Posts

Malahayati gelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1438 H

Universitas Malahayati menggelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1438 H

Setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Universitas Malahayati mengadakan Halal Bi halal pada hari pertama masuk kerja senin 03 Juli 2017 di Gedung Graha Bintang Universitas malahayati. Acara tersebut dihadiri oleh Rektor Universitas Malahayati  Dr.Muhammad Kadafi,SH,MH, dan seluruh jajaran sivitas akademika Universitas Malahayati.

Acara dimulai pukul 10.00 WIB dengan sambutan singkat Rektor Universitas Malahayati Dr.Muhammad Kadafi,SH,MH. Pada kesempatan ini, ia mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri  kepada hadirin.

“Alhamdulillah ini momentum saling bermaafan, saya mewakili keluarga besar Yayasan Alih Teknologi dan keluarga besar Universitas malahayati mengucapkan selamat hari raya idul fitri mohon maaf lahir dan batin.”ujarnya.

Dalam sambutannya Rektor Universitas Malahayati DR.Muhammad Kadafi,SH,MH menyampaikan bahwa  pentingnya tetap menjaga dan meningkatkan semangat Ramadhan pada diri kita. Kemudian pada kesempatan ini juga bpk DR.Muhammad Kadafi,SH,MH menyampaikan  untuk  mengembangkan rasa memiliki dan kecintaan seluruh sivitas akademika terhadap Universitas Malahayati, dengan begitu Universitas Malahayati akan terus maju lagi kedepannya.

acara ditutup dengan berdoa yang dipimpin oleh bpk Sutikno,M.Pd.I, kemudian setelah selsai berdoa selanjutnya seluruh karyawan saling bersalaman dan bermaafan.

Malahayati gelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1438 H

Tips Untuk Pemudik yang Ingin Melakukan Perjalanan Mudik ataupun Arus Balik Mudik (Part 3)

SEHUBUNGAN menjelang Hari Raya Idul Fitri, hampir sebagian warga di Indonesia melakukan perjalanan mudik ke kampung halamannya. Baik itu menggunakan kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum. Yang diharapkan semua orang adalah dapat sampai ketempat tujuan dengan selamat dan dapat berkumpul merayakan hari lebaran bersama sanak saudara.

Berikut adalah tips untuk para pemudik yang ingin melakukan perjalanan ke kampung halaman:

IMG_20160705_060731_074

“Ya mungkin saran untuk pemudik. Sebelum mudik harus diperhatikan terlebih dahulu kelengkapan kendaraan, seperti mengecek keamanan kendaraan dari mulai ban, mesin, surat surat dan jangan lupa membawa ban cadangan jika perlu. kemudian ketika hendak mudik ketujuan yabg diinginkan hendaknya faham mengenai jalur-jalur macet sehingga bisa mengantisipasi kemacetan. Barang bawaan jangan lupa dicek kembali,” ujar Jeyan Retno, Mahasiswa Fakultas Ekonomi angkatan 2013.

IMG_20160707_005314_273

“Hati-hati di jalan, jika membawa kendaraan, ikutin rambu-rambu lalu lintas. Jangan sebronongan membawa kendraan yaa, jika sudah lelah atau mengantuk langsung istirahat terlebih dahulu, utamakan keselamatan anda!,” ujar Oxvaria Izanti, Mahasiswa Program Studi Kebidanan angkatan 2014.

IMG_20160707_005333_198

“Tipsnya dan sarannya, jika lelah langsung istirahat, jika mengantuk mampir ke hotel, jika hujan neduhlah, jika panas sempatkan mandi, jika lapar segeralah makan, jika haus segeralah minum, utamakan kenyamanan dan keselamatan anda selama perjalanan!,” ujar Heni Lestyowati, Mahasiswi Teknik Sipil angkatan 2014.

Apasih Zakat Fitrah Itu? Bagaimana Hukumnya Dalam Islam?

ZAKAT Fitrah, tidak asing lagi ditelinga para muslim di dunia. Apalagi ketika menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Namun apasih sebenarnya hukum dan tujuan umat muslim membayar Zakat Fitrah?. Zakat Fitrah yang diwajibkan atas diri setiap individu lelaki dan perempuan muslim yang berkemampuan dengan syarat-syarat yang ditetapkan. Kata Fitrah yang ada merujuk kepada kesucian ketika manusia baru diciptakan, dengan kata lain dengan membayar Zakat Fitrah, dengan Izin dan ridho Allah SWT manusia kembali kepada keadaan fitrah atau suci.

Yang berkewajiban membayar:

Setiap muslim diwajibkan untuk mengeluarkan zakat fitrah untuk dirinya, keluarganya dan orang lain yang menjadi tanggungannya baik orang dewasa, anak kecil, laki-laki maupun wanita. Dengan syarat ia memiliki kelebihan makanan atau hartanya dari keperluan tanggungannya pada malam dan pagi hari raya. Selain itu, anak yang lahir sebelum matahari jatuh pada akhir bulan Ramadan dan hidup selepas terbenam matahari. Memeluk Islam sebelum terbenam matahari pada akhir bulan Ramadan dan tetap dalam Islamnya. Seseorang yang meninggal selepas terbenam matahari akhir Ramadan, juga diwajibkan membayara Zakat Fitrah.

Besar Zakat:
Besar zakat yang dikeluarkan menurut para ulama adalah sesuai penafsiran terhadap hadits adalah sebesar satu sha’ (1 sha’=4 mud, 1 mud=675 gr) atau kira-kira setara dengan 3,5 liter atau 2.7 kg makanan pokok (tepung, kurma, gandum, aqith) atau yang biasa dikonsumsi di daerah bersangkutan (Mazhab syafi’i dan Maliki)

Waktu Pengeluaran:
Zakat Fitrah dikeluarkan pada bulan Ramadan, paling lambat sebelum orang-orang selesai menunaikan Salat Ied. Jika waktu penyerahan melewati batas ini maka yang diserahkan tersebut tidak termasuk dalam kategori zakat melainkan sedekah biasa.

Penerima Zakat secara umum ditetapkan dalam 8 golongan/asnaf (fakir, miskin, amil, muallaf, hamba sahaya, gharimin, fisabilillah, ibnu sabil) namun menurut beberapa ulama khusus untuk zakat fitrah mesti didahulukan kepada dua golongan pertama yakni fakir dan miskin. Pendapat ini disandarkan dengan alasan bahwa jumlah/nilai zakat yang sangat kecil sementara salah satu tujuannya dikeluarkankannya zakat fitrah adalah agar para fakir dan miskin dapat ikut merayakan hari raya dan saling berbagi sesama umat islam.

|Sumber: wikipedia.org

Ucapan Hari Raya Mahasiswa Malahayati Kepada Para Pembaca (Part 2)

Tak terasa hari kemenangan untuk seluruh umat muslim, yaitu Idul Fitri tahun 1437 H sudah di depan mata. Seperti biasanya, mengatakan maaf dan saling memaafkan sudah menjadi suatu tradisi yang menghiasi Idul Fitri, di mana tujuannya tidaklah lain di hari kemenangan ini sesama umat sama-sama memperbaiki diri, merajut silaturahmi dengan berbesar hati mengatakan maaf serta menerima maaf. Apabila memang jarak serta juga saat tak dapat membuat sama-sama bertatap langsung serta berjabat tangan untuk sama-sama maaf memaafkan.

Mengemukakan rangkaian kata-kata ucapan selamat Idul Fitri 1437 melalui sosial media yaitu satu diantara jalan keluar bila memang tidak dapat bertemu dengan cara langsung dengan keluarga, saudara, kerabat, sobat serta sesama umat yang lain. Seperti yang telah di ketahui saat ini sudah difasilitasi oleh  banyak media sosial untuk berkomunikasi.

