Universitas Malahayati Gelar Monev Pasca Akreditasi Prodi DIII Anafarma

Bandar Lampung (malahayati.ac.id): Universitas Malahayati Bandar Lampung mengadakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pasca Akreditasi Program Studi DIII Analisis Farmasi dan Makanan, Jumat, (21/6/2024).

Kegiatan ini dibuka langsung Wakil Rektor I, Dr. (Cand) Muhammad S. Kom, M.M.

Dalam sambutannya, Dr. (Cand) Muhammad menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari evaluasi setelah proses akreditasi Prodi DIII Analisis Farmasi dan Makanan (Anafarma) yang telah dilakukan beberapa waktu lalu.

“Kegiatan ini sangat penting untuk memastikan bahwa program studi kita dapat terus meningkatkan kualitasnya sesuai dengan rekomendasi para asesor,” ujar Dr. (Cand) Muhammad.

Asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes), Prof. Dr.rer.nat. Dian Handayani, Apt., dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan Monev untuk memantau implementasi saran yang diberikan saat proses akreditasi.

“Dengan Monev ini, kita akan memantau apakah prodi dapat melaksanakan hal-hal yang sudah disarankan oleh para asesor saat proses akreditasi. Dalam kesempatan ini kita akan berdiskusi agar TOR akreditasi yang bapak ibu susun akan lebih maksimal ke depannya,” ucap Prof. Dian.

Prof. Dian juga menjelaskan bahwa proses Monitoring dan Evaluasi pasca akreditasi dilakukan setiap tahun selama kurun waktu lima tahun masa akreditasi program studi.

“Sekurang-kurangnya tiga tahun setelah terakreditasi bagi semua program studi dengan peringkat Unggul/A, dua tahun setelah terakreditasi bagi program studi dengan peringkat Baik Sekali/B, dan satu tahun setelah terakreditasi bagi program studi dengan peringkat Baik/C,” jelasnya.

Pada kegiatan ini, Prof. Dian memaparkan hasil monitoring dan evaluasi terkait proses akreditasi DIII Anafarma yang telah dilaksanakan sebelumnya. Hasil Monev ini menjadi bahan diskusi dan akan dituangkan dalam bentuk berita acara yang ditandatangani oleh kedua pihak. (*)

 

Editor: Asyihin

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *