Posts

Eka Sariningsih dan Asni Aprillina: Pengaruh Arus Kas Operasi, Nilai Perusahaan, Struktur Modal dan Ukuran Perusahaan Terhadap Return Saham (Studi Empiris pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2015)

Pasar modal berperan besar bagi perekonomian suatu negara karena menjalankan dua fungsi sekaligus yaitu ekonomi dan keuangan. Dengan adanya pasar modal, pihak yang memiliki kelebihan dana dapat menginvestasikan dana dengan membeli saham suatu perusahaan tersebut dengan harapan memperoleh imbal hasil atas investasi saham yaitu return saham, sedangkan pihak issuer (dalam hal ini perusahaan) dapat memanfaatkan dana tersebut untuk kepentingan investasi tanpa harus menunggu tersedianya dana dari operasi perusahaan.

Didalam penelitian perusahaan makanan dan minuman dijadikan objek penelitian dikarenakan makanan dan minuman merupakan kebutuhan pokok bagi manusia yang tidak dapat dipengaruhi oleh kondisi perekonomian yang sedang terjadi. Dalam memilih investasi yang menghasilkan pengembalian (return), investor memerlukan berbagai informasi sebagai landasan keputusan. Salah satu informasi yang dapat digunakan adalah informasi dari laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan hasil dari proses akuntansi perusahaan dan cerminan kinerja suatu perusahaan selama satu periode.

Hal itulah yang menjadi latar belakang Asni Aprillina dan Eka Sariningsih, S.E., M.S.Ak. melakukan penelitian yang tercantum dalam jurnal dengan judul “Pengaruh Arus Kas Operasi, Nilai Perusahaan, Struktur Modal Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Return Saham (Studi Empiris Pada Perusahaan Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2015)”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana arus kas operasi, nilai perusahaan, struktur modal dan ukuran perusahaan mempengaruhi return saham.

Baca selengkapnya: Jurnal Penelitian Eka Sariningsih dan Asni Aprillina

Potret HMTI Universitas Malahayati Membuka Kantin Ramadhan [part 2]

Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) membuka kantin Ramadhan pada Minggu, 12 Juni 2016.  Stand kantin ini dipimpin oleh Candra Wijaya, mahasisiwa Teknik Industri semester keenam dan didukung oleh dosen pembina HMTI, Heri Wibowo. Kantin ramdhan Yang didirikan oleh HMTI ini terlihat selalu ramai pengunjungnya.

Potret HMTI Universitas Malahayati Membuka Kantin Ramadhan:

IMG_9468 IMG_9469 IMG_9470 IMG_9471 IMG_9472 IMG_9475

Potret HMTI Universitas Malahayati Membuka Kantin Ramadhan [part 1]

Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) membuka kantin Ramadhan pada Minggu, 12 Juni 2016.  Stand kantin ini dipimpin oleh Candra Wijaya, mahasisiwa Teknik Industri semester keenam dan didukung oleh dosen pembina HMTI, Heri Wibowo. Kantin ramdhan Yang didirikan oleh HMTI ini terlihat selalu ramai pengunjungnya.

Potret HMTI Universitas Malahayati Membuka Kantin Ramadhan:

HERI WIBOWO IMG_9463 IMG_9464 IMG_9465 IMG_9466 IMG_9467

 

Potret Mahasiswa Akafarma dan Pamerannya Dalam Bazar dan Pameran Dies Natalis Malahayati ke-23

PERAYAAN Dies Natalis semakin meriah dengan dibukanya berbagai stand bazar dan pameran. Menyambut perayaan ke-23 pad 27 Agustus mendatang ini Malahayati kembali membuka stand bazar dan pameran yang diikuti mahasiswa/i Universitas Malahayati dari berbagai fakultas dan program studi. Salah satunya Prodi Akademi Analis Farmasi dan Makanan (Akafarma).

Dihari ketiga bazar pada Rabu, 01 Juni 2016 ini Akafarma menyajikan pameran edukasi makanan dan minuman yang mengandung pewarna berbahaya. Tentang bagaimana mengidentifikasi dan cara membedakan makanan yang mengandung pewarna berbahaya dengan uji warna. Dalam uji warna ini mahasiswa Akafarma menampilkan beberapa sample seperti, larutan kayu secang, kunyit, daun suji, dan dua sample minuman yang biasa dijual dipasaran.

Berikut potretnya:

IMG_8198 IMG_8186 IMG_8189 IMG_8191 IMG_8192 IMG_8193 IMG_8194

Potret Uji Pewarna Makanan dan Minuman Berbahaya oleh Mahasiswa Akafarma Malahayati

PERAYAAN Dies Natalis semakin meriah dengan dibukanya berbagai stand bazar dan pameran. Menyambut perayaan ke-23 pad 27 Agustus mendatang ini Malahayati kembali membuka stand bazar dan pameran yang diikuti mahasiswa/i Universitas Malahayati dari berbagai fakultas dan program studi. Salah satunya Prodi Akademi Analis Farmasi dan Makanan (Akafarma).

