Posts

2 April: Hari Buku Anak Internasional

Sejak tahun 1967 dunia merayakan 2 April sebagai Hari Buku Anak Internasional atau International Children’s Book Day (ICBD).

Penggagas utama Hari Buku Anak Internasional adalah Dewan Internasional tentang Buku Untuk Anak Muda, atau Board Book on Books for Young People (IBBY). IBBY didirikan di Zurich, Swiss, pada tahun 1953, dan saat ini memiliki lebih dari 70 cabang di seluruh dunia.

Penetapan tanggal 2 April merujuk pada hari ulang tahun penulis buku anak terkenal, Hans Christian Andersen karena kontribusinya yang besar dalam perkembangan buku anak. Diantaranya buku The Little Memaid, The Snow Queen dan The Real Princess. Bahkan, film Frozen (2013) terinpirasi dari cerita The Snow Queen yang ditulis oleh H.C. Andersen.

Selama Hari Buku Anak Internasional akan ada sejumlah acara yang diadakan di seluruh dunia, termasuk menulis untuk kompetisi dan pembicaraan dari penulis terkenal dan ilustrator. Ada banyak penulis buku anak-anak yang luar biasa di dunia ini, menunggu untuk ditemukan. |Dari berbagai sumber.[]

Potret Makan Bersama Anak Yatim Seusai Pengajian

Anak yatim binaan Yayasan Alih Teknologi kembali hadir didampingi ibu merekapada Sabtu, 24 September 2016. Kehadiran mereka untuk mengikuti kegiatan sakral yang rutin digelar oleh Universitas Malahayati, Bandar Lampung. Diadakannya kegiatan ini sebagaimana untuk bersama-sama berdo’a, mengumandangkan Surah Yasin sebagai ucap syukur mereka terhadap nikmat yang telah diterima.

Diawali dengan ceramah, membaca alquran, dan dilanjutkan shalat zuhur, kemudian berdoa bersama dan dilanjutkan dengan makan bersama. Kegiatan yang berlangsung di Mushola Universitas Malahayati ini berlangsung khidmat.

Berikut Potret Makan Bersama Anak Yatim Seusai Pengajian:

dsc_0026 dsc_0025 dsc_0024 dsc_0023dsc_0022dsc_0021 dsc_0020

Potret Kegiatan Pengajian Dan Penyantunan Anak Yatim Sabtu Ini [part 3]

Anak yatim binaan Yayasan Alih Teknologi kembali hadir didampingi ibu merekapada Sabtu, 24 September 2016. Kehadiran mereka untuk mengikuti kegiatan sakral yang rutin digelar oleh Universitas Malahayati, Bandar Lampung. Diadakannya kegiatan ini sebagaimana untuk bersama-sama berdo’a, mengumandangkan Surah Yasin sebagai ucap syukur mereka terhadap nikmat yang telah diterima.

Meskipun tak bisa bermain ataupun memencing ikan di danau, namun adik-adik yatim tetap antusias dalam mengikuti kegiatan. Bersama sang ibu mereka memanjatkan doa untuk keberlangsungan Universitas Malahayati.

Acara penyantunan anak yatim ini merupakan acara yang sudah lama dan rutin dilaksanakan di Universitas Malahayati. Kegiatan santunan untuk anak-anak yatim ini memang menjadi kewajiban untuk dosen dan karyawan di Malahayati, mengikuti jejak si pemilik yayasan, Rusli Bintang yang sangat peduli terhadap anak-anak yatim.

Berikut potret Kegiatan Pengajian Dan Penyantunan Anak Yatim Sabtu Ini:

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

dsc_0013

dsc_0018

Potret Kegiatan Pengajian Dan Penyantunan Anak Yatim Sabtu Ini [part 2]

Anak yatim binaan Yayasan Alih Teknologi kembali hadir didampingi ibu merekapada Sabtu, 24 September 2016. Kehadiran mereka untuk mengikuti kegiatan sakral yang rutin digelar oleh Universitas Malahayati, Bandar Lampung. Diadakannya kegiatan ini sebagaimana untuk bersama-sama berdo’a, mengumandangkan Surah Yasin sebagai ucap syukur mereka terhadap nikmat yang telah diterima.

Meskipun tak bisa bermain ataupun memencing ikan di danau, namun adik-adik yatim tetap antusias dalam mengikuti kegiatan. Bersama sang ibu mereka memanjatkan doa untuk keberlangsungan Universitas Malahayati.

Acara penyantunan anak yatim ini merupakan acara yang sudah lama dan rutin dilaksanakan di Universitas Malahayati. Kegiatan santunan untuk anak-anak yatim ini memang menjadi kewajiban untuk dosen dan karyawan di Malahayati, mengikuti jejak si pemilik yayasan, Rusli Bintang yang sangat peduli terhadap anak-anak yatim.

