Posts

Harapan Malika Terhadap Kegiatan Berbagi Mukena BEM Fakultas Teknik

Badan Eksekutif Mahasisiwa Fakultas Teknik (BEM FT) gelar pembagian mukena. Kegiatan ini berlangsung pada 27 Juni 2016. Bulan suci Ramadhan ini menjadi kesempatan mereka untuk berbuat baik. Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi kepada sesama yang membutuhkan.

“Kegiatan ini Bertujuan untuk berbagai kepada sesama yang membutuhkan,” ujar Malika Al-Farisia, Wakil Gubernur BEM FT

Menurut Malika dengan diadakannya kegiatan tersebut maka rasa kepedulian kita terhadap sesama akan menjadi lebih erat. “Dengan kegiatan ini rasa  kepedulian dan hubungan sosial terhadap sesama menjadi ebih erat dan berkesinambungan,” ujar Malika.

Malika juga menambahkan bahwa ia berharap agar BEM FT mapun mahasisiwa lainnya dapat berbagi lagi dengan hal-hal yang lebih bermanfaat, dalam jasa maupun barang baik di bulan suci Ramadhan juga di bulan-bulan lainya. []

Harapan Yolan untuk Gubernur FKM Baru Terpilih

SEORANG Mahasiswa tingkat tiga Fakultas Kesehatan Masyarakat, Yolan Sasana Putra. Pasalnya pria yang akrab disapa Yolan, pernah dilantik menjadi Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (BEM FKM) pada 28 Mei 2015 lalu. Dan mengakhiri masa jabatannya pada 24 Mei 2016.

Ia lahir di Kotabumi, 06 Juni 1995 tak menyangka telah usai masa jabatan selama satu periode. Tak sedikit hal hal menarik yang ia dapatkan selama ia menjabat sebagai gubernur fakultas kesehatan masyarakat. “Hal yang menarik saat kita melalukan kegiatan bersama sama sedih senang kita hadapi bersama sama,” ujar Yolan.

Ia menjabat sebagai gubernur karna iya ingin memajukan BEM Fakultas Kesehatan Masyarakat dengan cara membuat BEM ini lebih dikenal oleh mahasiswa, menjadikan Fakultas Kesehatan Masyarakat lebih solid, saling peduli, memiliki rasa kekeluargaan, dan juga menambah pengalaman menjadi seorang pemimpin yang amanah.

“Saya berharap semoga dipengurusan yang baru bisa lebih baik lagi dan selalu menjaga nama BEM FKM khususnya dan selalu bekerjasama dalam melakukan kegiatan. Harapan untuk Desy yang terpilih sebagai gubernur baru BEM FKM, semoga dapat merangkul semua angkatan untuk berkerjasama di organisasi ini,” tambahnya.[]

Harapan dan Pesan Dwiko Untuk Ketua Forsami Baru Periode 2016-2017

FAKULTAS Kedokteran Umum menggelar Musyawarah Besar Forum Silaturahmi Asisten Dosen ke-3 Universitas Malahayati Bandar Lampung di tax centre 3 juni 2016. Acara ini dihadiri oleh penanggungjawab laboratorium, tamu undangan serta mahasiswa/i asisten dosen dari berbagai laboratorium.

Hardwiko Defityanto, adalah seorang mahasiswa program studi kedokteran umum angkatan 2012 yang menjabat sebagai ketua Forsami periode 2015-2016. Pria yang akrab disapa Dwiko ini berasal dari laboratorium anatomi. Dalam musyawarah besar 3 Juni lalu, ia sedang melanjutkan studi coas di Rumah Sakit Haji, Medan. Jadi ia diwakilkan oleh wakil ketua Forsami, Tri Sasangka dari laboratorium Biomed angkatan 2012.

Menurut Dwiko, Forsami merupakan suatu wadah silaturahmi asisten dosen di lingkup Malahayati, yang didalamnya terdapat asisten dosen yang turut berperan dalam proses belajar mengajar di Malahayati. Guna mendukung visi misi serta kemajuan almamater tercinta. Hal itu merupakan suatu kebahagiaan tersendiri bagi Dwiko.

Ia mengaku banyak hal menarik semasa jabatannya.” Banyak suka dukanya, menyatukan 11 kepala (11 lab) yang masing- masing memiliki koordinator lab dan asisten dosen yang berbeda beda. Hal ini merupakan suatu kesempatan untuk saya belajar, bagaimana berorganisasi, memanage semuanya agar tetap akur antar lab, serta lancar nya belajar mengajar di laboratorium,” ujar Dwiko.

“Tentu harapannya banyak untuk Ketua Forsami periode 2016-2017, semoga kedepannya ketua yang baru dapat membawa Forsami lebih maju lagi, lebih banyak berinovasi untuk mengembangkan potensi generasi terbaik bangsa yang menempuh pendidikan di almamater tercinta khususnya program studi kedokteran umum. Tentu kedepan akan semakin berat tantangannya dan akan banyak cobaan, tetapi semua harus kuat, Fahmi tak hanya kerja seorang sendiri, melainkan terdapat badan pengurus yang tentu berperan penting untuk kemajuan bersama, sama halnya dalam kepengurusan saya. Saya berpesan, untuk selalu menjaga solidaritas antar sesama, loyal kepada siapapun, dan tentunya selalu libatkan Allah dalam segala kegiatan. Jangan lupakan hal itu!,” tambahnya.[]

Adi Prasetia; Antusias Mengajar di Teknik Lingkungan

MEMAKAI kaos polo yang telah selesai mengajar, seorang dosen fakultas teknik Universitas Malahayati, Adi Prasetia ST MSi ternyata seorang alumni fakultas teknik lingkungan Universitas Malahayati.

Ia seorang alumni angatan 1995 pada masa itu. Karena kepeduliannya terhadap jurusan teknik lingkungan, ia sangat antusias dan bersemangat mengajar kembali untuk dapat terlibat memajukan teknik lingkungan.

Selain mengambil S1 di Universitas Malahayati, ia pun mengambil S2 perencanaan wilayah di Institut Pertanian Bogor (IPB). Ia mulai bergabung dengan Universitas Malahayati pada 2013 menjadi seorang dosen pengampu pengantar teknik lingkungan dan sistem informasi lingkungan.

Dosen yang merupakan dosen luar biasa ini, melihat beberapa berkembangan yang terjadi dari awal Universitas Malahayati dibentuk hingga sekarang. Ia mengaku melihat banyak sekali perkembangan di kampus dengan ini yang telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas. []

Harapan & Motivasi

Bekerja atau apapun yang kita lakukan  merupakan pekerjaan hati, dan selanjutnya bahasa hati adalah  bahasa kasih sayang, atau cinta kasih, kelembutan, ketulusan, kesabaran, ketenangan, kearifan, kebijaksanaan dan lain-lain.

Ketika kita mampu  mengemas  bahasa hati tersebut didalam  hati kita, berhubungan/bersosialisasi dengan  rekan kita secara langsung pun akan mendapat  respon  positif  yang akan kita terima pada saat itu, tanpa kita sadari, kita menjadi  medan  magnet  bagi mereka..

Ketika kata-kata positif  yang  kita sampaikan  kepada orang lain akan  memiliki kekuatan  positif, dan dapat  membuat seseorang menjadi termotivasi, semangat serta optimis, maka kita telah membuat seseorang  tersebut menjadi senang. Sementara ketika kita melontarkan  kata-kata negatif maka  kata-kata tersebut berpotensi melemahkan, dan membuat seseorang menjadi putus asa, kecewa , sedih, kurang bersemangat,  dan membelenggu kreatifitas, dan jelas secara tidak langsung kita telah  membuat orang tersebut terbelenggu.

Ketika kita mengucapkan  kata “ Saya tidak bisa”,  perasaan apa yang kita rasakan ? tentu pastinya ada perasaan  tidak  nyaman. Bukan karena  tidak bisa, akan tetapi kalimat tersebut  akan  membelenggu potensi yang ada pada diri kita, hal ini secara otomatis akan  mempengaruhi sikap pasif dan kurang berenergi pada diri kita, bila hal ini kita lakukan berulang – ulang dalam kurun waktu yang lama , maka otomatis pula potensi kita akan selalu  terpendam  selama  kurun  waktu  tersebut berjalan , dan menjadikan keyakinan yang menghambat.

Coba kita bandingkan dengan  kata positif  berikut “ Saya yakin bisa” atau “Saya bisa melakukanya” apa yang akan kita rasakan? Pasti ada perasaan optimis, yakin dan ingin mencoba  karena ada energi, ketika  hal ini dilakukan dengan berulang kali , maka energi tersebut semakin besar dan secara otomatis otak kita akan bekerja dan mencari jalan nya sendiri

Kata kata yang kita gunakan  mempengaruhi kerangka fikiran dan Kondisi emosional yang kita rasakan. Penggunaan kata–kata yang tepat dan positif akan memicu motivasi dan perasaan untuk bertindak (Adam Khoo)

 Memang menyenangkan ketika inspirasi bisa selalu datang dari hal-hal terkecil di sekitar kita dan kita selalu dan selalu terus produktif.

Namun ada kalanya kita terkadang  tidak mood melakukan apapun juga, padahal kita membutuhkan dan harus memenuhi apa yang menjadi kebutuhan kita, kita butuh cita-cita, ilmu,  kita butuh teman dekat, bahkan kita tidak munafik kitapun juga butuh materi untuk mengisi kantong kita.serta butuh motivasi untuk mengerjakan tugas atau membuat sebuah karya.

Berikut adalah beberapa  tips yang saya ambil dari berbagai sumber untuk menumbuhkan motivasi kita meskipun kita sedang tidak mood atau kehilangan inspirasi. Dan semoga bermanfaat :

  1. Rancang visimu

Salah satu alasan terbesar mengapa kita kehilangan motivasi adalah kita kehilangan hubungan dengan visi kita. Khususnya visi mengenai apa yang kita ingin capai.

Tentukan apa yang ingin kita capai, ciptakan alasan kita bisa mengerjakannya serajin mungkin, buatlah goal.

  1. Mengapa

Ketika kita kehilangan motivasi, kita sering tidak menemukan alasan mengapa harus melakukan apa yang biasanya/ingin kita lakukan. Cobalah untuk menciptakan alasan yang diperuntukkan bagi orang lain. Membantu orang lain adalah proses yang berkesinambungan dan membuatmu terus mencari cara-cara baru menyediakan solusi bagi masalah tertentu.

  1. Buat deadline.

Berikan dirimu sendiri batas waktu untuk menyelesaikan sesuatu. Kerjakan sebanyak mungkin dalam jangka waktu tertentu. Dan lihatlah apa yang bisa kita capai dalam keadaan “kepepet.”

  1. Beristirahat.

Terkadang kehilangan motivasi tanda bahwa kita harus mengambil waktu istirahat. Bangkitlah dari depan komputer, pekerjaan rumah, pergilah keluar dan menghirup udara segar dengan segera.dengan demikian oksigen akan mengalir kembali ke otak kita sehingga energi dan nutrisi untuk berfikir kembali terkumpulkan.

Perhatikan sekelilingmu, cobalah untuk menghargai setiap hal kecil, mengobrol dengan teman, tetangga,  dengan sahabat . Beristirahat akan memberimu energi serta inspirasi baru. Bahkan kita masih teringat dengan lantunan lagu Ebiet, jikalau perlu marilah kita “ tanya pada rumput yang bergoyang.

  1. Lakukan pekerjaan yang kita cintai

Terkadang apa yang harus kita lakukan bukanlah apa yang kita cintai. Jika kita merasa hampa mengerjakan sesuatu, buatlah rencana untuk meninggalkannya. Tidak ada gunanya melakukan hal yang tidak kita cintai sendiri.

Kerjakan apa yang paling membuat kita merasa senang melakukannya. Carilah cara agar kecintaan kita itu dapat membantu orang lain juga cinta.

“jika kita tidak suka dengan apa yang terjadi dalam hidup ini, kita hanya perlu merubah kesadaran (fikiran atau perasaan )kita, maka dunia akan berubah untuk kita” (levenson, 1993)

  1. Baca tulisan motivasional

Bacalah buku-buku atau situs dan blog motivasional. Ini berguna untuk mengingatkan kita mengapa kita melakukan apa yang kita lakukan.

Di akhir tulisan kita bisa menemukan sejumlah situs motivasional dan pengembangan diri yang bisa kita cicipi.

  1. Berkompetisi

Masukilah lingkungan yang kompetitif agar memicu semangatmu. Kumpulkan teman atau rekan sejawat yang melakukan hal yang sama denganmu, bandingkan pencapaian kalian dalam jangka waktu tertentu.

  1. Bergaul dengan orang yang termotivasi

Sadarkah kita ketika berada di sekitar orang-orang yang positif, getaran mereka akan menyentuhmu secara alami juga. Kita akan merasa termotivasi dan tergerak untuk bertindak. Berkumpullah bersama teman atau orang-orang positif. Bookmark dan bacalah blog-blog yang berisi hal-hal positif, menyenangkan dan memotivasi.

  1. Ingat hal-hal yang kita syukuri

Bisa jadi keluargamu, teman-temanmu, pasanganmu, kesehatan, kehidupanmu dll. Buatlah daftar hal-hal yang kita syukuri. Simpanlah dalam bentuk file komputer atau buku jurnal/diary. Sadari ada banyak orang yang belum memiliki hal-hal yang kita miliki sekarang.yakin bahwa nikmat kita akan selalu ditambah, jika kita selalu ajeg dalam bersyukur. Kapanpun kita merasa kehilangan motivasi, lihatlah kembali daftar ini untuk mengingatkanmu mengapa hidup layak perlu diperjuangkan.

10. Stok Ide

Buatlah daftar stok ide hal-hal menyenangkan yang bisa kita lakukan. Entah itu berkunjung ke tempat tertentu, membuat karya seni tertentu, atau draft tulisan.

Menjadi sukses adalah  impian semua orang. Tentunya untuk itu diperlukan motivasi yang kuat untuk mengatasi tantangan untuk mencapai apa yang Anda inginkan. Motivasi ini harus ditumbuhkan dari dalam diri sendiri. Anda bisa saja membaca ratusan buku atau pergi ke puluhan seminar untuk memperoleh suntikan motivasi, namun hal yang sering terjadi adalah kenaikan emosi sesaat untuk berubah. Barangkali ini bertahan satu atau dua minggu dan setelah itu Anda merasa semuanya kembali menjadi biasa-biasa saja seperti kondisi yang lama. Pernahkah merasa begitu?

Motivasi adalah pohon yang Anda siram dengan potensi diri anda

Kalau Anda mau menurunkan berat badan, pastikan Anda bersama teman-teman yang mempunyai tujuan sama. Kalau Anda ingin membangun bisnis, bertemanlah dengan orang-orang yang sudah berkecimpung di dunia bisnis atau mereka yang mau memulai bisnis. Anda bisa memperoleh energi dan motivasi dari mereka. Akan sangat mudah untuk termotivasi ketika Anda memperoleh support. Apa yang Anda rasakan sebagai rintangan ketika bekerja sendiri bisa teratasi dengan bantuan dan dukungan teman-teman yang bervisi sama.

“ Harapan merupakan tujuan untuk membuat kita termotivasi.”

“Capailah harapan itu dengan memupuk motivasimu”

 

(Tabloid LIMA Universitas Malahayati)