Dihari ketiga bazar pada Rabu, 01 Juni 2016 ini Akafarma menyajikan pameran edukasi makanan dan minuman yang mengandung pewarna berbahaya. Tentang bagaimana mengidentifikasi dan cara membedakan makanan yang mengandung pewarna berbahaya dengan uji warna. Dalam uji warna ini mahasiswa Akafarma menampilkan beberapa sample seperti, larutan kayu secang, kunyit, daun suji, dan dua sample minuman yang biasa dijual dipasaran.

Uji warna ini menggunakan beberapa sample minuman berwarna yang dicampurkan dengan larutan detergent. Dimana bila hasil uji warna berubah menjadi memudar maka, sample itu mengandung pewarna berbahaya atau bukan pewarna makanan alami. Begitu sebaliknya, bila hasil uji warna berubah menjadi lebih pekat maka, makanan atau minuman itu menggunakan pewarna makanan alami atau aman untuk dikonsumsi.

Berikut potretnya:

 

Akafarma Tampilkan Pameran Edukasi Dalam Bazar dan Pameran Dies Natalis Malahayati ke-23

PERAYAAN Dies Natalis semakin meriah dengan dibukanya berbagai stand bazar dan pameran. Menyambut perayaan ke-23 pad 27 Agustus mendatang ini Malahayati kembali membuka stand bazar dan pameran yang diikuti mahasiswa/i Universitas Malahayati dari berbagai fakultas dan program studi. Salah satunya Prodi Akademi Analis Farmasi dan Makanan (Akafarma).

Dihari ketiga bazar pada Rabu, 01 Juni 2016 ini Akafarma menyajikan pameran edukasi makanan dan minuman yang mengandung pewarna berbahaya. Tentang bagaimana mengidentifikasi dan cara membedakan makanan yang mengandung pewarna berbahaya dengan uji warna. Dalam uji warna ini mahasiswa Akafarma menampilkan beberapa sample seperti, larutan kayu secang, kunyit, daun suji, dan dua sample minuman yang biasa dijual dipasaran.

Uji warna ini menggunakan beberapa sample minuman berwarna yang dicampurkan dengan larutan detergent. Dimana bila hasil uji warna berubah menjadi memudar maka, sample itu mengandung pewarna berbahaya atau bukan pewarna makanan alami. Begitu sebaliknya, bila hasil uji warna berubah menjadi lebih pekat maka, makanan atau minuman itu menggunakan pewarna makanan alami atau aman untuk dikonsumsi.

Jenis pewarna makanan dan minuman berbahaya yang biasa ditemukan adalah Rhodamin B (pewarna sintetik berbentuk serbuk kristal) dan Methanil Yellow (pewarna sintetik berbentuk serbuk). Bahaya akut zat pewarna ini bila tertelan dapat menyebabkan gangguan kesehatan berupa iritasi pada saluran pencernaan, apabila terpapar pada bibir dapat menyebabkan bibir pecah-pecah, kering, gatal bahkan dapat mengakibatkan kulit bibir terkelupas. Bahaya kronis akibat mengkonsumsi dalam jangka panjang menyebabkan gangguan kesehatan pada fungsi hati, gangguan kandung kemih, bahkan kanker.

Selain menampilkan pameran penelitian, mereka juga menampilkan sample wedang kayu secang. Sample ini sebagai media informasi minuman herbal yang bermanfaat. Seperti wedang kayu secang ini yang bermanfaat untuk meningkatkan stamina, mengatasi perut kembung, menyegarkan tubuh, mengatasi gangguan pembuluh darah, mengurangi tekanan darah dan memperlancar aliran darah. Karena kayu secang ini mengandung Tannin, Flavonoid, Polifenol, Braziun dan Saponin.[]

Stand Fakultas Kesehatan Masyarakat Menyuguhkan Aneka Makanan Khas Lampung

FAKULTAS Kesehatan Masyarakat membuka stand bazar di halaman parkir gedung rektorat Universitas Malahayati. Stan yang dibuka sejak 31 Mei 2015 ini dibuka dalam rangka menyambut Dies Natalis Universitas Malahayati ke-23, tanggal 27 Agustus mendatang.

Nampak ramai dari pengunjung, menandakan produk yang ditawarkan FKM begitu menarik. Mereka menjual berbagai makanan khas Lampung, diantaranya sambal asli Lampung, kerupuk kemplang, aneka kripik khas Lampung.

Selain itu mereka juga menyediakan berbagai jilbab, pakaian hingga produk kecantikan. Bazar tersebut juga menjadi salah satu sarana mereka mengaplikasikan ilmu pemasaran yang telah didapat dibangku kuliah. “Seperti praktek pemasaran langsung gitu,” ujar Desi Elvianti Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat semester empat.

Awalnya mereka ditawarkan oleh para dosen untuk menjual produk yang mereka buat sendiri. “Awalnya ditawarin sama dosen buat jualian barang sendiri, tapi masih takut jadi coba untuk memasarkan dulu deh,” ujar Listiana Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat semester empat.

Peringati Hari Gizi Dan Makanan Nasional Dengan Sadar Keseimbangan Gizi

25 Januari diperingari sebagai Hari Gizi dan Makanan Nasional, untuk itu ada baiknya kita sadar akan mengonsumsi makanan dan minuman dengna kandungan gizi yang seimbang bagi tubuh kita.

Gizi adalah substansi organik yang dibutuhkan organisme untuk fungsi normal dari sistem tubuh, pertumbuhan, pemeliharaan kesehatan.

Sedangkan, gizi seimbang adalah susunan makanan sehari–hari yang mengandung zat-zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memerhatikan prinsip keanekaragaman atau variasi makanan, aktivitas fisik, kebersihan, dan berat badan (BB) ideal.

Gizi seimbang akan berlaku berbeda pada masing-masing orang berdasarkan pada golongan usia, status kesehatan dan juga aktivitas fisik. Pola makan berdasarkan Pedoman Gizi Seimbang menekankan pada jenis makanan, proporsi makanan yang disesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Tak hanya itu, Pedoman Gizi Seimban juga menyarankan untuk memperhatikan aspek penting di luar makanan seperti kebersihan makanan, aktivitas fisik dan juga pola hidup sehat lainnya.

Sama sepeti slogan” 4 Sehat 5 sempurna” hanya saja susu tak lagi dipandang sebagai makanan sempurna. Belum lama ini susu dipandang sebagai makanan sempurna yang mampu menjadi jawaban akan masalah gizi. Namun kini, susu telah dibuktikan tak sesempurna yang dipandang selama ini. Karena Susu sebenarnya adalah salah satu sumber protein hewani yang juga bisa didapatkan melalui telur, ikan dan daging.

Geguduh, Kuliner Khas Lampung dengan Cita Rasa yang Manis

LAMPUNG kaya akan budaya dan kuliner. Secara kultural, Lampung memiliki dua masyarakat adat, yakni Lampung Sai Batin dan Lampung Pepadun. Keduanya sama-sama memiliki kebiasaan berkumpul. Saat berkumpul, diperlukan makanan yang bisa dinikmati bersama-sama. Selain seruit, Geguduh khas lampung juga bisa disajikan sebagai camilan saat berkumpul.

Geguduh adalah salah satu makanan dengan cita rasa manis yang dimiliki oleh Lampung. Makanan ini merupakan sejenis kue yang bahan baku utamanya adalah pisang pisang yang dihaluskan sampai lembut. Pisang yang sudah dihaluskan ditambah dengan tepung terigu, diaduk hingga merata. Setelah itu anda bisa menambahkan susu, selai, dan rasa lainnya sebelum kemudian digoreng dan disajikan sebagai teman minum kopi atau juga nikmat sebagai sajian dalam acara-acara tertentu.

Pisang yang biasa digunakan dalam makan ini adalah Pisang Kapok. Sedangkan untuk menambah aroma pada kuliner yang satu ini, orang Lampung biasanya menggunakan air kapur sirih, dan juga anda bisa menambah aroma daun pandan. ||Dari berbagai sumber.[]

Kue Benjak Enjak Tradisional Khas Lampung

KUE Benjak Enjak adalah kue tradisional yang merupakan kue khas dari daerah Lampung. Kue Benjak Enjak hingga saat ini masih banyak yang membuat dan masih banyak juga ditemukan dipasar-pasar tradisional khususnya di daerah kue tersebut berasal. Berikut cara pembuatan kue benjak enjak:

Bahan-bahan :

  • 250 gram beras ketan
  • 300 gram pisang raja yang sudah tua
  • 100 gram gula merah
  • Daun pisang untuk membungkus

Cara Membuat Benjak Enjak :

  1. Cucilah beras ketan hingga bersih, lalu rendam selama 30 menit.
  2. Kukuslah ketan dalam dandang hingga ½ matang, lalu angkat dan sisihkan.
  3. Campurkanlah ketan, pisang raja dan gula merah , remas-remaslah hingga gula dan pisang hancur. Ambillah selembar daun pisang berilah 2 sendok adonan ketan pisang, gulung lalu lipatlah kedua ujung nya.
  4. Ambil 2 bungkus adonan, satukan dan ikat dengan tali pada ujung-ujungnya, lalu rebus dalam air mendidih hingga matang.
  5. Setelah matang angkat dan sajikan.