Posts

Sambutan Rektor Universitas Malahayati Dalam Kuliah Umum Bersama Menpora

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi didampingi Rektor Universitas Malahayati, Muhammad Kadafi berkunjung ke Universitas Malahayati pada Jum’at, 13 April 2018. Selain meresmikan Futsal Center Universitas Malahayati dan membuka Dekan Cup 2018, Menpora juga Groundbreaking Stadion yang diberi nama sesuai namanya, Stadion H. Imam Nahrawi. Tak hanya itu Ia juga memberikan kuliah umum di Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati.

Dalam kuliah umum ini sambutan pertama diberikan kepada Rektor Universitas Malahayati. Dalam hal ini Ia menyampaikan bahwa generasi muda harus bisa menjadi tauladan seperti Imam Nahrawi, Menpora. “Dengan adanya kesempatan dan peluang, untuk menjadi generasi yang tauladan yaitu dengan mengikuti jejak pengalaman orang sukses. Kesempatan ini akan bermanfaat dan berguna bagi mahasiswa untuk menjadi estafet jajaran generasi yang produktif dan juga membanggakan, bukan hanya di Indonesia ataupun di Provinsi Lampung,” kata Kadafi menambahkan.

Selain itu, Rektor juga menceritakan sosok pendiri Universitas Malahayati, Rusli Bintang. Rusli dulunya adalah buruh kasar dan tidak sekolah namun mampu mendirikan empat perguruan tinggi di berbagai provinsi. Itu semua disebabkan perilaku yang rajin dan pantang menyerah.

“Rusli Bintang telah mendirikan empat universitas. Dimulai dengan Universitas Abulyatama di Banda Aceh, lalu Universitas Malahayati di Bandar Lampung, menyusul Universitas Batam di Batam, dan saat ini telah mendirikan Institute Kesehatan Indonesia di Jakarta,” kata Kadafi.

Diakhir sambutannya Ia berharap semoga para pemuda dapat membangkitkan semangat. “Khususnya mahasiswa Universitas Malahayati dalam berprestasi dengan mengharumkan budaya asli kita,” ujarnya.[]

 

[*Windi.

Sambutan Ketua BPMSI Sekaligus Menutup Acara Peksimida 2016

PEKAN Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Lampung 2016, penutupan Peksimida dilaksanakan di Graha Bintang Universitas Malahayati hari ini, Senin 22 Agustus 2016. Dihadiri langsung oleh Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPMSI), Rektor Universitas Malahayati, ketua pelaksana pusat, jajaran petinggi dari berbagai Perguruan Tinggi, tamu undangan dan dewan juri dari Dewan Kesenian Lampung. Acara ini merupakan kegiatan rutin dua tahunan, sekaligus pengumuman hasil juara dari masing masing tangkai perlombaan. Peserta yang memperoleh juara 1 akan di rekomendasikan untuk mengikuti Peksiminas yang akan diadakan di Kedari, Sulawesi Tenggara Oktober nanti.

“Semua mahasiswa dituntut bukan hanya jago di bidang akademik, tetapi juga dibidang lainnya. Karena memiliki sofskill dan keterampilan ia bisa menjadi lebih sukses dari hanya memiliki nilai yang besar, ujar Dr Karomani M Si, ketua BPMSI.

Acara Ini bertujuan untuk dapat mengasah talenta, dikarenakan talenta tersebut dapat menambah kesuksesan kita. Ia mengucapkan terimakasih kepada panitia, dewan juri dan kepada Universitas Malahayati dikarenakan sudah menjadi tuan rumah untuk penutupan Peksimida 2016. “Malahayati ini merupakan rumah kedua saya setelah Universitas Lampung. Jadi manfaat Malahayati terhadap anak yatim sungguh besar,” tambahnya.

Ia berharap semoga dapat berlanjut kepada Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) di Kendari. Semoga dapat mengekspos provinsi Lampung. Dikarenakan Lampung memiliki banyak budaya. Dilanjut dengan pengucapan selamat kepada pemenang untuk melanjutkan ke tingkat nasional dan acara ditutup dengan membaca lafadz Hamdallah.[]

Sambutan Anggraini Dalam Pengambilan Sumpah Dan Janji Profesi Kebidanan

ACARA pengambilan Sumpah dan Janji Mahasiswa Profesi Kebidanan Universitas Malahayati berjalan khidmat di Tax Centre pada Kamis, 26 Mei 2016. Acara ini dihadiri oleh Kaprodi kebidanan, seluruh dosen kebidanan, tamu undangan dan peserta mahasiswa tingkat I semester dua prodi DIII kebidanan sebanyak 36 peserta.

Acara ini mengusung tema “Membentuk Mahasiswa Berkarakter dan Beretika Religius”. Dosen Kaprodi kebidanan universitas Malahayati, Anggraini SST M Kes berkesempatan memberikan sambutan dalam pengambilan pengambilan Sumpah dan Janji Mahasiswa Profesi Kebidanan.

“Selamat bagi mahasiswi prodi DIII kebidanan angkatan 2015 yang telah mengambil janji dan sumpah profesi Kebidanan,” ujar Anggraini.

Anggraini juga menyampaikan kepada seluruh mahasiswi pengambil sumpah dan janji, bahwa pada 1 Juli 2016 mendatang akan mulai melakukan magang praktik kebidanan. Dalam magang semua mahasiswi kebidanan dapat mengaplikasikan seluruh ilmu yang didapat di bangku kuliah.

“Saya berharap tanamkan keseriusan dan kesungguhan kalian saat menjalankan magang praktik nanti. Pertanggung jawabkan janji dan sumpah yang telah kalian ambil,” kata Anggraini.

Angraini juga berharap, agar mahasiswi bisa lulus uji kompetensi dan menjadi bidan profesinal. Tanamkan niat yang suci dalam hati untuk menjalankan sumpah dan janji yang sakral ini.[]

Sambutan Fadli dalam Perayaan Anniversary Viking Ke-5 Tahun

VIKING Malahayati merayakan Anniversary Ke-5 tahun di Lembah Hijau Minggu, 15 Mei 2016. Acara ini bertujuan supaya kita lebih mengenal, mensyukuri dan jangan sampai Viking Malahayati ini berhenti di angka 5. Acara ini hadiri oleh ketua viking angkatan 2010 dan Viking Lampung.

Viking Malahayati merupakan komunitas yang dibentuk oleh mahasiswa Universitas Malahayati asal Jawa Barat. Didominasi oleh suporter tim Sepak Bola Persib Bandung. Perkembangan komunitas ini tak terlepas dari peran seorang pemimpin.

Fadliansyah Sutrisna, seorang mahasiswa fakultas kedokteran program studi kedokteran umum angkatan 2012. Sebelumnya pria yang biasa disapa Fadli ini merupakan anggota dari Viking Malahayati angkatan 2012. Dalam sambutannya ia memberikan selamat atas anniversary viking ke-5 tahun.

“Wilujeng milangkala Viking Malahayati anu ka-lima, semoga Viking Malahayati menjadi keluarga yang besar dan lebih dewasa dalam semua kegiatan. Persib juaraaa!,” ujar Fadli.[]

Sambutan Kaprodi FK dalam Ceremonial Closing Dekan Cup 2016

FAKULTAS  Kedokteran (FK) menggelar acara Ceremonial Closing Dekan Cup di Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati kemarin. Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor III Dessy Hermawan, Kaprodi Fakultas Kedokteran dr H Dalfian, tamu undangan, peserta umum dan seluruh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati.

Tujuan acara cloesing dekan cup ini adalah untuk menutup seluruh kegiatan dekan cup yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran angkatan 2013 (Vertebrae).

Namanya pendek saja, Dalfian. Ia seorang dokter juga sudah menunaikan ibadah haji. Jadi namanya jika ditulis menjadi dr H Dalfian. Di Universitas Malahayati, jabatannya adalah Wakil Ketua Prodi Pendidikan Kedokteran Umum Fakultas Kedokteran. Ia memberikan sambutan dalam ceremonial closing dekan cup 2016.

“Saya berterimakasih kepada seluruh mahasiswa/i fakultas kedokteran khususnya untuk angkatan 2013 yang sudah meluangkan pikiran, tenaga serta waktunya untuk mengadakan serta melancarkan acara dekan cup ini,” ujar dr H Dalfian.

“Ini merupakan suatu proses kompetisi pengajaran yang luar biasa, disini akan ada juara unggulan yang akan diberi hadiah dan didaftarkan dalam perlombaan seni mendatang. Semoga acara pada malam ini diberi kelancaran dan kesuksesan,” tambahnya.[]

Sambutan Wakil Rektor I; Jangan Menjadi Seorang yang Pesimis

FAKULTAS Kedokteran Program Studi Kedokteran Umum Gelar Yudisium Dokter Muda dan Janji Koas periode 15 April di Ruang 1.22 Universitas Malahayati Jumat, 15 April 2016. Acara yang dihadiri oleh Wakil Rektor I, Dekan Fakultas Kedokteran, Kepala Program Studi Kedokteran Umum, Dosen, Ust. Zulfadli dan 106 mahasiswa/i kedokteran umum yang mengikuti yudisium dokter dan janji koas.

Wakil Rektor I Universitas Malahayati, dr Achmad farich MM menghadiri yudisium dokter dan janji koas periode 15 April. Ia sengaja datang untuk memberi dukungan serta wejangan kepada para lulusan Fakultas Kedokteran.

“Proses ngajar-mengajar sampai saat ini berlangsung dengan baik. Kalian akan merasakan model pendidikan yang lebih sulit lagi yaitu pendidikan profesi yang 98% adalah praktek. Dalam waktu 2 tahun tersebut manfaatkan ilmu yang sudah dipelajari di kampus lalu diterapkan. Mudah-mudahan kalian sukses sampai akhir,” kata dr Achmad farich MM.

“Saya berpesan agar banyak-banyaklah aktif dan jaga nama baik almamater. Ingat selesai anda koas, anda akan dituntut untuk melakukan ujian. Anda harus memenuhi standar. Koas dimana pun tak perlu khawatir. Semoga kedepannya lulusan Fakultas Kedokteran terus meningkat hingga 95%. Jangan menjadi seorang yang pesimis dan harus optimis,” tambahnya.[]

Sambutan dr Tony Dalam Sumpah Dokter ke-37 Universitas Malahayati

SUMPAH Dokter periode XXXVII Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati berjalan khidmat. Berlangsung di Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati, Selasa 12 April 2016, prosesi sakral ini diikuti oleh 74 peserta. Juga dihadiri perwakilan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), perwakilan dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Bandar Lampung serta Dikrektur Rumah Sakit umum Abdul Moelok dan Direktur Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin (RSPBA) Lampung.

Kegiatan yang juga dihadiri Rektor, Dekan dan Kaprodi Fakultas Kedokteran ini mengusung tema “Dengan Revolusi Mental, Mari Kita Tingkatkan Dedikasi Profesi Dokter Melayani Masyarakat Demi untuk Peningkatan Derajat Kesehatan Bangsa”. Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati, dr Tony Prasetya berkesempatan memberikan sambutan dalam prosesi sakral ini. “Selamat bagi para peserta sumpah dokter yang telah sampai pada puncak perjuangan dalam 6-7 tahun mengikuti semua kegiatan akademik sampai pada akhirnya mengikuti Ujian Nasional yang lalu,” katanya.

dr Tony juga menyampaikan kepada orang tau atau wali peserta bahwa ini adalah satu keberhasilan dokter baru, suatu keberhasilan terbaik yang telah dicapai. Namun tak sampai di sini, karena perjalanan masih panjang. “Ini adalah awal perjuangan sebagai dokter, impian yang diimpikan telah terwujud, sekarang perjuangan sebagai dokter dimulai,” katanya.

Tony juga mengatakan, setelah dokter baru menjalani sumpah dokter, adapun Internship yang akan dilalui selama satu tahun. Setelah internship ini para dokter akan ditawarkan opsi selanjutnya, apakah sebagai dokter spesialis atau sebagai dokter pelayanan primer, bisa juga membuka praktek sendiri.

“Sekali lagi saya ucapkan selamat, semoga berhasil. Selamat berjuang, selamat berkarya, selamat untuk mengembangkan diri,” kata dr Tony menutup sambutannya.[]

Sambutan Rektor Dalam Sumpah Dokter periode ke-37 Universitas Malahayati

SUMPAH Dokter periode XXXVII Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati berjalan khidmat. Berlangsung di Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati, Selasa 12 April 2016, prosesi sakral ini diikuti oleh 74 peserta. Juga dihadiri perwakilan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), perwakilan dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Bandar Lampung serta Dikrektur Rumah Sakit umum Abdul Moelok dan Direktur Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin (RSPBA) Lampung.

Kegiatan yang juga dihadiri Rektor, Dekan dan Kaprodi Fakultas Kedokteran ini mengusung tema “Dengan Revolusi Mental, Mari Kita Tingkatkan Dedikasi Profesi Dokter Melayani Masyarakat Demi untuk Peningkatan Derajat Kesehatan Bangsa”. Adapun sambutan Dr Muhammad Kadafi SH MH dalam prosesi sumpah dokter ini. Ia mengatakan, dalam sumpah dokter ini peserta bisa menikmati kesuksesan, dimana jika diibaratkan proses perjalanan hari ini dapat beristirahat sejenak untuk minum dan kembali lagi berlari atau berpacu.

Kadafi juga mengucapkan selamat kepada dokter muda dan terimakasih atas kerja kerasnya dalam proses kuliah dan juga menyelesaikan uji kompetensi mahasiswa profesi kedokteran dengan cukup luar biasa. “Kepada orang tua saya ucapkan selamat dan terimaksih atas amanahnya untuk mendidik anaknya di Universitas Malahayati serta untuk dosen pengajar, terimaksih telah berjuang dengan penuh jerih payah demi menghasilkan dokter-dokter terbaik di Universitas Malahayati,” katanya.

Dalam sambutannya kali ini ia berpesan untuk dokter muda yang telah mengambil sumpah. Untuk terus tingkatkan kompetensi keilmuan, karena masyarakat sangat membutuhkan peningkatan kualitas kesehatan. “Gali terus keilmuan anda jangan berhenti sampai disini dan terapkan ilmu padi dalam kehidupan anda yakni semakin berisi semakin merunduk, semoga silahturahmi kita selama ini tetap terjalin dimanapun kita berada” katanya menambahkan.[]

Sambutan Ariyani Wardiyah; Direktur Akademi Keperawatan

KELUARGA Mahasiswa Akademi Keperawatan (KEMA-Akper) Universitas Malahayati menggelar Peresmian Penggunaan Pakaian Seragam dan Ucap Janji Mahasiswa di Tax Center pada 29 Maret 2016. Kegiatan yang ditujukan untuk Diploma III Keperawatan  ini mengusung tema “Melalui Angkat Janji, Kita Tingkatkan Keperawatan yang Profesional”. Acara ini seharusnya memang digelar pada April mendatang, tetapi dipercepat dikarenakan keperawatan tingkat 1 dipercepat praktik ke rumah sakit.

“Alhamdulillah, ibu ucapkan selamat kepada anak-anak ku tingkat 1. Pada hari ini Anda resmi menggunakan seragam Akper Universitas Malahayati,” kata Ariyani Wardiyah S Kep M Kep Sp Mat, Direktur Akademi Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati.

Adapun makna dalam acara pemakaian seragam ini bukan hanya bernyanyi dan berkumpul, tetapi terlebih dari makna seragam putih-putih tersebut. Adapun warna putih tersebut melambangkan tanggungjawab seorang calon perawat. Sehingga jika sudah memakai seragam putih tersebut harus menjaga tingkah laku, sopan santun baik kepada dosen, pasien, maupun keluarga pasien.

“Persiapkan diri kalian, karena sebentar lagi kalian akan praktik ke rumah sakit, namun jangan jadikan hal itu sebagai beban, tetapi untuk membiasakan diri dan beradaptasi terhadap rumah sakit, sehingga berasa kita memiliki rumah sakit tersebut. Karena di Lampung hanya akper di Universitas Malahayati yang memiliki rumah sakit sendiri,” tambahnya.[]

Sambutan Dessy Hermawan: Menjadi Seorang Perawat Itu Harus Pangilan Dari Hati

KELUARGA Mahasiswa Akademi Keperawatan (KEMA-Akper) Universitas Malahayati menggelar Peresmian Penggunaan Pakaian Seragam dan Ucap Janji Mahasiswa di Tax Center pada 29 Maret 2016. Kegiatan yang ditujukan untuk Diploma III Keperawatan  ini mengusung tema “Melalui Angkat Janji, Kita Tingkatkan Keperawatan yang Profesional”.

“Semoga acara pada hari ini berjalan dengan lancar hingga siang nanti. Untuk angkatan tingkat 1 jadikan hari ini, hari yang bersejarah untuk berubah karena sudah memasuki dunia keperawatan. Sebelumnya hanya belajar dalam kelas sekarang sudah memasuki dunia rumah sakit yang jauh berbeda dengan di kelas,” Kata dr Dessy Hermawan S Kep Ns MKes, Wakil Rektor III.

Ia juga menjelaskan untuk prodi keperawatan, pengetahuan yang bersumber dari buku saja tidaklah cukup. Dibutuhkan juga keterampilan dalam penanganan dan interaksi kepada pasien maupu keluarga pasien. Tak  hanya itu, menjadi seorang perawat itu harus pangilan dari hati, karena balasannya tak hanya di dunia melainkan juga di akhirat.

“Jika dikelas kalian akan bertemu dengan dosen sedangkan dirumah sakit kalian akan bertemu orang yang sedang sakit dan keluarga yang cemas. Hal ini dibutuhkan penanganan yang khusus. Dalam pembacaan janji harap dihayati dan dihafalkan sebagaimana nanti kita belajar bukan hanya dengan buku, tetapi juga pasien. Hal ini sangat dibutuhkan skill yang luar biasa,” katanya menambahkan.[]