Posts

Puisi “Arti Cinta Menurut Ku” Karya Mahasiswa Fakultas Ekonomi

Arti Cinta Menurut Ku

Karya R Bara Pratama

Cinta adalah sebuah rasa aneh yang begitu bermakna
Cinta itu tumbuh seiring dengan kepercayaan terhadap seseorang
Sedikit demi sedikit cinta mulai merasuk bagai virus di dalam darah
Merobek hati dan memikat layaknya sebuah magnet

Cinta itu bukan hanya tentang sebuah keharmonisan
Tetapi kekuatan atas sebuah pengabdian
Terkadang kau merasa nyaman
Terkadang kau merasa sangat lelah untuk menghadapinya

Rasa ini hanya pembiasan Adanya
Berbanding terbalik atas kenyataan
Saat kau merasa senang, justru itulah sebuah awal penderitaan mu
Namun saat kau merasa sakit, hancur, kecewa..
Rasa itu lah yang kan membuat mu senang dan tegar menghadapi hidup !

Hidup itu berawal dari Mimpi
Dan mimpi itu berawal dari cinta kasih…
Cinta tak perlu kau mengerti,,,
Cukup kau buktikan,,
Seberapa besar kasih sayang yang dapat kau bagi kepada orang lain
Buktikan, buktikan kau mampu membuatnya bahagia
Kemarin, kini, dan Seterusnya

Tentang Penulis

R. Bara Pratama, Mahasiswa Tingkat 3 Fakultas Ekonomi Universitas Malahayati. Membaca dan menulis adalah cara saya menikmati hidup. Mencoba hidup melalui tulisan, merasa mati ketika tak mampu mengungkapkan. Kontak saya di:

Email: barachan4@gmail.com

FB: bara.c.ii

IG dan Line: bara_jr

Puisi Karya Nezla; Ketika Hati Ini Tak Dapat Menjelaskan

Ketika Hati Ini Tak Dapat Menjelaskan

Karya: Nezla Anisa Ningrum

Ketika pipi mulai merona

Maka hati ini pun berdegub kencang

Serasa kaki ini bergetar hebat

Sampai mulut pun bungkam dengan semuanya.

Pandangan ini mulai merasuk kedalam indahnya bola matamu
Mencoba membaca apa yang tertulis di hati
Dan menengok ke arah sanubari
Berharap kau merasakan rasa yang sama.

Kau hanya mimpiku, Bunga tidurku
Bak halusinasi nan fatamorgana
Tak dapat ku genggam
Hanya tampak dalam maya.

Aku larut dalam gulita malam
Tersesat oleh hutan tak bertuan
Seketika kau hadir bagai kunang kunang
Memberi secercah cahaya yang tak begitu terang namun memberi ketenangan.

Mata ini tak hentinya mencari parasmu
Melihatmu samar bak kabut menutupi
Hanya tersisa bayang-bayang mu
Yang sulit tuk menggapainya

Dialah matahari yang selalu menghapus mendungku

cinta yang berusaha kusembunyikan dalam setiap sikap dinginku

Perasaan yang meledak tak terkendali

Taukah kau,

Senyuman yang pernah kau lemparkan
Kini tersangkut di relung hati.

Jika menyukaimu adalah rahasia
Hati ini kelu, tak dapat menjelaskan
Lalu kepada siapa aku harus meluapkannya?

Tentang Penulis:

Nezla Anisa Ningrum, seorang Mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Malahayati. Menulis adalah ungkapan isi hati yang diungkapkan secara tertulis, ketika mulut ini bungkam tak dapat menjelaskan. Puisi adalah karya, karya yang abadi. “The reason I wrote this, so that this feeling is timeless. I choose to love you in silence. Because in silence I find no rejection, and in silence no one owns  you but me,” ujar ku.[]

Puisi Cinta Karya Cut Mutiawati

Cinta

Karya Cut Mutiawati

Cinta…..
Dimanakah dia?Hadirnya pun belum nyata
Tapi selalu bertemu dalam dunia maya
Membawa semangat baru dalam hidupku
Sebuah rasa yang tak bisa kujelaskan

Cinta….
Manakala hati diserbu oleh rindu
Aku hanya bisa berdoa dalam renungan
Bersabar datangnya waktu untuk bertemu
Sekarang aku hanya dapat bernyanyi sendiri dalam hayalan
Bernyanyi menyandungkan irama ungkapan hatiku
Bernyanyi dengan harapan impian pembawa rindu yang menggebu

Cinta….
Kau di duniamu
Aku diduniaku
Andaikan bisa kubuat dunia untuk kita bersatu
Maka mata ini akan metatap lama indahnya parasmu
Maka Bibir ini akan terus melepas senyum kepadamu
Maka Telinga ini tak henti mendengar suara indahmu
Ceritamu yang selama ini hanya bisa ku baca
Ketika kita bertemu
Akan ku dengar ceritamu dengan begitu nyata

Cinta…..
Mungkin lidah ini akan kelu untuk berkata
Tapi akan kucoba untuk melunakkannya
Cinta…..
Walau kamu belum nyata
Tapi kamu pengobar semangat disetiap hari-hari ku
Pemberi warna-warna indah dalam hidupku

Percayalah hati ini kan kujaga untukmu
Hati yang akan kau jaga dan bahagikan selalu
Ketahuilah hati inilah yang selalu berteriak rindu ingin bertemu

Karna kaulah pangeranku