Posts

Ini Kenapa Universitas Malahayati Rindang oleh Pohon Sengon

Universitas Malahayati yang berada di Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung memiliki pemandangan elok. Kontur tanah berbukit-bukit dan dipenuhi hutan aneka tanaman menambah keasrian dan keteduhan lingkungan kampus. Ribuan pohon sengon berusia sekitar 3-4 tahun berdiri kokoh di atas lereng dan tebing miring menahan laju air.

Selain rindang, pohon sengon dipilih karena sifa- sifat istimewa yang dimilikinya.”Pohon sengon tidak membutuhkan waktu lama untuk pertumbuhannya,”  kata Dr Suharyono pakar lingkungan dari Universitas Malahayati, Selasa, 06 Oktober 2015.

Maka pohon sengon cocok ditanam pada tanah pegunungan. Karena pohon sengon relatif mampu hidup di semua jenis tanah. “Pohon sengon juga mampu menjaga struktur tanah di areal Kampus Universitas Malahayati dan menjaga keseimbangan air dengan baik,” katanya.

Secara ekonomi, pohon sengon saat berusia tiga hingga empat tahun  bisa dipanen untuk industri kertas, meubel dan kayu lapis. Saat ini, kampus seluas 84 hekter ini memang dipenuhi hutan sengon selain tanaman asli di lahan berbukit itu. “Jadi ada aspek perbaikan lingkungan juga aspek keuntungan ekonomi,” katanya. []