Rayendra Hermansyah; Kepala Asrama Green Dormitory

RAYENDRA Hermansyah dosen Fakultas Ekonomi yang juga seorang kepala Asrama Green Dormitory. Ia lahir di Karang Waru, 29 Mei 1957. Meski ia lahir di Sumatera Selatan namun sebagian besar hidupnya ia habiskan di Lampung dan di Kota Bandung untuk menimba ilmu.

Selalu tampil rapih dan klimis begitu cara ia berpenampilan. Dengan baju merah berkerah, rambut yang selalu tertata rapi, dipadukan kacamata bening membuktikan hal itu. Saat ia bertemu malahayati.ac.id di Kabara Foodcourt, 25 September 2015.

Ray, begitu biasa ia disapa, adalah lulusan Strata Satu Fakultas Ekonomi di IKIP Bandung. Sebelum akhirnya meraih gelar Magister Manajemen di Universitas Lampung. Ayah dari seorang putra ini sangat menyukai organisasi, ia aktif mengikuti organisasi sejak SMA. Osis dan Pramuka adalah wadah penyaluran hobinya itu.

“Pendidikan formal itu penting, tapi organisasi juga perlu karena hidup itu berkaitan dengan organisasi dan manajemen. Di dalam kelas kita bisa mendapat ilmu teoritis, organisasilah yang membentuk diri kita untuk mampu memanage dan memimpin orang lain,” ujarnya.

Saat kuliahpun ia sempat menjadi Sekretaris Umum Himpunan Mahasiswa Manajemen dan Sekretaris Umum Senat Fakultas Ilmu Pengetahuan Sosial. Tidak hanya itu, ia juga pernah menjabat sebagai Penasihat dan Kabid Organisasi Pemuda Pancasila Kodya Bandung. Jabatan Ketua Majelis Tinggi Ikatan Dosen Swasta (IDS) Lampung juga sempat ia emban.

Asam garam dunia kerja sudah ia rasakan. Hal itulah yang selalu ia ajarkan dan tanamkan kepada setiap mahasiswa sebagai motivasi. Ia berharap mahasiswa dan lulusan Malahayati, bisa cerdas dalam religius, keilmuan, prilaku dan kepekaan pada lingkungan. Sesuai dengan visi misi Malahayati tentunya.

“Jadi mahasiswa itu harus cerdas. Cerdas Religius, cerdas keilmuan, cerdas berperilaku dan bersikap itu yang harus dimiliki. Setelah itu jangan lupa peka terhadap lingkungan. Empat hal itu yang membedakan mahasiswa dengan yang bukan mahasiswa,” kata Ray dengan penuh semangat.

Ray bergabung di Universitas Malahayati sejak tahun 2004 .sebagai Kepala Biro Administrasi Umum (BAU). Tahun 2007, ia diperbantukan sebagai kepala BAU Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin sebelum akhirnya menjadi kepala asrama Green Dormitory hingga sekarang.

Ray sendiri memulai karir dengan mengajar di berbagai institut di Bandung seperti AMIK , ASMI, ISMI,
ISEI, dan STIMIK Bandung. Dilampung, ia sempat menjadi Wadir bidang akademik DCC Lampung, Direktur Lembaga Avidya Utama, STIMIK dan STIE Darmajaya. Kepala BAU dan Kepala biro SDM STIMIK dan STIE Darmajaya hingga 2004.[]

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *