Posts

Berekreasi di Wira Garden Bersama Keluarga

WIRA Garden adalah salah satu wisata yang dapat kamu kunjungi ketika ingin refreshing tapi tidak ingin keluar dari Bandar Lampung. Wira garden memiliki pesona yang cukup menawan yang bisa kamu dapatkan disini. Wira garden berada di Jalan Wan Abdul Rahman, Batu Putu, Teluk Betung, Bandar Lampung.

Terdapat sumber mata air awet muda yang berasal dari bongkahan batu besar yang mengalir terus layaknya air mancur. Aliran air ini konon tidak pernah kering kendati di musim kemarau panjang. Fenomena alam lain yang dapat dinikmati pengunjung di Wira Garden adalah beragam batu fosil binatang.  Seperti batu gajah yang berada persis di depan hall Wira Garden. Jika diamati seksama, batu tersebut memang menyerupai gajah besar khas Lampung. Ada juga batu yang berbentuk singa, monyet, hingga katak.

Di sini juga terdapat batu menangis yakni batu yang menyerupai bentuk manusia, mulai hidung, telinga, dan mata yang meneteskan air. Batu-batu fosil itu banyak dilihat wisatawan lokal yang berkunjung ke sini. Selain itu terdapat 7 sumur dan sungai jodoh. Bahkan ada 3 sungai yang muaranya menjadi satu.

Untuk menuju Wira Garden relatif mudah. Hanya sekitar sepuluh menit perjalanan dari pusat Kota Bandarlampung. Wira Garden masih menjadi bagian dari Kawasan Wisata Batuputu. Luas tempat wisata baru ini mencapai 12 hektare dan  menawarkan banyak sekali keindahan alam yang masih natural. Dari sekedar menikmati suasana alam khas pegunungan yang masih alami atau menikmati pemandangan air terjun bisa dilakukan di sini. Bahkan, tempat ini menawarkan berbagai tantangan, termasuk tracking (perjalanan) di alam terbuka menuju kawasan air terjun, sungai, kolam memancing ikan, atau cottage.

Wira GardenWiragardenWiragardeen

 

Weekend Asyik Di Pulau Tangkil

Pulau Tangkil, salah satu pulau indah yang wajib untuk ditelusuri di Lampung. Terletak di Lempasing, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Pulau inii mempunyai luas wilayah sekitar 12 hektare dan menjadi salah satu ikon wisata di Lampung.

Kita mulai perjalanan menuju Pulau Tangkil dari Pantai Mutun. Mutun adalah titik penyebrangan terdekat dari Pulau Tangkil. Lagipula, jarak dari pusat Kota Bandar Lampung ke Pantai Mutun hanya membutuhkan waktu sekitar 50 menit. Setelah samapi di Mutun, anda bisa memarkir mobil dengan biaya Rp15.000/mobil (harga bisa berubah). Lalu anda bisa menyewa perahu yang banyak tersedia di Pantai Mutun untuk digunakan menyeberang ke Pulau Tangkil. Harga sewanya sekitar Rp10.000/orang atau Rp120.000-150.000 per perahu untuk perjalanan pulang pergi. Waktu yang dibutuhkan untuk menyeberang dari Pantai Mutun ke Pulau Tangkil sekitar 15 menit.

Sepanjang perjalanan anda akan disuguhi oleh pemandangan yang sangat indah. Air laut biru bersih, ikan-ikan kecil beserta aneka tanaman laut akan terlihat jelas menemani perjalanan anda menuju Pulau Tangkil. Lalu setelah sampai di Pulau Tangkil, traveller harus membeli tiket masuk ke Pulau Tangkil sebesar Rp 5.000/orang. Di Pulau Tangkil anda bisa berenang, bermain pasir, berjemur, bersantai sambil menikmati pemandangan, snorkeling, dan juga berjalan – jalan di pinggir pantai. Jika para kalian bosan dengan hal itu, kalian bisa menikmati berbagai wahana air yang ada. Wahana air tersebut diantaranya banana boat, kano, jetski, parasailing, dan ada juga flying fish.

Pulau Tangkil sendiri memang sangatlah indah dan juga masih sepi, sehingga sangat cocok bagi para traveller yang ingin melepas penat dari aktivitas sehari–hari. Hamparan pasir putihnya yang lembut ditambah air lautnya yang jernih dan berwarna kehijauan, semakin menegaskan jika pulau yang satu ini wajib untuk dikunjungi.

Di Pulau Tangkil sendiri juga terdapat beberapa gubuk – gubuk yang disewakan. Jadi buat para traveller yang hanya ingin mengawasi anaknya saja tanpa beraktivitas, maka traveller dapat menyewa gubuk untuk melepas lelah dan juga berlindung dari teriknya sinar matahari.

Selain itu, di Pulau Tangkil juga sudah tersedia mushola, toilet yang bersih, dan juga beberapa warung makanan. Jadi traveller nggak perlu takut kelaparan saat berkunjung ke pulau yang cantik ini. Jika ingin mengunjungi Pulau Tangkil, alangkah baiknya jika para penelusur membawa berbagai kebutuhan wisata seperti sunblock, kacamata hitam, topi, baju ganti, obat–obatan pribadi.

pulau-tangkil3-640x425 pulau-tangkil-640x396 pulau-tangkil1 (1) pulau-tangkil2 pulau-tangkil5-640x480 pulau-tangkil4-640x480

|sumber: telusurindonesia.com

Galeri Foto Eksplore Pantai Kelagian Bersama BOMA

PANITIA BADAN Organisasi Mahasiswa Asrama (Boma) Green Dormitory Universitas Malahayati melepas penat seusai melakukan kegiatan Dzikir akbar dan Tahun Baru 2016. Mahasiswa dan pengurus Boma Green Dormitory melepas penat ke Pulau Kelagian Minggu, 3 Januari 2016.

Pulau Kelagian yang berada di Desa Ketapang yang masuk wilayah Kabupaten Pesawaran, Lampung. Pantai dengan pasir sehalus tepung ini membentuk garis pantai. Melengkung mengitari pulau dengan perpaduan tepian pantai yang tidak berombak bergradasi biru dan hijau tosca.

Mereka bermain pasir, berenang, banana boat, makan bersama, berfoto dan lain-lain. Berikut galeri foto yang dikumpulkan malahayati.ac.id:

Yuk Menilik Museum Nasional Ketransmigrasian di Kota Agung

BELUM banyak yang tahu bahwa Lampung punya Museum Nasional Ketransmigrasian (MNK). MNK dibagun dengan luas 63 hektare dan terdapat 3 lantai. Di museum ini juga terdapat kolam renang, sentra kerajinan, panggung terbuka, 10 anjungan rumat adat dari daerah asal transmigran, perpustakaan, mushola, tempat parkir, lapangan, areal persawahan, dan masih ada lagi.

Terletak 26 km dari Bandar Lampung pada jalur Bandar Lampung – Kota Agung – Krui. Gedong Tataan merupakan lokasi transmigrasi/ kolonialisasi pertama pada masa Kolonial Belanda. Pemindahan/ transmigrasi pertama kali berlangsung pada tahun 1905, asal penduduk yang ditransmigrasikan berasal dari Desa Begelen, Keresidenan Kedu – Jawa Tengah. Lokasi awal pemukiman dapat dijumpai dan kini menjadi kompleks kompi senapan TNI di tengah Kota Gedong Tataan. Sebuah Gedung megah didirikan sebagai Museum Transmigrasi satu-satunya di Indonesia berisi catatan sejarah, diorama dan peralatan kebutuhan ketransmigrasian. Kedepan, sedang diusahakan upaya melengkapi rekaman sejarah migrasi terbesar di nusantara ini.

Pembangunan MNK bertujuan untuk menyediakan sarana dan prasarana bagi pengkajian program transmigrasi di Indonesia. Museum ini juga bertujuan untuk menyediakan wahana pembelajaran tentang sejarah ketrasnmigrasian di Indonesia bagi generasi muda.

Karang Di Pantai Tembakak Lampung Barat

PANTAI Tembakak salah satu pantai yang dikenal oleh masyarakat setempat sebagai akses penting untuk menuju Pulau Pisang. Disini bersandar beberapa perahu yang siap mengantarkan wisatawan, masyarakat setempat atau barang kebutuhan masyarakat pulau Pisang. Namun dibalik itu semua, pantai menyimpan keunikan yang bisa membuat para wisatawan berdatangan.

pantai Tembakak ini terletak di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, dekat dengan Ibukota Kabupaten Pesisir Barat yaitu Krui. Jika dari Bandar Lampung dengan menggunakan kendaraan pribadi, kita bisa mengambil jalur menuju Kota Krui melintasi Kotaagung. Rutenya yaitu Bandar Lampung-Kemiling-Pringsewu-Talang Padang-Gisting-Kotaagung-Tanjakan Sedayu-Hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS)-Bengkunat-Krui-Pantai Tembakak. Kondisi jalan cukup baik, namun mulai tanjakan sedayu hingga pantai Tembakak, jalan mulai berlubang-lubang.

Perjalanan dari Bandar Lampung ke kota Krui sekitar 6-7 Jam, dari kota Krui ke Tembakak hanya menempuh jarak 30 menit saja, dan tentunya tetap hati-hati karena jalan penuh lubang.

Selain ditumbuhi oleh pohon-pohon kelapa, pantai menjadi pelabuhan kecil untuk menyebrang ke pulau pisang ini, punya keunikan yang khas. Selain pasir hitamnya yang halus, pantai ini mempunyai batu karang besar yang khas.

Air Terjun Curup Indah Klawas Persembahan Kabupaten Lampung Utara

LAMPUNG bisa dikatakan sebagai Indonesia Mini. Aneka suku hidup dan tinggal di Provinsi ini, memperkaya khasanah seni dan budaya Lampung, Pantai-pantai nan cantik, Gunung dan jajaran bukit nan megah, Air terjun yang meluncur anggun, semuanya ada di sini. Seperti keindahan air terjun curup Indah Klawas.

Air Terjun Curup Indah Klawas berada di Dusun Gunung Klawas, Desa Pekurun, Kecamatan Abung Barat, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung. Lampung Utara memang tergolong memiliki alam yang sangat menggoda untuk dikunjungi.

Wisatawan yang datang ke lokasi ini akan berdecak kagum melihat keindahan yang ada. Airnya yang jernih sangat menggelitik setiap wisatawan untuk menceburkan diri. Nuansa hijau dari pepohonan menambah kesejukan udara yang ada di sekitarnya. Wisatawan yang datang dapat melakukan beberapa aktivitas seru, seperti berenang dan lintas alam.

Lokasi wisata tirta ini berjarak sekitar 22 kilometer dari Ogan Lima, atau sekitar 30 kilometer dari Kotabumi. Sepanjang perjalanan wisatawan juga akan disuguhi dengan pemandangan alam yang sangat indah. Perjalanan ini bisa ditempuh menggunakan kendaraan bermotor.

Curup Klawas Curup Klawas1 Curup Klawas3 Curup Klawas4

||Dari berbagai sumber.[]

Pantai Krakatau Kahai Resort Kalianda

PANTAI Krakatau Kahai lokasi pantai ini terletak di Kalianda atau di belakang Gunung Rajabasa. Sebenarnya Pantai ini sudah dibuka sejak tahun lalu, namun jaraknya yang cukup jauh dan membuat banyak orang tidak tahu tentang lokasi pantai ini.

Untuk mencapai lokasi ini dari Bandar Lampung membutkan waktu 2jam/70km, rute yang bisa dilalui adalah Bandar Lampung-Kalianda,dari Kalianda kita bisa memilih jalan yang melewati gunung ataupun yang melewati pinggir laut, namun jika ingin lebih cepat disarankan untuk melalui jalan yang melewati gunung.

Pantai ini hanya diwajibkan membayar parkir kendaraan sebesar 5.000, sedangkan biaya masuk Pantai 15.000 dan tidak dikenakan biaya sewa pondokan.

Fasilitas yang ditawarkan sangat beragam, berikut potret keindahan dan beragam fasilitasnya:

Pulau Kubur Berwisata dan Spot Memancing

BERWISATA di tempat yang sama sekali tidak berpenghuni, mungkin bagi sebagian orang agak sedikit terlalu menakutkan. Namun, bagi sebagian orang yang mencintai tantangan dan juga hal baru, pastilah berwisata di tempat yang tidak berpenghuni adalah kegiatan wisata yang patut dicoba.

 Ternyata, di Indonesia pun masih banyak pulau yang tidak berpenghuni namun memiliki keindahan alam yang patut diacungi jempol. Pulau tak berpenghuni namun memiliki keindahan alam yang tiada tara tersebut justru menarik perhatian berbagai kalangan terutama para wisatawan domestik dari luar pulau maupun para wisatawan asing. Salah satu pulau yang tidak berpenghuni di wilayah Lampung Selatan adalah Pulau Kubur.
Pulau Kubur terletak di Teluk Lampung, yang apabila dilihat dari data administrasi negara, pulau tersebut merupakan bagian dari wilayah Bandar Lampung. Pulau yang letaknya di seberang daratan utama kota Lampung ini, sebenarnya merupakan pulau karang yang ukurannya seluas 5 hektar dan terbagi menjadi dua bagian. Bagian pertama terdapat karang yang besar dan bagian kedua adalah yang menjorok ke laut.
Keindahan Pulau Kubur ini sebenarnya belum banyak diketahui oleh orang, hal itu terbukti dengan sedikitnya pengunjung yang datang ke pulau tersebut. Namun, bagi mereka yang sudah melihat secara langsung keindahan pulau tersebut pasti akan memiliki keinginan untuk kembali lagi ke Pulau Kubur.

Selain keindahannya yang memukau, Pulau Kubur ini juga mendapat sebutan sebagai spot ternyaman untuk memancing. Pasalnya, Pulau Kubur ini merupakan pulau karang yang disukai oleh banyak ikan. Jadi, tak heran banyak yang datang ke Pulau Kubur dengan alat pancing bersama anggota keluarga maupun kerabatnya.[]

SONY DSC

SONY DSC

pulau kubur1

SONY DSC

SONY DSC

Air Terjun Talang Ogan, Potensi Wisata Tersembunyi di Tanggamus

AIR Terjun Talang Ogan, salah satu potensi wisata dari sekian potensi wisata tersembunyi di Kabupaten Tanggamus Lampung. Dinamakan air terjun talang ogan karena dulunya sekitar air terjun ini terdapat Talang (perkampungan kecil dalam hutan) dimana masyarakatnya merupakan Suku Ogan.

Air terjun ini berada Gunung Tanggamus tepatnya berdekatan dengan dusun Talang Beringin, Kecamatan Pulau Panggung. Air terjun yang memiliki tinggi sekitar 15 meter ini cukup indah. Air mengalir jernih walau musim hujan sekalipun, susunan batu dan batang pohon yang membuat air mengalir jatuh dengan indahnya. Tidak hanya itu, ditepian air terjun ini tumbuh pohon bambu dan terdapat jembatan bambu yang mengingatkan saya tentang air terjun Jumog di Karanganyar karena disana pun terdapat jembatan bambu. Jembatan bambu disini sengaja dibangun untuk akses jalan warga sekitar untuk ke sebrang sungai. Jembatan ini mungkin nanti bisa menjadi landmark untuk air terjun ini.

Serunya untuk menuju kesini kita diharuskan berjalan kaki melintasi hutan dan perkebunan kopi selama kurang lebih 30 menit. Terdengar sahut-sahutan serangga hutan, bahkan terdengar suara-suara sahutan siamang. Berjalan kakinya dihutan tidak seperti di hutan belantara. Disini sudah ada akses jalan setapak yang sering digunakan warga untuk berkebun di kebun mereka. Hati-hati jika kesini saat musim hujan karena kondisi jalan menjadi licin.

Menggunakan kendaraan pribadi dari kota Bandar Lampung, kita bisa menempuh rute ke arah Kotaagung yaitu Bandar Lampung-Kemiling-Gedong Tataan-Pringsewu-Pagelaran-Talang Padang-Gisting-Gunung Batu-Pasar Gunung Batu-Pekon Talang Beringin. Jika menggunakan angkutan umum, kita bisa menaiki bus dari pertigaan Pramuka atau terminal Kemiling dengan menaiki bus jurusan Kotaagung, turun di pasar Gisting. Dari pasar Gisting anda bisa meminta ojek mengantar anda sampai desa terdekat dengan air terjun, yaitu Pekon Talang Beringin.

Air terjun ini belum dikelola, belum ada yang menarik retribusi tiket masuk. Untuk penitipan kendaraan pribadi bisa dititipkan di rumah warga di pekon Talang Beringin.[]

Rekreasi Sambil Menikmati Wisata Satwa

Tidak sulit mencari wahana rekreasi yang juga menawarkan wisata edukasi bagi anak-anak di sekitar Bandar Lampung. Di Teluk Betung, terdapat sebuah wahana wisata yang cocok sebagai tujuan untuk mengajak anak-anak melihat beraneka satwa. Namanya Taman Wisata Bumi Kedaton (Bumi Kedaton Resort). Wahana wisata ini terletak di Jalan Wan Abdul Rahman 1-3, Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung.

Bumi Kedaton menggabungkan konsep taman satwa, aktivitas rekreasi outdoor, dan penginapan bergaya cottage. Koleksi satwa di taman wisata ini antara lain gajah, buaya, monyet, burung merak, ayam kalkun, serta siamang. Kecuali gajah, satwa-satwa tersebut ditempatkan di dalam kandang-kandang. Sedangkan untuk gajah, disediakan area khusus yang cukup luas – gajah-gajah dapat melakukan atraksi di depan penonton.

Selain berkeliling mengamati berbagai satwa, pengunjung juga dapat mencoba aneka aktivitas outdoor. Aktivitas outdoor yang bisa dinikmati di sini antara lain memancing, berkeliling dengan kuda poni, outbound, flying fox, dan berkemah. Bumi Kedaton merupakan tempat yang cocok untuk membawa seluruh anggota keluarga berjalan-jalan.

Bumi Kedaton juga menyediakan akomodasi bagi pengunjung yang ingin menikmati waktu lebih panjang di sini. Penginapan berkonsep cottage dengan berbagai fasilitas seperti air panas, TV parabola, dan kolam renang tersedia di sini. Kamar-kamar yang ada mulai dari kelas standard hingga president suite bisa menjadi pilihan Anda ketika berada di Bumi Kedaton.

Berikut Foto destinasi wisata dan rekreasi bersama keluarga: