Apa Kata Komut Pertamina untuk Universitas Malahayati?

SETELAH mengisi kuliah umum di gedung Graha Bintang Universitas Malahayati, Bandar Lampung, Lampung, Komisaris Utama Pertamina Dr Soegiharto MBA disodori sejumlah pertanyaan oleh sejumlah media Lampung. Mereka bertanya tentang Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati menurut pengamatan Mantan Menteri Negara BUMN itu.

Lalu apa jawaban Soegiharto? “Dengan fasilitas yang sangat bagus, bahkan ada Rumah Sakit Pertamina – Bintang Amin di sini, menurut saya dari kampus ini mampu melahirkan dokter-dokter yang bagus. Fasilitas sudah sangat lengkap di sini, para mahasiswa bisa memanfaatkan dengan baik,” kata Soegiharto kepada sejumlah wartawan, Kamis 26 Maret 2015.

Soegiharto menjawab demikian setelah ia berkeliling kampus, dan juga blusukan ke dalam Rumah Sakit Pertamina – Bintang Amin. Ia mengagumi fasilitas yang ada di dalam Rumah Sakit Pertamina – Bintang Amin. Sehingga ketika mengisi materi kuliah umum untuk ribuan mahasiswa Universitas Malahayati, ia memompa semangat mahasiswa untuk meningkatkan semangat belajarnya. “Saya bukanlah orang pintar. Tapi saya hanya rajin saja, sehingga bisa seperti ini,” katanya.

Bahkan bukan kepada mahasiswa saja ia memberi spirit yang tinggi, juga kepada seluruh dosen dan pegawai yang ada di Universitas Malahayati. Ia meningkatkan bahwa yang paling utama dalam bekerja adalah soal tanggung jawab.

“Saya tak pernah mempersoalkan berapa gaji yang saya terima, Namun saya menerima sebuah pekerjaan dan melaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Jadi yang menjadi fokus utama adalah tanggungjawab dan apa yang bisa kita berikan,” katanya.

Kepada wartawan, Soegiharto secara khusus menyatakan sangat senang jumpa Rusli Bintang, pendiri Universitas Malahayati. “Kita patut berbangga pada Pak Rusli Bintang, lihatlah bagaimana kampus yang sudah dibangunnya ini demikian bagusnya, fasilitasnya sangat lengkap. Saya sangat mengapresiasi Pak Rusli, ia seorang yang sepanjang hidupnya selalu berbagi,” kata Soegiharto sambil menarik Rusli Bintang ke depan wartawan.

Rusli menimpali pernyataan Soegiharto, “Saya orang bodoh pak, jadi berbuat sesuatu hanya bisa saya lakukan sebatas kebodohan saya, orang yang pintar menurut saya adalah orang yang mampu memahami apa yang dikatakan dan dilakukan oleh orang-bodoh seperti saya ini Pak,” kata Rusli Bintang yang disambut gelak tawa Soegiharto.