Posts

Potret Aktivitas Toni saat Usaha Berjualan Roti Bakar

TERDAPAT banyak bisnis dan usaha yang ada saat ini. Akan tetapi tidak semua jenis usaha tersebut akan sesuai dengan pelajar. Hal tersebut dilihat dari faktor waktu, aktivitas, modal dan lain sebagainya. Karena faktor inilah, Toni Wahyu Wicaksono seorang mahasiswa Teknik Mesin angkatan 2014 Universitas Malahayati memilih usaha menjual Roti Bakar Jawa Barat di jl. Hj Komarudin, depan ruko Polinela.

Toni menceritakan, aktivitas usahanya sebenarnya sudah dimulai sejak 2013. Ia mengaku sudah malu untuk meminta uang jajan kepada orangtuanya. Inilah yang menjadi tekadnya untuk memulai usaha. Selain untuk menambah uang jajan, ia pun dapat mengisi waktu luang dengan hal yang positif.

Prinsip nya adalah niat, usaha, dan doa. Laksanakan! jangan takut gagal! selama tidak melanggar aturan negara dan agama. Kuncinya adalah katakan tidak untuk gengsi!.

Berikut aktivitas Toni usaha roti bakar di jl. Hj Komarudin, depan ruko Polinela:

IMG_20160728_082205 IMG_20160728_082213 IMG_20160728_082157IMG_20160729_112726 (1) IMG_20160728_082235 IMG_20160728_082220 IMG_20160729_112737IMG_20160728_082232

Belajar Dari Pengalaman Toni Merintis Usaha Roti Bakar

TERDAPAT banyak bisnis dan usaha yang ada saat ini. Akan tetapi tidak semua jenis usaha tersebut akan sesuai dengan pelajar. Hal tersebut dilihat dari faktor waktu, aktivitas, modal dan lain sebagainya. Karena faktor inilah, Toni Wahyu Wicaksono seorang mahasiswa Teknik Mesin angkatan 2014 Universitas Malahayati memilih usaha menjual Roti Bakar Jawa Barat di jl. Hj Komarudin, depan ruko Polinela.

Ia mulai menjalankan usaha pada tahun 2013 dengan segala usaha yang dikerjakannya. Selain roti bakar, ia pun pernah mencoba usaha lainnya seperti berjualan pakaian pada 2015 kemarin dan saat bulan ramadhan 2016 kemarin, ia berjualan telor ayam ras. Dari sinilah ia mendapatkan banyak pengalaman yang tidak semua orang miliki.

Pikiran usaha muncul dari diri sendiri dikarenakan dahulu setelah usai sekolah pernah merasakan kerja selma 3 tahun sebelum akhirnya kuliah. Mungkin dari kerja itulah sekarag ia sadar dan tau bagaimana susahnya mencari uang. Makadari itu, Toni mulai mencari usaha yang bisa menjadi sampingan dan tak mengganggu kuliahnya yang setidaknya bisa meringankan beban orang tua.

“Prinsip saya adalah niat, usaha, dan doa. Laksanakan! jangan takut gagal! selama tidak melanggar aturan negara dan agama. Kuncinya adalah katakan tidak untuk gengsi!,” ujar toni.

Begitulah prinsip yang ia pakai, sehingga ia dapat mempertahankan usahanya hingga sekarang. Hambatannya hanya jika ada beberapa dosen yang meminta jadwal perkuliahan malam atau dikarenakan terdapat kegiatan organisasi.

“Yang jelas dengan usaha yang saya jalankan, tak hanya mendapatkan uang tetapi banyak ilmu dan pengalaman bagaimana cara kita mengatur waktu agar semua berjalan adil,” ungkapnya.[]

Toni Memilih Usaha yang Tak Mengganggu Jadwal Perkuliahan

MENJADI seorang pelajar atau mahasiswa bukan berarti menjadi halangan bagi kita untuk memulai usaha. Malah disaat usia seperti inilah jiwa usaha seorang pelajar atau mahasiswa harus lebih dikembangkan.

Terdapat banyak bisnis dan usaha yang ada saat ini. Akan tetapi tidak semua jenis usaha tersebut akan sesuai dengan pelajar. Hal tersebut dilihat dari faktor waktu, aktivitas, modal dan lain sebagainya. Karena faktor inilah, Toni Wahyu Wicaksono seorang mahasiswa Teknik Mesin angkatan 2014 Universitas Malahayati memilih usaha menjual Roti Bakar Jawa Barat di jl. Hj Komarudin, depan ruko Polinela.

Toni menceritakan, aktivitas usahanya sebenarnya sudah dimulai sejak 2013. Ia mengaku sudah malu untuk meminta uang jajan kepada orangtuanya. Inilah yang menjadi tekadnya untuk memulai usaha. Selain untuk menambah uang jajan, ia pun dapat mengisi waktu luang dengan hal yang positif.

Diawali dengan niat dan tekad sendiri, ia mampu mempertahankan usahanya hingga sekarang tanpa mengganggu jadwal perkuliahannya. Ia mulai membuka usahanya pukul 4 sore atau setelah ia selesai kuliah. Dan tutup hingga pukul 10 atau 11 malam. Ia pun harus membagi waktunya untuk beristirahat agar selalu fit setiap harinya.

“Bagi yang bereminat dengan roti bakarnya bisa langsung dateng ke TKP. Dateng juga tak harus membeli, sekedar main, nongkrong atau ingin sharing-sharing juga boleh, siapa tau bermanfaat,” ujar toni.

Karena usaha inilah ia mendapat banyak teman atau kenalan dari penjual lainnya yang suatu saat pasti akan dibutuhkan. Menurutnya, semakin banyak teman atau kenalan, maka akan makin banyak sumber informasi. Seperti bagaimana menjalankan usaha selain roti bakar, mulai dari modal dan pendapatan mereka.[]