Pelajar Se-Lampung Unjuk Kemampuan Story Telling dan Speech di Malahayati Yearfest Competition 2026

Bandarlampung (malahayati.ac.id): Dalam rangka memeriahkan Dies Natalis ke-32, Universitas Malahayati menyelenggarakan Malahayati Yearfest Competition 2026 yang dilaksanakan pada Rabu, 21 Januari 2026, di lingkungan Universitas Malahayati. Kegiatan ini diikuti oleh pelajar SMA/MA/SMK se-Provinsi Lampung dan menjadi ajang pengembangan kreativitas, bakat, serta potensi generasi muda.

Malahayati Yearfest Competition 2026 dirancang sebagai wadah kompetisi sekaligus sarana pengenalan lingkungan akademik Universitas Malahayati kepada masyarakat luas. Melalui kegiatan ini, para pelajar tidak hanya berkompetisi, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung mengenal dunia perguruan tinggi serta berbagai program studi yang tersedia.

Pada pelaksanaannya, rangkaian kegiatan diisi dengan lomba Story Telling dan Speech yang berlangsung dengan antusias. Lomba Story Telling diikuti oleh 16 peserta, sementara lomba Speech diikuti oleh 18 peserta dari berbagai sekolah di Provinsi Lampung. Para peserta menampilkan kemampuan berbahasa, kepercayaan diri, serta keterampilan komunikasi di hadapan dewan juri.

Lomba Story Telling dinilai oleh Syafik Arisandi, S.S., M.Kes. sebagai Juri I dan Arif Setiajaya, S.T., M.Si. sebagai Juri II. Sementara itu, lomba Speech juga menghadirkan Hariyanto M.Pd sebagai Juri I dan Muhammad Irfan Pratama, S.E., M.M. sebagai Juri II. Penilaian dilakukan secara objektif dengan memperhatikan penguasaan materi, pelafalan, intonasi, ekspresi, serta kepercayaan diri peserta.

Selain perlombaan, Malahayati Yearfest Competition 2026 turut dimeriahkan dengan berbagai kegiatan pendukung, seperti bazar kuliner, pameran program studi, serta partisipasi UMKM. Rangkaian kegiatan ini menciptakan suasana festival edukatif yang terbuka dan inklusif bagi pelajar, civitas akademika, maupun masyarakat umum.

Melalui penyelenggaraan Malahayati Yearfest Competition 2026, Universitas Malahayati menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan soft skill generasi muda, khususnya dalam bidang komunikasi, kreativitas, dan keberanian tampil di ruang publik. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi jembatan yang mempererat hubungan antara pendidikan menengah dan perguruan tinggi, sekaligus menginspirasi pelajar untuk terus berprestasi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.(fkr)

Editor: Fadly KR