Mahasiswi Psikologi Universitas Malahayati Raih Penghargaan Top Delegate (Fully Funded Awardee) di Ajang Internasional Malaysia-Singapura

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Malahayati. Syahra Aulia Pradani (23370106), mahasiswi Program Studi S1 Psikologi, sukses mengharumkan nama kampus dalam ajang internasional Indonesian Youth Excursion Network 2025 yang akan di berangkatkan di Malaysia dan Singapura pada Mei 2025.

Dalam program kepemudaan berskala internasional ini, Syahra berhasil meraih penghargaan bergengsi Top Delegate – Fully Funded Awardee, mengungguli ratusan peserta muda lainnya dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini menjadi wadah pertukaran pemuda dalam rangka memperluas wawasan global, memperkuat jaringan internasional, dan memupuk semangat kontribusi bagi bangsa.

Rangkaian program yang berlangsung di dua negara ini mencakup sesi Presentation Youth Project, University Visit & Orientation, Company Visit, Cultural Show Malaysia, Awarding Day for IYEN Delegates.

Bangga dan Bersyukur, Ini Kata Syahra Aulia Pradani

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas kesempatan dan kepercayaan ini. Menjadi Top Delegate(Fully Funded Awardee) di program internasional ini adalah pengalaman yang luar biasa dan membuka banyak perspektif baru bagi saya, semoga langkah awal yg baik ini bisa mendatangkan kebaikan lainnya untuk saya dan juga orang sekitar” ujar Syahra penuh semangat.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada dirinya sendiri, keluarga, teman-teman, serta orang orang baik disekeliling nya.

“Semoga pencapaian ini bisa menjadi inspirasi bagi orang sekitar.
Pesan dari saya, bagi teman-teman yang sedang berjuang di jalan masing-masing, percayalah bahwa setiap proses yang kamu lalui, sekecil apa pun itu, punya makna dan akan membawamu ke tempat yang tak pernah kamu bayangkan sebelumnya. Jangan takut untuk mencoba hal baru, keluar dari zona nyaman, dan memperjuangkan mimpi mimpi itu. Kegagalan dan ragu itu wajar, tapi jangan biarkan itu menghentikan langkah kamu, karna kita semua sedang bertumbuh, dan setiap langkah adalah kemenangan kecil yang patut dirayakan.”


tambahnya.

Pencapaian Syahra Aulia Pradani menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Universitas Malahayati memiliki kapasitas untuk tampil dan berprestasi di kancah internasional. Semoga semangat dan dedikasi Syahra dapat menjadi pemantik semangat bagi generasi muda lainnya untuk terus berkarya dan membawa nama baik Indonesia di mata dunia. (gil)

Editor: Gilang Agusman

KEGIATAN KEAGAMAAN MAHASISWA

 Universitas Malahayati setiap tahun melaksanakan kegiatan Program Pembinaan Agama Islam (PPAI) bagi yang beragama Islam dan kegiatan keagamaan lain yang beragama lain. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai komitmen perguruan tinggi Universitas Malahayati dalam mewujudkan visi etika religius dilingkungan akademik.Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat pemahamahan keagamaan, karakter, moral, serta integritas sebagai mahasiswa. Kegiatan PPAI dan keagamaan lain seperti mahasiswa yang menganut agama Kristiani maupun Hindu yang melibatkan mahasiswa tidak hanya sebagai satu kegiatan seremonial saja, tetapi sebagai program strategis untuk menanamkan nilai-nilai spiritual yang selaras dengan Tridharma perguruan Tinggi. Melalui berbagai kegiatan rangkaian materi seperti penguatan akidah, etika dalam kehidupan kampus, hingga praktik ibadah bagi mahasiswa yang beragama Islam, serta kegiatan penanaman nilai keagamaan bagi mahasiswa beragama kristiani dengan kegiatan retreat dan kegiatan kerohanian yang diselenggarakan oleh Himakris Unmal, serta penguatan nilai keagamaan bagi yang beragama Hindu yang dilaksanakan dikampus maupun diluar kampus. Kegiatan ini tidak hanya dilakukan bagi mahasiswa yang beragama Islam tapi juga seluruh mahasiswa dari agama yang berbeda, dan materi yang disampaikan disesuaikan dengan agama masing-masing. Dengan harapan dapat membangun pondasi moral yang kuat dalam menjalani proses akademik.

