Posts

Mahasiswa DIII Keperawatan Sudah Bisa Input KRS Online Besok!

MAHASISWA Akademi Keperawatan Malahayati sudah bisa input Kartu Rencana Studi (KRS) online besok! Pengisian KRS untuk DIII-Keperawatan dibuka pada 11-14 Juli 2016. Seluruh mahasiswa yang bersangkutan diwajibkan mengisi KRS online atau akan dinonaktifkan dari aktifitas perkuliahan. klik info jadwal pengisian KRS

Tempat Pengimputan KRS untuk seluruh Fakultas/Program Studi dilakukan di Ruang CBT Lantai 4. Pengisian KRS dan Validasi ini wajib dilakukan untuk menentukan status mahasiswa pada aktivitas perkuliahan semester berjalan.

Kepala Bagian Administrasi Akademik (BAA), Tarmizi,SE juga mengatakan apabila mahasiswa itu belum melakukan pengisian KRS sampai tenggat waktu yang ditentukan maka mahasiswa harus mengurus surat cuti dan harus menunda perkuliahan semester ganjil.[]

Cerita Mahasiswi Kebidanan Sepulang Praktik Klinik 4 di Rumah Bidan

MAHASISWI jurusan Kebidanan angkatan 2013 sebanyak 87 orang telah kembali ke asrama. Mereka kembali setelah menyelesaikan praktik klinik di rumah bidan selama sebulan. Mereka berangkat sejak 29 September hingga 31 Oktober 2015.

Putri Aisyah Ariani, salah satu mahasiswi D-III Kebidanan mengatakan, 87 mahasiswi disebar ke beberapa daerah seperti Metro, Lam-teng, Pringsewu, Tataan, dan Bandar Lampung. Putri sendiri mendapatkan tempat praktik di Bandar Lampung.

“Kebetulan saya mendapat lokasi di Rajabasa, Bandar Lampung bersama beberapa mahasiswi lain. Tapi ada juga yang ke Metro, Pringsewu, Tataan, dan Lam-teng. Ini adalah kali kedua kami praktik di rumah bidan. Jadi status kami yang sebelumnya melihat kini menolong,” kata Putri saat berbincang di ruang RB Media Center, 04 Agustus 2015.

Ia mengatakan praktik kali ini lebih berkesan dari sebelumnya. Kali ia sudah diperbolehkan menangani pasien langsung meski masih dalam pengawasan. Disana mereka sudah bisa menyuntik pasien bahkan membantu persalinan. Mereka juga diperbolehkan menangani pasien dari fase kehamilan, konsul KB hingga melahirkan.

“Kami kan sudah tingkat tiga, jadi sudah di tingkat menolong. Menyenangkan rasanya bisa mengaplikasikan pelajaran di lab ke dunia nyata meski masih diawasi oleh bidannya. Tapi ada saja pasien yang tidak mau ditangani. Mungkin mereka masih meragukan kapasitas kami yang masih berstatus mahasiswi,” ujar Putri.

Meski begitu, memberi pengertian secara lembut dan membujuk mereka agar mau ditangani itu hal yang wajib dilakukan kata putri.

Putri berpesan kepada mahasiswi kebidanan tingkat 1 dan 2 untuk belajar dengan sungguh-sungguh dan percaya diri dengan keilmuan mereka. Mempersiapkan perlengkapan pribadi, fisik, dan mental sebelum berangkat praktik itu penting. Lebih penting lagi mempersiapkan ilmu dan kecakapan untuk menangani pasien. Jadi Putri berharap adik-adik tingkatnya tetap semangat dan sungguh-sungguh dalam belajar baik teori maupun praktik.[]

Potret Registrasi Peserta Yudisium Kebidanan Universitas Malahayati

MAHASISWI Program Studi Kebidanan angkatan 2012 berkumpul di Ruang 1.23 Gedung Perkuliahan Universitas
Malahayati hari ini. Mereka sedang membicarakan persiapan yudisium sekaligus melakukan registrasi yudisium.
Sekitar 148 mahasiswi Program Studi Diploma III dan Diploma IV akan melakukan sumpah dokter pada hari Jumat,
11 September 2015.

Wajah bahagia nampak jelas terlihat pada mereka, seolah tanggung jawab yang diemban selama ini terbayar dengan gelar Amd.Keb dan SSiT. Saling memeluk, mengucapkan selamat dan cipika-cipiki adalah refleksi kebahagiaan mereka.

Menurut Gusliana, kordinator yudisium yang juga mahasiswi kebidanan angkatan 2012, ada beberapa kesepakatan khusus
yang harus dipenuhi oleh para calon bidan dan bidan pendidik untuk yudisium kali ini. Misalnya membawa
plakat yudisium dan menggunakan kebaya berwarna pink atau hijau tosca. Kesepakatan ini dibuat demi
keseragaman dan keindahan yudisium nanti.

Berikut potret sosialisasi persiapan yudium Program Studi Kebidanan Diploma III dan Diploma IV Universitas
Malahayati:

5 1 2 3 45