Posts

Kisah Menarik Dibalik Hari Perdamaian Internasional

HARI Perdamaian Internasional diperingati pada 21 September setiap tahunnya. Tanggal 21 September ini ditetapkan oleh Majelis Umum PBB melalui Resolusi Nomor 55/282 pada Tahun 1991 sebagai Hari Perdamaian Internasional (the International Day Of Peace). Ini adalah hasil kebulatan tekad para pemimpin dunia yang disuarakan sebagai Hari Tanpa Kekerasan dan Gencatan Senjata serta Perdamaian Dunia. Penetapan Hari Perdamaian Dunia tersebut merupakan sebuah himbauan dan ajakan bagi semua bangsa dan anggota masyarakat di muka bumi ini untuk menghentikan segala bentuk permusuhan dan konflik.

Peringatan ini didedikasikan demi perdamaian dunia, dan secara khusus demi berakhirnya perang dan kekerasan, misalnya yang mungkin disebabkan oleh suatu gencatan senjata sementara di zona pertempuran untuk akses bantuan kemanusiaan. Hari Perdamaian Internasional pertama kali diperingati tahun 1982, dan dipertahankan oleh banyak negara, kelompok politik, militer, dan masyarakat. Pada tahun 2013, untuk pertama kalinya, hari peringatan ini didedikasikan oleh Sekretaris Jenderal PBB untuk pendidikan perdamaian, sebagai sarana pencegahan yang penting untuk mengurangi peperangan yang berkelanjutan.

Untuk membuka hari peringatan ini, Lonceng Perdamaian PBB dibunyikan di Markas Besar PBB (di Kota New York). Lonceng tersebut dibuat dari koin-koin yang disumbangkan oleh anak-anak dari seluruh benua selain Afrika, dan merupakan hadiah dariAsosiasi Perserikatan Bangsa-Bangsa dari Jepang, sebagai “suatu pengingat atas korban manusia akibat peperangan”; pada salah satu sisinya tertulis, “Long live absolute world peace” (Panjang umur perdamaian dunia sepenuhnya).

Tahun 1991, suara tentang perdamaian sudah dikisahkan dalam cerita Legenda Burung Bangau Kertas oleh gadis kecil Jepang berumur dua tahun, yakni Sadako Sasaki yang meninggal akibat radiasi bom atom Amerika Serikat dan sekutunya yang meluluhlantakan Hiroshima pada 6 Agustus 1945. Kisah anak kacil itu menyerukkan perdamaian lewat 1.000 burung Bangau kertas (Versi ini diambil dari buku “Sadako and the Thousand Paper Cranes”) yang dilipatnya bersama teman-temannya pada November 1954-1955 ketika ia dalam perawatan di rumah sakit karena diagnosa penyakit Leukemia akibat radiasi bom.

Melalui 1.000 Burung Bangau Kertas yang kemudian dikubur bersama-sama dengan Sadako ketika ia meningal dunia meninggal di pagi hari 25 Oktober 1955 pada umur 12 tahun adalah ingin menyampaikan satu hal besar kepada dunia, yaitu: “Kore wa bokura no sakebi desu. Kore wa watashitachi no inori desu. Sekai ni heiwa o kizuku tame no), yang kurang lebih artinya: “Ini adalah seruan kami. Ini adalah doa kami. Untuk membangun kedamaian di dunia”. Cerita kuno itu memang tidak populer tetapi mempunyai makna yang sangat besar bagi perdamaian dunia. Itulah sebabnya Patung Sadako didirikan di  Taman Perdamaian Seattle, Amerika Serikat. Sadako telah menjadi simbol dampak Perang Nuklir. Itulah cerita kecil tentang perdamaian yang mungkin terlupakan oleh dunia.

Ketika hari ini (21 September 2016) masyarakat dunia menyerukan tentang perdamaian yang artinya tidak ada peperangan, tidak ada permusuhan, tidak ada konflik di muka bumi ini, di masyarakat kita adalah sebuah kerinduan untuk mendambakan kedamaian dan keamanan meskipun harapan itu masih jauh berangan-angan.

|Sumber :www.kompasiana, www.wikipedia.org

Michael Iskandar; Penemu Teknologi Mesin Big Bag Asal Indonesia, Mesinnya Valentino Rossi

MICHAEL Iskandar adalah Seorang Pembalap motor dan Ahli otomotif Indonesia. Namanya yang dikenal sebagai pembalap Suzuki ditahun 1949, kemudian berlanjut menjadi bagian tim riset balap motor Suzuki di tahun 1963 dan juga sebagai tokoh dibelakang suksesnya prestasi balap motor Indonesia. Ia dikenal karena telah menemukan teknologi Big Bang untuk motor GP Yamaha.

Potret Valintino Rossi bersama motornya yang memakai mesin big bag Indonesia

Potret Valintino Rossi bersama motornya yang memakai mesin big bag Indonesia

Michael Iskandar atau yang akrab dipanggil Om Chia menpunyai nama asli Tjia goan Heong, lahir pada tahun 1957. Waktu kecil Om Chia suka memilihara ayam dan semasa di padang Om Chia sekolah sampai tingkat tujuh di sekolah Veteran Belanda belum menyelesaikan studinya Om chia pindah ke medan melanjutkan STM tapi sayangnya hanya setengah jalan saja.

Saat masih muda Michael Iskandar pernah menjadi anak band. Ia mampu memainkan alat musik gitar dan ukulele. Hampir tiap malam minggu, tidak pernah absen untuk menggelar pertunjukan internal bersama rekan-rekannya.

Om Chia yang pernah merasakan jaman penjajahan Jepang…mengaku pada saat itu indonesia sangantlah susah, lalu om Chia bekerja dengan jepang di alat-alat pertanian. Di pabrik itu ada seorang belanda yang mempunya mesin Harley tua dan di perbaiki kembali..saat itu om Chia sering memperhatikan, membantu mencuci,merwat harley itu..saat itu Om Chia masih asing dan terheran-heran dengan mesin motor …kenapa motor kok bisa jalan…?

Mulali lah Om Chia tertarik lebih dalam untuk mengetahui motor lebih dalam…karena ke uletan dan kerja kerasnya Om Chia sangat di sayang oleh atasannya. Sewaktu bekerja di jepang Om Chia punya teman yaitu Montero keturunan Portugis.

Setelah jepang kalah Om Chia dan Montero di evakuasi ke batavia di jemput oleh orang inggris disana om Chia Dan montero bekerja dengan militer belanda di militer transport dienst (MTD) di mana om Chia menengani bagian transport Militer di bagian service mobil secara otodidak om Chia mempelajari mesin-mesin itu.

Setelah sahabatnya naik pangkat dan di hadiahi sebuah motor dinas yaitu Harley, om Chia yang terpesona itu akhirnya diam-diam menaiki motor itu padah sama sekali om Chia tidak pernah mengendarai motor sebelumnya akhirnya terjadi kericuhan memancing kepala (MTD) keluar yaitu Ir.Lapre setelah mau di marah-marahi dan mau di hukum akhirnya dengan bantuan montero om Chia di pindahkan ke bagian bengkel Motor-motor dinas, disitu om Chia mulai terjun langsung ke dunia motor, di sana om Chia bekerja sama dengan ke dua temannya yaitu mayor Balyet dan sersan Denjider lagi-lagi di dalam bekerja om Chia tidak setengah-setengah, om Chia begitu di perhatikan dan sangat di sayangi, dalam waktu singkat saja om Chia di angkat menjadi kepala kelompok bengkel sservice motor.

Menjadi pembalap

Sejak tahun 1949, Om Chia menjadi pembalap yang membawa bendera Suzuki. Loyalitasnya pada profesi yang dijalani melahirkan keparcayaan dan hasil yang maksimal. Hingga akhirnya pada tahun 60an Om Chia berputar haluan, namun tetap dalam koridor dunia balap dengan menjadi mekanik. Sejak saat itu, karirnya terus meningkat dan terus berkreasi sesuai iklim balap Indonesia dan mengawal berbagai pembalap tanah air.

Namanya yang dikenal sebagai pembalap Suzuki ditahun 1949, kemudian berlanjut menjadi bagian tim riset balap motor Suzuki di tahun 1963 dan juga sebagai tokoh dibelakang suksesnya prestasi balap motor Indonesia.

Om Chia muncul di arena balap bersama gunardi (Thio Tjang Djen) dan ong Soe ho pada 1958, om Chia terjun di lintas balap Curug dengan mengendarai Vellocete buatan Inggris, setelah itu om Chia terjun di lintasan balap Cililitan dengan mengendarai gold Star,kemudian kembali ke curug.

Pada tahun 1960 JAJ Grasuis (Jan alex Jacobus, orang belanda) bersama dengan bambang gunardi (Thio Tjang Djen) dan Michael Iskandar (Tjia goan Heong) mewakili indonesia dalam perlombaan balap motor Lionel pereira Challange Cup di seri Langka.

Sejarah Motor Balap JAJ Grashuis selama dua dekade berikutnya mencerminkan kebangkitan OR Otomotif di Tanah Air di era 1950an namanya pasti di sebut-sebut pembalap di era selanjutnya bila berbicara tentang olah raga otomotif di Tanah Air.

Hasil riset nya berhasil membawa Suzuki Shogun dan Smash menjadi momok yang menakutkan bagi lawannya di balapan Indoprix, bersama Tim Suzuki TOP1 BRT SHC FDR Chia Felix. Selain itu, Om Chia juga pernah menyabet gelar Juara Asia pada 2008 silam bersama pembalapnya Owie Nurhuda.

Michael Iskandar mulai muncul di berbagai arena Balap pada tahun 1957, dua tahun kemudian berlangsung dengan bang gunardi (Thio Tjang Djen) dan ong Soe hosetealh itu om Chia lebih aktif mengkorek motor Suzuki yang pada saat Itu menjadi saingan terberat Yamaha, pembalap yang sering menang di atas motor Suzuki A100 Hasil Korekannya adalah Hendra Abauw,Tirta Saputra Beng Soeswanto, Maneke cho, Om Jadi sering mendampingi pembalap dalam lomba balap motor di luar negeri seperti Malaysia, Siangapura, Macau, Thailand dan Jepang, setelah itu banyak para pembalap muda muncul sebagai Juara dengan rakitan mesin Om Chia.

  • Generasi ke1, Abauw,Beng soeswanto,inton, Ashun Bahar
  • Generasi Ke 2, Nanag gunawan, Doni W (solo), Beng Kim, Kosasih, Bilham, Jhoni Wijaya, Popey, Iyen,Alm Lili (bali), leo Santana, herman D, (Tek Kwie), nenet Taraya
  • Generasi ke 3, Hong Cuan, En Lie, yayang ompong, Hong An, Akong, Deden, Arsyad, Karry hutama
  • Generasi ke 4, Felix Jy, Decky setiawan, Awi, Asep Hendro, Dadang Nugraha, Imanudin, Girianto
  • Generasi 5, Sigit Sugiarto, Deny, Bima Octavianuz
  • Generasi ke 6, Rafid Poppy, Hendriansyah, Bima Aditia
  • Generasi ke 7, Febrianus Balang,Owie Nurhuda, Ahmad Kohar

Teknologi Big Bang

Bigbang adalah teknologi yang diterapkan pada sepeda motor balap (Moto GP) yamaha yang ditemukan oleh Michael Iskandar. Keunggulan teknologi pada mesin ini yaitu memiliki penyaluran tenaga yang lebih halus meskipun sistem pemindah daya sering kali membuat motor mengalami slide pada ban belakang.  Teknologi ini juga membuat motor tampil lebih meyakinkan dilintasan yang menikung. Sebagai raja tikungan Valentino Rossi sangat menggemari mesin ini. Karena Rossi memiliki keunggulan ketika melakukan manuver tikungan. Pada sejarahnya Rossi memang lebih banyak berkutat dengan mesin Big-bang ketimbang screamer. Mulai dari Honda tahun 2002 lewat RCV211v hingga tahun 2010 dengan Yamaha M-1. The Doctor selalu menggunakan mesin big-bang. Kebanyakan pembalap modern lain pun lebih menyukai teknologi big bang ketibang teknologi lain semisal screamer yang terkenal liar.

Mesin Big Bag

Secara perbandingan, diputaran tinggi, power mesin screamer lebih sulit dikendalikan dari pada mesin big bang. Karena tiap interval 180 derajat putaran engkol terjadi langkah usaha.
Beda dengan mesin big bang, 2 ledakan terjadi berurutan (hampir bersamaan), tapi setelah itu ada interval yang cukup lama sebelum terjadi 2 ledakan berurutan berikutnya. Itulah kenapa ada yang menyebutnya big bang dan ada yang menyebutnya long bang.

Teknologi big bang sudah terbukti handal di lintasan Moto GP. Misalnya pada Yamaha M1 800 cc, sebagai satu-satunya mesin big bang, MI 800 mampu melawan mesin screamer Ducati & Honda. Teknologi ini membuat mesin begitu lincah ditikungan dan membuat pembalapnya unggul saat adu cepat dan mesin juga memiliki daya tahan hingga diakhir balapan.

