Stikes Elizabeth Medan Studi Banding di Universitas Malahayati

Menggunakan Batik kuning bermotif, wajah lugas khas darah Batak berbanding terbalik dengan suara dan tutur kata yang lemah lembut. Saat ditemui malahayati.ac.id ia sedang beristirahat di Kabara Foodcourt, 30 September 2015.

“Wah… Luas dan adem sekali ya disini. Saya terkecoh!”.

Itu adalah kalimat pertama yang keluar dari bibir Paska Rahmawati Situmorang, dosen dari Stikes Elizabeth Medan. Ia sedang melakukan studi banding di Universitas Malahayati.

Paska, sapaan akrabnya datang bersama rekannya Martini yang juga dosen. Ia datang untuk melihat-lihat fasilitas, sarana dan prasarana yang ada di Universitas Malahayati. Sebagai perbandingan dan referensi peningkatan mutu kampus mereka.

“Fasilitas di Malahayati cukup lengkap, saya sudah berkeliling ke setiap sudut Malahayati. Lumayan capek juga. Saya pikir kecil dari luar, ternyata luas sekali kampusnya,” ujarnya dengan logat khas Kota Medan.

Ia juga mengatakan, begitu mengapresiasi UPT-Perpustakaan Malahayati, Laboratorium, Website resmi kampus. Termasuk juga cara pihak kampus mengelola lingkungan hingga suasana terasa begitu sejuk dan nyaman saat masuk di Universitas Malahayati.

“Perpustakaan Malahayati itu luar biasa. Laboratorium untuk praktik juga luas, kapasitasnya cukup. Website resmi kampus juga begitu. Bahkan kami datang kesini karena membaca Website malahayati.ac.id,” ujarnya penuh semangat.

Meski sudah memenuhi ekspetasinya tentang Universitas Malahayati, ia berharap kampus lebih meningkatkan pengoptimalan segala sumber daya yang ada. Agar Malahayati semakin maju di masa yang akan datang.[]

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *