Posts

Potret Suasana Saat Pengarahan di Ruang Pertemuan

FAKULTAS Teknik Program Studi Industri Universitas Malahayati gelar Kunjungan Industri ke PT. Coca Cola Amatil Bottling, Tanjung Bintang. Acara ini dilaksanakan pada Selasa, 25 Oktober 2016 menaiki sebuah bis Trans Lampung. Terlihat kunjungan ini dihadiri oleh dosen prodi industri serta seluruh mahasiswa/i angkatan 2013 hingga 2015

Sesampainya di PT. Coca Cola, seluruh mahasiswa beserta dosen disambut dengan semangat pagi. Terdapat sambutan oleh dosen pembimbing, Heri Wibowo. Salah satu karyawan di PT ini menjelaskan sejarah serta perkembangan Coca Cola melalui video. Mahasiswa begitu antusias, terlihat dari cara mereka mengajukan beberapa pertanyaan.

Berawal pada 1983 pabrik Coca Cola di Lampung mulai dibangun diatas lahan seluas 8 Hektar. Hingga sekarang instalasi lini produksi PET dengan sistem coldfill dalam kemasan 425 ml. Berikut potret suasana saat pengarahan di Ruang Pertemuan:

1477407433434 1477407425338 1477407422167 1477406731162 1477406644565 1477406640866 1477406631172 1477406626470 1477406623519 1477406620578 1477406615114

Potret Perjalanan HMTI Menuju PT. Coca Cola

FAKULTAS Teknik Program Studi Industri Universitas Malahayati gelar Kunjungan Industri ke PT. Coca Cola Amatil Bottling, Tanjung Bintang. Acara ini dilaksanakan pada Selasa, 25 Oktober 2016 menaiki sebuah bis Trans Lampung. Terlihat kunjungan ini dihadiri oleh dosen prodi industri serta seluruh mahasiswa/i angkatan 2013 hingga 2015

Dalam rangka memperkenalkan dunia kerja kepada seluruh mahasiswa teknik industri, Himpunan Jurusan Teknik Industri (HMTI) mengadakan kegiatan kunjungan. Sebelumnya HMTI pernah mengadakan kunjungan ke PT. Sosro, Palembang. Kini HMTI memilih untuk mengunjungi PT. Coca Cola yang hanya ditempuh satu jam perjalanan.

Tak ada hambatan selama diperjalanan menuju PT. Mereka pun merasa tak sabar dan mempersiapkan diri untuk menimba banyak ilmu selama kunjungan. Tak hanya ilmu yang didapat, kunjungan ini pun dapat menjadi ajang silaturahmi baik sesama dosen, dosen dan mahasiswa, maupun sesama mahasiswa/i berbagai angakatan.

Berikut potret perjalanan HMTI menuju PT. Coca Cola:

1477404673471 1477404676761 1477404679402 1477404681816 1477404684133 1477404686671 1477404689287 1477404691771 1477404694517 1477404697404 1477404670269

 

Granit Indah, Potensi Terpendam Lampung Selatan

TANJUNG Bintang di Kabupaten Lampung Selatan, provinsi Lampung, ternyata tidak hanya dikenal sebagai daerah penghasil batu bungur yang sangat dikenal keindahannya. Karena ternyata alam Tanjung Bintang menyimpan pesona yang tak kalah menakjubkan, terutama bagi pecinta wisata geologis dan fotografi.

Salah satu tempat yang sangat memesona itu adalah Taman Batu Granit Indah.Tempat wisata yang sangat ramai di pertengahan tahun 2000-an tersebut, saat ini kondisinya sangat memprihatinkan.
Semak dan tetumbuhan memenuhi areal taman hiburan yang dulunya tiap akhir pekan selalu ramai dikunjungi anak muda dan keluarga untuk liburan.

Karena dulunya areal ini kerap dijadikan sebagai tempat perkemahan dan juga perlombaan motor cross dengan berbagai fasilitas pendukungnya yang tersedia di sini.

Taman batu granit berukuran besar ini terletak di Perkebunan Karet PTPN VII, Purwodadi Dalam, kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan. Sekitar 30 km dari pusat kota Bandar Lampung denganwaktu tempuh 1,5 jam. Rute: Jl. P. Antasari – Jl. Tirtayasa – Jl. Sutami – Pasar Pal Putih Tanjung Bintang – (belok kanan) menuju desa Purwodadi Dalam.

Bagi anda masyarakat awam yang ingin mengunjungi lokasi ini, sangat disarankan untuk tidak datang sendiri atau berdua karena menurut penuturan warga, lokasi ini lumayan rawan untuk dikunjungi. Hindarilah juga pulang pada malam hari jika tidak ditemani warga sekitar untuk mengurangi resiko perjalanan. Jika anda membawa motor, berhati-hatilah di jalan Ir. Sutami karena kondisi jalan yang rusak parah di beberapa sisi, jangan lupa periksa kondisi kendaraan anda. Berhati-hatilah juga saat memasuki daerah wisata, kondisi jalan terdiri dari pasir yang lumayan licin jika tidak berhati-hati. |sumber: kelilinglampung.wordpress.com, pariwisatalampung.com