Kegiatan PPAI menghadirkan narasumber dari kalangan dosen maupun praktisi keagamaan yang menyampaikan kegiatan secara interaktif, begitupula untuk agama yang lain. Suasana diskusi dan Tanya jawab menjadi hal yang penting bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman mengenai peran nilai-nilai religious dalam membentuk budaya akademik yang beretika, inklusif, dan berintegritas.

Suasana Perkuliahan Prodi Psikologi

Suasana pembelajaran di Program Studi Psikologi Universitas Malahayati dikenal hangat, inklusif, dan interaktif. Setiap kelas dirancang untuk menciptakan lingkungan yang mendorong mahasiswa berpikir kritis sekaligus nyaman untuk berdiskusi. Dosen tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai fasilitator yang membimbing mahasiswa untuk aktif bertanya, berbagi perspektif, dan menghubungkan teori psikologi dengan fenomena nyata di sekitar mereka. Nuansa kekeluargaan antar-mahasiswa dengan dosen namun tetap dalam koridor akademik sangat baik, sehingga proses belajar berjalan lebih menyenangkan dan bermakna.

Model pembelajaran yang diterapkan mengutamakan pendekatan student-centered learning, di mana mahasiswa ditempatkan sebagai subjek aktif dalam proses pembelajaran. Dosen mendorong mahasiswa untuk mengeksplorasi pemahamannya melalui diskusi kelompok, presentasi, studi kasus, serta problem-based learning yang menekankan pemecahan masalah nyata. Dalam banyak kesempatan, mahasiswa juga diajak melakukan simulasi dan roleplay untuk memahami dinamika perilaku manusia secara langsung.

Selain itu, pembelajaran di Prodi Psikologi Malahayati memperkuat integrasi antara teori dan praktik. Mahasiswa terlibat dalam kegiatan laboratorium, observasi lapangan, dan proyek-proyek berbasis komunitas yang mengangkat isu kesehatan mental komunitas, serta pembelajaran diluar kampus dengan pelaksanaan magang diberbagai instansi.

Prodi Psikologi Universitas Malahayati berkomitmen menciptakan pengalaman belajar yang adaptif, relevan, dan mendukung kompetensi mahasiswa sebagai calon sarjana psikologi yang humanis dan profesional.

Dosen dan Mahasiswa Psikologi Universitas Malahayati Gelar Pengabdian Masyarakat untuk Anak Berhadapan dengan Hukum

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Dosen dan mahasiswa Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang penuh makna di UPTD PKS Insan Berguna. Kegiatan ini menyasar anak berhadapan dengan hukum (ABH) dengan tujuan membangun kesejahteraan psikologis melalui pendekatan terapi psikologis, asesmen kecerdasan, dan sesi pendampingan. Kamis (27/2/2025).

Acara ini melibatkan dosen psikologi, serta mahasiswa Psikologi angkatan 2022 dan 2023, yang secara aktif berinteraksi dengan anak-anak ABH dalam serangkaian kegiatan edukatif dan terapeutik.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari pihak UPTD PKS Insan Berguna, yang menyambut baik inisiatif dari Universitas Malahayati dalam mendampingi anak-anak yang menghadapi tantangan hukum.

Selanjutnya, dosen Prodi Psikologi, Octa Reni Setiawati, S.Psi., M.Psi, memberikan prolog mengenai kesejahteraan mental, dengan fokus pada isu pornografi, seks bebas, dan penyalahgunaan narkoba. Materi ini disampaikan untuk meningkatkan pemahaman ABH tentang dampak psikologis dari perilaku berisiko serta memberikan wawasan tentang bagaimana mereka dapat mengelola diri dengan lebih baik.

Untuk mengukur kondisi psikologis anak-anak, tim psikologi Universitas Malahayati melakukan pretest kesejahteraan psikologis, yang bertujuan untuk memahami kondisi awal mereka sebelum diberikan intervensi melalui aktivitas menyenangkan dan edukatif.

Setelah pretest, mahasiswa psikologi mengajak ABH bermain games tebak karakter, yang dirancang untuk meningkatkan kerja sama tim, kepercayaan diri, dan interaksi sosial. Anak-anak dibagi menjadi tiga kelompok dan secara bergantian memperagakan karakter yang diberikan oleh mahasiswa psikologi.

“Gamesnya seru bang, bikin kita seneng, kerja sama tim juga sama kepercayaan satu sama lain bang,” ujar salah satu peserta ABH dengan antusias.

Setelah permainan, peserta dan mahasiswa melakukan diskusi reflektif mengenai pembelajaran yang diperoleh dari game tersebut. Diskusi ini bertujuan untuk menggali pemahaman anak-anak terhadap konsep kebersamaan, kepercayaan, dan tanggung jawab, yang penting dalam membangun pola pikir positif dan sehat.

Kegiatan berlanjut dengan post-test untuk melihat apakah ada perubahan dalam kesejahteraan psikologis anak-anak setelah mengikuti aktivitas sebelumnya.

Selanjutnya, dilakukan asesmen kecerdasan menggunakan beberapa alat tes psikologi yang telah disiapkan. Anak-anak kemudian menjalani sesi wawancara dengan dosen psikologi secara bergantian. Pendekatan ini bertujuan untuk memahami lebih dalam kondisi emosional, kognitif, serta aspek sosial mereka, yang nantinya dapat menjadi dasar untuk intervensi lebih lanjut.

Sebagai penutup, tim pengabdian masyarakat dari Universitas Malahayati memberikan makanan dan bingkisan kepada anak-anak ABH sebagai bentuk kepedulian menjelang bulan suci Ramadan 2025. Momen ini menjadi saat penuh kehangatan, di mana para peserta dapat merasakan kebersamaan dan kepedulian dari lingkungan sekitar.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi anak-anak ABH, tetapi juga menjadi pembelajaran berharga bagi mahasiswa dan dosen psikologi. Melalui interaksi langsung dengan ABH, mereka dapat memahami lebih dalam tantangan psikologis yang dihadapi oleh anak-anak yang berkonflik dengan hukum, serta bagaimana memberikan dukungan yang tepat untuk membantu pemulihan mereka.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi program berkelanjutan, yang terus memberikan manfaat bagi ABH dalam aspek mental, emosional, dan sosial, serta membantu mereka untuk dapat beradaptasi dan kembali ke masyarakat dengan lebih sehat dan produktif.

Dengan adanya inisiatif seperti ini, Universitas Malahayati terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan pendampingan psikologis untuk masa depan yang lebih baik. (gil)

Editor: Gilang Agusman

Selamat! Dinda Cantika Mahasiswa Psikologi Universitas Malahayati Raih Juara 2 Kejuaraan Provinsi Panjat Tebing 2024

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Kebanggaan datang dari dunia olahraga panjat tebing di Provinsi Lampung. Dinda Cantika (22370030), Mahasiswa Program Studi S1 Psikologi Universitas Malahayati, berhasil meraih Juara 2 pada Kejuaraan Provinsi Panjat Tebing yang digelar oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Lampung. Kejuaraan yang berlangsung pada tanggal 20 hingga 22 Desember 2024 bertempat di Wall Climbing PKOR Wayhalim, Bandar Lampung, ini diikuti oleh para atlet panjat tebing terbaik se-Provinsi Lampung.

Dinda, yang dikenal sebagai atlet muda berbakat, tampil luar biasa dalam kompetisi ini. Meskipun penuh tantangan, ia mampu menunjukkan performa terbaik dan mengharumkan nama Universitas Malahayati serta dirinya sendiri. “Saya sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian ini. Ini adalah hasil dari latihan keras dan dukungan luar biasa dari banyak pihak,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada Universitas Malahayati dan Mahapala (Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Malahayati) yang selalu mendukung langkahnya dalam setiap perlombaan. “Terima kasih kepada Universitas Malahayati dan Mahapala, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan penuh. Tanpa mereka, saya tidak akan bisa mencapai ini,” tambahnya.

Dinda tidak hanya merasa bangga atas pencapaiannya yang berhasil meraih posisi kedua, tetapi ia juga menatap masa depan dengan optimisme. Ia berkomitmen untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuannya di tahun mendatang. “Saya berharap, di tahun 2025 ini, saya bisa menjadi lebih baik lagi dan meraih Juara 1 di ajang ini. Semoga perjalanan saya di dunia panjat tebing semakin sukses dan memberikan kebanggaan untuk semua orang yang telah mendukung saya,” harap Dinda.

Keberhasilan Dinda Cantika ini tentu memberikan inspirasi bagi banyak mahasiswa, terutama mereka yang juga memiliki passion di bidang olahraga. Dengan semangat yang tinggi dan kerja keras, Dinda membuktikan bahwa prestasi akademik dan olahraga bisa berjalan beriringan.

Selamat sekali lagi kepada Dinda Cantika atas pencapaian luar biasa ini. Semoga terus sukses dan meraih lebih banyak prestasi gemilang di masa depan! (gil)

Editor: Gilang Agusman

Monev Prodi Psikologi FIK Universitas Malahayati: Evaluasi Pembelajaran, Penelitian, Pengabdian, dan Kerja Sama

Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pada 31 Desember 2024 sebagai upaya untuk memastikan mutu pendidikan dan tata kelola akademik berjalan sesuai standar. Kegiatan monev dilakukan oleh auditor internal, Dr. M. Arifki Zainaro, M.Kep, dan diikuti oleh pimpinan prodi serta dosen terkait.

Dalam sesi evaluasi, auditor meninjau berbagai aspek penting, mulai dari kegiatan pembelajaran, yang meliputi kelengkapan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) serta kesesuaian materi perkuliahan dengan capaian pembelajaran. Selain itu, prodi juga memaparkan perkembangan penelitian dosen, capaian pengabdian kepada masyarakat, serta realisasi dan rencana kerja sama prodi dengan berbagai mitra eksternal.

Kegiatan monev ini bertujuan untuk memastikan seluruh proses akademik di Prodi Psikologi berjalan efektif, terukur, dan mengacu pada standar mutu Universitas Malahayati. Melalui evaluasi tersebut, diharapkan prodi dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus memperkuat kontribusi dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat.

Dengan terlaksananya monev akhir tahun ini, Prodi Psikologi Fakultas Ilmu Kesehatan berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan demi menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing.

Universitas Malahayati Adakan Monitoring Evaluasi (Monev) PKKM Tahun Kedua, Prodi Psikologi Dapatkan Hibah Dikti dan Siap Menjadi Mentor

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Universitas Malahayati kembali melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) tahun kedua pada tahun 2024. Monev ini diadakan untuk mengevaluasi pelaksanaan program yang telah dijalankan oleh berbagai prodi di Universitas Malahayati, khususnya Prodi Psikologi, yang kali ini mendapatkan hibah dari Dikti.

Kegiatan Monev ini berlangsung di Ruang Rapat Gedung Rektorat Universitas Malahayati. Dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Wakil Rektor 1 Universitas Malahayati, Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes., Wakil Rektor 2 Universitas Malahayati, Drs. Nirwanto, M.Kes, serta Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Dr. Lolita Sari, SKM., M.Kes., dan Ka.Prodi Psikologi, Octa Reni Setiawati, S.Psi., M.Psi. Turut hadir pula dosen-dosen dari Prodi Psikologi serta tim yang terlibat dalam program ini. Senin (16/12/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Aditia Arief Firmanto, S.H., M.H., selaku Ketua Tim Task Force PKKM, menyampaikan bahwa Monev tahun kedua ini merupakan kesempatan untuk melakukan evaluasi terhadap program yang telah dilaksanakan, sekaligus memantau sejauh mana Prodi Psikologi telah memanfaatkan hibah dari Dikti.

Monev ini adalah bentuk evaluasi pelaksanaan dari Tim Task Force Psikologi yang bertanggung jawab atas implementasi berbagai program. “Kami juga merasa bersyukur karena LPMI diberikan amanah oleh Dikti untuk menjalankan proses Monev ini,” ujar Aditia.

Aditia menambahkan bahwa hasil dari Monev ini diharapkan dapat memberikan dampak yang positif dan menjadi inspirasi bagi program studi lainnya di Universitas Malahayati. “Kami berharap hasilnya dapat memberikan manfaat yang optimal dan menjadi inspirasi bagi prodi-prodi lain di kampus ini”.

“Tahun depan, Prodi Psikologi akan berperan sebagai mentor untuk prodi-prodi lain yang juga terlibat dalam PKKM,” jelas Aditia.

Prodi Psikologi Universitas Malahayati memiliki dua program besar yang sedang berjalan, yaitu Magang MBKM yang melibatkan berbagai instansi dan mitra kerja sama prodi, serta inovasi pembelajaran melalui lokakarya kurikulum yang menghasilkan produk modul pembelajaran. Selain itu, Prodi Psikologi juga memperoleh hibah untuk pengadaan alat laboratorium, yang tentunya akan mendukung pengembangan ilmu dan praktik psikologi di kampus.

Supriyati, S.Psi., M.Si., selaku PIC Hibah PKKM 2024 Prodi Psikologi, mengungkapkan bahwa program-program yang dilaksanakan di prodi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan mahasiswa agar siap berkontribusi di dunia profesional. “Dengan adanya hibah ini, kami optimistis bahwa Prodi Psikologi dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan sesuai dengan kekahasan Prodi Psikologi Malahayati yaitu Kesehatan Mental Komunitas baik untuk mahasiswa maupun masyarakat,” ujarnya.

Monev yang dilaksanakan oleh LPMI (Lembaga Pengembangan Mutu Internal) Universitas Malahayati, yang terdiri dari Dr. M. Arifki Zainaro, S.Kep., Ns., M.Kep., Dr. Febrianti, SE., M.Si., dan Setiawati, Ns., M.Kep.,Sp.Kep.An., juga bertujuan untuk menilai sejauh mana pencapaian yang telah diraih oleh setiap program studi yang mendapatkan hibah dari Dikti dalam rangka pelaksanaan Kampus Merdeka.

“Semoga dengan Monev ini, kita dapat lebih memahami efektivitas dan kualitas program-program yang telah dilaksanakan, serta memberikan rekomendasi yang konstruktif bagi pengembangan lebih lanjut,” tambah Dr. M. Arifki Zainaro, Ketua LPMI.

Dengan semangat untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas pendidikan, Universitas Malahayati melalui Prodi Psikologi berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan tinggi di Indonesia. (gil)

Editor: Gilang Agusman

Prodi Psikologi Universitas Malahayati Raih Hibah Peralatan Laboratorium dari Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM)

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Program Studi (Prodi) Psikologi Universitas Malahayati mendapatkan kesempatan luar biasa dengan memperoleh hibah peralatan laboratorium dari Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) tahun 2023-2024. Hibah ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk mendukung perguruan tinggi di Indonesia dalam mengimplementasikan berbagai program yang sejalan dengan semangat Kampus Merdeka.

Melalui hibah ini, Prodi Psikologi Universitas Malahayati tidak hanya mendapatkan peralatan laboratorium psikologi yang canggih, tetapi juga memperoleh sejumlah fasilitas pendukung lainnya yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran di bidang psikologi. Selain peralatan laboratorium, hibah ini juga mencakup insentif untuk program magang mahasiswa serta pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan komunitas, yang akan memberikan dampak positif bagi mahasiswa dan masyarakat luas.

