Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati Gelar Kuliah Pakar, Prof. Dr. Sudjarwo Kupas Strategi Belajar Pascasarjana dan Pemanfaatan AI Secara Bijak
BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id):Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati sukses menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang dirangkai dengan Kuliah Pakar bersama akademisi terkemuka, Prof. Dr. Sudjarwo, MS. Acara ini berlangsung dengan penuh antusias di Ruang 1.13 Gedung Rektorat Universitas Malahayati pada Sabtu (18/10/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh 80 mahasiswa baru Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, yang terdiri atas 14 mahasiswa reguler dan 66 mahasiswa RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau). Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif, menggambarkan semangat para mahasiswa baru dalam memulai perjalanan akademik di jenjang pascasarjana.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Sudjarwo, MS membawakan kuliah pakar bertema “Cara Belajar di Pascasarjana dan Pemanfaatan AI Secara Bijak.” Materi ini disampaikan dengan gaya yang inspiratif, disertai berbagai contoh nyata yang relevan dengan dunia akademik masa kini.
“Belajar di jenjang pascasarjana bukan hanya soal menambah ilmu, tapi juga tentang mengubah cara berpikir. Mahasiswa harus mampu beradaptasi, berpikir kritis, dan memanfaatkan teknologi secara etis,” ujar Prof. Sudjarwo dalam pemaparannya.
Beliau menekankan pentingnya memahami tantangan belajar di tingkat pascasarjana, di mana mahasiswa dituntut untuk lebih mandiri, aktif mencari referensi ilmiah, dan berkontribusi dalam diskursus akademik.
Dalam sesi materi, Prof. Sudjarwo juga memaparkan beberapa strategi belajar efektif yang dapat diterapkan mahasiswa pascasarjana, meliputi: Membaca aktif untuk memahami konsep mendalam dari berbagai sumber ilmiah,n Manajemen waktu agar produktivitas akademik tetap terjaga, Kolaborasi ilmiah melalui diskusi dan penelitian bersama, Kemampuan menulis akademik yang baik dan terstruktur, serta Kesadaran digital dalam menyaring informasi dan memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab.
Salah satu bagian menarik dari kuliah ini adalah pembahasan tentang pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia akademik. Prof. Sudjarwo menyoroti bagaimana AI dapat menjadi mitra cerdas bagi mahasiswa dalam mendukung produktivitas belajar.
AI, menurutnya, memiliki berbagai manfaat akademik, antara lain: Mempercepat pemahaman literatur melalui ringkasan otomatis dan analisis sumber, Membantu menulis dan menyunting karya ilmiah agar lebih efektif dan sistematis, serta Mendukung analisis data dan visualisasi dalam penelitian kesehatan masyarakat.
Namun, Prof. Sudjarwo juga menegaskan pentingnya pemanfaatan AI secara bijak, dengan tetap menjunjung integritas akademik dan menghindari ketergantungan berlebihan pada teknologi.
Acara PKKMB dan Kuliah Pakar ini tidak hanya menjadi ajang pengenalan kampus, tetapi juga menjadi momentum awal bagi mahasiswa untuk menumbuhkan semangat belajar dan riset di lingkungan akademik pascasarjana.
Dengan tema dan pembicara yang relevan, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan bekal berharga bagi mahasiswa baru Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati dalam menapaki perjalanan akademik yang penuh tantangan sekaligus peluang di era digital. (gil)
Editor: Gilang Agusman



BANDARLAMPUNG
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru. Ia menekankan pentingnya semangat belajar dan integritas akademik bagi mahasiswa pascasarjana, terutama di bidang kesehatan masyarakat yang memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional.
Sementara itu, Ketua Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Dr. Samino, SH., M.Kes, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan PKKMB dan Kuliah Pakar tahun 2025. Ia mengajak seluruh mahasiswa untuk beradaptasi dengan budaya akademik di tingkat magister yang menuntut kemandirian berpikir, kritisisme, dan kemampuan mengintegrasikan ilmu dengan praktik di lapangan.
BANDARLAMPUNG
Dalam sambutannya, Prof. Dessy Hermawan yang mewakili Rektor Universitas Malahayati menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas terjalinnya kembali kolaborasi akademik dengan Universiti Putra Malaysia.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa UPM, Hanis Farhana Binti Roslan, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Universitas Malahayati atas sambutan yang sangat hangat dan profesional.
Dalam sambutannya, dr. Rachmawati menyampaikan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan penuh dalam pelaksanaan kegiatan praktikum mahasiswa UPM.
Program Clinical Elective Placement (CEP) 2025 ini akan berlangsung selama beberapa minggu ke depan, dengan fokus pada pengenalan sistem pelayanan kesehatan di Indonesia, praktik klinis di berbagai unit rumah sakit, serta kegiatan budaya bersama mahasiswa Universitas Malahayati.
LAMPUNGSELATAN 
BANDARLAMPUNG 