Posts

Peresmian Seragam Mahasiswa/i Keperawatan Malahayati Akan Dilaksanakan Besok!

UNIVERSITAS Malahayati akan mengadakan acara peresmian seragam mahasiswa/i Akademi Keperawatan (Akper) tingkat 1. Acara ini akan dihadiri oleh Rektor, Dosen, serta Mahasiswa/i Akper Universitas Malahayati.

Hari/ Tanggal: Kamis, 26 April 2018

Tempat            : Malahayati Career Centre (MCC) Universitas Malahayati

Acara ini akan diresmikan oleh Aryanti Wardiyah, Ns.,M.Kep.Mat selaku Direktur Keperawatan  Universitas Malahayati.[]

Kesan Mahasiswa Cyberjaya Malaysia Puasa di Universitas Malahayati

MAHASISWA keperawatan Universitas Cyberjaya Malaysia melaksankan ibadah puasa di Universitas Malahayati. Tujuan mahasiswa Cyberjaya di Universitas Malahayati adalah untuk melaksanakan proses study dan praktikum di Rumah Sakit Bintang Amin. Mahasiswa Cyberjaya bersama dosen pembimbingnya Mr Ejam terlihat semangat menyambut bulan suci ramadhan di Indonesia.

“Puasa di Indonesia tentunya ada perbedaan dari segi makanan dan dari segi waktu jeu,” kata Aizatul Binti Mohd Zulkefli, salah seorang mahasiswa Cyberjaya.

Aizatul juga menambahkan, Ia sangat merindukan keluarganya yang di Malaysia tapi semua kerinduan itu harus di tahan untuk sementara waktu. Aizatul mengganti kerinduan kepada keluarganya dengan bersabar dan menganggap semua yang ia kerjakan itu sebagai ibadah kepada Allah SWT. Aizatul bersama teman-teman cyberjaya lainnya makan sahur dan berbuka di Kabara Kaffe Malahayati. Ia juga melaksanakan salat tarawih di masjid Malahayati.

“Salat tarawih bedanya dalam jumlah rakatnya saja. Kalau di Malaysia kami mendengar ceramah setelah salat tarawih, tapi kalau di Universitas Malahayati setelah salat isya ada ceramahnya lalu setelahnya dilanjutkan dengan salat tarawih,” kata Nurul Ashiken Binti Alrizal, mahasiswa Cyberjaya.[]

Shinta Arini Ayu: Dari Malahayati Untuk Malahayati

SHINTA Arini Ayu akrab disapa Chinta adalah dosen Fakultas Keperawatan Universitas Malahayati. Ia lahir di Terbanggi besar, 27 tahun lalu. Ia merupakan lulusan malahayati yang kini mengabdikan diri di kampus tempatnya menimba ilmu dulu.

“Dari Malahayati untuk Malahayati,” kata Chinta sambil tersenyum.

Dengan nada lembut dan wajah ramah ia menyambut kedatangan malahayati.ac.id  di ruang dosen keperawatan Universitas Malahayati. Ia pun bercerita, telah menyelesaikan Program Studi Ilmu Keperawatan dan profesi pada tahun 2011. Sebelum akhirnya mengambil gelar Magister di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Malahayati dan lulus tahun 2015. Sebelum bergabung di Malahayati ia sempat membuka klinik di Arisalah Teluk Betung.

Pada tahun 2013 ia bergabung ke Universitas Malahayati, sambil mengambil gelar Magister Kesehatan. Karena belum bergelar Magister, pada saat itu ia diberi kepercayaan untuk menjadi preseptor klinik. Saat ini ia mengampu mata kuliah Keperawatan Medikal Bedah, Kegawat Daruratan, Manajemen Pasien Safety, dan Sistem Imun dan hematologi.

Anak sulung dari dua bersaudara ini mengatakan banyak sekali kesan menyenangkan selama berada di Malahayati.

“Sejak lulus SMA, saya menghabiskan waktu di Malahayati dengan sangat menyenangkan. Saat bekerja perasaan sama tetap saya rasakan. Solideritas antar rekan kerja begitu terasa. Istilahnya makanan sebungkus aja kami bagi bersama. Yang penting berbagi,” kata Chinta.

Ia berharap iklim di Malahayati akan tetap sesolid ini, jiwa sosial yang kampus tanamkan kepada mahasiswa mampu diimplementasikan dengan baik.

“Jujur saja, penyantunan anak yatim yang rutin dilakukan Malahayati adalah poin penting bagi saya. Hal itu yang membuat saya yakin bahwa saya berada di tempat yang tepat hingga saat ini,” ujar Chinta.[]