Berikut potret Kegiatan Pengajian Dan Penyantunan Anak Yatim Sabtu Ini:

dsc_0005 dsc_0008 dsc_0009

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

dsc_0017

Kegiatan Pengajian Dan Penyantunan Anak Yatim Sabtu Ini

Anak yatim binaan Yayasan Alih Teknologi kembali hadir didampingi ibu merekapada Sabtu, 24 September 2016. Kehadiran mereka untuk mengikuti kegiatan sakral yang rutin digelar oleh Universitas Malahayati, Bandar Lampung. Diadakannya kegiatan ini sebagaimana untuk bersama-sama berdo’a, mengumandangkan Surah Yasin sebagai ucap syukur mereka terhadap nikmat yang telah diterima.

Meskipun tak bisa bermain ataupun memencing ikan di danau, namun adik-adik yatim tetap antusias dalam mengikuti kegiatan. Bersama sang ibu mereka memanjatkan doa untuk keberlangsungan Universitas Malahayati.

Acara penyantunan anak yatim ini merupakan acara yang sudah lama dan rutin dilaksanakan di Universitas Malahayati. Kegiatan santunan untuk anak-anak yatim ini memang menjadi kewajiban untuk dosen dan karyawan di Malahayati, mengikuti jejak si pemilik yayasan, Rusli Bintang yang sangat peduli terhadap anak-anak yatim.

Diawali dengan ceramah, membaca alquran, dan dilanjutkan shalat zuhur, kemudian berdoa bersama. Kegiatan yang berlangsung di Mushola Universitas Malahayati ini berlangsung khidmat.

Selanjutnya, mereka berjalan kaki beramai-ramai menuju sebuah rumah di dekat gerbang masuk kampus. Tepatnya di depan Rumah Sakit Pertamina-Bintang Amin. Di sana mereka menerima pembagian sembako.[]

Potret Makan Bersama Anak Yatim Sabtu Ini [part2]

Universitas Malahayati, Bandar Lampung, kembali menggelar kegiatan sakral yang rutin digelar setiap hari sabtu. Begitu pula pada Sabtu, 27 Agustus 2016 anak yatim binaan Yayasan Alih Teknologi hadir didampingi ibu mereka. Kehadiran mereka sebagaimana untuk bersama-sama berdo’a, mengumandangkan Surah Yasin sebagai ucap syukur mereka terhadap nikmat yang telah diterima.

Meskipun tak bisa bermain ataupun memencing ikan di danau, namun adik-adik yatim tetap antusias dalam mengikuti kegiatan. Bersama sang ibu mereka memanjatkan doa untuk keberlangsungan Universitas Malahayati.

Berikut Potret Makan Bersama Anak Yatim Sabtu Ini:

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

 

Pengajian Dan Penyantunan Anak Yatim Sabtu Ini

Universitas Malahayati, Bandar Lampung, kembali menggelar kegiatan sakral yang rutin digelar setiap hari sabtu. Begitu pula pada Sabtu, 27 Agustus 2016 anak yatim binaan Yayasan Alih Teknologi hadir didampingi ibu mereka. Kehadiran mereka sebagaimana untuk bersama-sama berdo’a, mengumandangkan Surah Yasin sebagai ucap syukur mereka terhadap nikmat yang telah diterima.

Meskipun tak bisa bermain ataupun memencing ikan di danau, namun adik-adik yatim tetap antusias dalam mengikuti kegiatan. Bersama sang ibu mereka memanjatkan doa untuk keberlangsungan Universitas Malahayati.

Diawali dengan ceramah, membaca alquran, dan dilanjutkan shalat zuhur, kemudian berdoa bersama. Kegiatan yang berlangsung di Mushola Universitas Malahayati ini berlangsung khidmat.

Selanjutnya, mereka berjalan kaki beramai-ramai menuju sebuah rumah di dekat gerbang masuk kampus. Tepatnya di depan Rumah Sakit Pertamina-Bintang Amin. Di sana mereka menerima pembagian sembako.[]

 

Temuan Populer dan Bermanfaat Ini Ternyata Karya Anak Bangsa Indonesia

 

INDONESIA memiliki anak bangsa yang begitu hebat dan berpotensi di segala bidang. Baik itu teknik, teknologi, kesehatan, dan masih banyak lagi. Misalnya si jago hacker tanpa kuliah Jim Geoverdi, lalu Warsito Taruno sang pencipta mesin scanning MRI , ada juga penemu kromosom Joe-Hin Tjio yang juga orang Indonesia. Dan masih banyak lagi yang lainnya. Tapi kalian pasti tidak menyangka jika beberapa penemuan populer ini merupakan karya anak Indonesia. Penemuan itu seperti:

1. Kontainer Nuklir (Yudi Utomo Imardjoko)

container nuclear biologi

Seorang Peneliti dan Ketua Jurusan Teknik Nuklir Fakultas Teknik Universitas Gajah Mada (UGM), Yudi Utomo Imardjoko, berhasil menemukan kontainer limbah nuklir. Temuan tersebut merupakan hasil penelitian bersama lima koleganya. Kontainer tersebut berbentuk silinder berbahan titanium. Diameternya 1,6 meter dengan panjang 4 meter. Sedangkan dindingnya setebal 24 sentimeter.

Pemikiran Yudi didasarkan pada kemungkinan penanganan limbah radioaktif nuklir dari uraian uranium dan plutonium. Diperkirakan jika ada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di Indonesia berkapasitas 1000 megawatt, paling tidak per tahun menghasilkan limbah sebanyak 797 ton. Klasifikasinya ialah 27 ton limbah aktivitas tinggi, limbah aktivitas sedang sebanyak 310 ton sedangkan limbah aktivitas rendah 460 ton. Untuk mendaur-ulangnya, dibutuhkan wadah penyimpanan yang memadai.

Ide kontainer limbah nuklir Yudi dibangun berdasarkan fungsi untuk menimbun limbah tersebut. Limbah yang disimpan tersebut harus dibiarkan molekulnya meluruh sendiri dalam tenggang waktu yang panjang. Jika secara fisik dan kimia telah dinyatakan stabil barulah bisa dipindahkan ke tempat yang terisolasi dari lingkungan, karena bagaimana pun juga limbah nuklir tersebut tetap berbahaya bagi lingkungan.

Sayangnya temuan Yudi yang diperkirakan mampu menyimpan limbah nuklir sampai 10 ribu tahun tersebut tak terpakai, sebab hingga saat ini di Indonesia belum ada pembangkit listrik tenaga nuklir. Diperkirakan bangsa kita baru membutuhkannya 50 tahun mendatang. Padahal penemuan tersebut sudah memperoleh hak paten di Indonesia dan Amerika sejak lama.

2. Kontruksi beton penyangga jalan layang (Tjokorda Raka Sukawati)

konstruksi sosrobahu

Tjokorda Raka Sukawati berhasil menemukan teknik pembangunan jalan layang tanpa mengganggu arus lalu lintas karena bahu jalan kota besar yang sempit. Bahu tiang jalan layang yang kerap disebut Sosrobahu (artinya : seribu pundak) tersebut bisa memutar beton seberat 480 ton sebesar 90 derajat. Berdasarkan kalkulasi eksak, kontruksi Sosrobahu mampu bertahan hingga satu abad lamanya.

Teknik Sosrobahu dipakai pada pembangunan jalan layang tol Cawang-Tanjung Priok (16,5 kilometer) awal November 1989 silam. Namun enam tahun setelahnya Direktur Jenderal Hak Cipta Paten dan Merek Indonesia baru mengeluarkan hak paten. Hal tersebut tergolong lambat sebab tahun 1992 Jepang, Malaysia, dan Filipina sudah terlebih dahulu menerbitkan hak paten.

Tjokorda Raka Sukawati yang lahir di Ubud ini sempat meraih Gelar Insinyur di Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia menempuh karier di PT Hutama Karya hingga menjabat sebagai direktur perusahaan.

Hasil temuan Tjokorda yang dijuluki putra ASEAN ini sudah diekspor ke Filipina, Malaysia, Thailand, dan Singapura.

3. BJ Habibie jagoan pembuat pesawat terbang

pesawat N250

Tak dipungkiri, mantan presiden ketiga Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie, adalah jago pembuat pesawat terbang asli Indonesia. Ketika masih kuliah di Jerman dan tengah menyelesaikan tugas akhir sebagai syarat mendapat gelar doktor, Habibie diharuskan membuat pesawat yang kecepatannya 20 kali kecepatan suara.

Waktu ia menyelesaikan S-3, ia wajib merancang pesawat terbang yang terbangnya 20 kali kecepatan suara. Seperti apa pesawatnya bahkan dia sendiri tidak bisa membayangkan tapi harus dikembangkan, kalau tidak, konon tidak dapat S-3. Sewaktu mengembangkan pesawat tersebut, Habibie bekerja di perusahaan kecil di Hamburg, Jerman. Singkat cerita, usai berhasil mengembangkan pesawat tersebut, Habibie langsung disuruh pulang ke Tanah Air. Dia diminta mengembangkan industri strategis di dalam negeri.

Sesampainya di Indonesia, Habibie mulai mengembangkan industri penerbangan nasional dengan membuat pesawat N 250 yang dikerjakan hanya 20 orang. Namun harapan untuk memajukan industri strategis ini kandas ketika Habibie diangkat menjadi Wakil Presiden.

4. Penemu jaringan 4G (Prof. Khoirul Anwar)

jaringan 4G

Teknolgi 4G LTE adalah teknologi yang banyak digunakan oleh produsen smartphone di seluruh dunia. Teknologi jaringan internet super cepat ini membuat proses transfer data lebih cepat dan lebih stabil dibandingkan dengan teknologi 3G yang selama ini banyak dikenal orang.

Prof. Khoirul Anwar adalah penemu teknologi 4G tersebut sekaligus pemegang hak paten teknologi 4G berbasis OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing). Sistem ini mampu menurunkan energi hingga 5dB atau 100 ribu kali lebih kecil dari yang diperlukan.

Hasil temuan anak bangsa Indonesia tersebut sejauh ini telah digunakan perusahaan elektronik besar asal Jepang. Selain itu teknologi ini tengah dijajaki oleh raksasa telekomunikasi asal Tiongkok, Huawei Technology.

Pria asal Kediri ini adalah alumni Teknik Elektro ITB dengan predikat cumlaude. Lulus dari ITB dia melanjutkan pendidikan di Nara Institute of Science and Technology (NAIST) dan memperoleh gelar master di tahun 2005 serta doktor pada 2008. Khoirul juga sempat menerima penghargaan IEEE Best Student Paper Award of IEEE Radio and Wireless Symposium (RWS) 2006, di California.

Ide awalnya Khoirul mencoba mengurangi daya transmisi guna meningkatkan kecepatan laju data. Penurunan daya dilakukan hingga 5dB saja (100.000 = 10 pangkat 5 kali lebih kecil dari teknologi sebelumnya) tapi hasilnya kecepatan transmisi justru meningkat.

Pengajian Rutin Bersama Anak Yatim Kembali Digelar

KEGIATAN rutin yang sakral di kampus Universitas Malahayati, Bandar Lampung, kembali digelar pada Sabtu, 16 Juli 2016. Bertempat di Mushola Universitas Malahayati, terlihat pula Rayendra Hermansyah hadir pada kegiatan tersebut. Selain itu Ustad Muslih, Ustad Fadli, Ustad Sutikno, Ustad Burwani dan Ustazah Siti hadir pada kegiatan sakral tersebut.

Mereka berkumpul untuk bersama-sama berdo’a, mengumandangkan Surah Yasin sebagai ucap syukur mereka terhadap nikmat yang telah diterima. Ritual pengajian berjalan sebagai mana sabtu-sabtu sebelumnya. Kegiatan santunan untuk anak-anak yatim ini memang menjadi kewajiban untuk dosen dan karyawan di Malahayati, mengikuti jejak si pemilik yayasan, Rusli Bintang yang sangat peduli terhadap anak-anak yatim.

Diawali dengan ceramah, membaca alquran, dan dilanjutkan shalat zuhur, kemudian berdoa bersama. Selanjutnya, mereka berjalan kaki beramai-ramai menuju sebuah rumah di dekat gerbang masuk kampus. Tepatnya di depan Rumah Sakit Pertamina-Bintang Amin. Di sana mereka menerima pembagian sembako. []

Kesan Pendiri Panti Asuhan Daarul Alya Tentang Kegiatan Mahasiswa Universitas Malahayati

HIMPUNAN Mahasiswa Teknik Mesin (HMTM) Universitas Malahayati yang sukses gelar kegiatan sosial di bulan Ramadhan ini. Kegiatan ini berupa santunan dan buka bersama ini diberlangsung di panti Asuhan Daarul Alya Pagar Alam, Lampung pada Senin 27 Juni 2016. Tapi dalam kegiatan ini tak hanya mereka yang hadir di tengah-tengah adik panti, hadir pula mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran (BEM-FK).

Adapun kesan Ramiin atau yang akrab di sapa ustadz Miin, Ketua sekaligus pendiri panti asuhan Daarul Alya. Ia mengaku kegiatan ini sangat berkesan atas kehadiran mahasiswa Universitas Malahayati. “Alhamdulillah sangat berkesan dengan kehadiran mahasiswa Malahayati ini kami merasa mempunyai semangat baru dan motivasi baru,” katanya.

Ia juga mengatakan kehadiran mahasiswa Malahayati di sini memberikan ilmu baru bagi anak panti dan dapat menghibur anak-anak di sini. Hal ini juga sangat membantu para pengurus memotivasi belajar anak-anak panti.

Ustad Miin berharap ini merupakan awal terikatnya tali silahturahmi, kedepannya tali ukhuwah islami tetap terjalin. “Dan dikemudian hari nanti para mahasiswa ini telah menjadi orang-orang yang sukses sesuai apa yang mereka cita-citakan,” katanya menambahkan.[]