Filli dan Junita Berbagi Pengalaman Saat Pra Klinik di RS. Ahmad Yani

RUMAH Sakit Ahmad Yani Metro menjadi tempat menimba ilmu Filiyen Nasution dan 27 mahasiswi kebidanan Universitas Malahayati selama 24 hari. Disana ia menjalani pra klinik Keterampilan Dasar Praktik Klinik (KDPK).

KDPK sendiri adalah keterampilan dasar yang harus dikuasai oleh mahasiswa kebidanan tingkat satu. Setelah dua semester sebelumnya mereka mempelajari teori dan berlatih di Laboratorium Universitas Malahayati. Selanjutnya mereka mengaplikasikan kemampuannya kembali di Rumah Sakit dan berhadapan langsung dengan pasien.

Fili, begitu ia akrab disapa, remaja asal Mesuji ini menggunakan baju hitam lengan panjang dengan rambut terurai saat berbagi pengalaman dengan tim malahayati.ac.id di Ruang RB Media, Kamis 3 September 2015. Ia mengatakan praktik klinik itu gampang-gampang susah, banyak hal unik yang akan dihadapi saat berhadapan langsung dengan pasien. Belum lagi saat ia merawat pasien yang mengalami luka cukup parah, disitu mental dan keberanian diuji.

“Keberanian itu hal yang paling penting, selain dengan ilmu dan kemampuan yang sudah dikuasai sebelumnya. Gak boleh panik, kalau kita tenaga kesehatan aja panik, gimana dengan keluarga pasien,” ujar fili bersemangat.

Lain lagi dengan Junita Dwi Jayanti, mahasiswi kebidanan angkatan 2014. Ia mendapat kesempatan untuk Praktik Klinik di Ruang Bedah yang juga di Rumah Sakit Ahmad yani.
Ia berkesempatan berlatih menangani pasien diabetes yang bisa dikategorikan cukup kronis sehingga banyak sekali ilmu yang bisa ia ambil disana. Ia juga bercerita, ada-ada saja tingkah laku pasien saat ia praktik disana, ada yang bandel, ada yang gak mau di suntik kalau bukan Junita yang melakukannya, bahkan ada juga pasien yang gak mau ditangani sama Junita. Jadi Junita berpesan kepada teman-teman yang sedang akan menjalani pra klinik harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik.

“Kita disana bawa nama baik almamater, etika dan kemampuan kita harus baik demi nama baik kampus. Persiapkan kesabaran, keberanian dan sungguh-sungguh saat pra klinik adalah kuncinya. setidaknya itu hal yang saya sadari saat pra klinik kemarin,” ujar Junita.

Senada dengan hal itu, Mereka berdua berpesan kepada rekan-rekan seperjuangan untuk tetap semangat menjalani proses perkuliahan, karena jalan yang akan dilalui masih cukup panjang. Kesulitan pasti ada, dan disitu letak tantangannya.

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *