Posts

Pelantikan Pejabat Baru di Lingkungan Universitas Malahayati

kamis 24 Agustus 2017, Rektor  Universitas Malahayati Bpk. Dr. Muhammad Kadafi, SH., MH melantik empat pejabat baru di lingkungan Universitas Malahayati. Acara Pelantikan dan Sumpah jabatan yang bertempat di ruang rapat gedung Rektorat dihadiri dan disaksikan oleh seluruh Pimpinan dan Pejabat Universitas Malahayati.

Pejabat baru yang dilantik adalah berikut ini:

  1. Octa Reni Setiawati, M.Psi, Piskolog sebagai Ka. Prodi Psikologi
  2. Muhammad, S.Kom., MM sebagai Kepala PMB
  3. Natalina, ST., M.Si sebagai Ka. Prodi Teknik lingkungan
  4. Eng Rina Febrina, ST., MT sebagai Dekan Fakultas Teknik

Pelantikan empat pejabat baru Universitas Malahayati

 

Rektor Universitas Malahayati Bpk Dr. Muhammad Kadafi, SH., MH memberikan selamat kepada pejabat yang baru dilantik Bpk Muhammad, S.Kom., MM sebagai kepala PMB Universitas Malahayati

Rektor Universitas Malahayati Bpk Dr. Muhammad Kadafi, SH., MH memberikan selamat kepada Pejabat yang baru dilantik.

 

Save

Ini Program Wakil Direktur Non Akademik Akafarma Universitas Malahayati

UNIVERSITAS Malahayati menetapkan Annisa Primadiamanti M Sc Apt sebagai Direktur Non Akademik di Akademi Analisis Farmasi dan Makanan (Akafarma) Universitas Malahayati terhitung sejak awal Oktober 2015.

“Terpilihnya menjadi Wakil Direktur Non Akademik Akafarma Universitas Malahayati saya ingin lebih memperhatikan dan membenahi alumni dan mahasiswa Re-generasi,” kata Annisa saat di temui di Ruang Dosen Jum’at 16 Oktober 2015.

Ia menjelaskan tujuan dari programnya yang ingin memperhatikan dan membenahi alumni agar tidak terjadinya lostcontact dengan alumni dan dengan cara seperti itu dapat mengetahui alumni mendapatkan tantangan kerja yang seperti apa, dimana dan bagaimana cara alumni mengahadapi persaingan didunia kerja.

“Para alumni yang kebanyakan sebelum selesai kuliah pun sudah mendapatkan panggilan pekerjaan jadi disini saya akan membuat suatu perencanaan untuk merecord para alumni,” kata Annisa.

Peluang karier lulusan Akademi Analisis Farmasi dan Makanan (Akafarma) di Lampung memang terbuka lebar, namun belum banyak perguruan tinggi yang membuka program studi ini. Saat ini untuk di Lampung, baru Universitas Malahayati yang sudah memiliki Program Studi Akafarma.

Direktur Akafarma Universitas Malahayati, Agustin Retnaningsih S Si Apt juga sempat mengatakan peluang kerja lulusan Akafarma di Lampung masih terbuka lebar. Mengingat banyak industri yang membutuhkan teknisi penguji makanan.“Pengujian terhadap makanan maupun obat-obat biasa dilakukan oleh mahasiswa Akafarma. Sehingga hal yang wajar jika perusahaan maupun industri yang bergerak dibidang makanan membutuhkan tenaga lulusan Alihmadya Analis,” kata Agustin.

Annisa juga mengatakan untuk lebih memperhatikan mahasiswa Re-generasi untuk lebih aktif terhadap organisasi seperti mengadakan workshop atau mengadakan seminar.
“Sebagian besar setiap acara yang diadakan selalu dosen yang selalu bertindak karena melihat keadaan mahasiswa yang sudah terlalu sibuk dalam perkuliahan seperti praktikum-praktikum yang sering dilakukan dan memakan waktu berjam-jam,” kata Annisa.

“Jadi saya mengharapkan para Re-generasi agar lebih aktif lagi dan disini para dosen hanya sebagai supervisor”[]