Keunggulan lainnya dari mesin big bang adalah ban yang lebih awet dipakai balapan karena adanya jeda yang cukup lama, dibanding teknologi lain yang menyebabkan ban menerima hentakan power dari mesin.

Penghargaan

  • Penghargaan dari Indo Mobil karena prestasi dan kesetiaannya pada Suzuki
  • Diakui prestasinya oleh IMI (Ikatan Motor indonesia)

Kematian

Om Chia mulai sakit-sakitan setelah ditinggal sang Isteri tercinta, Maria Elisabeth pada tahun 2009. Hingga akhirnya Om Chia mengehembuskan nafas terakhirnya di RS Prima Medika Denpasar, Bali, setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kake 11 cucu ini menghembuskan nafas terakhirnya diusia yang ke 84 tahun karena menderita komplikasi kanker prostat pada 4 Mei 2010 di Denpasar, Bali. Jenazah Om Chia dimakamkan di pemakaman Sandiego Hill, Karawang Barat.

|Sumber : www.blogpenemu.blogspot.co.id dan berbagai sumber lainnya.

Menyapa Pesut Mahakam, Mamalia Air Unik Yang Semakin Terkikis

PESUT Mahakam, bernama latin Orcaella brevirostris merupakan mamalia air yang hanya bisa ditemukan di Perairan Sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Diperkirakan populasi Pesut Mahakam kini tidak lebih dari 70 ekor. Angka itu membuat Pesut Mahakam masuk daftar salah satu binatang paling langka di Indonesia. Sehingga tidak berlebihan jika kemudian IUCN Redlist menyatakan status konservasi Pesut Mahakam sebagai Critically Endangered (Kitis) yaitu tingkat keterancaman tertinggi.

Pesut merupakan hewan yang unik, sebagai mamalia air tawar ukuran tubuhnya sangatlah besar, bisa mencapai 2,3 meter dengan berat mencapai 130 kg. Tubuh Pesut berwarna abu-abu atau kelabu sampai biru tua dengan bagian bawah berwarna lebih pucat. Bentuk badan pesut hampir mendekati oval dengan sirip punggung mengecil dan agak ke belakang. Kepala pesut berbentuk bulat dengan mata yang berukuran kecil. Bagian moncong pendek dan tampak papak dengan lubang pernafasan. Sirip punggung berukuran kecil terletak di belakang pertengahan punggung. Dahi tinggi dan membundar, tidak ada paruh. Sirip renangnya relatif pendek dan lebar.
Pesut bernafas dengan mengambil udara di permukaan air. Binatang ini dapat juga menyemburkan air dari mulutnya. Pesut bergerak dalam kawanan kecil. Meski pandangannya tidak begitu tajam dan hidup dalam air yang mengandung lumpur, namun mempunyai kemampuan mendeteksi dan menghindari rintangan-rintangan dengan menggunakan gelombang ultrasonik.

Kelangkaan populasi Pesut Mahakam diduga akibat terganggunya habitat baik oleh lalu-lintas perairan sungai Mahakam maupun tingginya tingkat pencemaran air, erosi, dan pendangkalan sungai akibat pengelolaan hutan di sekitarnya. Selain itu, jaring nelayan juga merupakan musuh utama hewan bertubuh besar ini.

Di Indonesia sendiri, pesut Mahakam di tetapkan sebagai satwa yang dilindungi berdasarkan PP No. 7 Tahun 1999 tentang Tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. Jadi mari lindungi dan lestarikan hewan lucu yang satu ini ya[]

Puisi “Ruang Kosong” Karya Mahasiswa Ekonomi

Ruang Kosong

Karya R Bara Pratama

 

Aku adalah ruang kosong
Sunyi tak berpenghuni
Aku adalah tumpukan bata merah
Terpaksa merekat dalam kehidupan yang pekat

Aku hanyalah seonggok daging
Menggumpal gempal tanpa makna
Lorong kosong tanpa arah
Berjalan memaksa tak berdaya

Aku berbeda
Aku bukan engkau atau dia
Ini wajah ku..bukan topengmu
Bukan pula fatamorgana penjilat dunia

Aku ya aku
Rangkaian tulang rapuh
Dengan segala kekuranganku
Tapi ini aku bukan engkau atau dia

Selamat Hari Departemen Luar Negeri Republik Indonesia

HARI Departemen Luar Negeri Republik Indonesia diperingati pada 19 Agustus setiap tahunnya. Departemen Luar Negeri RI berdiri pada 19 Agustus 1945, dua hari setelah kemerdekaan Indonesia. Departemen Luar Negeri RI merupakan salah satu dari 13 kementrian yang pertama di Indonesia.

Dengan struktur organisasi yang sangat sederhana, yang terdiri dari Sekretariat, Direktorat Hubungan Masyarakat, Direktorat Politik, Direktorat Penterjemah, Direktorat Administrasi dan Direktorat Perijinan.

Kementerian Luar Negeri dipimpin oleh seorang Menteri Luar Negeri (Menlu) yang sejak 27 Oktober 2014 dijabat oleh Retno Marsudi dan Wakil Menteri yang dijabat oleh Abdurrahman Mohammad Fachir yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo sejak 27 Oktober 2014 bersamaan dengan pelantikan menteri Kabinet Kerja.

Kementerian Luar Negeri RI mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang politik dan hubungan luar negeri dalam pemerintahan untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana, Kementerian Luar Negeri RI menyelenggarakan fungsi:

  1. perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan di bidang politik dan hubungan luar negeri;
  2. pengelolaan barang milik/kekayaan negara yang menjadi tanggung jawab Kementerian Luar Negeri;
  3. pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian Luar Negeri; dan
  4. pelaksanaan kegiatan teknis dari pusat sampai ke daerah.

Departeman Luar Negeri RI merupakan salah satu unsur pelaksana pemerintah di bidang pemerintahan luar negeri yang dipimpin oleh seorang Menteri yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden.

Pada akhir tahun 2001 Departemen Luar Negeri RI melakukan strukturisasi baru, yang dilaksanakan pada awal tahun 2002. Proses restrukturisasi tersebut dihasilkan dengan Keputusan Presiden Nomor 109 Tahun 2001. Pembenahan diri itu pada umumnya menyangkut restrukturisasi Departemen Luar Negeri dan Perwakilan RI, serta pembenahan profesi diplomat.

Restrukturisasi dilakukan karena di satu sisi tantangan yang ada saat ini berbeda dengan 50 tahun lalu. Struktur organisasi pusat yang sudah ada sejak tahun 1974 dinilai tidak memadai lagi, dan telah terjadi perubahan besar dan mendasar pada tingkat nasional dan internasional.

Dalam formasi yang sekarang, Departemen Luar Negeri RI mempunyai 54 direktorat Eselon II dan 10 Eselon I. Departemen Luar Negeri RI terdiri dari Sekretariat Jenderal dan Inspektorat Jenderal yang meiliki tugas membantu Presiden dalam menyelenggarakan sebagian tugas pemerintahan di bidang politik dan hubungan luar negeri. Departemen Luar Negeri memiliki beberapa fungsi, diantaranya adalah:

  1. Pelaksanaan politik luar negeri serta penyelenggaraan hubungan luar negeri;
  2. Pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas serta pelayanan administrasi Departemen;
  3. Pelaksanaan pengawasan fungsional.

Dalam upaya menyelenggarakan fungsi-fungsi tersebut, Departemen Luar Negeri RI juga mempunyai kewenangan, yakni:

  1. Penetapan kebijakan di bidangnya untuk mendukung pembangunan secara makro;
  2. Pengaturan penerapan perjanjian atau persetujuan internasional yang disahkan atas nama negara;
  3. Penetapan kebijakan sistem informasi nasional di bidangnya.

Departemen Luar Negeri RI sendiri terdiri dari satu sekretariat jenderal, tujuh Direktorat Jenderal, satu Inspektorat Jenderal, satu Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan dan Lima Staf Ahli Bidang.

Sumber : (SK Menteri Luar Negeri RI no. SK.053/OT/II/2002/01 tahun 2002 pasal 1-5)

|Sumber: www.wikipedia.org dan beberapa sumber lainnya.

 

Temuan Populer dan Bermanfaat Ini Ternyata Karya Anak Bangsa Indonesia

 

INDONESIA memiliki anak bangsa yang begitu hebat dan berpotensi di segala bidang. Baik itu teknik, teknologi, kesehatan, dan masih banyak lagi. Misalnya si jago hacker tanpa kuliah Jim Geoverdi, lalu Warsito Taruno sang pencipta mesin scanning MRI , ada juga penemu kromosom Joe-Hin Tjio yang juga orang Indonesia. Dan masih banyak lagi yang lainnya. Tapi kalian pasti tidak menyangka jika beberapa penemuan populer ini merupakan karya anak Indonesia. Penemuan itu seperti:

1. Kontainer Nuklir (Yudi Utomo Imardjoko)

container nuclear biologi

Seorang Peneliti dan Ketua Jurusan Teknik Nuklir Fakultas Teknik Universitas Gajah Mada (UGM), Yudi Utomo Imardjoko, berhasil menemukan kontainer limbah nuklir. Temuan tersebut merupakan hasil penelitian bersama lima koleganya. Kontainer tersebut berbentuk silinder berbahan titanium. Diameternya 1,6 meter dengan panjang 4 meter. Sedangkan dindingnya setebal 24 sentimeter.

Pemikiran Yudi didasarkan pada kemungkinan penanganan limbah radioaktif nuklir dari uraian uranium dan plutonium. Diperkirakan jika ada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di Indonesia berkapasitas 1000 megawatt, paling tidak per tahun menghasilkan limbah sebanyak 797 ton. Klasifikasinya ialah 27 ton limbah aktivitas tinggi, limbah aktivitas sedang sebanyak 310 ton sedangkan limbah aktivitas rendah 460 ton. Untuk mendaur-ulangnya, dibutuhkan wadah penyimpanan yang memadai.

Ide kontainer limbah nuklir Yudi dibangun berdasarkan fungsi untuk menimbun limbah tersebut. Limbah yang disimpan tersebut harus dibiarkan molekulnya meluruh sendiri dalam tenggang waktu yang panjang. Jika secara fisik dan kimia telah dinyatakan stabil barulah bisa dipindahkan ke tempat yang terisolasi dari lingkungan, karena bagaimana pun juga limbah nuklir tersebut tetap berbahaya bagi lingkungan.

Sayangnya temuan Yudi yang diperkirakan mampu menyimpan limbah nuklir sampai 10 ribu tahun tersebut tak terpakai, sebab hingga saat ini di Indonesia belum ada pembangkit listrik tenaga nuklir. Diperkirakan bangsa kita baru membutuhkannya 50 tahun mendatang. Padahal penemuan tersebut sudah memperoleh hak paten di Indonesia dan Amerika sejak lama.

2. Kontruksi beton penyangga jalan layang (Tjokorda Raka Sukawati)

konstruksi sosrobahu

Tjokorda Raka Sukawati berhasil menemukan teknik pembangunan jalan layang tanpa mengganggu arus lalu lintas karena bahu jalan kota besar yang sempit. Bahu tiang jalan layang yang kerap disebut Sosrobahu (artinya : seribu pundak) tersebut bisa memutar beton seberat 480 ton sebesar 90 derajat. Berdasarkan kalkulasi eksak, kontruksi Sosrobahu mampu bertahan hingga satu abad lamanya.

Teknik Sosrobahu dipakai pada pembangunan jalan layang tol Cawang-Tanjung Priok (16,5 kilometer) awal November 1989 silam. Namun enam tahun setelahnya Direktur Jenderal Hak Cipta Paten dan Merek Indonesia baru mengeluarkan hak paten. Hal tersebut tergolong lambat sebab tahun 1992 Jepang, Malaysia, dan Filipina sudah terlebih dahulu menerbitkan hak paten.

Tjokorda Raka Sukawati yang lahir di Ubud ini sempat meraih Gelar Insinyur di Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia menempuh karier di PT Hutama Karya hingga menjabat sebagai direktur perusahaan.

Hasil temuan Tjokorda yang dijuluki putra ASEAN ini sudah diekspor ke Filipina, Malaysia, Thailand, dan Singapura.

3. BJ Habibie jagoan pembuat pesawat terbang

pesawat N250

Tak dipungkiri, mantan presiden ketiga Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie, adalah jago pembuat pesawat terbang asli Indonesia. Ketika masih kuliah di Jerman dan tengah menyelesaikan tugas akhir sebagai syarat mendapat gelar doktor, Habibie diharuskan membuat pesawat yang kecepatannya 20 kali kecepatan suara.

Waktu ia menyelesaikan S-3, ia wajib merancang pesawat terbang yang terbangnya 20 kali kecepatan suara. Seperti apa pesawatnya bahkan dia sendiri tidak bisa membayangkan tapi harus dikembangkan, kalau tidak, konon tidak dapat S-3. Sewaktu mengembangkan pesawat tersebut, Habibie bekerja di perusahaan kecil di Hamburg, Jerman. Singkat cerita, usai berhasil mengembangkan pesawat tersebut, Habibie langsung disuruh pulang ke Tanah Air. Dia diminta mengembangkan industri strategis di dalam negeri.

Sesampainya di Indonesia, Habibie mulai mengembangkan industri penerbangan nasional dengan membuat pesawat N 250 yang dikerjakan hanya 20 orang. Namun harapan untuk memajukan industri strategis ini kandas ketika Habibie diangkat menjadi Wakil Presiden.

4. Penemu jaringan 4G (Prof. Khoirul Anwar)

jaringan 4G

Teknolgi 4G LTE adalah teknologi yang banyak digunakan oleh produsen smartphone di seluruh dunia. Teknologi jaringan internet super cepat ini membuat proses transfer data lebih cepat dan lebih stabil dibandingkan dengan teknologi 3G yang selama ini banyak dikenal orang.

Prof. Khoirul Anwar adalah penemu teknologi 4G tersebut sekaligus pemegang hak paten teknologi 4G berbasis OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing). Sistem ini mampu menurunkan energi hingga 5dB atau 100 ribu kali lebih kecil dari yang diperlukan.

Hasil temuan anak bangsa Indonesia tersebut sejauh ini telah digunakan perusahaan elektronik besar asal Jepang. Selain itu teknologi ini tengah dijajaki oleh raksasa telekomunikasi asal Tiongkok, Huawei Technology.

Pria asal Kediri ini adalah alumni Teknik Elektro ITB dengan predikat cumlaude. Lulus dari ITB dia melanjutkan pendidikan di Nara Institute of Science and Technology (NAIST) dan memperoleh gelar master di tahun 2005 serta doktor pada 2008. Khoirul juga sempat menerima penghargaan IEEE Best Student Paper Award of IEEE Radio and Wireless Symposium (RWS) 2006, di California.

Ide awalnya Khoirul mencoba mengurangi daya transmisi guna meningkatkan kecepatan laju data. Penurunan daya dilakukan hingga 5dB saja (100.000 = 10 pangkat 5 kali lebih kecil dari teknologi sebelumnya) tapi hasilnya kecepatan transmisi justru meningkat.

Selamat Menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia Yang Ke-71

HARI Kemerdekaan Indonesia diperingati pada 17 Agustus setiap tahunnya. Bulan Agustus menjadi momen penting bagi Bangsa Indonesia, pasalnya pada 17 Agustus 1945 secara resmi Indonesia dinyatakan sebagai negara merdeka. Tak hanya merdeka secara lahir namun juga secara batin, setelah bertahun – tahun di jajah oleh bangsa asing dan hingga kini kita masih merasakan kemerdekaan tersebut.

Pada tahun 2016, Indonesia telah berusia 71 tahun, usia yang di bilang sudah tua dalam mengarungi kehidupan. Pada Peringatan HUT RI Ke 71 tahun 2016 ini jatuh pada Rabu, 17 Agustus 2016.  Banyak Sekali kegiatan ataupun agenda yang di buat dalam rangka untuk menyemarakkan HUT RI ke 71 .

Salah satu agenda yang sakral adalah Pelaksanaan Upacara Bendara yang dilaksanakan oleh setiap Instansi dan Elemen masyarakat Indonesia. Apalagi pada saat pengibaran Bendera Merah Putih yang selanjutnya di Iringi Lagu Kebangsaan “Indonesia Raya”, Pada momen itu akan melahirkan darah – darah Nasionalisme pada diri kita.

Namun sesungguhnya makna kemerdekaan yang hakiki adalah tidak hanya sebatas keluar dari penjajahan perang namun juga keluar dari segala bentuk penjajahan baik berbentuk fisik maupun batin. Untuk mewujudkan mimpi dan cita – cita para pahlawan yang telah gugur di medan perang marilah kita mengisi Kemerdekaan Indonesia dengan menjaga negara Indonesia dari segala bentuk penjajahan dan yang lebih penting lagi adalah ikut berperan dalam program pembangunan pemerintah guna menuju Indonesia yang mandiri dan berkemajuan.

Logo HUT RI ke 71 2016 terdiri atas 3 warna, warna putih dimanfaatkan untuk angka dan tulisan tahun yang disingkat TH, selanjutnya angka 71 tersebut dikemas dalam kemasan area merah, adapun untuk tulisan Indonesia berwarna hitam. Di bawah tulisan “Indonesia” ada tulisan warna merah yang berbunyi “Kerja Nyata”, nah  tema HUT RI ke-71 tahun 2016 adalah Indonesia Kerja Nyata.

Download Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2016
|Sumber : www.websitependidikan.com, www.salamsatudata.com

Puisi Berjudul “Nona Manis” Karya R Bara Pratama

Nona Manis

Karya R Bara Pratama

 

Nona manis berlesung pipit
Rambut diikat membuatku terpikat
Menyendiri di bangku taman
Wajah muram mengapa gerangan?

Boleh kah aku mendekatimu?
Menghapus suram, mencoba menghiburmu
Aku ingin memberi senyum di sudut bibir mu
Membuat nanar di mata indahmu

Biarkan tubuh hangatku mendekapmu
Mengganti cinta yang meninggalkanmu
Memberi keindahan yang coba kau lupakan
Menggores kenangan baru dalam hidupmu

Aku bukan malaikatmu
Kaulah malaikatku!
Denganmu aku mampu mengerti indahnya penantian
Denganmu aku paham tegarnya ketulusan
Denganmu….
Aku mampu menjadi yang terbaik

Kinilah saatnya menghapus jarak antara kita
Aku tunjukkan Cinta Sejati itu apa!
Jika kau merasa akulah orangnya
Biarkan aku bersamamu selamanya

R. Bara Pratama, Mahasiswa Tingkat 3 Fakultas Ekonomi Universitas Malahayati. Membaca dan menulis adalah cara saya menikmati hidup. Mencoba hidup melalui tulisan, merasa mati ketika tak mampu mengungkapkan. Kontak saya di:

Email: barachan4@gmail.com

FB: bara.c.ii

IG dan Line: bara_jr

Puisi “Kisah Cinta Musim Semi” Karya R Bara Pratama

Kisah Cinta Musim Semi

Karya R Bara Pratama

Semilir angin di musim semi
Cerita Dedaunan dengan kisah musim dinginnya
Para Kolibri nampak asyik muncucup nektar kesuakaannya

Aku masih ditemani secangkir kopi hangat
Melongok keluar jendela
Mengintip para jangkrik yang sedang memadu cinta
Benak ku melayang pada sosok mu yang begitu kurindukan
Engkau yang kini mungkin damai bahagia disana
Bersama sang pencinta…

Aku sangat merindukanmu
Begitu merindukan senyummu…
Masih ingatkah dengan ku sayang?
Lihat aku kini, aku dan kesuksesanku
Dengan segala yang kumiliki, aku masih merindukanmu
Merindukan cerita kita
Kisah tentang cinta dan keabadian

Diwaktu ini aku tak bisa bersamamu
Menemani malam dinginmu
Berada disampingmu..
Tapi kau ada disini, terpatri kokoh di relung hati
Hanya kasih dan doa tulus caraku mengenangmu
Mengenang kisah musim semi kita,
Kisah Cinta, asa dan keabadian rasa

R. Bara Pratama, Mahasiswa Tingkat 3 Fakultas Ekonomi Universitas Malahayati. Membaca dan menulis adalah cara saya menikmati hidup. Mencoba hidup melalui tulisan, merasa mati ketika tak mampu mengungkapkan. Kontak saya di:

Email: barachan4@gmail.com

FB: bara.c.ii

IG dan Line: bara_jr

Puisi “Mencintaimu” Karya R Bara Pratama

Mencintaimu

Karya R Bara Pratama

Kuyakin cintaku bukanlah cinta yang paling sempurna
Hanya sebatas hati yang ingin memberi dan memiliki
Karena mencintaimu adalah keindahan dilangit biru
Kan kulakukan meski sulit bagi ragaku
Kesempurnaan..kebahagiaan..
Bukan apa dan siapa
Cukup ada “kita” semua akan terasa indah dan sempurna

Aku mencintaimu
Seperti bunga mencintai keharumannya
Seperti hujan mencintai tetasan airnya
Seperti bulan mencintai cahayanya malamnya
Seperti mentari yang mencintai kehangatannya

Aku mencintaimu bukan karena aku ingin memiliki apa yang ada didirimu
Hanya ingin manis senyum mu
Melukis rasa bahagia disetiap titian hidupmu

Mungkin jantung ini takan pernah berdetak selamanya
Tapi jika Tuhan mengizinkan
Selama jantungku berdetak
Ragaku mampu bergerak
Ijinkan kucintai mu dalam ketulusan

Tentang Penulis

R. Bara Pratama, Mahasiswa Tingkat 3 Fakultas Ekonomi Universitas Malahayati. Membaca dan menulis adalah cara saya menikmati hidup. Mencoba hidup melalui tulisan, merasa mati ketika tak mampu mengungkapkan. Kontak saya di:

Email: barachan4@gmail.com

FB: bara.c.ii

IG dan Line: bara_jr