Dengan adanya hibah peralatan laboratorium psikologi, mahasiswa Prodi Psikologi Universitas Malahayati akan memiliki fasilitas yang lebih lengkap dan modern untuk melaksanakan praktikum. Laboratorium ini dirancang untuk mendukung pengembangan keterampilan praktis mahasiswa, baik dalam hal penelitian maupun aplikasi psikologi di dunia kerja.

Octa Reni Setiawati, S. Psi., M. Psi, selaku Kepala Program Studi Psikologi Universitas Malahayati, menyampaikan rasa syukurnya atas penghargaan ini. “Kami sangat berterima kasih kepada Kemendikbudristek atas hibah yang diberikan kepada kami”.

Hibah ini bukan hanya tentang peralatan laboratorium semata, namun juga sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Prodi Psikologi Universitas Malahayati. “Dengan adanya fasilitas laboratorium yang lebih baik, mahasiswa kami akan memiliki kesempatan lebih banyak untuk menggali ilmu dan pengalaman yang relevan dengan dunia profesional di bidang psikologi,” ujar Octa.

Selain peralatan laboratorium, hibah ini juga mencakup insentif untuk program magang mahasiswa yang akan melibatkan mitra industri dan komunitas. Dengan adanya program magang yang lebih terstruktur dan terorganisir, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman langsung di lapangan, yang akan memperkaya kompetensi mereka.

Lebih lanjut, Prodi Psikologi Universitas Malahayati juga akan mengembangkan kurikulum berbasis OBE (Outcome-Based Education) yang akan lebih terfokus pada capaian hasil belajar yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Octa menambahkan, pengembangan kurikulum berbasis OBE ini akan memastikan bahwa setiap mata kuliah yang diajarkan dapat memberikan kontribusi langsung terhadap kompetensi dan keterampilan mahasiswa yang relevan dengan tantangan di dunia profesional.

“Kami berharap dengan adanya hibah ini, kami dapat terus berinovasi dalam memberikan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan zaman. Kami juga berharap program ini dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa kami untuk berkembang dan berkontribusi dalam masyarakat,” tutup Octa.

Dengan dukungan dari Kemendikbudristek dan partisipasi aktif seluruh civitas akademika, Prodi Psikologi Universitas Malahayati siap menyongsong masa depan yang cerah, meningkatkan kualitas pendidikan, serta menjawab tantangan yang ada dalam dunia psikologi. (gil)

Editor: Gilang Agusman

Mahasiswa Psikologi Universitas Malahayati Borong Juara di Festival Mahasiswa Psikologi 2024

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Malahayati pada ajang Festival Mahasiswa Psikologi 2024 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia. Acara ini diselenggarakan oleh HIMPSI Lampung pada 16 November 2024, mengusung tema “It’s Time to Prioritize Mental Health in the Workplace”.

Beragam kompetisi menarik, seperti Psycho TikTok Competition, debat, dan esai, menjadi wahana bagi mahasiswa untuk menunjukkan kreativitas, intelektualitas, dan kemampuan komunikasi. Mahasiswa Psikologi Universitas Malahayati berhasil mencuri perhatian dengan pencapaian luar biasa di kategori Psycho TikTok Competition:

Juara 1: Ikrima Lutfiyani Alkautsar (22370044)

Juara 2: Deni Kurniawan (23370027)

Juara 3: Gina Aliya Mufidah (22370040)

Ikrima Lutfiyani Alkautsar, peraih Juara 1, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya. “Alhamdulillah, saya merasa sangat bangga bisa meraih juara pertama. Semoga prestasi ini dapat menginspirasi teman-teman mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi,” tuturnya.

Ia juga berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk mempertahankan gelar di masa mendatang. “Semoga tahun depan Prodi Psikologi bisa kembali membawa pulang piala bergilir dan piala umum,” tambahnya penuh semangat.

Gina Aliya Mufidah, yang berhasil meraih Juara 3, tidak dapat menyembunyikan rasa harunya. “Akhirnya, setelah sekian lama, Prodi Psikologi berhasil membawa pulang Piala Bergilir dan Piala Umum. Ini adalah momen yang sangat membanggakan bagi kami semua,” ucapnya.

Sementara itu, Deni Kurniawan, Juara 2, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya. “Saya sangat berterima kasih kepada Universitas Malahayati, dosen-dosen Prodi Psikologi, sivitas akademika, dan tentunya orang tua saya yang terus memberikan dukungan penuh. Keberhasilan ini adalah hasil kerja keras dan doa bersama,” ujarnya.

Festival Mahasiswa Psikologi 2024 tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, khususnya di lingkungan kerja. Prestasi mahasiswa Universitas Malahayati ini diharapkan dapat menjadi pemacu semangat bagi generasi muda untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam dunia psikologi.

Selamat kepada para juara! Terus harumkan nama Universitas Malahayati di berbagai ajang prestasi! (gil)

Editor: Gilang Agusman

Program Studi Psikologi Universitas Malahayati Jadi Tuan Rumah Festival Mahasiswa Psikologi Lampung 2024: Meriahkan Hari Kesehatan Mental Sedunia

BANDARLAMPUNG (malahayati.ac.id): Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia, Program Studi Psikologi Universitas Malahayati sukses menyelenggarakan Festival Mahasiswa Psikologi Lampung 2024. Acara yang bekerja sama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) ini diikuti oleh seluruh mahasiswa psikologi dari berbagai universitas di Provinsi Lampung.

Festival tahun ini mengangkat tema ” it’s Time to Prioritize Mental Healt in the Work Place ” dan menghadirkan berbagai lomba, seperti kompetisi TikTok, debat, dan esai, yang bertujuan untuk menggali kreativitas, intelektualitas, dan kemampuan komunikasi mahasiswa psikologi. Acara puncak berlangsung meriah di Gedung MCC Universitas Malahayati, dan dihadiri juga Wakil Rektor III Universitas Malahayati, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, serta tamu undangan. Sabtu (16/11/2024).

Ka.Prodi Psikologi Universitas Malahayati, Octa Reni Setiawai, M.Psi., Psikolog, menyampaikan rasa bangganya atas kesempatan menjadi tuan rumah pada tahun ini.

“Sebuah kebanggaan bahwa Prodi Psikologi Universitas Malahayati tahun ini menjadi tuan rumah dalam acara Psychology Festival 2024. Kami sangat senang bisa menjadi bagian dari peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia dan mendukung mahasiswa dalam mengembangkan potensi terbaik mereka,” ujar Octa Reni.

Selain menjadi tuan rumah, Program Studi Psikologi Universitas Malahayati juga mencetak prestasi gemilang dengan meraih gelar juara umum. Prestasi ini meliput; Kompetisi TikTok: Juara 1 hingga 4 diraih oleh mahasiswa Psikologi Universitas Malahayati, Debat: Juara 3, Esai: Juara 3.

Kami merasa bangga dengan keikutsertaan mahasiswa kami yang tidak hanya aktif berpartisipasi, tetapi juga mampu memberikan hasil yang terbaik. Menjadi juara umum adalah bukti nyata dari kerja keras dan dedikasi mahasiswa kami,” tambah Octa Reni.

Festival ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kesehatan mental di kalangan mahasiswa. Dengan tema Hari Kesehatan Mental Sedunia, berbagai diskusi dan sesi berbagi pengalaman juga diadakan untuk mendukung kesejahteraan psikologis peserta.

Festival Mahasiswa Psikologi Lampung 2024 ditutup dengan meriah oleh penampilan seni dari mahasiswa Psikologi Universitas Malahayati dan penghargaan bagi para pemenang lomba. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi dan kreativitas mahasiswa dapat menciptakan kegiatan yang bermanfaat dan penuh inspirasi.

Dengan suksesnya acara ini, HIMAPSI Universitas Malahayati berharap dapat terus menjadi pelopor dalam menggalakkan kegiatan positif yang mendukung pengembangan mahasiswa psikologi, tidak hanya di Lampung, tetapi juga di tingkat nasional. (gil)

Editor: Gilang Agusman