Berikut ucapaan hari raya yang dikemukakan sebagian dari keluarga besar Universitas Malahayati kepada para pembaca:

“Ya pokoknya sisipin aja bagi kawan-kawan atau rekan-rekan untuk berhati-hati dalam perjalanan mudiknya. Dikarenakan ada keluarga yang menanti di rumah. Selamat sampai tujuan, saya Cahya Sukma Pamungkas selaku Bupati Kema Akademi Keperawatan mengucapkan Minal Aidzin Walfaidzin mohon maaf lahir batin,” ujar Cahya Sukma Pamungkas, Mahasiswa Keperawatan angkatan 2014.

“Segenap keluarga mahasiswa Universitas Malahayati Bandar Lampung, lebih khususnya keluarga mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat mengucapkan selamat hari raya idul fitri, mohon maaf lahir dan batin,” ujar Nur Rohmat Soni Setiawan, Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat angkatan 2015.

“Harta paling berharga adalah sabar. Teman paling setia adalah amal. Ibadah paling indah adalah ikhlas. Identitas paling tinggi adalah adalah iman. Pekerjaan paling berat adalah memaafkan. Ery dan sekeluarga mengucapkan Minal Aidzin Walfaidzin, mohon maaf lahir batin maaf atas segala khilaf,” ujar Ery Rizaldy, Mahasiswa Kedokteran Umum angkatan 2014.

Ucapan Hari Raya Mahasiswa Malahayati Kepada Para Pembaca (Part 1)

Tak terasa hari kemenangan untuk seluruh umat muslim, yaitu Idul Fitri tahun 1437 H sudah di depan mata. Seperti biasanya, mengatakan maaf dan saling memaafkan sudah menjadi suatu tradisi yang menghiasi Idul Fitri, di mana tujuannya tidaklah lain di hari kemenangan ini sesama umat sama-sama memperbaiki diri, merajut silaturahmi dengan berbesar hati mengatakan maaf serta menerima maaf. Apabila memang jarak serta juga saat tak dapat membuat sama-sama bertatap langsung serta berjabat tangan untuk sama-sama maaf memaafkan.

Mengemukakan rangkaian kata-kata ucapan selamat Idul Fitri 1437 melalui sosial media yaitu satu diantara jalan keluar bila memang tidak dapat bertemu dengan cara langsung dengan keluarga, saudara, kerabat, sobat serta sesama umat yang lain. Seperti yang telah di ketahui saat ini sudah difasilitasi oleh  banyak media sosial untuk berkomunikasi.

Berikut ucapaan hari raya yang dikemukakan sebagian dari keluarga besar Universitas Malahayati kepada para pembaca:

“Atas nama pengurus BEM -FT Unimal mengucapkan selamat hari raya idul fitri 1437 H. Mohon maaf lahir dan batin. Maafkan apabila ada tutur kata prilaku yang menyakiti hati dan perasaan rekan-rekan di fakultas teknik maupun fakultas lain di Universitas Malahayati, selalu berhati-hati yang pulang kekampung halaman, selamat bersilaturahmi dengan keluarga, selamat berkumpul dengan keluarga, dan semoga tiada kesia-siaan puasa 1 bulan lama nya,” ujar Muhammad Aji Darmawan, Mahasiswa Teknik Lingkungan angkatan 2011.

“Untuk teman-teman saya khusus nya mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Malahayati kakak tingkat 011 012 013 014 dan angkatan 015, serta untuk para pendidik pengajar saya para dosen dan semua teman-teman Malahayati bila ada salah kata terucap, bila hati tegores sikap angkuhku akan dirimu, semoga pintu maafmu selalu terbuka dari hati yang tulus membasuh diri. Minal Aidzin Walfaizin, Mohon Maaf lahir batin,” ujar Leni Oktaviani, Mahasiswi Program Studi Ilmu Keperawatan.

“Buat teman-teman Universitas Malahayati, selamat hari raya idul fitri. Semoga hari yang fitri kali ini kita mendapatkan berkah. Amin,” ujar Jeyan Retno, Mahasiswa Fakultas Ekonomi angkatan 2013.

Bhakti Fadzilah; Perpanjang Umur Dengan Memperpanjang Tali Silaturahmi

Takbiran sudah mulai berkumandang yang artinya esok akan ada hari kemenangan yang disebut Hari Raya Idul Fitri. begitu juga dengan Bhakti Fadzilah Nugraha, seorang mahasiswa Jurusan Kedokteran Umum angkatan 2013. pria asal Pangandaran, Jawa Barat ini akrab disapa Bhakti. ia melakukan perjalanan pulangnya ke kampung halaman pada 30 Juni 2016 lalu.

“Alhamdulillah sewaktu perjalanan pulang tidak terjadi kemacetan dikarenakan sudah terdapat tol Cipali. Jadi yang selain ke daerah Jawa Barat lewat tol semua, jadi yang tujuan Jawa Barat tidak begitu macet,” ujar Bhakti. Ia pun mengaku sangat senang dapat merayakan hari kemenangan bersama keluarga dan sanak saudara.

Lebaran kali ini menurutnya sangat berbeda dari tahun sebelumnya, dikarenakan udah tidak lagi mendapat THR, jadi ia merasa ada yang kurang saat lebaran. Hal itu tak membuat ia kecewa, ia tetap berbahagia bisa berkumpul bersama keluarga besar. Terlebih dirumah sudah disiapkan opor untuk hari esok. Ia mengaku berkumpul bersama keluarga itu sangat penting.

“berkumpul bersama keluarga memang sangat penting, disamping untuk menjaga tali silahturrahmi bersama keluarga ditambah jika di kampung suka pada keliling ke tetangga tetangga. Itung itung memperpanjang tali silaturrahmi, kan kata hadis juga barang siapa yang memperpanjang tali silaturahmi maka akan allah panjangkan juga umurnya. Jadi itung itung nambah umur kita supaya bisa ketemu hari yang fitrah lagi,” tambahnya,[]

Persiapan Intan Dalam Menghadapi Hari Raya Esok

BULAN Ramadhan kunjung habis ditambah dengan usainya sudah proses pembelajaran pada perkuliahan semester genap. Waktu ini saat cocok untuk dapat kembali ke kampung halaman untuk bertemu tatap bersama keluarga tercinta. Seperti halnya dengan Intan Aisyah, mahasiswa Fakultas Kedokteran angakatan 2013 Universitas Malahayati. Wanita cantik asal Cianjur, Jawa Barat ini akrab disapa Intan.

Intan mengaku bahwa  yang ia persiapkan untuk hari raya ini adalah kesabaran dan keikhlasan seperti orang-orang pada umumnya. kali ini ia tengah mempersiapkan kue-kue, makanan-makanan seperti ketupat, opor ayam dan makanan khas daerah yaitu uli atau didaerahnya disebut ulen. “Untuk lebaran kali ini tidak ada baju lebaran, mungkin karena sudah besar. Jadi sudah tidak kepikiran lagi untuk membeli baju lebaran. Tetapi walaupun seperti itu, perasaan tetap senang dan bahagia tak terhingga bisa bersama keluarga tercinta,” ujar Intan.

” Intan mengucapkan Happy Idul Fitri 1437 H, minal aidzin walfaidzin, mohon maaf lahir dan batin. Kepada seluruh dosen, staf-staf di malahayati, ayah Rusli Bintang, ayah dan ibu asrama, satpam-satpam dan semua yang bekerja di malahayati yang selalu membersihkan lorong asrama, mahasiswa/i Universitas Malahayati, temen-teman Vetebrae pokoknya semuanya yang tidak bisa disebutkan satu persatu, saya ucapkan terimakasih atas bantuannya, mohon maaf jika ada salah kata dan perbuatan, selamat idul fitri, semoga hari, bulan dan tahun selanjutnya bisa lebih baik lagi, dari sebelumnya. Amin,” ucap Intan.[]