditanya apa arti Universitas Malahayati baginya, ia menjawab:

“Malahayati diambil dari nama pahlawan di Aceh. Jika dari sisi pendidikan Universitas Malahayati adalah institusi pendidikan yang mengutamakan perjuangan dan membantu masyarakat yang kurang mampu seperti anak yatim. Dan kampus ini juga menciptakan lulusan yang memiliki kompetensi dan etika serta nilai-nilai agama yang baik,” ujar Ringgo.

Dan ia menambahkan bahwa pengalaman berkesannya adalah ketika ia mengajar, kondisi pembelajaran yang berbeda.

“Dulu ketika saya menempuh pendidikan itu menggunakan sistem konvensional (terpusat dengan dosen) dan sekarang menggunakan sistem Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) terpusat dengan mahasiswa, jadi lebih menarik karena dosen hanya mengarahkan dan sebagai tempat sharing atau diskusi,” ujarnya.

Pria kelahiran Pringsewu ini juga pernah memperoleh penghargaan dari Dikti karena prestasinya dalam penyerapan dana HPEQ dengan baik.[]

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *