Posts

Pesona Bawah Laut Pulau Legundi, Lampung Selatan

WISATA air memang masih menjadi salah satu wisata yang paling diminati oleh masyarakat dewasa ini. Ketika anda memutuskan berlibur maka tidak perlu berencana mengunjungi negara lain, karena perlu anda ketahui bahwa Indonesia sendiri memiliki banyak kekayaan alam yang tentunya akan membuat anda takjub. Anda tidak perlu terbang jauh-jauh ke luar negeri karena di Lampung saja banyak pulau indah.

Pulau Legundi. Mungkin masih belum setenar pulau Pahawang atau pulau Kiluan, namun anda jangan salah kira karena keindahannya tidak kalah dengan dua pulau yang disebutkan tadi. Pulau yang ada di Lampung Selatan, tepatnya di Wilayah Punduh Pidada ini memang memiliki daya tarik besar sehingga membuat wisatawan tak henti untuk datang.

Keindahan pulaunya, kebersihan pantainya, kecantikan alam bawah lautnya serta keramahan penduduk sekitarnya menjadi alasan penting ketenaran pulau Legundi semakin melesat tinggi. Tentu wajib adanya untuk memasukkan pulau ini dalam daftar destinasi berlibur anda.

Di pulau ini Anda bisa melihat dengan dekat ikan Nemo yang lucu secara langsung dibawah laut. Sajian terumbu karang yang cantik juga bisa menjadi destinasi lain, atau anda hanya akan memanjakan diri di pantai Legundi yang dihiasi dengan pasir putih. Banyak obyek wisata lain yang bisa anda kunjungi sehingga tentu liburan ke Legundi sangatlah menguntungkan.

Di Legundi juga kita bisa menikmati atraksi lumba-lumba liar di Selat Legundi dan eksotisme terumbu karang serta aktivitas memancing ikan tuna. Akses menuju lokasi dan harus ditempuh antara 2 sampai 4 jam perjalanan dengan perahu nelayan dari Dermaga Canti, Kalianda. Dermaga Canti bisa diakses dari Bandar Lampung sekitar satu jam perjalanan normal. Sementara untuk menuju Bandar Lampung sendiri aksesnya cukup mudah, yakni dengan rute Merak – Bakaheuni dari ibu kota Jakarta.

Setelah menyimak berbagai uraian di atas mungkin anda berminat untuk mengunjungi pulau indah ini. Namun jika anda ingin lebih simpel menjelajahi pulau di Lampung ini maka bisa menggunakan paket wisata pulau Legundi yang ditawarkan di sana. Yang pastinya akan memberikan anda kenyamanan, teman baru hingga penghematan biaya untuk berlibur dan lainnya.

pulau legundi pulau legundii

|Dikutip dari berbagai sumber

Pantai Sebalang; Surga Para Penikmat Senja

LAMPUNG yang terkenal dengan keindahan pantainya beberapa kebelakangan ini, ternyata menyimpan sisa cerita lama kisah-kisah pantai yang terkenal di jaman nya. Salah satunya di Pantai Sebalang, Tarahan, Lampung Selatan. Tepatnya di Kecamatan Ketibung, Desa Sinar Laut Lampung Selatan.

Pantai ini tak jauh dari kota Bandar Lampung. Sekitar 20 kilometer dengan jarak tempuh 30-45 menit dalam kecepatan sedang. Jalan masuk ke pantai ini ada di sebalah kanan ketika kita mulai menaiki tanjakan tarahan. Sampai di pintu masuk kita masih harus melewati sedikit jalan perkampungan warga.

Pantai Sebalang mempunyai kebanggan dan keceriaan tersendiri sebagai tempat wisata, di mana panorama pantai tersaji indah bagi siapa yang menatapnya. Hamparan pasir berwarna putih, dilengkapi fasilitas-fasilitas yang dibangun untuk memanjakan para wisatawan menjadi pelengkap untuk menjamin kepuasan para wisatawan, belum lagi jika Anda seorang yang mancing mania. Karena di pantai ini Anda dapat menyewa perahu untuk memancing di lautan, ataupun untuk ke pulau-pulau di sekitaran pantai tersebut di mana banyak biota laut yang ingin berlomba menangkap umpan pancing yang Anda lemparkan.

Tak hanya itu saja. Adapun eksotisme pantai ini yang sayang untuk Anda lewatkan, yaitu sudut pandang yang tepat untuk melihat sang surya mengistirahatkan diri di ufuk barat. Nuansa orange yang mencakrawala di langit menyebarkan kepuasan kepada mata yang melihat.

Ya, pantai ini memang dikenal karena panorama matahari terbenamnya, yang mungkin akan menjadi surga para penikmat senja di dekat kota. |sumber naskah: cawageh.com |foto: mengenalwisatabudayalampung.blogspot.co.id

Panorama Air Terjun Way Secakhah di Kalianda, Lampung Selatan

KEINDAHAN alam di Indonesia memang tidak ada habisnya, tak terkecuali Lampung. Mulai dari hijaunya pegunungan sampai hamparan laut nan indah. Lampung adalah sebuah negeri dengan dua suku, Sai Bumi Ruwa Jurai. Lampung terletak di bagian paling selatan dari Pulau Sumatera, salah satu dari 5 pulau besar di Indonesia. Salah satu keindahan alam Lampung ini, yaitu Air terjun Way Secakhah.

Way secakhah merupakan air terjun alami yang masih asli dan belum tersentuh oleh pengelolaan dari pihak manapun. Keindahannya tiada dua, bagaikan lukisan dari Sang Mahajana itu sendiri. Airnya deras mengalir membelah bebatuan yang dilaluinya. Jernih dan segarnya siap menghapus dahaga dan penat sehari-hari para pendatang yang berkunjung ke tempat ini. Suasana pegunungan yang masih asri dan hening menambah keindahan tempat ini. Suara air yang mengalir jatuh membuat perasaan tenang dan makin terhanyut untuk menikmati keindahan Way Secakhah ini.

Air terjun Way secakhah terletak di Kecamatan Rajabasa, yang berjarak sekitar 30 km dari ibukota Kabupaten Lampung Selatan, Kalianda. Sekitar 40 menit berkendara menuju desa Kunjir. Way secakhah dapat dicapai dengan dua alternatif, yakni berjalan kaki melalui perbukitan selama 45 menit, atau menggunakan sepeda motor dan dilanjutkan dengan berjalan kaki selama 15 menit.

Terdengar sukar memang untuk mencapai way secakhah ini. Namun, keindahannya yang bagai muli betik hati ini pantas untuk diperjuangkan. Way secakhah, sebuah keindahan yang terisolasi dari tangan-tangan luar. Bisa Anda bayangkan betapa masih alami dan eksotisnya spot yang satu ini. Tempat ini merupakan tempat yang cocok bagi anda yang mencintai hiking. Lelah akan perjalanan pasti terbayar dengan pesona keindahan Way Secakhah yang bersumber dari tiga cabang aliran sungai.

Keindahan lainnya yang dapat Anda nikmati di area air terjun ini adalah sumber air panasnya. Sumber air panas yang membutuhkan waktu sekitar lima menit dengan berjalan kaki dari Way Secakhah ini bahkan belum memiliki nama. Kepulan asap putihnya berpadu dengan hijaunya alam pegunungan sekitar, seolah menghipnotis pengunjung untuk datang dan mengeksplorasi.

Namun karena kondisinya yang masih sangat alami, tidak disarankan bagi pengunjung untuk melihat terlalu dekat sumber air panas ini karena kondisi tanah disekitar yang masih labil. Selain itu, disarankan juga untuk membawa masker karena kepulan asap belerang dapat memberi dampak negative bai tubuh bila kita menghirupnya terlalu lama.

Way secakhah dan sumber air panas ini memang indah dan menarik wisatawan untuk berkunjung mendatanginya. Tak salah jika Anda menjadikan tempat ini sebagai daftar wisata yang wajib dikunjungi.

|sumber: desawisatakunjir.com 

Pantai Wisata Tanjung Selaki Tarahan, Lampung Selatan

LAMPUNG adalah salah satu provinsi paling selatan di Pulau Sumatera dengan ibu kota Bandar Lampung. Tidak sedikit objek wisata di Lampung menjadikannya salah satu destinasi favorit wisatawan untuk berlibur, seperti pantai Tanjung Selaki.

Pantai Tanjung Selaki Tarahan terletak sekitar 30 kilometer dari kota Bandar Lampung. Tepatnya berada di Jalan Soekarno Hatta KM 18, Katibung, Lampung Selatan. Waktu tempuh sekitar 1 jam dengan kecepatan sedang.

Sama seperti memasuki area pantai hiburan, Anda dikenakan biaya masuk per mobil dan per penumpang. Biaya masuk untuk kendaraan roda empat dikenakan biaya Rp.15.000/mobil dan Rp.7.500/kendaraan roda dua. Untuk penumpang dewasa dikenakan Rp.5.000,-. *(Jika harga belum ada kenaikan).

Pantai ini cukup terlihat cantik dengan pasirnya yang bersih dan air lautnya yang cukup jernih. Pantai yang dihiasi oleh batu karang sedang ini banyak dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk memancing ikan dan cumi-cumi yang bermain di sela-sela batu karang. Kendaraan roda dua maupun roda empat dapat masuk hingga ke tepi pantai ini.

Di pinggir pantai terdapat warung-warung yang menyediakan makanan dan minuman bagi pengunjung pantai. Pantai Selaki buka setiap hari. Pada hari kerja, Pantai Selaki mulai buka pada pukul 09.00 s/d 17.00. Sedangkan di hari Sabtu dan Minggu Pantai Selaki buka 24 jam.

Yang membuat pantai ini unik ada jalan melengkung yang menjorok ke pantai. Jalan ini membuat pantai ini seperti terbagi menjadi dua. Sebelah kiri pantai yang luas dengan riak ombak yang cukup tinggi, sedangkan disebelah kanan pantai yang tenang tanpa riak ombak sedikitpun.

Tak hanya itu, luasnya areal pantai ini telah memikat para pencinta olahraga lintas alam untuk melakukan kegiatan di pantai ini.

|sumber naskah: eloratour.wordpress.com, pariwisatalamsel.com |foto: @bandarlampungku

Kalianda, Kota Kecil Sejuta Keindahan

PEMANDANGAN alam dan objek wisata pantai menjadi daya tarik tersendiri bagi Kabupaten Lampung Selatan, terutama di kawasan Kalianda. Kabupaten dengan garis pantai mencapai 200 kilometer lebih ini selalu menjadi tujuan wisata pantai bagi para wisatawan.

Begitu menginjakkan kaki di Pelabuhan Bakaheuni, yang ada di pikiran adalah bagaimana segera beristirahat dengan tenang sambil menghirup aroma pantai yang khas. Kalianda merupakan salah satu tempat yang menjanjikan hal ini. Cukup dengan perjalanan selama setengah jam menggunakan agen perjalanan dari Pelabuhan, sampailah Anda di Kota Kalianda.

Kalianda adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Indonesia yang terletak di kaki Gunung Rajabasa, kota kecil yang bersahaja. Kota ini juga terletak di tepi pantai di sepanjang Teluk Lampung.

Kalianda tak hanya menjanjikan keindahan teluk pantai, disini juga terdapat beberapa objek wisata yang harus dikunjungi, seperti wisata sejarah mengunjungi Taman Makam Nasional Pahlawan Radin Inten II. Seperti diketahui, Radin Inten II adalah pahlawan nasional yang berjuang keras memerangi penjajah di tanah Lampung yang kemudian tewas diracun.

Gunung Rajabasa yang sarat dengan bekas peninggalan benteng dan kubu pertahanan perang adalah saksi bisu kepahlawanan Radin Inten II. Makamnya terletak di Desa Gedung Harta, dikenal dengan nama Benteng Cempaka, sekira 18 km dari Kota Kalianda, Ibu Kota Kabupaten Lampung Selatan.

Dari jantung Kota Kalianda, terdapat Pantai Bom yang merupakan sarana menikmati sunset secara gratis. Tak hanya pasangan muda-mudi yang nampak seringkali terlihat, juga masyarakat sekitar yang membawa sanak keluarga menyaksikan fenomena tenggelamnya matahari. Jika cuaca sedang cerah, Anda akan mendapat bonus berupa keindahan anak Gunung Krakatau di Selat Sunda yang berada di balik gugusan Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku, yang ikut memancarkan keindahannya.

Ada banyak objek pariwisata di Kalianda, di antaranya Way Belerang, Pantai Batu Kapal, Pantai Canti, dan Pantai Gunung Botak atau Pantai Wartawan. Ada juga air terjun atau curug Way Kalam dengan tujuh tingkat air terjunnya. Selain itu, pariwisata di kecamatan lain seperti wisata Krakatau, Kalianda Resort, Krakatoa, Pantai Merak Belantung, Way Panas Kalianda, Way Belerang Simpur, Pantai Laguna Helau, dan Menara Siger.

Bagi wisatawan yang ingin mengunjungi anak Gunung Krakatau, alangkah baiknya jika datang dari Dermaga Canti, Lampung Selatan, dibandingkan dari kawasan Anyer. Pasalnya, Anyer merupakan wilayah laut lepas sehingga ombaknya sangat besar. Jika berangkat dari lampung, ombak yang menghantam cenderung kecil karena pulau-pulau di kawasan ini mampu meredamnya.

Untuk menuju tempat ini, bagi Anda yang tidak mau repot naik turun kendaraan umum, terdapat bus Damri yang khusus berangkat dari Jakarta sampai Bandar Lampung. Anda dapat meminta kepada supir bus untuk menurunkan Anda di perempatan Fajar, Kalianda. Setelah itu, dengan menumpang ojek, Anda bisa diantar ke tempat atau resor yang Anda tuju.

Masyarakat Kalianda mayoritas petani. Selain padi, ada juga kebun coklat, kebun kopi, kebun pisang dan kelapa/ kopra.

Desa yang ada di Kecamatan Kalianda

1. Desa Kesugihan 2. Desa Pematang 3. Desa Kecapi 4. Desa Sukaratu 5. Desa Negeri Pandan 6. Desa Palembapang 7. Desa Babulang 8. Desa Buah Bekhak 9. Desa Maja 10.Desa Pauh Tanjung Iman 11.Desa Tengkujuh 12.Desa Jondong 13.Desa Sumur Kumbang 14.Desa Gunung Terang 15.Desa Merak Belantung 16.Desa Bulok 17.Desa Agom 18.Desa Sukatani 19.Desa Taman Agung 20.Desa Marga Catur 21.Desa Tajimalela 22.Desa Canggu 23.Desa Kedaton 24.Desa Munjuk Sampurna 25.Kelurahan Way Handak 26.Kelurahan Way Ukhang 27.Kelurahan Bumi Agung.

||Sumber: okezone.com

                   id.wikipedia.org

Tempat Wisata Ini Cocok Bagi Pencinta Petualangan

JIKA pantai dikenal sebagai sebuah bentuk geografis yang terdiri dari pasir yang terdapat di daerah pesisir laut. Berbeda dengan pantai yang satu ini. Disini pengunjung tidak akan menemui hamparan pasir, melainkan bebatuan berundak tersusun rapi.

Pantai Batu Lapis, bebatuan karang di bibir pantai sepanjang satu kilometer ini menyerupai punden berundak-undak. Batu karang yang diperkirakan berusia ribuan tahun ini terbentuk sempurna oleh alam seolah dipahat oleh seniman ternama. Bebatuan eksotis ini membatasi laut dengan daratan.

Terletak di Desa Totoharjo, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan. Lokasi wisata ini berjarak sekitar 20 kilometer dari Ibukota Kabupaten Lampung Selatan. Menyusuri jalan lingkar pesisir dari arah Desa Gayam Kecamatan Penengahan menyusuri desa-desa dan perbuktian, sawah dan pemandangan alam Gunung Rajabasa adalah hadiah istimewa bagi yang akan menuju ke Batu Lapis.

Setelah melewati jalan beraspal, rute selanjutnya pengunjung harus menyusuri jalanan tanah yang berdebu. Batu batu besar, sungai kecil dengan air jernih, sawah dan beberapa petani yang menggarap sawahnya menjadi pemandangan saat menuju lokasi. Jalanan selebar empat meter akan berakhir dengan cegatan sebuah sungai yang sangat jernih airnya dan arah menuju ke Batu lapis dan Pulau Mengkudu akan berubah jalur menjadi jalan setapak yang hanya bisa dilalui oleh satu atau dua kendaraan bermotor.

Setelah sungai kecil tersebut pengguna kendaraan roda empat harus rela berjalan kaki atau berganti akomodasi kendaraan roda dua. Setibanya di ujung jalan pengunjung akan disambut dengan beberapa petugas yang memang menunggu lokasi parkir kendaraan roda dua. Ada beberapa pondok pedagang makanan dan minuman ringan juga disana, tentunya dengan harga yang bersahabat.

Tetapi perjalanan belum cukup sampai disitu. Pengunjung masih harus menuruni bukit dan menyusuri perkebunan untuk benar-benar sampai di pantai batu lapis. Meski lelah, semua terbayarkankan dengan pesona pantai batu lapis ini. Selain pantai batu lapis, pengunjung juga bisa sekaligus ke pulau mengkudu yang berada di sebelah kiri pantai ini.

Deburan ombak yang menghantam batu karang seluas lapangan tenis menyapa tiap pengunjung yang hadir di pantai batu berlapis. Karang-karang luas menghampar menjadi jalan dan tempat duduk-duduk untuk menikmati laut luas yang membentang didepan pantai.

Wisata ini rekomendasi bagi Anda pecinta petualangan. Namun jangan khawatir bagi Anda yang ingin cepat tanpa perlu repot, para penduduk sekitar menyediakan alat transportasi laut dengan akomodasi Rp.25.000,- perorang.[]

Pulau Kubur Berwisata dan Spot Memancing

BERWISATA di tempat yang sama sekali tidak berpenghuni, mungkin bagi sebagian orang agak sedikit terlalu menakutkan. Namun, bagi sebagian orang yang mencintai tantangan dan juga hal baru, pastilah berwisata di tempat yang tidak berpenghuni adalah kegiatan wisata yang patut dicoba.

 Ternyata, di Indonesia pun masih banyak pulau yang tidak berpenghuni namun memiliki keindahan alam yang patut diacungi jempol. Pulau tak berpenghuni namun memiliki keindahan alam yang tiada tara tersebut justru menarik perhatian berbagai kalangan terutama para wisatawan domestik dari luar pulau maupun para wisatawan asing. Salah satu pulau yang tidak berpenghuni di wilayah Lampung Selatan adalah Pulau Kubur.
Pulau Kubur terletak di Teluk Lampung, yang apabila dilihat dari data administrasi negara, pulau tersebut merupakan bagian dari wilayah Bandar Lampung. Pulau yang letaknya di seberang daratan utama kota Lampung ini, sebenarnya merupakan pulau karang yang ukurannya seluas 5 hektar dan terbagi menjadi dua bagian. Bagian pertama terdapat karang yang besar dan bagian kedua adalah yang menjorok ke laut.
Keindahan Pulau Kubur ini sebenarnya belum banyak diketahui oleh orang, hal itu terbukti dengan sedikitnya pengunjung yang datang ke pulau tersebut. Namun, bagi mereka yang sudah melihat secara langsung keindahan pulau tersebut pasti akan memiliki keinginan untuk kembali lagi ke Pulau Kubur.

Selain keindahannya yang memukau, Pulau Kubur ini juga mendapat sebutan sebagai spot ternyaman untuk memancing. Pasalnya, Pulau Kubur ini merupakan pulau karang yang disukai oleh banyak ikan. Jadi, tak heran banyak yang datang ke Pulau Kubur dengan alat pancing bersama anggota keluarga maupun kerabatnya.[]

SONY DSC

SONY DSC

pulau kubur1

SONY DSC

SONY DSC

Air Terjun Cicurug Destinasi Wisata Lampung Selatan

HAWA udara yang dingin dan sejuk serta lingkungan alam pegunungan yang masih asri, air yang tumpah dari ketinggian meluncur ke bawah, menawarkan pesona alam yang alami kepada para pengunjung yang datang ke lokasi ini.

Air terjun Sarmun, demikian orang menyebutnya. Terletak di ketinggian sekitar 900 meter dia atas permukaan laut lereng sebelah Timur Gunung Rajabasa, di Desa Cugung, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan. Air terjun Cicurug yang berasal dari bahasa Sunda, Curug yang berarti air terjun. Air terjun ini ramai dikujungi pada hari biasa dan hari libur.

Air terjun Cicurug merupakan salah satu air terjun favorit yang ada di Lampung Selatan karena banyak pengunjungnya. Butuh waktu 45 menit dari Kalianda untuk menuju lokasi ini dengan menggunakan kendaraan bermotor.

Setelah itu untuk menuju air terjun tersebut wisatawan harus berjalan sekitar 500 meter dari jalan Desa Cugung. Namun, kondisi jalan yang belum lebar dan jalan paving yang mulai amblas dan retak di beberapa titik dan jalan paving juga tidak sampai ke lokasi air terjun.

Pengunjung yang menggunakan kendaraan roda empat harus memarkirkan kendaraannya jauh dari lokasi dan dilanjutkan berjalan kaki ke air terjun. Sedangkan pengguna kendaraan roda dua bisa mencapai lokasi. Jalan paving blok yang dibuat cukup mambantu meski pada musim penghujan cukup licin.

Untuk menarik wisatawan baik lokal maupun luar daerah perlu dibenahi berbagai infrastruktur penunjang. Diantaranya jalan yang menuju ke lokasi air terjun perlu diperlebar, tempat parkir, dan beragam infrastruktur lainnya yang mendukung untuk lokasi wisata.[]

Melepas Penat Ke Pantai Mutun

Mengunjungi objek wisata pantai di Kawasan Lampung seperti tidak ada habisnya. Dari ujung timur Pantai Kuala Kambas hingga Tanjung Setia di barat berjejer puluhan pantai kekhasan masing-masing. Salah satu pantai yang layak masuk daftar perjalanan Anda jika bertandang ke Bandar Lampung adalah Pantai Mutun.

Pantai Mutun masuk ke dalam wilayah Kecamatan Padang Cermin, Pesawaran, yang berada di sisi barat Bandar Lampung. Pantai berpasir putih ini berjarak 15 kilometer dari Bandar Lampung dan dapat dijangkau dengan waktu tempuh sekitar 1 jam.

Dibandingkan beberapa pantai di selatan Bandar Lampung, pantai ini lebih unggul karena posisinya yang terasing dari keramaian. Kesunyian pantai ini menjadikannya tempat yang tepat untuk sejenak melepaskan kepenatan dari hiruk pikuknya Kota Bandar Lampung.

Seperti kebanyakan wahana rekreasi keluarga lainnya, pantai ini hanya ramai dikunjungi di akhir pekan dan musim liburan. Pada awal dan pertengahan pekan, pantai ini relatif sepi. Hanya terlihat hamparan pasir putih dan perahu-perahu angkutan penyeberangan ke Pulau Tangkil yang berjajar di sepanjang garis pantainya.

Salah satu keunggulan pantai ini adalah pemandangan hamparan pasir putih yang relatif lebar dengan air laut yang tenang. Keberadaan Pulau Tangkil di sekitar Pantai Mutun menghalangi ombak laut lepas untuk sampai ke pantainya. Di saat langit cerah, Anda bisa menyaksikan pemandangan awan berarak di atas lautan lepas. Sambil ditemani angin pantai yang lembut, beban pikiran seakan hilang sejenak dan berganti menjadi kedamaian yang membuat kita tak ingin beranjak dari tempat ini.

Di akhir pekan, Pantai Mutun menjadi tempat yang tepat untuk membawa anggota keluarga menikmati hari libur. Tersedia fasilitas permainan anak yang memadai seperti bola raksasa, sepeda air, dan fasilitas lainnya.

Selain itu, tersedia pondok-pondok yang dapat digunakan untuk bersantai dan menikmati makan bersama. Bagi Anda yang ingin merasakan suasana berbeda dan mencoba beraneka olahraga air seperti jetski dan banana boat, Anda bisa singgah sejenak di Pulau Tangkil menggunakan jasa perahu yang mengantarkan Anda ke pulau yang berada persis di seberang Pantai Mutun.

kafe mutun Mutun waterboom-pantai-mutun-2 mutun1 mutun2 fasilitas mutun

Menikmati Matahari Terbenam di Pulau Condong

PROVINSI Lampung memiliki banyak pantai yang menawan dan pulau-pulau kecil yang begitu menantang untuk dijelajahi. Satu di antaranya adalah Pulau Condong yang terletak sekitar 5 kilometer dari kawasan Pantai Pasir Putih, Lampung Selatan. Pulau kecil ini dapat dicapai menggunakan perahu motor, dengan waktu tempuh sekitar 15-25 menit. Keindahannya yang memukau membuat pulau ini layak untuk masuk dalam daftar tujuan Anda saat bertandang ke Lampung.

Pulau ini menawarkan keindahan pantai berpasir putih yang memukau di sisi selatan. Menyusuri pantai ke arah barat, terdapat jalan setapak di pinggir pantai yang berkarang tajam sepanjang beberapa puluh meter. Di ujung jalan setapak ini, terdapat terowongan alami yang membawa pengunjung tepat menghadap ke arah barat. Menyaksikan matahari terbenam dari celah karang ini bisa menjadi pengalaman menakjubkan dan tidak terlupakan saat berkunjung ke sana.

Secara administratif, Pulau Condong termasuk wilayah Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan. Pulau ini tidak memiliki penghuni tetap dan pariwisatanya masih dikelola secara swadaya oleh masyarakat. Hanya ada beberapa kios makanan yang dimiliki oleh warga di sekitar kawasan Pantai Pasir Putih. Jasa penyewaan perahu pun merupakan usaha sampingan para nelayan di sini.

Sewa perahu menuju Pulau Condong berkisar antara Rp150 sampai Rp250 ribu per perahu. Tarif perahu ini tergantung pada keterampilan pengunjung melakukan tawar-menawar harga. Masing-masing perahu maksimal dapat mengangkut hingga 10 orang penumpang.

Setelah bersantai menikmati pantai berpasir putih dan matahari terbenam, pengunjung dapat berkeliling pulau sejenak dengan berjalan kaki sambil mengagumi keindahan yang tersaji di salah satu destinasi wisata di Kota Gajah.

Berikut potret pulau condong:

pulau condong (1) pulau condong (2) pulau condong (3) pulau condong (4) pulau condong (5)