Posts

Rektor Universitas Malahayati Terima Buku Tentang Adat Indonesia Dari Polda Lampung

BANDAR LAMPUNG:  Rektor Universitas Malahayati Lampung Achmad Facich, menerima kunjungan dari Kepolisian Daerah (Polda) Lampung di Ruang Rektorat Universitas Malahayati, Selasa (29/12/2020). Dalam kunjungan tersebut, Polda Lampung menyerahkan dua buah buku berjudul Pesona Baju Adat Pengantin Indonesia.

Buku tersebut khusus diberikan kepada Rektor Unmal dari Ketua Umum Bhayangkari dan Ketua Bidang Kemitraan Dekranas Fitri Idham Azis disampaikan melalui Ipda Ida. Rektor Universitas Malahayati Lampung Achmad Farich turut mengapresiasi, atas pemberian buku Pesona Baju Adat Pengantin Indonesia dan bisa menambah pustaka tentang pakaian adat Indonesia.

“Alhamdulillah, terima kasih kami ucapkan kepada Ibu Fitri Idham Azis, telah memberikan buku Pesona Baju Adat Pengantin Indonesia kepada Universitas Malahayati. Buku ini ternyata memberikan banyak informasi, mengenai baju adat pengantin yang ada di seluruh provinsi di Indonesia,” kata Achmad Farich.

Rektor menilai, buku tersebut memberikan banyak manfaat yang memuat tentang baju adat pernikahan di Indonesia. “Buku tersebut sudah lengkap dan bisa menggambarkan masing-masing daerah. Hal ini sangat bermanfaat, bagi para mahasiswa dan dosen yang ada di Universitas Malahayati,” ujar Achmad Farich. (RLS/Lampungpro.co)

Acara PEKSIMIDA Provinsi Lampung 2018 di Universitas Malahayati

ACARA Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Provisi Lampung dilaksanakan pada Sabtu, 11 Agustus 2018 di Universitas Malahayati. Acara ini dihadiri oleh para staf dosen, peserta lomba dari delegasi mahasiswa Universitas seprovinsi. Acara yang dibuka oleh Wakll Rektor III Drs Suharman MM ini berlansung dengan sangat meriah.

Tujuan PEKSIMIDA ini digelar untuk menggali bakat mahasiswa dalam berpartisipasi untuk seleksi PEKSIMIDA Nasional. Acara perlombaan yang dilaksanakan berupa lomba solo pop dan solo dangdut yang digelar perlombaan di Universitas Malahayati. Sedangkan untuk perlombaan fotografi dan melukis dilaksanakan di Universitas Darmajaya, lomba baca puisi digelar di Universitas Lampung.

Adapun nama delegasi yang mengikuti perlombaan adalah sebagai berikut :

TANGKAI LOMBA SOLO POP PUTRI
NO NAMA ASAL INSTITUSI TANGGAL LAHIR
1 SARAH SANUSI UBL
2 DONNA ARNIKA IBI DARMAJAYA 10-Okt-98
3 EMILIA FRISKA SAPUTRI IBI DARMAJAYA
4 ALVITA HARAHAP UBL 06-Agu-99
5 DEWI NOVITA SARI UBL 01-Nov-96
6 RIA MARINA NABABAN UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
7 RANIA SUMILA SAMOSIR UNIVERSITAS MALAHAYATI 12-Mei-98
8 AULIYA ARTHA UNIVERSITAS MUHAMMADYAH 21-Apr-97
9 DELVI LIANA UNIVERSITAS MALAHAYATI 08-Des-98
10 NIKHITA ANINDYA SALSABILA  UNIVERSITAS MALAHAYATI 29-Des-99
11 R. ARELLA USI SUGESTI STIE GENTIARAS
12 RIMA DONA AYU MARETA IAIN METRO 15-Okt-99
13 DINA ROMAYANTI UNILA 08-Nov-97
14 PINGKAN MEILINTANG POLINELA
15 DIANA SEPTIATIKA POLINELA
16 SITI SARAH LANGKI UNIVERSITAS MALAHAYATI
17 PUTRI APRINNISA UNIVERSITAS MALAHAYATI
18 DHEA AYU UNIVERSITAS MALAHAYATI
19 AINUL  KHUSNA IAIN METRO
20 DITA OKTI ANGGRAENI  UNIVERSITAS TULANG BAWANG
21 DEVVY WAHYU M  UNIVERSITAS TULANG BAWANG

 

Menggemari Seni Fotografi Tidak Salah Jika Berkunjung Ke Pulau Pasaran

BANYAK yang tidak mengetahui keberadaan pulau Pasaran di kota Bandar Lampung, lahan industri pengeringan olahan hasil laut di Lampung. Pulau Pasaran juga merupakan titik NOL Destinasi Pariwisata Kota Bandar Lampung. Sebuah pulau karang unik yang masuk ke dalam wilayah Kecamatan Teluk Betung Barat, tepat di tepian Teluk Lampung.

Pulau Pasaran adalah pulau yang terbentuk oleh timbunan-timbunan batu karang hasil reklamasi mandiri para penghuninya. Pulau yang mulai “tumbuh” pada tahun 1970 ini awalnya hanya seluas 3,5 hektar namun kini kabarnya sudah seluas 12 hektar dan kini sudah dihuni oleh sekitar 240 kepala keluarga.

Aktifitas keseharian warga Pulau Pasaran adalah mengolah hasil laut berupa ikan teri rebus yang rasa dan kualitasnya tidak kalah dengan teri medan yang sudah lebih dulu dikenal orang.

Bila cuaca dan iklim sedang bagus, rata-rata produksi ikan teri Pulau Pasaran mampu mencapai 20 ton perhari, tak heran kalau Pulau Pasaran merupakan sentra bagi industri pengolahan ikan teri di Provinsi Lampung.

Hasil komoditas olahan para pengrajin teri Pulau Pasaran ini banyak masuk ke pasar-pasar di Jakarta dan kota-kota di Pulau Jawa.

Untuk anda yang menggemari seni fotografi, banyak spot di Pulau Pasaran yang menarik untuk didokumentasikan. Mulai dari aktifitas keseharian warganya, jembatan beton, hutan mangrove, dermaga kapal, pemandangan kota Bandar Lampung dari kejauhan, serta pemandangan Teluk Lampung yang sungguh mempesona.[]

Berekreasi di Pantai Hiburan Duta Wisata

JIKA sedang berada di Bandar Lampung, tidak perlu jauh-jauh mencari tempat wisata untuk sekadar merasakan udara pantai sore hari atau menikmati rekreasi air bersama keluarga. Ada sebuah objek wisata pantai bernama Pantai Hiburan Duta Wisata yang layak untuk disinggahi. Pantai ini terletak di Jln. Laksamana R.E. Martadinata – hanya berjarak kurang lebih 5 km di sisi barat Teluk Betung.

Pantai Duta Wisata termasuk pantai dengan tepian berkarang, sehingga cocok untuk melakukan aktivitas olahraga air. Pada akhir pekan, tersedia berbagai fasilitas seperti jetski, banana boat, sepeda air, kano, dan lainnya.

Tempat ini pun menyediakan pondok-pondok di sepanjang tepi pantai yang dapat digunakan pengunjung untuk bersantai dan bercengkerama bersama keluarga. Selain olahraga air dan bersantai di pondok, bagi Anda yang memiliki hobi memancing, pantai ini juga cocok sebagai tempat memancing. Ada beberapa spot di pantai ini yang bisa Anda gunakan untuk memancing dan bersantai menikmati suasana pantai.

Berikut potret Pantai Duta Wisata:

pantai duta wisata2 pemandangan disisi pantai duta wisata tempat rekreasi duta wisata duta wisata pantai duta wisata

Studying Filtrip Siswa SMA N 9 Ke Perpustakaan dan Laboratorium Antomi Universitas Malahayati

PERPUSTAKAAN yang merupakan Lumbung ilmu terbesar di kampus ini diberi nuansa nusantara dari Sabang sampai Meurauke ini berjejer berbagai rumah adat dari berbagai daerah menjadi tempat mahasiswa belajar ini kedatangan siswa/i Sekolah Menengah Atas (SMA) N 9 Bandar Lampung yang hari ini mengunjungi perpustakaan dan laboratorium Universitas Malahayati Rabu, 18 September 2015.

Siswa/i SMA N 9 ini datang dengan didampingi para guru pendamping termasuk didampingi Nirwanto selaku kepala Laboratorium Universitas Malahayati.”Ini salah satu cara Universitas Malahayati untuk mengenalkan langsung fasilitas yang dimiliki Universitas Malahayati,” kata Nirwanto.

Perpustakaan yang dibuat senyaman mungkin ini banyak sekali menarik mahasiswa luar maupun tamu untuk sejenak mengunjungi perpustakaan ini. Nirwanto juga menjelaskan Perpustakaan dan Laboratorium ini juga merupakan alat untuk mengenalkan kepada masyarakat dan siswa/i SMA untuk dapat mengetahui langsung fasilitas dan mengetahui laboratorium anatomi itu seperti apa.

Ia juga menjelaskan tujuan dari kunjungan studying Filtrip ini adalah agar siswa/i yang nantinya akan memasuki perguruan tinggi ini mengenal kampus dengan cara yang paling efektif yaitu dengan wisata pendidikan dikampus Universitas Malahayati.[]

 

Alat Musik Gamolan Khas Lampung

GAMOLAN hampir sama dengan alat musik gamelan di daerah Jawa. Hanya saja Gamolan yang ada di Lampung ini terbuat dari susunan bambu yang kemudian diikat dengan tali senar yang dibuat dengan rancangan khusus. Gamolan di Lampung ada yang disebut Gamolan Pekhing dan aja juga yang menyebutnya dengan nama Gamolan Cetik.

Gamolan ini dimainkan dengan cara dipukul seperti gamelan. Biasanya musik yang dimainkan dengan gamolan ini diadakan pada saat pelaksanaan acara-acara adat tertentu di Lampung.

Alat musik khas Lampung ini sudah ada sejak abad ke 4 masehi, akan tetapi sampai dengan saat ini banyak masyarakat Lampung yang belum mengetahui dari kekayaan alat musik tradisional ini.

Seorang peneliti asal Australia tertarik untuk meneliti alat musik gamolan ini. Menurutnya alat musik gamolan ini sudah ada dan lebih tua dari gamelan. Hal ini terbukti dengan ditemukannya gambar gamolan pada relief candi Borobudur.

Gamolan modern yang dapat ditemui di Lampung Barat dan Way Kanan, memiliki perbedaan dibandingkan dengan gamolan kuno. Gamolan kuno memiliki delapan bilah bambu yang sejajar di atas satu bongkahan bulat bambu sebesar sekitar lengan orang dewasa. Delapan bilah bambu masing-masing mewakili delapan tangga nada, yaitu do re mi fa so la si do. Sementara, gamolan modern hanya memiliki tujuh bilah bambu yang mewakili tujuh tangga nada. Satu tangga nada yang hilang adalah tanga nada fa.

Sosok Pemimpin Mahasiswa Ekonomi Malahayati yang Berkarakter

BERKARAKTER, tegas dan berwibawa membuat pemuda berusia 21 tahun ini dihormati oleh rekan-rekannya. Lahir sebagai anak bungsu dari dua bersaudara tidak membuatnya menjadi pribadi yang manja. Ialah Tri Agus Mauludi, pemuda kelahiran Bandar Lampung yang kini menjabat sebagai Gubernur BEM FE Universitas Malahayati.

Agus, sapaan akrabnya adalah lulusan SMA Pangudi Luhur, Bandar Lampung. Sejak SMA ia selalu berprestasi di bidang akademik, dua kali ia meraih juara umum disekolahnya. Setelah lulus SMA, ia melanjutkan studinya di Fakultas Ekonomi Universitas Malahayati pada tahun 2013.

Agus sendiri adalah anak yatim binaan Yayasan Alih Teknologi Malahayati. Ia memperoleh beasiswa 100% dari Malahayati plus gratis asrama dan makan selama 4 tahun penuh. Ia merasa bersyukur sekali bisa mengenal dan menjadi bagian dari Malahayati.

“Saya bersyukur bisa menjadi bagian dari Malahayati. Sedih rasanya menjadi yatim sebelum dewasa, tapi dibalik itu allah selalu memberikan yang terbaik buat saya. Tidak mudah menjadi bagian dari yayasan Altek, disini saya diberi tempat tidur, makan bahkan pendidikan hingga sarjana tanpa biaya sepeserpun,” kata Agus.

Ia mengatakan amanah yang diberi Malahayati kepadanya tidak pernah ia sia-siakan. Terbukti, IPK agus terbilang fantastis, 3,78 bahkan semester lalu IP Agus 4.00 (cumlaude). Selain pandai di akademik Agus juga aktif di organisasi seperti BOMA, Rohima, dan BEM Fakultas Ekonomi sejak ia masuk di Malahayati.

Agus berharap, amanah memimpin Fakultas Ekonomi Setahun kedepan bisa ia emban dengan baik. Menjadikan Fakultas Ekonomi lebih dikenal lagi di masyarakat luas adalah visi utamanya. menyempurnakan program kerja pengurus BEM sebelumnya dan semakin meningkatkan kerjasama antar Fakultas Ekonomi di Lampung adalah prioritas utamanya.[]