Posts

Dainty, Ka.Prodi Yang Aktif Menulis Buku

Dainty Maternity, SST., M.Keb Aktif menulis buku

Bandar Lampung, Malahayati.ac.id – Sebagai Ketua Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati, Dainty tak hanya dikenal sebagai dosen teladan dan dosen terfavorit 2017. Dainty juga aktif menulis dan mengisi berbagai acara seminar.

Beberapa buku yang telah ditulis oleh Dainty Maternity, SST., M.Keb antara lain : Asuhan Patoligis, Asuhan Persalinan, Asuhan Kehamilan, Masa Nifas & Menyusui, dan Asuhan Kebidanan Komunitas. “Mudah-mudahan buku ini berguna sebagai panduan bagi mahasiswa”. ujar Dainty.

Buku Asuhan Kebidanan

Di samping sebagai pengajar dan penulis buku, Dosen teladan kelahiran Krui, Lampung Barat 2 Oktober 1983 lulusan DIII Kebidanan Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang (2004), DIV Bidan Pendidik di Universitas Padjajaran Bandung (2006) dan Magister Kebidanan di Universitas Padjajaran Bandung (2013), Dainty juga aktif sebagai pembicara dibeberapa seminar, menulis artikel di media, dan beberapakali menjadi pengawas pusat uji kompetensi bidan seluruh Indonesia.[]

Sambutan Wakil Rektor III Sekaligus Membuka Kegiatan Bazar Dies Natalis Universitas Malahayati ke-23

PEMBUKAAN Bazar di Halaman Depan Rektorat Universitas Malahayati Selasa, 31 Mei 2016. Ini merupakan rangkaian kegiatan menyambut Dies Natalis Universitas Malahayati ke-23 pad 27 Agustus mendatang. Bazar ini dibuka Dr Dessy Hermawan S Kep Ns M Kes, Wakil Rektor III Malahayati.

Kegiatan ini dihadiri jajaran rektorat, dosen, karyawan dan mahasiswa Universitas Malahayati serta pihak eksternal kampus. Bazar yang mengusung tema “Kewirausahaan dan Entrepreneurship” ini digelar selama satu pekan, terhitung sejak 30 Mei-04 Juni 2016. Kegiatan bazar ini terdiri dari 14 peserta, yang terdiri dari stand program studi yang ada di Universitas Malahyati dan dari pihak eksternal kampus.

Adapun sambutan Wakil Rektor III dalam pembukaan bazar ini, dimana ia sangat mengapresiasi kegiatan positif ini. “Bazar ini tujuannya adalah untuk membina silahturahmi dalam suasana yang berbeda dan menumbuhkan semangat kewirausahaan,” katanya.

Ia juga mengatakan konsep kewirausahaan juga merupakan program pemerintah yang sedang dilaksanakan saat ini. Bagaimana menumbuhkan kewirausahaan itu disemua lini termasuk mahasiswa. “Karena mahasiswa nanti orientasinya setelah lululs tidak hanya mencari pekerjaan tapi mereka bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri,” kata Dr Dessy.

Ia berharap bazar dalam rangka menyambut dies ini menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan disemua kalangan. “Dan dengan mengucap lafadz basmallah kegiatan bazar ini secara resmi dibuka,” tutupnya.[]

Potret Bazar Dies Natalis Universitas Malahayati ke-23

PEMBUKAAN Bazar di Halaman Depan Rektorat Universitas Malahayati Selasa, 31 Mei 2016. Ini merupakan rangkaian kegiatan menyambut Dies Natalis Universitas Malahayati ke-23 pad 27 Agustus mendatang. Bazar ini dibuka Dr Dessy Hermawan S Kep Ns M Kes, Wakil Rektor III Malahayati.

Pembukaan yang dihardiri jajaran rektorat, dosen dan karyawan ini juga diikuti mahasiswa/i Universitas Malahayati dari berbagai fakultas dan program studi. Bazar yang mengusung tema “Kewirausahaan dan Entrepreneurship” ini digelar selama satu pekan, terhitung sejak 30 Mei-04 Juni 2016. Kegiatan bazar ini terdiri dari 14 peserta, yang terdiri dari stand program studi yang ada di Universitas Malahyati dan dari pihak eksternal kampus.

Berikut potret bazar Dies NAtalis Universitas Malahayati ke-23:

Potret Pembukaan Bazar Dies Natalis Universitas Malahayti ke-23

PEMBUKAAN Bazar di Halaman Depan Rektorat Universitas Malahayati Selasa, 31 Mei 2016. Ini merupakan rangkaian kegiatan menyambut Dies Natalis Universitas Malahayati ke-23 pad 27 Agustus mendatang. Bazar ini dibuka Dr Dessy Hermawan S Kep Ns M Kes, Wakil Rektor III Malahayati.

Pembukaan yang dihardiri jajaran rektorat, dosen dan karyawan ini juga diikuti mahasiswa/i Universitas Malahayati dari berbagai fakultas dan program studi. Bazar yang mengusung tema “Kewirausahaan dan Entrepreneurship” ini digelar selama satu pekan, terhitung sejak 30 Mei-04 Juni 2016. Kegiatan bazar ini terdiri dari 14 peserta, yang terdiri dari stand program studi yang ada di Universitas Malahyati dan dari pihak eksternal kampus.

Berikut potret pembukaan Bazar yang diawali dengan laporan Dianty Maternity SST M Keb, Ketua Pelaksana hingga pembacaan doa oleh Tubagus Muhammad Nasarudin SH MH:

 

 

Pembukaan Bazar Dies Natalis Universitas Malahayati oleh Wakil Rektor III

PEMBUKAAN Bazar di Halaman Depan Rektorat Universitas Malahayati Selasa, 31 Mei 2016. Ini merupakan rangkaian kegiatan menyambut Dies Natalis Universitas Malahayati ke-23 pad 27 Agustus mendatang. Bazar ini dibuka Dr Dessy Hermawan S Kep Ns M Kes, Wakil Rektor III Malahayati.

Pembukaan yang dihardiri jajaran rektorat, dosen dan karyawan ini juga diikuti mahasiswa/i Universitas Malahayati dari berbagai fakultas dan program studi. Bazar yang mengusung tema “Kewirausahaan dan Entrepreneurship” ini digelar selama satu pekan, terhitung sejak 30 Mei-04 Juni 2016. Kegiatan bazar ini terdiri dari 14 peserta, yang terdiri dari stand program studi yang ada di Universitas Malahyati dan dari pihak eksternal kampus.

Bazar ini mejual aneka ragam makanan, minuman dan kebutuhan lainnya. Selain membuka stand sesuai tema kewirausahaan, adapun pameran dari karya para mahasiswa sesuai program studinya masing-masing. “Kegiatan ini bertujuan untuk membina silahtirahmi dalam suasana yang berbeda dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan para mahasiswa serta berharap kegiatan ini memiliki ketertarikan tersendiri dan berjalan dengan lancar,” kata Dainty Maternity SST M Keb, Kaprodi Kebidanan yang sekaligus Ketua Pelaksana Bazar.[]

Peran Bidan dalam Pencegahan BBLR Melalui Anternatal Care Oleh Dainty Maternity

SEMINAR dan Workshop Nasional mengenai  Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) dan Metode Kanguru. Acara ini diselenggarakan di Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati, Minggu, 27 Maret 2016. Acara ini dihadiri oleh ratusan peserta seminar dari berbagai kalangan mahasiswa dan umum.

Seminar ini menghadiri 3 orang pemateri salah satu diantaranya adalah Dainty Maternity SST M keb. Wanita cantik ini seorang Ketua Prodi Kebidanan Universitas Malahayati. Dalam Seminar BBLR kali ini, ia menjelaskan mengenai “Peran Bidan dalam Pencegahan BBLR Melalui Anternatal Care” dan mari menjadi bidan sebagai mitra wanita dan turut andil melahirkan sang pemimpin.

Berdasarkan data SDKI,selama periode 1991-2007 angka kematian ibu mengalami penurunan dari 390 menjadi  228 per 100.000 kelahiran hidup. Namun pada SDKI 2012 angka kematian ibu kembali naik menjadi 359 per 100.000 kelahiran hidup. Mengacu dari kondisi saat ini, menurunkan AKI adalah off track, artinya diperlukan kerja kerasdan sungguh­sungguh untuk mencapainya.

Penyebab terbesar kematian ibu selama 2010-2013 masih tetap sama yaitu perdarahan. Penyebab lainnya adalah penyebab kematian ibu secara tidak langsung, seperti kondisi penyakit kanker, ginjal, jantung, tuberkulosis atau penyakit lain yang diderita oleh ibu.

Baca materi selengkapnya:

Peran Bidan dalam Pencegahan BBLR Melalui Anternatal Care Oleh Dainty Maternity

 

 

Dainty di Koran Lampost: Nutrisi untuk Tingkatkan Daya Otak

KETUA Program Studi (Prodi) Kebidanan Universitas Malahayati Dainty Maternity mengatakan ibu hamil harus memakan makanan yang bergizi dan lengkap. Nutrisi yang baik mengandung seluruh komponen yang dibutuhkan secara seimbang, di antaranya buah-buahan untuk meningkatkan daya otak serta susu, keju, dan daging untuk mempertajam pikiran.

Dia menjelaskan beberapa jenis buah yang bisa meningkatkan daya otak yaitu apel yang kaya dengan antioksidan dan dapat melindungi sel-sel otak dari kerusakan radikal bebas pada lapisan luar neuron.

Alpukat juga penuh dengan vitamin, mineral, dan antioksidan. Alpukat merupakan sumber omega 3, vitamin E, potasium, dan banyak lagi yang membantu fungsi otak yang tepat serta meningkatkan aliran darah ke otak. “Ibu hamil juga bagus makan pisang, anggur, dan jeruk,” kata Dainty.

Menurut Perpustakaan Nasional Amerika Serikat Kedokteran dan Linus Pauling Institute, kandungan dalam jeruk dapat meningkatkan kognisi dan memori, terutama untuk usia lanjut. Selain itu, kembang kol dan brokoli mengandung vitamin K dan kolin yang dapat memberdayakan lobus frontal.

Menurut Dainty, sumber nutrisi lain yang penting untuk ibu hamil adalah susu, yoghurt, dan keju. Asam lemak esensial dalam keju efektif mempertajam pikiran, sedangkan asam amino dalam yoghurt yang disebut tirosin membantu menghasilkan neurotransmitter seperti noradrenalin dan dopamin. “Dengan mengonsumsi yoghurt secara teratur, seseorang dapat fokus dan meningkatkan kewaspadaan mental,” kata dia.

Selain itu, ibu hamil juga harus mengonsumsi ayam, ikan, daging, salmon, dan daging sapi tanpa lemak sebagai sumber protein hewani.(*1/S1)
Sumber: Lampost.co
Laporan: rudiyansyah@lampost.co.id

Apa Hubungan Mozart dan Bayi? Ini Kata Dainty di Koran Lampost

STIMULASI kecerdasan sejak janin penting untuk mendorong perkembangan kecerdasan anak setelah lahir. Salah satu cara yang dapat dilakukan ibu hamil adalah dengan metode pengungkit otak janin atau dikenal dengan istilah brain booster.

Ketua Program Studi (Prodi) Kebidanan Universitas Malahayati Dainty Maternity mengatakan banyak faktor yang memengaruhi kecerdasan manusia, di antaranya otak dan lingkungan setelah lahir.

“Setiap kehamilan hendaknya dipandang sebagai proses menyiapkan buah hati yang cerdas sehingga gizi untuk perkembangan fungsi otak juga menjadi perhatian si ibu,” kata Dainty, pekan lalu.

Dia menjelaskan tingkat fungsi otak dipengaruhi genetik, stimulasi, dan nutrisi, dan brain booster merupakan metode meggunakan musik untuk menstimulasi perkembangan jaringan otak janin. “Musik yang digunakan adalah musik klasik Mozart, ditempelkan di perut selama satu jam. Ini sudah bisa dilakukan sejak usia kehamilan memasuki minggu ke-20 karena pertumbuhan otak janin mulai berjalan,” kata dia.

Menurut Dainty, saat lahir otak bayi memuat 100-200 miliar sel otak yang siap dikembangkan dan diaktulisasikan untuk mencapai potensi tertinggi. “Pakar neurolobilogi menyatakan neuron berkembang dengan kecepatan 50 – 100 ribu per detik selama pertumbuhan janin sembilan bulan kehamilan,” ujarnya.

Namun, sel neuron ini bisa mati karena kekurangan nutrisi dan stimulasi sehingga kecerdasan serta kemampuan tidak berkembang secara optimal. Dainty menjelaskan Mozart dipilih pada metode brain booster karena merupakan musik yang sederhana dengan frekuensi 5.000-8.000 hz, menggunakan nada minor minimal, dan dimainkan dengan biola.

“Kejernihan dan keanggunan musik Mozart memiliki irama dan melodi serta frekuensi tinggi yang dapat menstimulasi daerah kreatif dan motivasi otak janin,” kata dia. Musik ini mampu menenangkan pendengar serta memperbaiki konsentrasi ingatan dan persepsi spasial. “Tentunya, metode ini diikuti dengan nutrisi yang lengkap dan seimbang.” (S1)

Sumber: lampost.co
Laporan: rudiyansyah@lampost.co.id

Dainty, Kaprodi Cantik yang Penulis Buku

BERNAMA lengkap Dainty Maternity SST., M.Keb, ia adalah Ketua Prodi di Program Studi DII dan DIV Kebidanan Universitas Malahayati. Berhijab dan anggun, ia membawa keteduhan bagi prodi yang dipimpinnya.

Kendati sibuk dengan urusan akademik di kampus, ibu satu anak ini tetap masih memiliki waktu untuk keluarga. Bahkan, sempat pula menulis buku.

Soal jenjang pendidikan, Dainty sangat menekuni. Begitu juga dengan pekerjaan, ia selalu berusaha perfect. Semua bisa dilihat dari pendidikan dan pekerjaan yang dilakoninya selama ini.

Lahir di Krui, Lampung Barat 2 Oktober 1983, Dainty adalah lulusan DIII Kebidanan Poltekes Tanjung Karang. Kemudian ia langsung bekerja di Rumah Sakit Ibu dan Anak di Lampung Timur.

Selanjutnya, Dainty melanjutkan DIV di Universitas Padjajaran Bandung. Lulus dari Padjajaran, Dainty di Universitas Malahayati. Pada 2007, ia diperbantukan ke Universitas Batam. Tahun 2011 Dainty melanjutkan strata dua Magister Kebidanan di Universitas Padjajaran Bandung, sehingga ia mendapatkan gelar M.Keb. Selanjutnya, Dainty kembali lagi ke Universitas Malahayati.

Pengalaman yang panjang itu, bagi Dainty menjadi motivasi dalam menekuni sesuatu. “Pengalaman adalah guru terbaik, karena kita tidak pernah punya sekolah pengalaman, jadi apapun kehidupan kita pasti ada tujuannya, bahkan daun jatuh pun ada tujuan, “ ujar Dainty.

Dari pengalaman dan juga pendidikannya, Dainty mampu menulis buku. Beberapa buku karyanya adalah Nifas dan Menyusui (2015), Kehamilan (2015), Persalinan (2015) dan Asuhan Kebidanan Patologis (2015).[]

Artikel Lampung Post tentang Mahasiswa Kebidanan Unimal

Mahasiswa D-4 Kebidanan Unimal diharapkan mampu menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan kebidanan terkini berdasar bukti ilmiah, serta mengaplikasikan kemampuan tersebut dalam praktik klinik kebidanan. [Rudiyansyah]

Universitas Malahayati (Unimal) Lampung membekali mahasiswa diploma empat (D-4) kebidanan dengan kemampuan tenaga bidan berstandar internasional. Para mahasiswa melakukan Praktik Klinik Kebidanan (PKK) di Rumah Sakit Nasional University Hospital (NUH), Singapura, pada 9-10 April lalu.

RS Internasional unggul dalam penanganan ibu hamil dan melahirkan (women care) yang menjadi rujukan beberapa negara. Selain itu, mereka juga melakukan studi langsung ke RS Budi Kemuliaan, Batam, pusat rujukan HIV/AIDS di Indonesia, pada 23-25 April lalu.

Melalui kegiatan tersebut, 42 mahasiswa D-4 kebidanan Unimal diharapkan mampu menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan kebidanan terkini berdasar bukti ilmiah (Evidence based), serta mengaplikasikan kemampuan tersebut dalam praktik klinik kebidanan dengan memanfaatkan teknologi dan ilmu pengetahuan terkini seputar kebidanan.

“Ini merupakan salah satu upaya kami untuk menerapkan evidence based kepada para mahasiswa kebidanan sehingga mereka akan memiliki kemampuan memformulasikan masalah secara prosedural melalui identifikasi dan penatalaksanaan kasus kegawatdaruratan obstetri dan neonatal sesuai dengan kewenangannya,” kata ketua Program Studi Kebidanan Unimal, Dainty Maternity, Rabu (29/4).

RS di Batam hingga Singapura, menurut dainty, dipilih sesuai dengan keunggulan masing-masing. Dainty mengatakan mahasiswanya akan kembali melakukan PKK ke Hospital University Kebangsaan Malaysia (HUKM) di Malaysia.

Didampingi Ketua Prodi D-3 Kebidanan Unimal Ratna Dewi Putri dan Dosen Kebidanan Yuli Yantina, Dainty menyebut selama studi di Singapura, 42 mahasiswanya secara langsung belajar bagaimana menangani kasus-kasus persalinan ibu hamil hingga perawatan sesudah melahirkan.

“Di sana hampir 0% sectio caesar, dan 100% ibu melahirkan dibantu oleh bidan dengan normal melalui berbagai penanganan dan kami mencoba mempelajarinya. Serta banyak riset yang dikembangkan untuk mengurangi rasa nyeri setiap ibu yang melahirkan sehingga kami bisa merujuk pada penanganan tersebut nantinya,” kata dia.

(Lampung Post, 2 Mei 2015)