Posts

Universitas Malahayati Berikan Beasiswa Penuh Bagi Mahasiswa Berprestasi!

KABAR gembira, Universitas Malahayati berikan beasiswa penuh bagi mahasiswa berprestasi!

Universitas Malahayati mengajak siswa/siswi berprestasi di bidang Akademik dan Non Akademik untuk mendapatkan BEASISWA PENUH kuliah di program studi (prodi) Kedokteran, Keperawatan, Kebidanan, Farmasi, Psikologi, Hukum, Ekonomi, Teknik dan Kesehatan Masyarakat.

Dengan Persyaratan:

  1. Surat Rekomendasi dari Kepala Sekolah SMU/ sederajat.
  2. Fotocopy piagam/ sertifikat prestasi siswa.
  3. Mengisi formulir pendaftaran.
  4. Pas photo 4×6 berwarna 2 lembar.
  5. Diutamakan dari keluaraga kurang mampu, dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu.

Berkas dikirim ke bagian Kemahasiswaan lantai 5 Gedung Rektorat Universitas Malahayati Jl. Pramuka No. 27 Kemiling, Bandar Lampung. Berkas dikirim paling lambat 31 Maret 2017.

Pengumuman untuk mengikuti tes wawancara akan diinformasikan melalui website Universitas Malahayati www.malahayati.ac.id pada 23 April 2017.

DOWNLOAD FORMULIR KLIK DISINI

Contact Person:

M. Ricko Gunawan S Kep M Kes  (085279900901)

img-20161126-wa0000

Sunarsih; “Hubungan Prilaku Merokok dengan Prestasi Belajar Remaja Putra di SMA Persada Bandar Lampung”

BERDASARKAN data pada tahun 2010 dari 56 jumlah Sekolah Menengah Atas di Bandar Lampung diantaranya yaitu 17 SMA negeri dan 39 diantaranya SMA Swasta diketahui bahwa hampir 80% siswa yang merokok lebih banyak di SMA swasta dibandingkan dengan SMA negeri. Hasil pre survey terhadap 17 siswa dari 131 siswa remaja putra di SMA Persada Bandar Lampung pada tanggal 15 maret 2013 diperoleh data 14 (82,3%) mengatakan merokok dan 3 (17,6%) tidak merokok. Hasil wawancara diketahui bahwa dari 14 orang siswa yang merokok terdapat 10 (71,5%) siswa mengalami penurunan prestasi belajar sedangkan 4 (28,5%) lainnya tidak mengalami penurunan prestasi belajar.

Data itulah yang kemudian membuat Sunarsih tertarik melakukan penelitian yang ia cantumkan dalam jurnal penelitiannya dengan judul “Hubungan Prilaku Merokok dengan Prestasi Belajar Remaja Putra di SMA Persada Bandar Lampung”. Dengan penelitian ini diketahui hubungan antara perilaku merokok dengan prestasi belajar pada remaja putra di SMA Persada Bandar Lampung tahun 2013.

Baca selengkapnya:

Junal Sunarsih

Reviyana: Prestasi Ini Adalah Perwujudan Rasa Terimakasih

MAHASISWA berprestasi. Siapa yang tak bangga memperoleh predikat seperti itu. Begitupun dengan Reviyana, mahasiswi Fakultas Ekonomi yang telah yudisium dan terpilih sebagai peraih Indek Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi di program studi Manajemen. Revi sapaan akrabnya, menyempatkan waktu berbincang dengan malahayati.ac.id di Malahayati Career Center, Rabu, 20 Januari 2016.

Gadis asal Lampung timur ini bangga dan bersyukur usai menempuh pendidikan dengan hasil yang memuaskan. Ia juga merasa bangga dengan Universitas Malahayati. “Saya bangga dengan kampus ini yang telah memberikan saya kesempatan untuk bisa menempuh pendidikan disini sampai gelar sarjana dengan baik,” kata Revi.

Revi mengatakan nilai, prestasi dan ilmu yang ia peroleh, tak luput dari doa orangtua dan bimbingan para dosen serta dukungan teman- teman. Dan gelar sarjana bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari perjuangan untuk kehidupan yang selajutnya. Ia pun berpesan untuk rekan dan adik tingkatnya yang masih berjuang untuk terus belajar dan berusaha serta menerapkan ilmu kedalam kehidupan sehari-hari.

Selanjutnya Ritali berharap agar ia dan para peserta yudisium lainnya mendapatkan pekerjaan sesuai dengan keahlian. Selain itu, Revi juga mengatakan bahwa ia sangat berterimakasih kepada Universitas Malahayati atas kesempatan beasiswa yang ia terima selama menempuh pendidikan dan terimakasih atas bimbingan dari para dosen serta dukungan teman-teman. “Prestasi ini adalah perwujudan rasa terimakasih atas apa yang saya peroleh selama ini,” ujar Gadis kelahiran Sukasari, 09 Juni 1992 itu.[]

Nanditho; Calon Dokter yang Petarung

RADEN Nanditho Nugroho Kartanagara atau yang akrab disapa Nanditho ini memiliki prestasi cukup cemerlang. Mengenakan kaos hitam saat ditemui di area Kabara FoodCourt, Universitas Malahayati Kamis 1 Oktober 2015. Meski terlihat lelah, pemuda ini tampak antusias saat wawancara dengan wartawan malahayati.ac.id.

Pencak silat, itulah prestasinya. Pemuda lulusan SMAN 5 Tasikmalaya ini pernah menjuarai Fighting walikota cup IV pada 2013 silam. “Saat itu saya meraih juara ketiga,” kata Nanditho.

Mahasiswa asal Garut, Jawa Barat ini mengaku tertarik dengan pencak silat sejak mengenyam bangku sekolah menengah pertama. Selain tingkat kabupaten/kota, sejumlah lomba antar perguruan pencak silat pun sudah sering diikuti. Bahkan lolos seleksi Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Jawa Barat, mewakili Tasikmalaya.

Nanditho mengatakan, meski lolos seleksi ia mengurungkan niatnya untuk melanjutkan pertandingan olahraga itu. Karena ia lebih mementingkan belajar dan menggapai cita-citanya menjadi seorang dokter. “Saya ingin meneruskan jejak keluarga saya yang menggeluti dunia kesehatan,” katanya sambil tersenyum.

Menurutnya, Universitas Malahayati merupakan kampus yang nyaman dan asri. “Fasilitas dan asrama yang dimiliki kampus ini menunjang pendidikan di sini,” kata Nanditho menambahkan.[]

Calon Dokter yang Hobi Membuat Film Pendek

MENGENAKAN kemeja dengan corak garis saat ditemui di Ruang Perpustakaan Universitas Malahayati, Rabu 16 September 2015. Pemuda ini terlihat tampak gagah dengan peci hitam yang ia gunakan. Aji Sukma Bayu Saputra begitu nama lengkapnya, berprestasi dalam perfilman independent movie making, yaitu film pendek yang berdurasi 10-15 menit.

Mahasiswa yang akrab disapa Aji ini pernah menjuarai Edu- Fest (short movie making) tingkat provinsi pada 2014 silam. “Saat itu saya mengikuti kompetisi dengan film yang berceritakan tentang persahabatan antar 3 Agama,” katanya kepada malahayati.ac.id.

Dunia perfilman adalah hobinya dan ini merupakan sarana meluangkan ide, hanya saja dalam bentuk film.

Mahasiswa asal Palembang ini mengaku tertarik dengan dunia perfilman karena rasa penasarannya. Selain tingkat provinsi sejumlah lomba tingkat kabupaten sudah sering diikuti, bahkan tingkat Internasional bersaing dengan Malaysia dan Filiphina. Dan kesulitan dalam pembuatan film ini adalah ketika mengedit.

Aji menambahkan, penentuan ide pun menjadi tantangan karena menyatukan beberapa ide manjadi satu ide dalam sebuah club. “Tapi saat ini saya lebih mementingkan belajar dan memilih masuk ke Kedokteran Umum Universitas Malahayati,” kata Aji.

Menurutnya, Universitas Malahayati memiliki fasilitas yang memadai sehingga ini menjadi tempat yang tepat untuk ia menimba ilmu.[]