Orang Tua Anak Yatim ini Mendapat Umroh Gratis dari Universitas Malahayati

SERAGAM merah kotak-kotak ia rapihkan sebisanya sebagai penghargaannya kepada lawan bicaranya. Air muka lelah yang sepintas tersirat di raut wajahnya, ia tutupi dengan wajah ceria. Seperti yang ia suguhkan saat bertemu malahayati.ac.id di lantai lima Gedung Rektorat Universitas Malahayati, Senin 05 September 2015. Padahal sudah sejak pagi ia melakukan tugasnya sebagai cleaning service.

Agustina, akrab disapa Lilis adalah seorang janda berusia 39 tahun yang beruntung. Ia adalah satu dari sekian banyak orang tua anak yatim yang mendapat santunan dan pekerjaan di Malahayati. Dengan menjadi singe parent, santunan dan pekerjaan itu sangat berarti baginya untuk menghidupi keempat anaknya yang masih kecil-kecil.

“Setelah suami saya meninggal, saya sangat kebingungan untuk menghidupi anak-anak saya. Saat itu saya sedang sakit parah, hanya mengandalkan sisa pesangon almarhum untuk bertahan hidup. Saya gak menyangka kalau tim Universitas Malahayati turun langsung ke rumah saya untuk melihat kondisi dan menyantuni keluarga kami. Doa saya di kabulkan, saya sehat dan bisa bekerja mengabdi di Malahayati,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Ia mengatakan sejak kepergian suaminya  tiga tahun yang lalu, begitu banyak keajaiban tuhan yang ia rasakan. Di beri pekerjaan dan santunan oleh Malahayati adalah salah satunya. Begitu besar arti kampus ini bagi dirinya.

“Saya menghidupi anak-anak saya dari kampus ini. Bahkan saya bersama Aisyah, ibu yatim, tahun lalu diberi kesempatan umroh gratis oleh yayasan karena prestasi anak-anak kami. Kalau boleh jujur, saya rela mempertaruhkan jiwa dan raga saya untuk kampus ini. Saya gak mungkin bisa melihat rumah Allah (ka’bah) kalu bukan lantaran dari program Malahayati,” katanya sambil menyeka matanya.

Ia mendoakan kepada Universitas Malahayati agar semakin jaya dan maju. Para pendiri yayasan dan semua civitas Malahayati selalu sehat dan semakin sukses.[]

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *