Dosen Universitas Malahayati Ajak Anak-Anak Bermain untuk Mengurangi Kecanduan Handphone dalam Rangka Pencegahan Stunting

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id) : Dosen Universitas Malahayati Bandarlampung bersama mahasiswa, melaksanakan Pengabdian Masyarakat di sekolah PAUD, Kelurahan Way Gubak,  Kecamatan Sukabumi, Bandarlampung. Rabu (7/12/2022).

Seperti kita ketahui bersama stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak yang disebabkan karena kurangnya asupan nutrisi dalam jangka waktu yang lama. Berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia/SSGI yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan berkerjsama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021 angka stunting secara nasional adalah 24,4 %. Masih jauh dari target nasional di bawah 14% yang hendak dicapai pada tahun 2024, sehingga masih diperlukan upaya sungguh-sungguh untuk dapat mengatasi masalah ini.

 

Akhir-akhir ini, banyak studi yang melaporkan hubungan antara lama penggunaan handpone pada anak-anak dengan status gizi anak. Anak-anak mengalami kecanduan handphone akan mengalami banyak dampak negatif, termasuk berdampak negative pada status gizinya. Anak-anak akan cenderung lupa makan dan minum serta malas bergerak bila sedang bermain handphone. Hal ini dapat menyebabkan anak anak kekurangan nutrisi serta tidak optimal pertumbuhan fisiknya, karena malas beraktivitas fisik.

Kondisi inilah yang mendorong tim dosen Universitas Malahayati dari lintas prodi untuk melakukan kegiatan pengabdian masyarakat melalui hibah insentif PkM terintegrasi dengan MBKM tahun 2022. Adapun dosen Universitas Malahayati yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Dr, Dessy Hermawan, S.Kep.,Ns.,M.Kes dari Prodi Ilmu Keperawatan, Devi Kurniasari, SST, M.Kes dari Prodi D3 Kebidanan, Vira Sandayanti, S.Psi, M.Psi, Psikolog dari Prodi Psikologi serta Erna Listiyaningsih, Ph.D dari Prodi Manejemen untuk melakukan kegitan PkM dalam rangka menanggulangi kecanduan Hp pada anak dalam rangka pencegahan stunting.

Kegiatan PkM ini dilaksanakan di sekolah PAUD miliki Bapak H. Jumanta di Kelurahan Way Gubak dengan narasumber dari tim PkM Unmal, yaitu Vira Sandayanti, S.Psi, M.Psi, Psikolog, juga mendatangkan narasumber psikolog pendidikan anak, yaitu Prida Harkina, S,Psi, M.Psi, Psikolog dari GANTARI Lampung.

Dalam kegiatan ini anak-anak diajak bermain secara berkelompok serta diedukasi agar tidak selalu bermain dengan menggunakan handphone. Dalam kegiatan ini, anak-anak tampak senang dan bersemangat mengikuti kegiatan yang diberikan oleh para narasumber.

Selain dihadiri oleh anak-anak PAUD, kegiatan ini juga diikuti oleh para orang tuanya, sehingga narasumber juga berpesan kepada para orang tua untuk tidak selalu menjadikan handphone sebagai solusi ketika anak-anaknya rewel. Para ibu juga diajak untuk tidak terbiasa memberikan anak-anaknya untuk bermain handphone saat makan. Ibu-ibu juga diajari menggunakan berbagi alat sederhana yang ada di rumah untuk bermain bersama dengan anaknya. (gil/humasmalahayatinews)

1 reply
  1. Daniel Octav
    Daniel Octav says:

    Setuju nih, di zaman sekarang semua anak main hp terus. Banyak juga orang tua yang membolehkan karena merka hanya berfikir “yang menting anak diem” tanpa memikirkan berbagai resiko dari bermain hp

    Reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *