Posts

Potret Keseruan Acara Informal Pada Closing HUT TBM Coronarius

TBM Coronarius gelar Closing Hari Ulang Tahun (HUT), acara ini dilatarbelakangi oleh usainya serangkaian acara dalam memperingati Hari Ulang Tahun TBM Coronarius pada 01 Agustus 2016 kemarin. Acara ini digelar pada Sabtu, 19 November 2016 di Talk Center Malahayati. Acara ini dibagi menjadi dua yakni acara formal dan acara informal.

Pada acara informal dimulai pada pukul 19.30 hingga 23.00 WIB. Acara informal ini mengambil tema Autumn. Closing HUT TBM dihadiri oleh seluruh anggota TBM Coronarius angkatan 8 dan 9, DPO angkatan 7 dan anggota Purna. Sebelum dimulainya acara Closing HUT TBM Coronarius, terdapat acara makan bersama terlebih dahulu. Serangkaian acaranya antara lain pemutaran video TBM, pembacaan pemenang lomba Coronarius Cup (seluruh games diambil juara 1,2,3 dan terakhir Juara Umum CorCup), pemenang lomba Video HUT TBM Coronarius, games, Penampilan per Angkatan 7,8,9 TBM Coronarius, pemenang kostum terbaik pria dan wanita, lalu terakhir pemutaran video.

Berikut potret keseruan acara pada acara informal Closing HUT TBM Coronarius:

14800707945481480070777687148007078309914800707995651480070815512148007085455514800710281611480071097865148007104398314800710579591480071063759

BEM FK Gelar Bulan Bakti dan Bulan Aksi

BADAN Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran (BEM FK) Universitas Malahayati gelar Bulan Bakti sekaligus Bulan Aksi. Acara ini merupakan program kerja dari Divisi Pengabdian Masyarakat BEM FK, yang berlokasi di Puskesmas Kemiling pada Sabtu, 15 Oktober 2016. Acara ini mengundang ibu-ibu dan balita di sekitar puskesmas.

Acara ini merupakan program dari ISMKI Nasional, acara ini mengusung tema “Hello! Good Nutrition”, jadi fokus mengenai Gizi seimbang. Temanya ini tentang Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang juga merupakan salah satu program pemerintah dalam peningkatan taraf kesehatan ibu dan anak. Tak lupa acara ini juga bertujuan untuk menurunkan angka morbiditas dan mortalitas ibu dan anak, karena ibu dan anak adalah salah satu tonggak besar bangsa.

Serangkaian acara yakni penyuluhan tentang gizi, pembagian doorprize dan di akhir terdapat pemeriksaan tensi darah + konsultasi kesehatan ibu dan anak secara gratis. “Alhamdulillah lancar, antusias ibu-ibu disana juga excited, banyak yang bertanya dan berharap acaranya bisa rutin diadakan. Harapannya dari kami semoga acara ini bisa rutin diadakan, walaupun diluar proker ISMKI. Jadi pure dari BEM FK nya sendiri. Selain tujuan utamanya untuk promotif, preventif dan kuratif masalah kesehatan, disamping itu nama kampus hijau ini juga bisa terdengar diluar,” ujar Desta Wulan Restu, Selaku Ketua Pelaksana.[]

Potret Keasrian Air Terjun Telaga Janda di Jambi

Seorang Mahasiswa Program Studi Kedokteran Umum Universitas Malahayati angkatan 2014, Bobi Promondo. Pria asal Jambi yang membagi edisi liburannya selama liburan panjang semester genap ke Air Terjun Telaga Janda. Ia dan teman-temannya tepat dihari weekend, berangkat menuju destinasi pukul 10.00. Selama perjalanan mereka menempuh hingga dua jam perjalanan.

Sesampainya disana, mereka sudah mulai dijamu oleh keasrian air terjun nan cantik. Keindahan tersembunyi ini memiliki tujuh tingkatan ini teramat dingin dan jernih tanpa terkontaminasi dengan hiruk pikuk perkotaan. Mereka merasa sangat puas dan senang, kelelahan mereka terbayar disini.

Berikut potret keasrian Air Terjun Telaga Janda di Jambi:

1472820418882 1472820395654 14728203402801472820393521 1472820365613 1472820421129 1472820361298

Edisi Liburan Bobi; Keindahan Tersembunyi Air Terjun Telaga Janda di Jambi

SEORANG Mahasiswa Program Studi Kedokteran Umum Universitas Malahayati angkatan 2014, Bobi Promondo. Pria asal Jambi yang membagi edisi liburannya selama liburan panjang semester genap ke Air Terjun Telaga Janda. Ia dan teman-temannya tepat dihari weekend, berangkat menuju destinasi pukul 10.00. Selama perjalanan mereka menempuh hingga dua jam perjalanan.

Selama perjalanan, tak disangka mereka melewati jalan yang rusak tanah bebatuan yang belum teraspal. Terdapat perdesaan dan perbukitan yang menemani mereka saat di perjalanan. ternyata rintangan yang mereka hadapi bukan hanya melewati jalan yang rusak, tetapi motor yang digunakan oleh Bobi pun rusak.

“Dipertengahan jalan kita di hadapi oleh suatu masalah yang ternyata motor saya rusak sewaktu ingin menaiki tanjakan yang menurut saya sangatlah tinggi. Ditambah dengan jalannya yang rusak,” Ujar Bobi.

Lelah ditambah terik surya yang kini mulai memanas, ia dan temannya mendorong motor hingga ke atas dan terus mencoba untuk menghidupkan motor kembali. Sunyi sepi tepat diatas bukit mereka mulai memperbaiki motor, hingga memakan waktu satu jam untuk memperbaiki. Alhasil, motor pun hidup kembali dan mereka dapat melanjutkan perjalanan kembali.

Perjalannyan sekitar 15 menit lagi, ia sampai pada tempat tujuan yakni Air Terjun Telaga Janda. Sesampainya disana, mereka sudah mulai dijamu oleh keasrian air terjun nan cantik. Keindahan tersembunyi ini memiliki tujuh tingkatan ini teramat dingin dan jernih tanpa terkontaminasi dengan hiruk pikuk perkotaan. Mereka merasa sangat puas dan senang, kelelahan mereka terbayar disini.

“Rasanyaa wow banget dikarenakan kita mendapat banyak rintangan dan tantangan untuk sampai disini. Tetapi setelah sampai, semua rasa lelah terbayar dari air terjun yang sangat cantik. Disini kita main air dan berfoto hingga menghabiskan hampir 2 jam. Setelah usai, akhirnya kita pulang dengan rasa bahagia,” tambahnya,[]

Universitas Malahayati Unjuk Dua Perserta Lomba Baca Puisi di Ajang Peksemida Lampung 2016

TAK sangka Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Daerah (Peksimida) Lampung dimulai pada hari ini, 16 Agustus 2016. Kali ini pembukaan dilaksanakan di Universitas Lampung. Peksimida kali ini mengusung tema “Melalui Peksimida Kita Tingkatkan Kecintaan Seni Budaya Daerah“. Pada pembukaan kali ini di hadiri oleh Ricko Gunawan S Kep M Kes dan dua peserta lomba baca puisi dari Universitas Malahayati.

Kedua perwakilan lomba baca puisi, yakni Nur Rohmat Soni Setiawan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat angakatan 2015 dan Bobi Promondo dari Fakultas Kedokteran angkatan 2014. Dari sekeluruhan peserta lomba baca puisi yakni 14 mahasiswa/i dari berbagai perwakilan universitas di Lampung. Lomba baca puisi ini terdapat 3 orang juri dari Dewan Kesenian Lampung (DKL).

“Perasaan aku sebenarnya, sebelum tampil dan melihat beberapa orang tampil dengan bagus, aku merasa deg-degan dan tak dapat berkata-kata,tangan dingin bergemetar. Tetapi setelah aku maju, awalnya masih gemetar tapi aku coba untuk relax dan akhirnya aku selesai membacakan puisinya. Mungkin menurut ku cukup sukses. Usai tampil, orang lain bersorak dan mendapatkan banyak tepuk tangan,” ujar Bobi.

Tampil berdua mewakili universitas membuat Bobi sedih dan senang. Sedih karena dari kemarin mengikuti seleksi di kampus, ternyata tak semua bisa mengikuti perlombaan antar universitas dilampung dikarenakan terdapat kendala dari masing-masing peserta. Ia pun merasa senang, karena dapat mengurangi persaingan dan berpeluang besar untuk menang.

“Perlombaan kali ini cukup grogi, jika dibandingkan dengan seleksi perlombaan kemarin di kampus,” ujar Nur Rohmat Soni setiawan yang akrab disapa Wawan.

Ia merasa acara ini tak seru, jika hanya mereka berdua saja yang mewakili Universitas Malahayati. Karena menurutnya tak ramai persaingan.

Hadiri Penutupan sekaligus pengumuman hasi perlombaan Peksimida Lampung 2016 pada Senin, 22 Agustus 2016 di Graha Bintang. Jangan sampai terlewatkan!

Perjalanan Panjang Gusti Menuju Kota Malang

DALAM rangka liburan panjang perkualiahan semester genap, Gusti Mauladi merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran Program Studi Kedokteran Umum Universitas Malahayati angkatan 2015 yang berlibur di tanah jawa bagian timur. Pria yang akrab disapa gusti ini kelahiran asal Banten.

Pada akhir bulan Juli yang lalu ia bersama ketiga sahabatnya melakukan acara rekreasi ke Gunung Bromo tepatnya di Kota Malang. Tujuan utama rekreasinya ialah ingin mengunjungi icon wisata yang terkenal di Jawa Timur. Ia mengaku sangat penasaran akan keindahan Gunung Bromo yang menjadi perbincangan temen temennya dahulu.

Tepat pada 28 Juni 2016, akhirnya ia bersama temannya berangkat menggunakan kereta menuju Stasiun Pasar Senen, Malang. Sebelumnya ia berharapan bahwa ia dapat sampai ke Malang pada Jumat dini hari, tetapi tak sesuai harapan. Dikarenakan kereta tiba lebih awal dari jadwal

Setibanya di Malang pada pukul 01.00 dini hari di stasiun Malang Kota, ia dan teman-temannya melanjutkan perjalanan menuju penginapan di daerah kota malang. Di pertengahan jalan menuju penginapan, ia dan temannya merasa sangat lapar dan lelah. Akhirnya ia memutuskan untuk mencari tempat istirahat sekaligus tempat kuliner khas Malang. Mereka mengunjungi Alun-Alun Kota Malang yang sangat ramai dikunjungi anak muda, yang terlihat sedang asik menyantap kuliner khas Malang. Ia pun tak lupa menyantap yang bisa di bilang terkenal di Malang, Sego Goreng Mawut. Mendengar namanya saja mungkin akan tersenyum geli, tetapi jangan salah makanan ini akan membuat ketagihan.

Seusai menyantap makanan mereka pun langsung berangkat menuju penginapan dan beristirahat. Pagi hati di Kota Malang, mereka sangat menikmati keindahan Kota Malang yang di penuhi orang yang beraktivitas di pagi hari. Dikarenakan perjalanan menuju Gunung Bromo yaitu pukul 01.00 dini hari.

“Jadi aku dan teman-teman harus rela menunggu waktu yang sangat kami tunggu tunggu itu. Selesainya kami bersabar menunggu waktu yang di tunggu-tunggu itu,  akhirnya waktu yang di tunggu pun tiba. Kami di jemput oleh jip yang sebelunya sudah aku pesan saat dirumah,” ujar Gusti.

Jip merupakan kendaraan yang kuat untuk melewati lautan pasir dan jalan yang menanjak di sekitar Bromo. Jip diisi maksimal enam penumpang, dua orang di depan dan empat orang di belakang. Jip-jip tersebut dikelola oleh penduduk Malang untuk perjalanan menuju Gunung Bromo. Kendaraan seperti mobil pada umumnya sangat jarang terlihat, mungkin dikarenakan kurang cocok untuk berjalan di pegunungan dan tanah berpasir.[]

Persiapan Rizka Dalam Mempersiapkan Hari Raya Idul Fitri

SUARA gema takbir sudah berkumandang di setiap mushola dan masjid setempat. bertanda hari kemenangan yakni Hari Raya Idul Fitri akan segera hadir esok. begitu juga dengan seorang mahasiswa Jurusan Kedokteran Umum angkatan 2013 Universitas Malahayati yang juga mempersiapkan segala hal untuk menyambut hari kemenangan Idul Fitri. Rizka Dwi Lestari begitu nama lengkapnya.

Rizka yang juga pulang ke kampung halamannya di Palembang pada 30 Juni 2016 lalu. seusai ujian akhir blok, malamnya ia langsung pulang menggunakan kereta, yang sebelumya menggunakan pesawat untuk sampai ke Palembang. Berangkat ari Bandar Lampung mulai pukul 21.00 hingga sampai dirumah pukul 08.00 1 Juli 2016. ia sempat terlelap istirahat saat didalam kereta dikarenakan kurang tidur saat menjelang UAB kemarin. Tak lupa juga, ia tetap menjalankan kewajibannya untuk tetap berpuasa dihari esoknya. Ia pun ber sahur di dalam kereta.

Rizka pun mengaku sangat senang sesampainya dirumah, dapat berkumpul kembali bersama keluarga tercinta. “Ya seneng, kumpul bersama keluarga, karena sudah lama tidak kumpul full keluarga seperti ini,” ujar Rizka.

Persiapannya untuk menjelang hari raya sibuk-sibuk seru. Jadi dari tadi pagi bantuin mamah masak masakan untuk lebaran besok, bantu-bantu menyusun kue kering, bersih-bersih. tak lupa juga untuk mempersiapkan hidangan untuk esok seperti rendang, ayam goreng, pindang daging, sambel ati, dan kue.

“Rizka mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H, semoga ramadhan tahun ini kita mendapat banyak keberkahan dan semoga tahun selanjutnya kita bisa ketemu ramadhan lagi, semoga kita menjadi pribadi yang lebih baik aamiin dan sekali lagi selamat hari raya idul fitri dan selamat liburan semua,” ucap Rizka

Harapan dan Pesan Dwiko Untuk Ketua Forsami Baru Periode 2016-2017

FAKULTAS Kedokteran Umum menggelar Musyawarah Besar Forum Silaturahmi Asisten Dosen ke-3 Universitas Malahayati Bandar Lampung di tax centre 3 juni 2016. Acara ini dihadiri oleh penanggungjawab laboratorium, tamu undangan serta mahasiswa/i asisten dosen dari berbagai laboratorium.

Hardwiko Defityanto, adalah seorang mahasiswa program studi kedokteran umum angkatan 2012 yang menjabat sebagai ketua Forsami periode 2015-2016. Pria yang akrab disapa Dwiko ini berasal dari laboratorium anatomi. Dalam musyawarah besar 3 Juni lalu, ia sedang melanjutkan studi coas di Rumah Sakit Haji, Medan. Jadi ia diwakilkan oleh wakil ketua Forsami, Tri Sasangka dari laboratorium Biomed angkatan 2012.

Menurut Dwiko, Forsami merupakan suatu wadah silaturahmi asisten dosen di lingkup Malahayati, yang didalamnya terdapat asisten dosen yang turut berperan dalam proses belajar mengajar di Malahayati. Guna mendukung visi misi serta kemajuan almamater tercinta. Hal itu merupakan suatu kebahagiaan tersendiri bagi Dwiko.

Ia mengaku banyak hal menarik semasa jabatannya.” Banyak suka dukanya, menyatukan 11 kepala (11 lab) yang masing- masing memiliki koordinator lab dan asisten dosen yang berbeda beda. Hal ini merupakan suatu kesempatan untuk saya belajar, bagaimana berorganisasi, memanage semuanya agar tetap akur antar lab, serta lancar nya belajar mengajar di laboratorium,” ujar Dwiko.

“Tentu harapannya banyak untuk Ketua Forsami periode 2016-2017, semoga kedepannya ketua yang baru dapat membawa Forsami lebih maju lagi, lebih banyak berinovasi untuk mengembangkan potensi generasi terbaik bangsa yang menempuh pendidikan di almamater tercinta khususnya program studi kedokteran umum. Tentu kedepan akan semakin berat tantangannya dan akan banyak cobaan, tetapi semua harus kuat, Fahmi tak hanya kerja seorang sendiri, melainkan terdapat badan pengurus yang tentu berperan penting untuk kemajuan bersama, sama halnya dalam kepengurusan saya. Saya berpesan, untuk selalu menjaga solidaritas antar sesama, loyal kepada siapapun, dan tentunya selalu libatkan Allah dalam segala kegiatan. Jangan lupakan hal itu!,” tambahnya.[]

Kesan Fahmi Terpilih Menjadi Ketua Forsami

FAKULTAS Kedokteran Umum menggelar Musyawarah Besar Forum Silaturahmi Asisten Dosen ke-3 Universitas Malahayati Bandar Lampung di tax centre 3 juni 2016. Acara ini dihadiri oleh penanggungjawab laboratorium, tamu undangan serta mahasiswa/i asisten dosen dari berbagai laboratorium.

Musyawarah besar ini digelar untuk merevisi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD ART) dan pemilihan ketua Forsami. Hasil pemilihan ketua Forsami yang baru ialah Fahmi Fathul Rahman asisten dosen lab Anatomi 2014 menggantikan Hardwiko asisten dosen lab Anatomi 2012. Fahmi yang dikenal sebagai mahasiswa yang aktif, cerdas, dan juga religius ini kelahiran Sukabumi, 1995.

Ia mengaku tak menyangka dapat terpilih menjadi ketua Forsami, dan siap atau ga siap ia harus dapat mengemban amanah ini. “Saya tidak menyangka sama sekali. Karena sebelumnya memang saya ikut acara Forsami karena kewajiban sebagai asisten saja, ternyata pada pemilihan alhamdulillah di percaya untuk menjadi ketua. Yang pasti insyaallah saya akan kasih yang terbaik buat Forsami dan Malahayati,” ujar Fahmi.

“Sebenarnya tidak banyak hal yang akan di ubah, karena sejauh ini sistem di Forsami sudah cukup bagus. Hanya mungkin sekarang lebih menekankan kepada penelitian seperti syarat syarat mengikuti seleksi asdos, harus membuat satu karya tulis atau sistem remedialnya yang di sisipkan unsur yang mendukung ke arah penelitian,” tambahnya.

Ia berharap semoga Forsami lebih baik lagi, karena prinsip saya tidak perlu naik terlalu tinggi karena takut menjadi beban, lebih baik bertahap setiap tahun ada perbaikan dan ide ide baru yang muncul.[]

Sambutan Tri Sasangka dalam Musyawarah Besar Forsami

FAKULTAS Kedokteran Umum menggelar Musyawarah Besar Forum Silaturahmi Asisten Dosen ke-3 Universitas Malahayati Bandar Lampung di tax centre 3 juni 2016. Acara ini dihadiri oleh penanggungjawab laboratorium, tamu undangan serta mahasiswa/i asisten dosen dari berbagai laboratorium.

Serangkaian acara pada hari ini adalah Pembukaan, pembacaan ayat suci Alquran, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Universitas Malahayati dan Forsami, pemutaran video Alm dr Nurlis, sambutan-sambutan, pembacaan SK, dan penutup. Acara ini dilanjutkan dengan musyawarah besar untuk merevisi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD ART) dan pemilihan ketua Forsami.

Tri Sasangka, sebagai wakil ketua Forsami mewakili Hardwiko sebagai ketua yang berhalangan hadir dalam acara musyawarah besar. Dalam acara ini ia memberikan sambutan dan membacakan Laporan Penanggung Jawaban (LPJ).

“Forsami kita satu! Forsami sudah mengalami peningkatan. Untuk adik dan rekan yg akan menjadi pengurus dan pemimpin formasi yg baru, untuk meningkatkan dan lebih memberikan respect yg lebih agar mampu bersaing di dalam ataupun diluar Malahayati. Saya berharap untuk selalu menjaga kekompakan dan semangat dari masing masing laboratorium. Jangan sampai ada gondok gondokan untuk menjadi yang lebih unggul. Mari bersama jaga nama baik dan kita ubah persepsi dalam mengubah Universitas Malahayati yang mampu bersaing di nasional maupun internasional,” ujar Tri Sasangka asdos Biomed angkatan 2012.[]