{"id":77571,"date":"2025-02-17T08:35:15","date_gmt":"2025-02-17T01:35:15","guid":{"rendered":"https:\/\/malahayati.ac.id\/?p=77571"},"modified":"2025-02-17T08:35:15","modified_gmt":"2025-02-17T01:35:15","slug":"catatan-kaki-dari-guru-detik-pemimpin-antara-selamat-tinggal-lampung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/malahayati.ac.id\/?p=77571","title":{"rendered":"Catatan Kaki dari Guru Detik Pemimpin Antara Selamat Tinggal Lampung"},"content":{"rendered":"<p><strong>Oleh: Sudjarwo <\/strong><br \/>\n<em>Guru Besar Universitas Malahayati Bandar Lampung<\/em><\/p>\n<p>&#8211;<\/p>\n<p>Beberapa waktu lagi, daerah ini memiliki pemimpin baru yang begitu dilantik diwajibkan mengikuti \u201cwajib latih pimpinan\u201d di Lembah Tidar. Bak Taruna yang harus mengikuti latihan fisik dan ideologi guna dijadikan bekal untuk tugas kenegaraan mendatang.<\/p>\n<p>Informasi ini diperoleh dari tulisan HBM di media ini beberapa waktu lalu. Tentu sebagai warga yang baik kita semua akan berdoa semoga semuanya dapat berlangsung sukses tidak ada hal yang merintangi.<\/p>\n<p>Kita ucapkan selamat kepada pemimpin baru, namun bagaimana dengan \u201cpemimpin antara\u201d (PA) yang sebentar lagi akan mengakhiri tugasnya. Sebagai warga yang baik juga layak kita mengucapkan \u201cterimakasih\u201d kepada beliau yang telah mempersiapkan segala sesuatunya sehingga daerah ini memiliki pemimpin terpilih yang kredibel.<\/p>\n<p>Namun sayang di akhir penutup tugas, Sang PA harus berhadapan dengan rakyatnya sendiri dengan antas nama penyelamatan aset pemerintah daerah harus mengerahkan alat-alat berat dan besar guna meratakan bangunan yang ada.<\/p>\n<p>Betul, persoalan ini sebenarnya merupakan persoalan lama, peninggalan pemimpin lama, yang sering marah-marah dan menyisakan beberapa persoalan besar yang belum terselesaikan<\/p>\n<p>PA yang semula kedatangannya sangat dielu-elukan karena memiliki komunikasi yang baik dengan segala lapisan, namun ada detik-detik terakhirnya harus meninggalkan kesan yang tidak menyenangkan.<\/p>\n<p>Memang hal ini adalah konsekwensi wajar dari suatu aturan yang harus ditegakkan; akan tetapi apakah tidak dipikirkan ada cara-cara lain yang lebih manusiawi dengan tidak melakukan penggusuran.<\/p>\n<p>Pertanyaan lanjut, apakah lahan yang sudah diratakan itu tadi benar-benar akan dimanfaatkan oleh pemerintah daerah untuk membangun sesuatu yang kemaslahatannya dirasakan oleh warga.<\/p>\n<p>Atau hanya sekedar mengejar target keberhasilan \u201cmembebaskan\u201d; apakah tidak dipikirkan justru menata ulang dengan rela \u201cmelepaskan hak\u201d dengan cara-cara yang tidak melanggar hukum.<\/p>\n<p>Tentu tulisan ini tidak ingin masuk terlalu dalam pada persoalan itu, sebab disamping bukan ahlinya, juga tidak mengetahui secara detail tata ruang yang ada di wilayah itu.<\/p>\n<p>Mencermati informasi di beberapa media online, ternyata kasus pertanahan di wilayah kita ini cukup banyak dan beragam. Sampai-sampai beberapa kali ganti kepala daerah tidak pernah terselesaikan dengan maksimal; bahkan cenderung menggantung sengaja disisakan untuk tugas pemimpin berikutnya.<\/p>\n<p>Tentu sikap seperti ini sangat tidak manusiawi, namun karena menemukan jalan bunt uterus menerus akhirnya jurus pembiaran harus dilakukan.<\/p>\n<p>Untuk perkara ini tampaknya PA ada pada posisi delematis, belum lagi persoalan tinggalan persoalan perkara-perkara administrasi kepemerintahan dan hukum.<\/p>\n<p>Semua akan menjadi ekor dibelakang PA, sekalipun yang bersangkutan akan menyelesaikan jabatan.<\/p>\n<p>Persoalan seleksi pimpinan lembaga, persoalan hukum migas, persoalan pengangkatan kepala sekolah; dan mungkin masih ada lagi; adalah duri dalam daging yang setiap saat bisa membangunkan PA tengah malam.<\/p>\n<p>Belum lagi persoalan-persoalan yang berkaitan dengan anggaran perjalanan dinaas, yang sering dijadikan pintu masuk oleh penyidik dalam memulai perkara.<\/p>\n<p>Sebaiknya sebelum pisah pamit dengan pejabat baru PA harus \u201cmembersihkan\u201d mejanya dari \u201cdebu-debu \u201cyang bisa membuat \u201cbatuk\u201d dikemudian hari.<\/p>\n<p>Belajar dari kasus seorang menteri perdagangan masa lalu, yang kasusnya dibuka hari ini; terlepas apakah itu benar atau tidak; manakala kita sudah diberi rompi oranye, maka apapun pembelaan kita menjadi salah.<\/p>\n<p>Catatan kaki ini semata-mata dibuat hanya untuk saling mengingatkan, tidak ada maksud lain; karena penulis sendiri tidak ada hubungan struktural maupun fungsional pada PA. Mungkin yang tepat hanya peringatan dari \u201cseorang guru kepada muridnya\u201d. Salam Waras (SJ)<\/p>\n<p>Editor: Gilang Agusman<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Sudjarwo Guru Besar Universitas Malahayati Bandar Lampung &#8211; Beberapa waktu lagi, daerah ini memiliki pemimpin baru yang begitu dilantik diwajibkan mengikuti \u201cwajib latih pimpinan\u201d di Lembah Tidar. Bak Taruna yang harus mengikuti latihan fisik dan ideologi guna dijadikan bekal untuk tugas kenegaraan mendatang. Informasi ini diperoleh dari tulisan HBM di media ini beberapa waktu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[],"tags":[],"class_list":["post-77571","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.1.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Catatan Kaki dari Guru Detik Pemimpin Antara Selamat Tinggal Lampung - Universitas Malahayati<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/malahayati.ac.id\/?p=77571\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Catatan Kaki dari Guru Detik Pemimpin Antara Selamat Tinggal Lampung - Universitas Malahayati\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh: Sudjarwo Guru Besar Universitas Malahayati Bandar Lampung &#8211; Beberapa waktu lagi, daerah ini memiliki pemimpin baru yang begitu dilantik diwajibkan mengikuti \u201cwajib latih pimpinan\u201d di Lembah Tidar. Bak Taruna yang harus mengikuti latihan fisik dan ideologi guna dijadikan bekal untuk tugas kenegaraan mendatang. Informasi ini diperoleh dari tulisan HBM di media ini beberapa waktu [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/malahayati.ac.id\/?p=77571\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Universitas Malahayati\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-02-17T01:35:15+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Raden Mas Agung Suryokusumo\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Raden Mas Agung Suryokusumo\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/malahayati.ac.id\/?p=77571\",\"url\":\"https:\/\/malahayati.ac.id\/?p=77571\",\"name\":\"Catatan Kaki dari Guru Detik Pemimpin Antara Selamat Tinggal Lampung - Universitas Malahayati\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/malahayati.ac.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-02-17T01:35:15+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/malahayati.ac.id\/#\/schema\/person\/ce266ed315ddc7865287ac60b749d6c3\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/malahayati.ac.id\/?p=77571#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/malahayati.ac.id\/?p=77571\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/malahayati.ac.id\/?p=77571#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/malahayati.ac.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Catatan Kaki dari Guru Detik Pemimpin Antara Selamat Tinggal Lampung\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/malahayati.ac.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/malahayati.ac.id\/\",\"name\":\"Universitas Malahayati\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/malahayati.ac.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/malahayati.ac.id\/#\/schema\/person\/ce266ed315ddc7865287ac60b749d6c3\",\"name\":\"Raden Mas Agung Suryokusumo\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/malahayati.ac.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/dcf0adf007f5042d2c37c45d3322b2b18a2a7cdf7057da4556df8a0d6721a035?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/dcf0adf007f5042d2c37c45d3322b2b18a2a7cdf7057da4556df8a0d6721a035?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Raden Mas Agung Suryokusumo\"},\"url\":\"https:\/\/malahayati.ac.id\/?author=4\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Catatan Kaki dari Guru Detik Pemimpin Antara Selamat Tinggal Lampung - Universitas Malahayati","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/malahayati.ac.id\/?p=77571","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Catatan Kaki dari Guru Detik Pemimpin Antara Selamat Tinggal Lampung - Universitas Malahayati","og_description":"Oleh: Sudjarwo Guru Besar Universitas Malahayati Bandar Lampung &#8211; Beberapa waktu lagi, daerah ini memiliki pemimpin baru yang begitu dilantik diwajibkan mengikuti \u201cwajib latih pimpinan\u201d di Lembah Tidar. Bak Taruna yang harus mengikuti latihan fisik dan ideologi guna dijadikan bekal untuk tugas kenegaraan mendatang. Informasi ini diperoleh dari tulisan HBM di media ini beberapa waktu [&hellip;]","og_url":"https:\/\/malahayati.ac.id\/?p=77571","og_site_name":"Universitas Malahayati","article_published_time":"2025-02-17T01:35:15+00:00","author":"Raden Mas Agung Suryokusumo","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Raden Mas Agung Suryokusumo","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/malahayati.ac.id\/?p=77571","url":"https:\/\/malahayati.ac.id\/?p=77571","name":"Catatan Kaki dari Guru Detik Pemimpin Antara Selamat Tinggal Lampung - Universitas Malahayati","isPartOf":{"@id":"https:\/\/malahayati.ac.id\/#website"},"datePublished":"2025-02-17T01:35:15+00:00","author":{"@id":"https:\/\/malahayati.ac.id\/#\/schema\/person\/ce266ed315ddc7865287ac60b749d6c3"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/malahayati.ac.id\/?p=77571#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/malahayati.ac.id\/?p=77571"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/malahayati.ac.id\/?p=77571#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/malahayati.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Catatan Kaki dari Guru Detik Pemimpin Antara Selamat Tinggal Lampung"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/malahayati.ac.id\/#website","url":"https:\/\/malahayati.ac.id\/","name":"Universitas Malahayati","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/malahayati.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/malahayati.ac.id\/#\/schema\/person\/ce266ed315ddc7865287ac60b749d6c3","name":"Raden Mas Agung Suryokusumo","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/malahayati.ac.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/dcf0adf007f5042d2c37c45d3322b2b18a2a7cdf7057da4556df8a0d6721a035?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/dcf0adf007f5042d2c37c45d3322b2b18a2a7cdf7057da4556df8a0d6721a035?s=96&d=mm&r=g","caption":"Raden Mas Agung Suryokusumo"},"url":"https:\/\/malahayati.ac.id\/?author=4"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/malahayati.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/77571","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/malahayati.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/malahayati.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/malahayati.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/malahayati.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=77571"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/malahayati.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/77571\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":77609,"href":"https:\/\/malahayati.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/77571\/revisions\/77609"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/malahayati.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=77571"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/malahayati.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=77571"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/malahayati.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=77571"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}