Begini Malahayati di Mata Dewi Yuliasari

MENGGUNAKAN baju hitam lengan panjang, dipadukan jilbab merah jambu. Ia terlihat sibuk meladeni konsultasi mahasiswa kebidanan di Ruang Dosen Kebidanan, Jumat 18 September 2015.

Dewi Yuliasari, dosen kebidanan Universitas Malahayati. Ia mengampu matakuliah asuhan kebidanan neonatus bayi dan balita, dan anak pra sekolah. Selain itu ia juga mengajar asuhan kebidanan 5, kebidanan komunitas. Selain mengajar, ia juga ditugaskan di bagian kemahasiswaan.

Dewi sapaan akrabnya, lahir di Tanjung Karang, 6 Juli 1989. Ia lulusan SMAN 12 Bandar Lampung, sebelum
melanjutkan Diploma III Kebidanan Universitas Malahayati. Diploma IV ia ambil di Stikes Mitra Ria, Cibubur.
Ia kembali mengambil gelar Magister Kesehatan di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati.

Ia bergabung di Universitas Malahayati sebagai dosen sejak 2012. Ia merasa kampus ini merupakan sebuah tempat paling bersejarah di hidupnya. Disini ia menimba ilmu dari Diploma III hingga bergelar Magister, tempat ini juga yang menafkahi hidupnya saat ini.

“Saya mengenal tempat ini sejak masih mahasiswa. Saya berkembang bersama malahayati. Tak pernah terbayang begitu pesatnya perkembangan malahayati seperti sekarang. Tapi Malahayati pantas mendapatkannya,” ujarnya.

Ia berharap setiap mahasiswa dan civitas akademik bisa menggunakan semua fasilitas yang ada dengan optimal. Ikut maju dan berkembang. Serta mampu meningkatkan keterampilannya. Baginya, Etika Religius adalah harga mati. Semua itu demi mewujudkan cita-cita universitas.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *