Posts

Al Khawarizmi; Tokoh Islam Penemu Aljabar

Al-Khawarizmi seorang tokoh Islam yang terkenal pandai dan ahli dalam berbagai bidang syariat dan keilmuan seperti bidang falsafah, logika, aritmatika, geometri, musik, ilmu hitung, sejarah Islam dan kimia. Bernama lengkap Muhammad Ibn Musa al-khawarizmi atau biasa dikenal dengan nama al-Cowarizmi, al-Ahawizmi, al-Karismi, al-Goritmi, al-Gorismi tergantung aksen negara yang mengenalnya. Ia adalah seorang penulis Ensiklopedia dalam berbagai disiplin, bahkan ia diyakini adalah seorang tokoh yang pertama kali memperkenalkan aljabar dan hisab. Ia juga telah menciptakan pemakaian Secans dan Tangen dalam penyelidikan trigonometri dan astronomi.
Saat masih berusia muda, ia sudah bekerja di bawah pemerintahan Khalifah al-Ma’mun, bekerja di Bayt al-Hikmah di Baghdad. Ia bekerja dalam sebuah observatory yaitu tempat belajar matematika dan astronomi. Ia bahkan dipercaya untuk memimpin perpustakaan khalifah. Semasa hidupnya, ia pernah memperkenalkan angka-angka India dan cara-cara perhitungan India pada dunia Islam. Banyak lagi ilmu pengetahuan yang ia pelajari dalam bidang matematika dan menghasilkan konsep-konsep matematika yang begitu populer yang masih digunakan sampai sekarang.

Sebagai seorang tokoh dan manusia berilmu pengetahuan luas, beberapa karyanya dikenal hingga saat ini seperti:

  • Al-Jabr wa’l Muqabalah mencipta pemakaian secans dan tangens dalam penyelidikan trigonometri dan astronomi.
  • Hisab al-Jabr wa al-Muqabalah Beliau telah mengajukan contoh-contoh persoalan matematika dan mengemukakan 800 buah masalah yang sebagian besar merupakan persoalan yang dikemukakan oleh Neo. Babylian dalam bentuk dugaan yang telah dibuktikan kebenarannya oleh al-Khawarizmi.
  • Sistem Nomor : Beliau telah memperkenalkan konsep sifat dan ia penting dalam sistem Nomor pada zaman sekarang. Karyanya yang satu ini memuat Cos, Sin dan Tan dalam penyelesaian persamaan trigonometri, teorema segitiga sama kaki dan perhitungan luas segitiga, segi empat dan lingkaran dalam geometri.
    Karyanya di bidang astronomi juga membuat al-Khawarizmi terkenal. Astronomi dapat diartikan sebagai ilmu falaq pengetahuan tentang bintang-bintang yang melibatkan kajian tentang kedudukan, pergerakan, dan pemikiran serta tafsiran yang berkaitan dengan bintang.

Kepribadian al-Khawarizmi telah diakui oleh orang Islam maupun dunia Barat. G.Sarton mengatakan bahwa Al Khawarizmi pencapaian-pencapaian yang tertinggi telah diperoleh oleh orang-orang Timur. Tokoh lain, Wiedmann berkata Al-Khawarizmi mempunyai kepribadian yang teguh dan seorang yang mengabdikan hidupnya untuk dunia sains.

Beberapa cabang ilmu dalam Matematika yang diperkenalkan oleh al-Khawarizmi seperti: geometri, aljabar, aritmatika dan lain-lain. Geometri merupakan cabang kedua dalam matematika. Isi kandungan yang diperbincangkan dalam cabang kedua ini ialah asal-usul geometri dan rujukan utamanya ialah Kitab al-Ustugusat (The Elements) hasil karya Euklid.

Algebra/aljabar merupakan nadi matematika adalah karya Al-Khawarizmi telah diterjemahkan oleh Gerhard of Gremano dan Robert of Chaster ke dalam bahasa Eropa pada abad ke-12. Sebelum munculnya karya yang berjudul ‘Hisab al-Jibra wa al Muqabalah yang ditulis oleh al-Khawarizmi pada tahun 820M. Sebelum ini tak pernah ada istilah aljabar.[]