Prodi Hukum, Manajemen, dan Akuntansi Universitas Malahayati Raih Hibah Kompetisi PMM

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Program Studi Hukum Fakultas Hukum, dan Program Studi Manajemen dan Akuntansi Fakultas Eknomi dan Manajemen Universitas Malahayati Bandarlampung raih hibah Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) dari Kemeterian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

Wakil Rektor I Universitas Malahayati, Muhammad, S.Kom.,MM mengucapkan “Selamat atas keberhasilan Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi meraih hibah PMM MBKM yang diselenggarakan Dikti”.

“Semoga atas raihan tersebut prodi dan fakultas lain yg ada di Unmal bisa meraihnya tahun yang akan datang, demi kemajuan dan peningkatan mutu baik dosen dan mahasiswa di Unmal serta mendukung program-program MBKM yang diselenggarakan oleh Kemendikbud Ristek”. pungkasnya.

Dr. Rahyono, S.OS., MM selaku dekan Fakultas Eknomi dan Manajemen, mengucapkan selamat untuk Prodi Manajemen dan Akuntansi”.

“Suatu kebanggaan bisa mendapatkan raihan seperti ini, tingkatkan lagi untuk raih prestasi lainnya”. tandasnya.

Aditia Arief Firmanto, S.H.,M.H dekan Fakultas Hukum sekaligus Ketua MBKM Center Universitas Malahayati mengucapkan Selamat kepada Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi atas lolosnya hibah PMM pada tahun 2023 pada batch 3 ini.

“MBKM center dalam hal ini membantu untuk proses pengajuan dari proposal dan membentuk tim modul nusantara”. ujarnya.

“Konsep dari PMM hibah MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) menawarkan pertukaran mahasiswa dari luar Pulau Sumatera ada 75 kuota mahasiswa, dan yang mendaftar sekitar 238 mahasiswa”. ujar Aditia.

“Jadi akan ada seleksi dari Dikti yang akan diterima hanya memenuhi syarat sebanyak 75 mahasiswa yang akan tersebar dari 3 Prodi , masing-masing Prodi sebanyak 25 mahasiswa”. lanjutnya.

“Proses pekuliahan dilaksanakan di semester ganjil 2023/2024 inclass, tugas tim modul nusantara nanti akan membantu dan bertugas mendampingi 75 mahasiswa pada proses outclass. Tim modul nusantara sendiri ada 5 mahasiswa”. tambahnya.

Aditia menerangkan program PMM ini ingin menjadikan Unmal sebagai media promosi untuk mahasiswa dari luar Pulau Sumatera.

“Unmal mendukung program pemerintah dan bisa meningkatkan mutu mahasiswa baik secara internal Unmal sendiri, maupun diluar yang mau bergabung dan belajar di Unmal dengan pilihan 3 prodi tersebut, dengan slogan Bertukar Sementara dan Bermakna Selamanya”. terangnya.

Lebih lanjut Aditia menjelaskan, kategori modul nusantara ada kategori berkaitan inspirasi, refleksi, kebhinekaan, dan kontribusi sosial. Insipirasi adalah menemui tokoh-tokoh adat, agama dan talkshow atau tokoh budaya di Lampung. Refleksi akan mempelajari bahasa dan aksara Lampung di perpustakaan Unmal dengan tersiedia 34 rumah adat.

Kebhinekaaan adalah berkunung ke Museum Lampung dan mempelajarai area di Museum Lampung serta mengenal benda-benda bersejarah di Museum Lampung. Kontribusi sosial mahasiswa ini artinya, secara berkelompok para mahasiswa akan melaksanakan penanaman pohon mangrove, sebagai pengabdian masyarakat dengan tujuan mencegah banjir di pantai M Beach Kalianda, Lampung Selatan. (gil/humasmalahayatinews)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *