Posts

Geguduh, Kuliner Khas Lampung dengan Cita Rasa yang Manis

LAMPUNG kaya akan budaya dan kuliner. Secara kultural, Lampung memiliki dua masyarakat adat, yakni Lampung Sai Batin dan Lampung Pepadun. Keduanya sama-sama memiliki kebiasaan berkumpul. Saat berkumpul, diperlukan makanan yang bisa dinikmati bersama-sama. Selain seruit, Geguduh khas lampung juga bisa disajikan sebagai camilan saat berkumpul.

Geguduh adalah salah satu makanan dengan cita rasa manis yang dimiliki oleh Lampung. Makanan ini merupakan sejenis kue yang bahan baku utamanya adalah pisang pisang yang dihaluskan sampai lembut. Pisang yang sudah dihaluskan ditambah dengan tepung terigu, diaduk hingga merata. Setelah itu anda bisa menambahkan susu, selai, dan rasa lainnya sebelum kemudian digoreng dan disajikan sebagai teman minum kopi atau juga nikmat sebagai sajian dalam acara-acara tertentu.

Pisang yang biasa digunakan dalam makan ini adalah Pisang Kapok. Sedangkan untuk menambah aroma pada kuliner yang satu ini, orang Lampung biasanya menggunakan air kapur sirih, dan juga anda bisa menambah aroma daun pandan. ||Dari berbagai sumber.[]

Rotan ini Dijadikan Lalapan Khas Lampung

ROTAN dapat diolah menjadi makanan? Sebagian orang mungkin lebih mengenal rotan sebagai bahan kerajinan seperti furniture, namun tidak untuk sebagian masyarakat Lampung tradisional. Untuk masyarakat lampung rotan ini diolah menjadi sebuah lalapan yang disebut Umbu.

Secara kultural, Lampung memiliki dua masyarakat adat, yakni Lampung Sai Batin dan Lampung Pepadun. Umumnya masyarakat Lampung gemar berkumpul dan bersilaturahmi. Mereka berkumpul di acara pernikahan, acara adat, atau acara keagamaan. Baik antar keluarga maupun antar tetangga. Umbu khas lampung ini juga bisa disajikan sebagai lalapan saat makan bersama.

Berbicara soal lalapan, tak salah bila berfikir lalapan itu adalah makanan yang berasal dari daun segar maupun yang di rebus. Namun tidak untuk yang satu ini, Umbu ialah lalapan yang terbuat dari rotan muda yang di rebus hingga lunak.

Umbu ini cenderung bercita rasa pahit seperti pare, tetapi pahit umbu ini dapat membangkitkan nafsu makan. Nikmat bila disajikan bersama seruit khas Lampung sebagai pelengkap makanan pokok Anda. ||Dari berbagai sumber.[]

Nikmatnya Menghirup Kuah Gulai Taboh Khas Lampung

LAMPUNG kota yang masih kental dengan adat istiadat, budaya dan tentu saja keragaman kuliner khas lampung. Makanan ini biasanya akan di hidangkan pada acara adat, ataupun saat makan bersama keluarga besar.

Salah satu makanan yang lezat dan sebagai menu wajib di setiap upacara adat adalah Gulai Taboh. Gulai taboh adalah makanan berbahan dasar santan yang dimasak dengan bahan isian lain misalnya udang, ikan, kacang-kacangan, buah melinjo, labu kuning, ubi jalar, dan aneka sayuran yang cocok untuk dimasak dengan santan.

Rasanya yang enak, membuat menu ini menjadi menu andalan di setiap perhelatan akbar upacara adat di Lampung. Salah satu acara adat yang biasa menghidangkan makanan ini adalah acara nayuh yang digelar masyarakat Lampung saibatin di pekon kampung baru, Kota Agung Timur, Tanggamus.

Makanan yang rasanya gurih-gurih pedas ini, bertambah nikmat jika dimakan sebagai teman nasi hangat. Makan kuahnya sambil diseruput, dijamin akan membuat selera makan foodist terpacu.

Ingin tahu bagaimana cara membuatnya?

Dikutip dari Blog lampungtraveller, bahan yang diperlukan seperti:

Udang ukuran sedang, kupas, buang kepala
Ubi rambat kuning, potong dadu
Jagung muda, iris
Kacang panjang, potong
Jagung manis pipil
Daun kemangi
Santan
Cabai merah, iris
Daun salam
1 batang serai, memarkan
1 cm lengkuas, memarkan
½ sendok teh terasi
1 sendok teh garam
Minyak goreng untuk menumis.

Cara memasaknya:

Setelah bahan siap, masak santan hingga mendidih sambil diaduk pelan agar santan tidak pecah, campurkan lengkuas, daun salam, batang serai, aduk hingga mendidih. Lalu bakar terasi, dan masukan ke santan.

Jika sudah merata dan mendidih baru masukkan jagung pipil, dan ubi jalar. Jangan lupa menambahkan gula dan garam sebagai penyedap rasa.

Sambil mengaduk santan , panaskan minyak, tumis cabai merah hingga layu, masukkan udang, masak hingga berubah warna, angkat, tuang ke dalam rebusan santan, aduk rata.

Setelah itu, tambahkan jagung muda dan kacang panjang ke dalam santan, masak hingga matang, masukkan daun kemangi, aduk sebentar, lalu angkat. Gulai taboh bisa disantap dengan aneka sambal Lampung. Jangan Lupa menghirup kuahnya agar makan terasa lengkap.[]