Posts

Peralatan Batu Manusia Purba ditemukan di Sulawesi

Peralatan batu yang ditemukan di Pulau Sulawesi, Indonesia dibuat setidaknya 60.000 tahun lebih awal daripada kedatangan manusia modern ke daerah tersebut. Kemungkinan besar, peralatan batu tersebut berusia antara 118.000 dan 194.000 tahun, beberapa di antaranya bahkan lebih tua. Seperti yang diumumkan Rabu lalu pada jurnal Nature.

Beberapa alat batu tersebut bahkan menunjukkan tanda-tanda telah dipalu hingga menjadi bentuk. Serpihan batu tajam digali dari lembah sungai kuno di barat daya Sulawesi, dekat daerah yang kini merupakan Desa Talepu.  Penemuan selanjutnya mengindikasikan bahwa beberapa pendahulu manusia modern lebih berhasil melintasi jaringan Pulau Pasifik selatan dari yang diyakini sebelumnya.

“Penemuan ini menetapkan secara pasti bahwa manusia purba tinggal di Sulawesi. Benar-benar penemuan yang menarik,” ujar ahli paleoantrologi, Russell Ciochon dari University of Iowa, yang tidak terlibat dengan penelitian ini.

Gerrit van den Bergh dari University of Wollongong Australia, penulis utama penelitian ini mengatakan bahwa peralatan batu tersebut mungkin dibuat oleh Homo erectus, hominin kuno yang hidup di kepulauan terdekat mulai 1,5 juta tahun lalu. Mungkin juga pembuat alat batu ini merupakan kerabat manusia “hobbit” Homo floresiensis, hominin yang ditemukan di Flores, di selatan Sulawesi, antara 18.000 dan 95.000 tahun lalu.

Homo erectus dan Homo floresiensis menggunakan peralatan dengan berbagai ukuran, sehingga mustahil untuk menggunakan dimensi peralatan untuk menentukan pemilik peralatan tersebut.

“Hominin kecil dengan tangan kecil mungkin masih menggunakan peralatan yang lebih besar, dan sebaliknya,” kata Adam Brumm dari Griffith University di Australia, penulis kedua penelitian dan ahli alat Homo floresiensis.|| sumber: nationalgeographic.co.id