Posts

Seminar Proposal Agus Siswanto Membahas Mengenai Manajemen Pemasaran

AGUS Siswanto, mahasiswa Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen Universitas Malahayati. Saat ini agus sedang disibukkan dengan tugas akhir seperti seminar proposal skripsi, sidang skripsi dan sidang Komprehensif. Agus sendiri telah melaksanakan seminar proposal skripsinya pada Jumat, 10 Juni 2016 di Ruang Sidang lantai tiga, Gedung Rektorat Universitas Malahayati.

Agus mengatakan bahwa ia memiliki minat lebih pada Manajemen Pemasaran oleh karena itu judul skripsi yang ia ambil yaitu “Pengaruh Promosi, Produk dan Nilai Tambah Untuk Meningkatkan Volume Penjualan Pada CV. Kreasi Jaya Lampung”

Skripsi  merupakan karya tulis yang disusun mahasiswa berupa paparan tulisan hasil penelitian sarjana S1, yang membahas suatu permasalahan/fenomena dalam bidang ilmu tertentu. Dengan menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku. Dan diajukan untuk memenuhi persyaratan dalam menyelesaikan Program Pendidikan Program Studi Manajemen.

Setelah ini Agus akan menghadapi seminar komprehensif oleh karena itu ia melakukan persiapan berupa pemahaman materi, baik materi kuliah dan materi skripsi. []

Sri Murtini, Agus Sutardjo, dan Bambang Purwanto; Jurnal Pengaruh Faktor-Faktor Motivasi Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung

Sri Murtini, Agus Sutardjo, dan Bambang Purwanto, bersama-sama menulis sebuah jurnal berjudul “Pengaruh Faktor-Faktor Motivasi Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung”.

Motivasi adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya. Tiga elemen utama dalam definisi ini diantaranya adalah intensitas, arah, dan ketekunan.

jurnal ini membahas mengenai Upaya yang dapat dilakukan perusahaan untuk memperoleh sumber daya yang berkualitas dan memiliki gairah kerja tinggi dalam mempengaruhi produktivitas kerja karyawan demi pencapaian tujuan perusahaan yaitu dengan diberikannya motivasi terhadap karyawan.

Berikut selengkapnya

SRI MURTINI 2-1-8-17

Sosok Pemimpin Mahasiswa Ekonomi Malahayati yang Berkarakter

BERKARAKTER, tegas dan berwibawa membuat pemuda berusia 21 tahun ini dihormati oleh rekan-rekannya. Lahir sebagai anak bungsu dari dua bersaudara tidak membuatnya menjadi pribadi yang manja. Ialah Tri Agus Mauludi, pemuda kelahiran Bandar Lampung yang kini menjabat sebagai Gubernur BEM FE Universitas Malahayati.

Agus, sapaan akrabnya adalah lulusan SMA Pangudi Luhur, Bandar Lampung. Sejak SMA ia selalu berprestasi di bidang akademik, dua kali ia meraih juara umum disekolahnya. Setelah lulus SMA, ia melanjutkan studinya di Fakultas Ekonomi Universitas Malahayati pada tahun 2013.

Agus sendiri adalah anak yatim binaan Yayasan Alih Teknologi Malahayati. Ia memperoleh beasiswa 100% dari Malahayati plus gratis asrama dan makan selama 4 tahun penuh. Ia merasa bersyukur sekali bisa mengenal dan menjadi bagian dari Malahayati.

“Saya bersyukur bisa menjadi bagian dari Malahayati. Sedih rasanya menjadi yatim sebelum dewasa, tapi dibalik itu allah selalu memberikan yang terbaik buat saya. Tidak mudah menjadi bagian dari yayasan Altek, disini saya diberi tempat tidur, makan bahkan pendidikan hingga sarjana tanpa biaya sepeserpun,” kata Agus.

Ia mengatakan amanah yang diberi Malahayati kepadanya tidak pernah ia sia-siakan. Terbukti, IPK agus terbilang fantastis, 3,78 bahkan semester lalu IP Agus 4.00 (cumlaude). Selain pandai di akademik Agus juga aktif di organisasi seperti BOMA, Rohima, dan BEM Fakultas Ekonomi sejak ia masuk di Malahayati.

Agus berharap, amanah memimpin Fakultas Ekonomi Setahun kedepan bisa ia emban dengan baik. Menjadikan Fakultas Ekonomi lebih dikenal lagi di masyarakat luas adalah visi utamanya. menyempurnakan program kerja pengurus BEM sebelumnya dan semakin meningkatkan kerjasama antar Fakultas Ekonomi di Lampung adalah prioritas utamanya.[]

Kesan Gubernur Terpilih Fakultas Ekonomi Periode 2015/2016

TRI Agus Mauludi, mahasiswa tingkat 3 Fakultas Ekonomi (FE) yang kini menjabat Gubernur terpilih BEM FE periode 2015/2016. Agus sapaan akrabnya, unggul 19 suara dibanding pasangan Hanna-Ulfa saat pemilihan raya di Malahayati Career Center, Sabtu 17 Oktober 2015. Uniknya, meski telah terpilih menjadi pengganti gubernur sebelumnya, Agus tidak serta merta senang, masih ada yang mengganjal pikirannya.

“Rasa senang itu pasti ada, tapi rasa sedih tidak bisa saya tutupi saat mengingat kondisi keluarga FE. Saya lihat belum ada kesadaran dan rasa saling memiliki antara mahasiswa terhadap fakultasnya. Terbukti, mahasiswa FE tidak sepenuhnya hadir di acara pemilihan ini. Itu semua adalah PR yang harus bisa saya atasi, saya yakin saya mampu,” kata Agus penuh semanagat.

Pemuda kelahiran 20 Agustus 1994 ini mengatakan ia akan bekerja dengan loyalitas, totalitas dan sepenuh hati untuk mewujudkan visinya. Ia ingin Fakultas Ekonomi Universitas Malahayati lebih dikenal lagi di masyarakat luas.

“Fakultas Ekonomi kita sudah memiliki sumber daya yang dibutuhkan, baik fasilitas maupun SDM. Saya akan berjuang untuk menghidupkan kembali gairah teman-teman agar berperan aktif dalam setiap kegiatan. Program pertama saya adalah gebyar ekonomi, semua civitas FE akan saya libatkan demi kesuksesan acara itu. Saya harap semua rekan mendukung hal itu,” ujar Agus.

Agus mengatakan menghapus paradigma “Malahayati adalah kampus kedokteran” tidaklah sulit. Semua itu bisa dilakukan jika internal FE bisa menanamkan rasa bangga dan selalu berperan aktif dalam kegiatan baik di dalam maupun di luar kampus.

“Aktiflah disetiap kesempatan, jangan malu untuk mempromosikan fakultas kita. Kita semua harus berperan aktif baik saat mengadakan acara di kampus atau menghadiri undangan kampus lain. Setahun masa jabatan saya mungkin singkat, tapi tidak sulit jika kita semua bersinergi dengan sepenuh hati,” kata Agus mengakhiri pembicaraan.[]

Dr Agus Sutardjo: Rencana Penurunan Harga BBM Positif Bagi Perekonomian Indonesia

RENCANA penurunan Harga BBM sebagai salah satu isi dari paket kebijakan Ekonomi III yang akan diumumkan Minggu ini. Dirasa tepat sebagai langkah pendorong perekonomian Indonesia yang sedang lesu. Karena penurunan BMM akan berdampak pada penurunan harga kebutuhan pokok secara bertahap.

Dr Agus Sutardjo, pakar ekonomi Universitas Malahayati mengatakan rencana penurunan harga BBM akan berdampak positif pada perekonomian Indonesia. Karena secara bertahap hal itu akan berdampak pada penurunan harga barang konsumsi yang memiliki kaitan dengan BBM.

“Jika asumsinya pada penurunan kebutuhan pokok, penurunan harga BBM tentu saja akan berdampak positif bagi masyarakat. Secara tidak langsung, hal itu akan menurunkan harga barang konsumsi yang menggunakan BBM. Karena berkurangnya cost produksi dan distribusi,” kata Agus saat ditemui malahayati.ac.id di ruang dosen, Senin 05 Oktober 2015.

Dr Agus berharap rencana itu benar direalisasikan Minggu ini. Karena hal itu tentunya akan menekan inflasi yang biasa terjadi pada akhir tahun.[]