Neneng Siti Lathifah: Karena Skill Diawali Dengan Teori

Bernama lengkap Neneng Siti Lathifah, SST. M.Kes.,wanita cantik ini sudah bergabung dengan Malahayati sejak 2013 dan ia merupakan tenaga pengajar untuk program studi kebidanan.

Neneng, begitu ia disapa, memulai pendidikan DIII Akademi Kebidanan di Rumah Sakit Islam Jakarta, lalu melanjutkan DIV Kebidanan di Universitas Padjajaran dan melanjutkan kembali Program Pasca Sarjana di Umitra. Ia di temui di Ruang Laboratorium Universitas Malahayati, saat menjadi dosen pembimbing dalam praktik ujian tahap Antenatal Care (ANC) mengenai pemeriksaan ibu hamil. Selasa, 8 September 2015.

“Belajar adalah tentang teori dan praktik, keduanya memiliki perbedaan tetapi pada dasarnya teori tetap harus diterapkan, karena skill itu diawali dengan teori, maka dari itu cari dan imbangilah teori dan praktik,” ujarnya  kepada mahasiswa sebagai motivasi.

Ibu dari 3 anak ini mengampu mata kuliah kegawat daruratan, kesehatan reproduksi, kebidanan komunitas dan etika. Sebelumnya, Ia pernah menjadi dosen kebidanan di Kota Bumi, kemudian pindah dan bergabung dengan Universitas Malahayati.

“Malahayati ini sangat menyenangkan apalagi bergabung disini, karena dari fasilitasnya saja sudah memadai, tempat pratik yang lengkap, sangat luar biasa fasilitasnya. Apalagi untuk kebidanan sendiri, lahan untuk praktik pun sangat luas karena tidak hanya di Bandar Lampung saja, tapi seluruh provinsi Lampung sehingga dapat tersebar luas dan ilmu yang dapat pun merata,” ujar Neneng.

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fifteen − 7 =