Posts

Potret Acara Temu Ramah Mahasiwa Malahayati Dengan Universitas Abulyatama Di Banda Aceh

TEMU ramah mahasiswa Universitas Malahayati dengan mahasiwa dari Universitas Abulyatama di Blang Padang Banda Aceh pada Selasa, 26 Juli 2016. Acara temu ramah ini dihadiri oleh delapan mahasiwa diantaranya lima mahasiwa dari Universitas Abulyatama, satu mahasiwa dari Malahayati dan dihadiri pula oleh tiga mahasiswa Malikussaleh dan UIN Ar-Raniry Aceh. Acara temu ramah yang berlansung dari pukul 16:30 sampai sebelum azan magrib ini berjalan lancar dengan penuh keramahan.

Acara ini bertujuan untuk menjalin silaturrahmi dan saling bertukar cerita antar mahasiwa Rusli Bintang Media (RB Media) dari Universitas Malahayati dengan mahasiwa dari Abulyatama. Mahasiwa dari Universitas Malikussaleh dan UIN Ar-Raniry yang ikut hadir dalam pertemuan itu ikut mendengar dan berbagi cerita tentang Universitas mereka. Sambil menyantap jajanan dari lapangan Blang Padang mereka menikmati temu ramah yang begitu banyak menuangkan cerita dan gelak tawa pada sore itu.

Berikut potret saat temu ramah di lapangan Blang Padang Banda Aceh:

IMG_20160726_182257IMG_20160726_182247 IMG_20160726_182125 IMG_20160726_182130 IMG_20160726_182136 IMG_20160726_182244

Temu Ramah Mahasiswa Universitas Malahayati Dengan Abulyatama Di Banda Aceh

TEMU ramah mahasiswa Universitas Malahayati dengan mahasiwa dari Universitas Abulyatama di Blang Padang Banda Aceh pada Selasa, 26 Juli 2016. Acara temu ramah ini dihadiri oleh delapan mahasiwa, diantaranya lima mahasiwa dari Universitas Abulyatama, satu mahasiwa dari Malahayati dan dihadiri pula oleh tiga mahasiswa Malikussaleh dan UIN Ar-Raniry Aceh. Acara temu ramah yang berlansung dari pukul 16:30 sampai sebelum azan magrib ini berjalan lancar dengan penuh keramahan.

Acara ini bertujuan untuk menjalin silaturrahmi dan saling bertukar cerita antar mahasiwa Rusli Bintang Media (RB Media) dari Universitas Malahayati dengan mahasiwa dari Abulyatama. Mahasiwa dari Universitas Malikussaleh dan UIN Ar-Raniry yang ikut hadir dalam pertemuan itu ikut mendengar dan berbagi cerita tentang Universitas mereka. Sambil menyantap jajanan dari lapangan Blang Padang mereka menikmati temu ramah yang begitu banyak menuangkan cerita dan gelak tawa pada sore itu. Cut Mutiawati, mahasiwa Teknik Lingkungan Universitas Malahayati merasa begitu bahagia bisa bertemu lansung dengan mahasiswa Abulyatama saat berlibur ke Banda Aceh.

“Saya sangat senang bisa bersilaturrahmi dan bertemu dengan lansung dengan mahasiwa Abulyatama dari tim Rusli Bintang Media. Saya berharap bisa berkunjung lansung untuk melihat kemegahan Universitas Abulyatama di Aceh,” kata Cut.

Adapun nama-nama mahasiwa yang ikut hadir dalam acara temu ramah ini adalah :
1. Universitas Abulyatama : Silvira Nazzai dan Hakim dari Fakultas Kedokteran, Aldian dari Fakultas Pertanian, Mega dari Fakultas Teknik jurusan Mesin
2. Universitas Malikussaleh : Cut Nurhidayati dan Zawil Fadhli dari Fakultas Arsitektur
3. Universitas UIN Ar-raniry : Raudhatul Jannah
4. Universitas Malahayati: Cut Mutiawati.[]

Bertemu Mahasiswa RB Media Abulyatama, Berbincang Sambil Melepas Rindu

BERTEMU mahasiwa Rusli Bintang Media (RB Media) dari Universitas Abulyatama adalah suatu kesempatan yang begitu bernilai dan berharga bagi saya. Kami bertemu dan berkumpul di lapangan Blang Padang Banda Aceh pada Selasa, 26 Juli 2016. Acara temu ramah ini dihadiri oleh delapan mahasiwa, diantaranya lima mahasiwa dari Universitas Abulyatama, satu mahasiwa dari Malahayati dan dihadiri pula oleh dua mahasiswa Malikussaleh dan satu mahasiswa UIN Ar-Raniry Aceh. Acara temu ramah ini berjalan dengan lancar.

ketika itu kami sedang duduk-duduk menyantap es buah, Silvira Nazzai datang dan lansung menyapa nama saya CMW di tengah keramaian. CMW adalah singkatan nama dari Cut Mutiawati. Begitulah sapaan nama yang begitu rindu didengar dari teman lama yang tidak berjumpa lima tahun lamanya. Saya lansung tertawa dan menggenggam tangannya begitu erat. Silvira Nazzai adalah teman dekat saya di pondok pesantren Misbahul Ulum dulu dan ia sekarang adalah seorang mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama. Kami memanfaatkan kesempatan berumpul ini untuk benbincang-bincang sambil melepas rindu.

Saat arloji menunjukkan pukul 17:00 WIB, semua mahasiwa pun telah berkumpul dan kami masih menunggu kehadiran tamu istimewa yang belum kunjung hadir. Bang Budi dan Bang Riski adalah abang kami yang ingin duduk bersama untuk bersilaturrahmi juga di lapangan Blang Padang pada sore itu. Bang Riski adalah anak kandung dari Ayah Rusli Bintang pemilik Universitas Malahayati dan Universitas Abulyatama. Karena abang kami berhalangan hadir, kami pun lansung melanjutkan perbincangan sambil menyantap jajanan di Blang Padang.

“Ayah Rusli ureung yang dermawan, tingat teu keu goknyan artinya Ayah Rusli adalah sosok yang dermawan, saya rindu akan Ayah Rusli”, ucap saya memulai pembicaraan. Dari pembicaraan awal itulah mengalir pembicaraan yang begitu akrab. Ternyata Rusli Bintang seorang yang ramah dan dermawan dengan siapa saja dan sangat menghormati tamunya. Saya bercerita tentang ayah Rusli yang begitu menyayangi anak yatim. Ayah Rusli rutin mengadakan kegiatan acara anak yatim di danau Universitas Malahayati setiap hari Sabtu. Seperti yang disebutkan dalam hadist Rasulullah SAW :”bahwa siapa saja yang menyayangi anak yatim, maka di surga bersama RAsulullah SAW bagaikan jari telunjuk dan jari tengah”.

Begitulah perbincangan para mahasiswa temu ramah dalam berbincang-bincang sambil melepas rindu kepada Ayah Rusli Bintang. Tak terasa waktu senja pun tiba dan kami pun mengakhiri acara temu ramah ini dengan saling bersalaman. kami berharab semoga acara temu ramah selanjutnya bisa mengumpulkan seluruh mahasiswa dari RB Media Batam, Lampung, dan Jakarta. Selain kami bisa berkumpul untuk bersilaturrahmi, disinilah kami bisa saling berbagi ilmu, cerita dan pengalaman mengenai Rusli Bintang Media.

Salam jurnalis Rusli Bintang Media !!!.[]

Belajar Hingga ke Negeri China

WANLI Changcheng. Begitu istilah untuk Tembok Besar Tiongkok (Tembok Raksasa Tiongkok atau Tembok Panjang) disebut di negeri aslinya yang artinya Tembok Sepanjang 10.000 Li.

Menurut catatan sejarah, tembok itu mulai dibangun sejak 722 SM-481 SM. Negeri-negeri yang tercatat berkontribusi dalam konstruksi pertama antara lain negeri Chu, Qi, Yan, Wei dan Zhao. Mengunakan ratusan ribu pekerja paksa, pekerjaan pembangunan berlanjut di era kekuasaan Kaisar Qin Shi Huang pada 220 SM hingga berakhir di masa Dinasti Ming (1368-1644).

Tentu saja rakyat China bangga dengan bangunan bersejarah terpanjang yang pernah dibuat manusia, apalagi sudah masuk dalam Situs Warisan Dunia Unesco. Jadi tak heran jika lukisannya menghiasi ruang pertemuan di Capital Medical University, Beijing, China.

rektor kdv dan prof dong zheDi ruangan itulah, Direktur Kerjasama Internasional Capital Medical University, Profesor Dong Zhe menerima kedatangan Rektor Universitas Malahayati Dr Muhammad Kadafi dan Rektor Universitas Abulyatama R Agung Efriyo Hadi PhD. Dua rektor ini ditemani Wakil Ketua Yayasan Alih Teknologi (badan hukum Universitas Malahayati) Muhammad Rizki dan Wakil Rektor Universitas Malahayati Wahyu Dhani Purwanto MPd.

Pertemuan hangat menjelang petang pada 16 Oktober 2015 ini menghasilkan kesepakatan yang cukup bagus untuk Universitas Malahayati dan Universitas Abulyatama. “Kita bisa mengirim mahasiswa ke kampus ini untuk belajar,” kata Agung Efriyo Hadi. “Setidaknya untuk jangka waktu tiga bulan. Mungkin, nanti kita akan memilih waktu liburan akan kita kirim mahasiswa kita ke sana.”

Agung menjelaskan, semula mereka hanya minta diberikan kesempatan belajar yang singkat saja. “Namun malah mereka menawarkan dalam bentuk lebih luas, berupa SKS. Jadi bisa sampai tiga bulan belajar di CMU (Capital Medical University),” katanya. Tentu saja, tawaran itu sangat baik. “Kita akan menjalani untuk peningkatan di kampus kita juga. Kita juga hendak ingin menunjukkan kepada mahasiswa proses akademik kita itu tiada henti-hentinya kita mengembangkannya,” katanya.

rektor di beijing 2Kesempatan untuk belajar ke negeri China akan terbuka lebar untuk mahasiswa yang berprestasi. “Yang punya talenta punya kualitas punya mutu, mereka harusnya terpacu dengan potensi keilmuannya. Itu menjadi kunci bagi mereka. Mereka yang juga menjaga nama baik almamater dan nama baik Indonesia. Sebab bagaimana pun mahasiswa yang akan ke China nantinya tetap saja membawa nama negara, mereka di sana dengan wajah kampusnya,” kata Kadafi.

Selain prestasi, mahasiswa yang akan dikirim ke negeri Tirai Bambu diwajibkan bisa berbahasa asing, seperti bahasa Inggris, dan juga belajar bahasa Mandarin. “Saya pernah bertanya pada CMU apakah mahasiswa-mahasiswa dari Indonesia mengalami kesulitan dalam berbahasa Mandarin?Mereka katakan tidak ada. Bahkan tiga bulan mahasiswa Indonesia yang belajar di CMU sudah bisa berbahasa Mandarin, bahkan sudah mampu menulis arikel dalam bahasa Mandarin. Artinya soal itu tak menjadi kendala sama sekali,” katanya.

Belajar ke Capital Medical University  (CMU) tentu akan membawa dampak yang sangat bagus untuk dua kampus ini. CMU adalah sebuah universitas ternama di negeri China. Berdiri pada 1960, Capital University of Medical Sciences semula  bernama Beijing Second Medical College yang dipimpin Profesor Wu Jieping, seorang urolog terkenal di dunia, orang kedua di Chinese Academy of Sciences dan Chinese Academy of Engineering.  Saat ini, kampus ini dipimpin Profesor Lu Zhaofeng.

CMU terdiri dari 10 sekolah, 14 rumah sakit afiliasi dan 1 lembaga pengajaran. Universitas yang berafiliasi dengan rumah sakit ini memiliki 20.000 staf, lebih 1.000 dosen, dan sekitar 2.000 profesor asosiasi.

Universitas yang memiliki 9.000 mahasiswa aktif ini meliputi berbagai bidang. Di antaranya pelatihan general practitioner, clinical medicine, basic kedokteran, ilmu saraf, ophthalmology, geriatrics, urologi, kardiologi, pain medicine, toksikologi, teknik biomedis, pengobatan tradisional Cina, reproduksi, kebijakan kesehatan, dan sejumlah bidang ilmu kesehatan lainnya.

Bahkan, beberapa bidang yang ada di CMU sudah mendapat pengakuan internasional. Misalnya  neurobiologi, cytobiology, imunologi, kedokteran ikonografi, neurologi, neurosurgery, kardiologi, bedah cardio-vaskular, transplantasi ginjal, penyakit pernafasan, pengobatan pencernaan, bedah oral-maksilofasial, mata, THT dan hematologi anak.

Saat ini, CMU menyelenggarakan program pertukaran internasional yang sangat baik. Memiliki kemitraan dan perjanjian dengan banyak universitas dan institusi dengan lebih dari 20 negara dan wilayah. Kerjasama yang terjalin antara lain seperti pertukaran dosen dan mahasiswa, pendidikan bersama dan proyek-proyek penelitian bersama.

***

PENINGKATAN kualitas kampus memang perioritas Kadafi. Bekerjasama dengan berbagai perguruan tinggi ternama tentu ditempuhnya. Tak hanya dengan perguruan tinggi dari negara-negara lain, namun juga yang ada di dalam negeri.

Tak cuma dengan kampus-kampus di negeri China, sebelumnya Kadafi sudah menggandeng perguruan tinggi dari Malaysia dan Singapura. Bahkan di dua negara tetangga ini ikatan kerjamasa sudah berjalan dengan baik. Salah satu wujudnya adalah pengiriman mahasiswa D-IV kebidanan untuk studi banding ke National University Hospital Singapura pada 7-10 April 2015.

Wakil Rektor II Universitas Malahayati Lampung, Wahyu Dhani Purwanto MPd mengatakan praktik langsung mahasiswa di Singapura itu sebagai bentuk komitmen menghasilkan bidan-bidan yang tak hanya mampu bersaing di lokal atau nasional tetapi juga internasional. “Kami harapkan mereka mendapatkan pembelajaran dari pengalaman baik di dalam maupun di luar negeri, sehingga dapat mendukung lulusan sebagai bidan yang profesional,” katanya.

Salah satu mahasiswa yang ikut program itu, Linda Agustina, mengatakan studi banding itu menambah pengalamannya.  “Kami mendapat pengarahan yang baik dan langsung dari perawat senior yang ada di sana, banyak pengetahuan dan pengalaman yang diberikan kepada kami,” kata Linda. Salah satu contohnya, ia bisa melihat langsung bagaimana Singapura sudah tidak menggunakan metode persalinan biasa. “Di sana sudah menggunakan metode persalinan di air dan metode kangaroo setelah anak itu dilahirkan langsung diletakkan di ibu nya,” katanya.

Linda juga melihat bagaimana sistem rumah sakit melayani pasiennya. “Setelah kelahiran anak, pihak rumah sakit berkunjung ke rumah pasiennya,” katanya. Mereka mengajarkan bagaimana cara merawat bayi yang benar, bagaimana cara persalinan itu dapat berjalan normal. “Singapore sendiri tidak dianjurkan untuk minum susu formula, jadi benar-benar menggunakan asi eksklusif,” ujarnya. “Rumah sakit sangat mengutamakan kesehatan, jadi wilayah rumah sakit hanya boleh dikunjungi orang-orang yang steril sekali.”

Lalu bagaimana dengan Universitas Malahayati? Kampus ini juga menjadi tempat studi banding para mahasiswa dari berbagai negara lain. Misalnya, mahasiswa  Cyberjaya University College of Medical Science di Malaysia yang pernah magang di Universitas Malahayati yaitu di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin pada Juli-September 2015. Ada 42 Mahasiswa dan 2 dosen pembimbing yang mengikuti kegiatan paramedic science clinical training, salah satunya Ezam.

Bagaimana pendapatnya tentang Universitas Malahayati? “Di sini kami merasa sedang di rumah sendiri, semuanya baik dan ramah, serta semuanya bekerja sama dengan baik. Bahkan, di sini kami dilayani lebih baik, dan diberikan fasilitas yang mendukung dengan sangat memuaskan di banding saat kami di tempat asal kami,” ujar Ezam. “Semoga Cyberjaya University dan Malahayati bisa terus berkolaborasi dan bisa saling berbagi pengalaman.”

Selain itu di bulan yang sama, Universitas Malahayati kedatangan tamu dari Malaysia, mereka adalah students/mahasiswa Keperawatan dari University Putra Malaysia (UPM). Ada tujuh orang yang datang. Tujuannya untuk praktikum. Kegiatan ini, di Indonesia lebih dikenal dengan sebutan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Mahasiswa Malaysia itu melaksanakan kegiatannya di Kelurahan Sumber Sari Bantul Kota Metro.

Sebelum menuju ke lokasi, mereka ke Universitas Malahayati. Mahasiswa Malaysia ini berkeliling kampus, mulai dari ruangan skill lab sampai perpustakaan Universitas Malahayati.  Mereka sangat terkesan sekali ketika melihat fasilitas kampus yang begitu hebat.

Dari Eropa datang Kaye Jujnovich, seorang dekan di Whitireia University, New Zealand, 13 Juni 2015. Kunjungan Kaye Jujnovich perwakilan dari Whitireia ini untuk meneken memorandum of understanding (MoU) dengan Universitas Malahayati. Sebelum meneken MoU, Rektor Kadafi mengajak Kaye berkeliling kampus dan Rumah Sakit Pertamina-Bintang Amin. Kaye melihat sejumlah fasilitas dan penunjang akademik yang dimiliki Universitas Malahayati. Usai melihat kelengkapan fasilitas, Rektor Kadafi mengajak Kaye melihat gedung perpustakaan terpadu.

Kemudian, Kadafi membawa Kaye berkunjung ke Rumah Sakit RS Pertamina-Bintang Amin. Dalam kunjungan ini, ia sempat disuguhi beberapa alat kesehatan yang moderen, seperti CT scan 128 slice, chat lab, dan beberapa alat kesehatan terbaru lainnya. Tidak hanya melihat fasilitas rumah sakit, Kaye juga sempat bertemu dengan lima mahasiswa asing dari Malaysia. Keberadaan lima mahasiswa negeri jiran di RS Pertamina Bintang Amin, program pertukaran mahasiswa.

Usai meninjau beberapa fasilitas yang dimiliki oleh kampus, Kaye bersama rombongan sepertinya kepincut. Ia mewakili pimpinan kampus memutuskan untuk langsung melakukan kerjasama dengan Malahayati, padahal dalam agenda sebelumnya ia hanya berkunjung. Dari kerjasama ini, dosen dan mahasiswa Universitas Malahayati bisa kuliah di Whitireia University, begitu juga sebaliknya. Kedua kampus juga bisa menjalani penelitian, dan pertukaran karya ilmiah.

***

KEMBALI ke China. Kadafi dan Agung tak hanya berada di Capital Medical University di Beijing, mereka juga diundang menjadi pembicara pada acara “The 2nd Silk Road Higher Education Cooperation Forum” yang berlangsung pada 16-18 Oktober 2015 di China University of Geosciences (CUG), Wuhan, Provinsi Hubei, China. Di sini mereka langsung disambut Professor Yanxin Wang, President of Chinese University of Geosience.

rektor kadafi dan president cugKegiatan ini disponsori oleh Silk Road Institute, International Education College of CUG, dan National Natural Science Foundation of China. Forum yang diselenggarakan bersamaan dengan The 2nd International Workshop on Tethyan Orogenesis and Metallogeny in Asia (IWTOMA) ini membahas dan bertukar informasi terbaru tentang evolusi tektonik, metallogeny, geologi minyak bumi, sumber daya air dan bahaya geologi di Asia.

Kegiatan ini adalah kelanjutan dari The 1st Silk Road Higher Education Forum yang diadakan  di China University of Geosciences, Wuhan, pada 12-16 Oktober 2014. Hampir 90 akademik peneliti, administrator dan mahasiswa dari lembaga pendidikan tinggi/universitas dari 15 negara berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Para delegasi disuguhi materi menarik yang disampaikan para rektor (presiden) dan dekan dari universitas terkenal di dunia. Di sini bisa disimak berbagai sudut pandang tentang kerjasama pendidikan tinggi, kualitas dan kemampuan yang diperlukan untuk pemimpin masa depan.

Dari kegiatan ini akan melahirkan berbagai kerjasama yang penting untuk pelatihan dan penelitian.  Dari Indonesia yang menghadiri forum  di China University of Geosciences (CUG) ini ada tiga universitas, selain Universitas Malahayati dan Universitas Abulyatama ada Universitas Indonesia, yang datang langsung rektornya Profesor Dr Ir Muhammad Anis MMet.

agung dan para rektorCUG adalah universitas negeri di China yang berada langsung di bawah  administrasi Kementerian Pendidikan Republik Rakyat Cina. Universitas ini ada dua kampusnya, satu terletak di Kecamatan Haidian di Beijing, yang kedua terletak di Wuhan, ibukota Provinsi Hubei, China. “Universitas ini paling berpengaruh dalam industri pertambangan dan minyak China,” kata Kadafi.

Benar, CUG memang salah satu perguruan tinggi sangat top di China. Salah satu alumni Universitas yang memiliki motto “Being austere and simple, keeping on practice and acting for truth” ini tak lain adalah Wen Jiabao, Perdana Menteri Dewan Negara China, yang terpilih pada 2003. Wen dianggap sebagai tokoh di balik kebijakan ekonomi China. Menjabat selama dua periode, Wen mengakhiri masa jabatannya pada 2013.

Rektor Universitas Abulyatama, Agung Efriyo Hadi menjelaskan di forum itu mereka membahas perkembangan “Jalur Sutra”. Ini adalah jalur yang sangat luas membelah dari utara ke selatan meluas dari pusat perdagangan China Utara dan China Selatan. Bahkan rutenya jika dari utara melintas hingga ke Eropa Timur tembus ke Laut Hitam. Jalur selatan sampai ke Laut Tengah, Mesir, dan Afrika Utara.

rektor di beijing 1Penamaan Jalur Sutra sangat berkaitan arus perdagangan sutra di kawasan ini pada abad 19. Dari perdagangan sutra, kemudian berkembang ke berbagai komoditi lainnya, bahkan sampai pengembangan kebudayaan China, India dan Roma, bahkan disebut-sebut sebagai dasar dari dunia modern.

Nah jalur itulah yang hendak dihidupkan lagi oleh China. “Nanti melalui forum Rektor kita memiliki koneksi ke berbagai program yang ada di China itu. Yaitu jaur sutra perguruan tinggi. Artinya bukan saja perguruan tinggi dari China saja di jalur sutra ini, juga negara-negara lain yang berada di sepanjang jalur itu. Artinya kita punya peluang dan koneksi membuka kerjasama perguruan tunggi yang berbeda di lintas jalur sutra,” kata Agung.

jalur sutraKhusus untuk Aceh, kata Agung, memiliki koneksitas yang cukup kuat dengan Jalur Sutra. “Dalam forum rektor saya mengangkat sejarah Aceh Samudra Pasai dulu juga menjadi transit perdagangan jalur sutra yang sekarang letaknya di Lhokseumawe,” katanya. “Demi kemajuan pemuda Aceh, saya katakan sangat menyambut baik program itu. Jadi saya sampaikan juga, bahwa Indonesia itu sangat luas dan Aceh ada dalam Jalur Sutra sejak dulu,” katanya.

Nah, alasan Agung dan Kadafi sangat antusias hadir dalam forum ini memang pula da anilai historisnya. “Berbasis historis, di masa depan kerjasama akan lebih baik,” katanya.

Itulah sebabnya, Kadafi bilang sangat tepat jika menuntut ilmu meski sampai ke negeri China sekalipun. “Begitu amanah dalam hadis Nabi Muhammad SAW,” katanya.

Prof Sutrisna: Pemerintah Berterimakasih pada Pak Rusli Bintang

DUA pejabat dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi menyambangi Universitas Malahayati, Sabtu 31 Oktober 2015. Mereka adalah Prof Dr Sutrisna Wibawa MPd dan Dr Ridwan.

Mereka berkumpul bersama H Rusli Bintang, pendiri Universitas Malahayati dan Marzuki Bintang (penasehat seluruh universitas di bawah manajemen Rusli Bintang) di tepi Danau Cinta Universitas Malahayati.

Bersama mereka ada juga calon Rektor Universitas Lampung yang terpilih untuk periode 2015-2019 Prof Dr Ir Hasriadi Mat Akin, Rektor Universitas Malahayati Dr Muhammad Kadafi SH MH., dan Rektor Universitas Abulyatama-Aceh Ir R Agung Efriyo Hadi PhD.

Prof Sutrisna, tak henti-hentinya menyatakan kebahagiaannya berada di tengah-tengah anak yatim ini. “Di tepi danau yang dingin ditiup angin sepoi-sepoi. Sungguh sejuk. Anak-anakku sekalian, belajarlah yang rajin,” katanya memberi petuah pada anak-anak yatim.

“Saya atas nama pemerintah dan juga kementerian mengucapkan terimakasih kepada Pak Rusli. Beliau telah membantu anak-anak yatim, ini juga membantu pemerintah. Pemerintah memperhatikan pendidikan anak-anak yatim. Ada bea siswanya juga,” kata Prof Sutrisna.[]

Forum Seperti Inilah yang Dihadiri Rektor Kadafi di Hubei-China

THE 2nd Silk Road Higher Education Cooperation Forum telah berlangsung pada 16-18 Oktober 2015 di China University of Geosciences (CUG), Wuhan, Provinsi Hubei, China. Kegiatan ini disponsori oleh Silk Road Institute, International Education College of CUG, dan National Natural Science Foundation of China.

Forum yang diselenggarakan bersamaan dengan The 2nd International Workshop on Tethyan Orogenesis and Metallogeny in Asia (IWTOMA) ini membahas dan bertukar informasi terbaru tentang evolusi tektonik, metallogeny, geologi minyak bumi, sumber daya air dan bahaya geologi di Asia.

Kegiatan ini adalah kelanjutan dari The 1st Silk Road Higher Education Forum yang diadakan  di China University of Geosciences, Wuhan, pada 12-16 Oktober 2014. Hampir 90 akademik peneliti, administrator dan mahasiswa dari lembaga pendidikan tinggi/universitas dari 15 negara berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Para delegasi disuguhi materi menarik yang disampaikan para rektor (presiden) dan dekan dari universitas terkenal di dunia. Di sini bisa disimak berbagai sudut pandang tentang kerjasama pendidikan tinggi, kualitas dan kemampuan yang diperlukan untuk pemimpin masa depan.

Dari kegiatan ini akan melahirkan berbagai kerjasama yang penting untuk pelatihan dan penelitian.  Di forum seperti itulah yang dihadiri Rektor Universitas Malahayati Dr Muhammad Kadafi SH MH dan Wakilnya Wahyu Dhani Purwanti MPd serta Rektor Universitas Abulyatama Ir R Agung Afriyo Hadi PhD.

Bahkan acara itu juga dihadiri Rektor Universitas Indonesia Profesor Dr Ir Muhammad Anis MMet.

Berikut foto-foto kegiatan di forum itu.

rektor kadafi dan president cugwuhan forum 1wuhan forum 2wuhan forum 3wuhan forum 4wuhan forum 5

(Foto) Pertemuan Tim Malahayati dan Capital Medical University di Beijing

PERTEMUAN tim Universitas Malahayati dan Universitas Abulyatama dengan tim dari Capital Medical University (CMU) di Beijing, China, Jumat 16 Oktober 2015, menghasilkan kesepakatan yang menarik. “Kita akan bekerjasama dalam bidang exchange student, short course program,” kata Wakil Rektor Universitas Malahayati, Wahyu Dhani Purwanto MPd, kepada malahayati.ac.id melalui saluran telepon internasional.

Wahyu mendampingi Dr Muhammad Kadafi SH MH dalam lawatannya ke Beijing untuk memenuhi undangan dari Capital Medical University itu. Bersama Wahyu ada juga Rektor Universitas Abulyatama-Aceh Ir R Agung Efriyo Hadi MSc PhD dan Wakil Ketua Yayasan Alih Teknologi (Badan Hukum Universitas Malahayati) Muhammad Rizki.

Di kampus ternama di Beijing itu, mereka disambut oleh Prof Dong Zhe , Direktur Kerjasama Internasional Capital Medical University

Berikut adalah foto-fotonya.

 

Tahun Depan, Mahasiswa Malahayati Bisa Belajar ke Negeri China

BELAJAR ke Negeri China sudah sangat dekat dengan para dosen dan mahasiswa Universitas Malahayati, Bandar Lampung. Bahkan kesempatan terbuka pun sangat bagus, yaitu di sebuah perguruan tinggi ternama di Tirai Bambu, Capital Medical University yang terletak di Beijing, ibukota negara China.

“Tahun depan kita bisa mengirimkan mahasiswa kita untuk mengambil short course di Beijing,” kata Wakil Rektor Universitas Malahayati, Wahyu Dhani Purwandi Mpd kepada wartawan malahayati.ac.id yang menghubunginya melalui saluran telepon internasional kemarin.

Saat ini, Wahyu memang sedang berada di China. Ia mendampingi Rektor Universitas Malahayati Dr Muhammad Kadafi SH MH yang mengadakan pertemuan dengan tim dari Capital Medical University di Beijing, China, Jumat 16 Oktober 2015. Bersama mereka ada juga Rektor Universitas Abulyatama-Aceh Ir R Agung Afrino PhD dan Wakil Ketua Yayasan Alih Teknologi (Badan Hukum Universitas Malahayati) Muhammad Rizki.

Di kampus ternama di Beijing itu, mereka disambut oleh Prof Dong Zhe , Direktur Kerjasama Internasional Capital Medical University bersama dua stafnya. Mereka melangsungkan pertemuan di meeting room lantai dua gedung kampus itu.

Wahyu juga mengatakan, tim dari Capital Medical University akan segera berkunjung ke Universitas Malahayati di Bandar Lampung untuk visitasi. “Yang datang nanti adalah Vice President Capital Medical University, Direktur International Program dan dekan fakultas kedokterannya,” katanya.

Capital University of Medical Sciences, juga dikenal sebagai CUMS, CCMU atau CMU, adalah sebuah universitas di Beijing, China. Berdiri pada 1960, Capital Medical University (CMU) semula bernama Beijing Second Medical College yang dipimpin Profesor Wu Jieping, seorang urolog terkenal di dunia, orang kedua di Chinese Academy of Sciences dan Chinese Academy of Engineering.  Saat ini, kampus ini dipimpin Profesor Lu Zhaofeng.

CMU terdiri dari 10 sekolah, 14 rumah sakit afiliasi dan 1 lembaga pengajaran. Universitas dan rumah sakit yang berafiliasi memiliki staf sekitar 20.000. Di antaranya, ada 6 anggota Akademi Ilmu Pengetahuan China atau Chinese Academy of Engineering, lebih dari 1.000 dosen, dan lebih dari 2.000 profesor asosiasi. Universitas ini memiliki lebih dari 9.000 siswa.

Bahkan, beberapa bidang yang ada di CMU sudah mendapat pengakuan internasional. Misalnya  Neurobiologi, Cytobiology, Imunologi, Kedokteran Ikonografi, Neurologi, Neurosurgery, Kardiologi, Bedah Cardio-vaskular, Ginjal Transplantasi, Penyakit Pernafasan, Pencernaan Pengobatan, Oral-maksilofasial Bedah, Mata, THT dan Hematologi anak. []

Razi Atlet Atletik: Unaya Menjadi Nafas Saya

MUHAMMAD Razi, mahasiswa FKIP Universitas Abulyatama, Aceh, kiprahnya di dunia olahraga telah menciptakan kebanggaan bagi kampusnya. Ia adalah atlet atletik lompat jauh yang reputasinya sudah teruji. Bahkan ia pernah memecahkan rekor remaja pada 2010 dengan lompatan 2,05 meter.

Presitasi lainnya, meraih medali perak di Asianship Thailand dan Emas di Malaysia Asian School. Ia adalah jebolan SMA Ragunan Jakarta, namun kemudian memilih kuliah di Universitas Abulyatama. “Unaya sudah menjadi nafas saya, kata Razi.

Berprestasi dibidang olah raga dan juga menjadi seorang mahasiswa adalah nilai plus bagi dia. Karena seperti yang kita ketahui, kebanyakan atlet hanya fokus pada prestasi non akademiknya saja tanpa meneruskan pendidikan formal akademik.

Namun, tidak demikian dengan Razi. ”Saya kali ini seorang atlet dan juga seorang mahasiswa, bertekad untuk menyelesaikan studi S1-nya bahkan akan meneruskan ke jenjang selanjutnya untuk menggapi cita-cita dan meningkatkan kualitas diri,” katanya.

Berikut petikan bincang-bincang Razi dengan Aldian Ilham dari web abulyatama.ac.id (RB Media Center).

Mengapa memilih kuliah di Universitas Abulyatama (Unaya)?

Saya senang kuliah di Universitas Abulyatama, selain SPP saya dibiayai penuh mulai dari semester pertama sampai sekarang (semester 6), Unaya juga memberi perhatian penuh bagi atlit yang berprestasi, pokoknyaa untuk atlit dibanggakanlah.

Apa kelebihan kuliah di Unaya?

Untuk atlit yang berprestasi, pokoknya Unaya lebih spesial dari pada yang lain.

Apa saja yang sudah didapat selama kuliah di Unaya ?

Selain perhatian penuh bagi atlit berprestasi, saya rasa Unaya telah banyak memberikan fasilitas bagi atlit atletik lompat tinggi untuk bisa berprestasi di ajang nasional sampai internasional, bukan hanya akademik bahkan non-akademik juga bisa didapatkan di Unaya.

Kenapa memilih kuliah di Unaya sebagai modal untuk masa depan?

Unaya telah banyak melahirkan alumni FKIP yang sukses, Unaya juga memberikan ruang kerja yang lebih bagi atlit yang berprestasi setelah tamat di Unaya.

Profil Muhammad Razi

Nama Lengkap                    : Muhammad Razi
Nama Panggilan                  : Razi
Tempat, Tgl/Lahir              : Desa Reng, 23 Juni 1994
Alamat Sekarang                 : Asrama PPLP, Lhong Raya Banda Aceh
Asal                                        : Kabupaten Pidie
Pendidikan                           :
SD Keumala
SMP Ragunan Jakarta
SMA Ragunan Jakarta
Hobby                                  : Altetik dan Sepak Bola
Anak ke dua                         : dari 5 bersaudara
Nama Ayah                          : Ramli
Pekerjaan Orang Tua         : Sopir
Cita-cita                                 : Pelatih Atletik lompat tinggi

Prestasi Atletik Cabang Lompat Tinggi

PPLP Bandung                               : Juara 1
PPLP Jakarta                                  : Juara 1
PPLP Bangka Belitung                  : Juara 1
PPLP Papua                                     : Juara 1
PON Riau                                         : Perunggu
Porwil Aceh                                     : Perak
Asianship Thailand 2009             : Perak
Malaysia Asian School 2008        : Emas
Rekor Remaja 2009                       : Lompatan 2,05

INFORMASI PENERIMAAN MAHASISWA BARU

UNIVERSITAS MALAHAYATI (LAMPUNG)

Informasi Pendaftaran Mahasiswa Baru

Sekretariat Pendaftaran: Kompleks Kampus Universitas Malahayati, Gedung Perpustakaan Pusat Lantai 7

Jalan Pramuka No. 27, Kemiling, Bandar Lampung, Telp (0721)273592, 271112; — Fax: (0721) 271119

CP : Muhammad, S.Kom.,MM (0821 8688 9977, 081366427888), Email : muhammad.6889977@gmail.com

Meni Sutarsih, S.Pd.,M.Si (0821 8500 0515)

FAKULTAS KEDOKTERAN

  • Program Studi Kedokteran Umum
  • Program Studi Ilmu Keperawatan (S1)
  • Program D-3 Kebidanan
  • Program Studi Diploma IV Bidan Pendidik
  • Program Studi Farmasi (S1)
  • Program Studi Psikologi

FAKULTAS EKONOMI

  • Program Studi Ekonomi Akuntansi
  • Program Studi Ekonomi Manajemen

FAKULTAS TEKNIK

  • Program Studi Teknik Sipil
  • Program Studi Teknik Mesin
  • Program Studi Teknik Industri
  • Program Studi Teknik Lingkungan

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT

  • Program Studi Kesehatan Masyarakat

FAKULTAS HUKUM

FAKULTAS PROGRAM PASCA SARJANA

  • Magister Kesehatan Masyarakat

AKADEMI FARMASI & ANALISIS MAKANAN

  • Program Studi Diploma III Farmasi & Makanan

 

INSTITUT KESEHATAN INDONESIA (IKI JAKARTA)

Informasi Pendaftaran Mahasiswa Baru,

Sekretariat Pendaftaran: Gedung Institut Kesehatan Indonesia

Jalan Boulevard Barat Daya, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Telp/Fax: (021) 45858899, website: www.ikijakarta.com, email: iki@ikijakarta.com

Drs.H. Rustam Effendi, M.Si (0812 8676 4888)

PROGRAM STUDI

  • Program Studi Psikologi (S-1)
  • Program Studi Farmasi (S-1)
  • Program Studi Kesehatan Masyarakat (S-1)
  • Program Studi Administrasi Rumah Sakit (S-1)
  • Program Studi Kesehatan Lingkungan (S-1)
  • Program Studi Gizi (S-1)
  • Program Studi Analis Kesehatan (D-3)
  • Kerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung.

 

UNIVERSITAS BATAM (KEPULAUAN RIAU)

Informasi Pendaftaran Mahasiswa Baru,

Sekretariat Pendaftaran: Jalan Abulyatama Nomor 5, Batam Centre, Telp: (0778) 7485055, Fax: (0778) 74850448

CP : Afit Afrizal, S.Si (0821 8688 9966), email: afid.889966@gmail.com

FAKULTAS KEDOKTERAN

  • Program Studi Kedokteran Umum (S-1)
  • Program Studi Ilmu Keperawatan (S-1)
  • Program D3 Kebidanan
  • Program Studi Diploma IV Bidan Pendidik
  • Program Studi Ilmu Keperawatan (S-1)

FAKULTAS EKONOMI

  • Program Studi Ekonomi Akuntansi
  • Program Studi Ekonomi Manajemen

FAKULTAS TEKNIK

  • Program Studi Teknik Sipil
  • Program Studi Teknik Mesin
  • Program Studi Teknik Elektro
  • Program Studi Sistem Informasi (S-1)
  • Program Studi D3 Manajemen Informatika
  • Program Studi D3 Teknik Komputer

FAKULTAS HUKUM

  • Program Studi Ilmu Hukum (S-1)

PROGRAM PASCA SARJANA

  • Program Studi Magister Hukum (MH)
  • Program Studi Magister Sains Manajemen (M.Si)
  • Program Studi Magister Kenoktariatan (M.Kn)

 

UNIVERSITAS ABULYATAMA (ACEH)

Informasi Pendaftaran Mahasiswa Baru,

Sekretariat Pendaftaran: Jalan Blang Bintang KM. 8,5, Lampoh Keudee, Aceh Besar. Telp (0651) 21255, Fax: (0651) 21255

CP : Isyawan Ubaidillah, ST (0821 8688 9922), Email : isyawal.889922@gmail.com

Lensoni, ST.,M.Kes (0852 9626 7390)

FAKULTAS KEDOKTERAN

  • Program Studi Kedokteran Umum (S-1)
  • Program Studi Ilmu Keperawatan (S1)
  • Program Studi Akademi Keperawatan (D-3)
  • Program Studi D-4 Kebidanan

FAKULTAS EKONOMI

  • Program Studi Ekonomi Akuntansi (S-1)
  • Program Studi Ekonomi Manajemen (S-1)
  • Program Studi Ekonomi Pembangunan (S-1)

FAKULTAS TEKNIK

  • Program Studi Teknik Sipil (S-1)
  • Program Studi Teknik Mesin (S-1)
  • Program Studi Teknik Elektronika dan Kominikasi (S-1)

FAKULTAS PERTANIAN

  • Program Studi Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) (S-1)
  • Program Studi Budaya Pertanian (Agronomi) (S-1)
  • Program Studi Produksi Ternak (S-1)
  • Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (S-1)

FAKULTAS PERIKANAN

  • Program Studi Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan (S-1)
  • Program Studi Budidaya Perairan (S-1)

FKIP

  • Program Studi Pendidikan Matematika (S-1
  • Program Studi Pendidikan Fisika (S-1)
  • Program Studi Pendidikan Kimia (S-1)
  • Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S-1
  • Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S-1)
  • Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (S-1)
  • Program Studi Pendidikan Olahraga/Kepelatihan OR (S-1)
  • Program Studi Pendidikan Biologi (S-1)

 

INFORMASI dan SYARAT PENDAFTARAN

INFORMASI PENDAFTARAN

  1. Mengisi Formulir Pendaftaran
  2. Membayar Uang Pendaftaran Rp. 200.000,-
  3. Waktu pendaftaran
  4. Periode I: seleksi khusus tanggal 1 Januari s/d 25 Maret.
  5. Gelombang I: 1 April s/d 20 Mei
  6. Gelombang II: 25 Mei s/d 10 Juli
  7. Gelombang III: 15 Juli s/d Agustus (jika masih tersedia tempat)

SYARAT PENDAFTARAN

  1. Menyerahkan fotocopy ijazah SLTA/sederajat yang memiliki legalisir asli.
  2. Untuk siswa yang belum lulus dari SLTA/sederajat dapat menyertakan syarat surat keterangan masih sekolah dari kepala sekolah dan fotocopy rapor kelas satu (1) sampai dengan kelas tiga (3) semester 1 sampai 5.
  3. Menyerahkan pas foto berwarna terbaru ukuran 3×4 dan 4×6 masing-masing 3 lembar.
  4. Menyerahkan fotocopy identitas (KTP, SIM, Paspor).
  5. Membawa materai Rp. 6.000,-
  6. Berbadan sehat dan berkelakuan baik serta bebas dari narkoba. Khusus untuk jurusan kesehatan (kedokteran umum, keperawatan, kebidanan, farmasi, dan kesehatan masyarakat) ada syarat tambahan yaitu surat keterangan tidak buta warna dari dokter.
  7. Tinggi badan minimum kebidanan adalah 150 cm, dan keperawatan adalah 155 cm (pria) serta perempuan (150 cm).
  8. Lulus seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Universitas Malahayati, Institut Kesehatan Indonesia, Universitas Batam, dan Universitas Abulyatama). []