Posts

Museum Lampung; Salah Satu Bangunan Bergaya Arsitektur Khas Lampung

MUSEUM yang menyimpan berbagai benda bersejarah ini dibangun mulai pada tahun 1975. Kemudian, pada tahun 1978, peletakan batu pertama pun baru dilakukan karena berbagai alasan. Museum yang satu-satunya dimiliki oleh Provinsi Lampung ini terletak cukup strategis karena lokasinya yang berada tidak jauh dari pusat kota Bandar Lampung, yakni hanya 15 menit perjalanan.

Museum Lampung adalah salah satu tempat kunjungan wisata sejarah sebagai sarana pendidikan, penelitian dan rekreasi. Di halaman museum, bahkan beberapa koleksi unik museum ini akan sudah menyambut setiap pengunjung. Tampak meriam kuno peninggalan masa penjajahan menjadi salah satu ikon dari Museum Lampung itu sendiri.

Selain meriam, replika rumah adat Lampung juga berdiri di halaman museum. Rumah adat lampung dikenal berbentuk panggung yang dimaksudkan untuk melindungi si pemilik rumah dari binatang buas. Di tambah lagi, ada juga bola besi pembuka lahan. Bola besi ini identik dengan identitas Lampung sebagai daerah tujuan transmigrasi pada 1953-1956. Bola besi ini digunakan untuk membuka lahan transmigrasi di wilayah Lampung Timur, Raman Utara dan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, Seputih Banyak, dan Seputih Raman.

Adapun cara pengoperasiannya adalah dengan ditarik dua traktor guna menumbangkan pohon dan semak di areal tanah datar yang akan menjadi lokasi transmigrasi.

Sementara di dalam museum, koleksi yang ditampilkan, antara lain koleksi benda budaya yang mewakili dua kelompok adat yang dominan di Lampung, yakni Sai Bathin (Peminggir) dan Pepadun. Kedua kelompok adat ini masing-masing memiliki kekhasan dalam hal ritual adat dan perangkat atau aksesori adat, seperti kain tradisional khas Lampung, kain tapis. Rangkaian ritual kedua kelompok adat masing-masing ditampilkan berurutan, mulai dari ritual kelahiran, asah gigi menjelang dewasa, pernikahan, hingga ritual kematian.

Dengan memanfaatkan bangunan bergaya arsitektur khas Lampung, museum ini menyimpan beragam benda prasejarah, benda budaya, serta flora dan fauna khas Lampung. Berdasarkan data tahun 2011, Museum Lampung menyimpan sekira 4.735 benda koleksi. Benda-benda tersebut terbagi dalam 10 kelompok, yaitu koleksi geologika, biologika, etnografika, historika, numismatika/heraldika, filologika, keramologika, seni rupa, dan teknografika. Bangunan ini mulai diresmikan ialah pada tanggal 24 September 1988 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan kala itu, Prof. Dr. Fuad Hasan. Peresmian tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Aksara Internasional yang dipusatkan di PKOR Way Halim.

Museum Lampung 
Jalan H. Zainal Arifin Pagar Alam No. 64, Kelurahan Gulung Meneng,
Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung
Telp.: 0721-783688
Faks.: 0721-701164
Website : http://museumlampungindonesia.blogspot.co.id

Jam Buka 
• Senin – Kamis : 08.00 – 13.30 WIB
• Jum’ at : 08.00 – 10.30 WIB
• Sabtu : 08.00 – 14.00 WIB
• Minggu : 08.00 – 14.00 WIB
• Hari-hari libur nasional, Museum tutup

||Berbagai sumber